Anda di halaman 1dari 16

PENGERTIAN PSIKOTERAPI

PENGERTIAN KONSELING Tujuan utama dari tahap ini adalah


membahas bersama klien apa yang
Proses yang berorientasi belajar, dalam diinginkannya dalam proses tersebut. klien
lingkungan social dengan konselor yang diajak untuk merumuskan tujuan berkaitan
professional dengan kopetensi dalam keahlian dengan permasalahannya.
dan pengetahuan psikologi, member bantuan
kepada klien dengan metode yang layak.

PERSAMAAN KONSELING DAN


PSIKOTERAPI
PROFESIONAL Tujuan yang sama seperti:
KONSELING DAN eksplorasi diri, Pemahaman diri,
perubahan tindakan atau
TREN DALAM PRAKTEK PSIKOLOGI
TERAPI
PSIKOTERAPI perilaku.
Mencoba menghilangkan tingkah
laku merusak diri pada klien.
Akuntabilitas dan kompetensi.
Memberikan penekanan
Profesionalisasi dan pentingnya perkembangan
deprofesionalisasi. pembuatan keputusan dan
Faktor kepribadian dan keterampilan pembuatan
pelatihan keterampilan. rencana
Ilmu perilaku dan metode
penelitian.
Terapi kelompok dan gerakan
potensi manusia. PERBEDAAN KONSELING DAN
Menyatukan konstruksi teoritis.
PSIKOTERAPI
Tujuan, nilai dan pertolongan
terhadap diri sendiri. Memiliki lingkup pengertian yang berbeda
Konseling lebih focus pada konseren, ikhwal, masalah,
pengembangan-pendidikan-pencegahan, sedangkan
psikoterapi focus pada konseren atau masalah
penyembuhan-penyesuaian-pengobatan.
Konseling dijalankan atas dasar falsafah, sedangkan
Brammer, Lawrence M, 1982, Therapeutic psikoterapi dijalankan berdasarkan ilmu atau teori
Psychology, Prentice Hall, Inc, kepribadian dan psikopatologi.
Englewood Cliffs, New Jersey
Konseling menurut Prayitno dan
Erman Amti (2004:105)
Konseling adalah proses pemberian bantuan
yang dilakukanmelalui wawancara konseling
oleh seorang ahli (disebut konselor) kepada
individu yang sedang mengalami sesuatu
masalah (disebut klien) yang bermuara pada
teratasinya masalah yang dihadapi klien.
(Dasar-dasar BK 2004 h.105)

Psikologi = nkajian tentang


tingkah laku
Konseling = memberikan
pemahaman tentang tingkah laku
individu yang menjadi sasaran
layanan (klien).
Scope of
therapeutic
psychology

Counseling
Psychotherapy

Educational Supportive (more


Supportive focused)
Situational Reconstructive
Problem-solving Depth emphasis
Conscious Analytic
awareness Focus on past
Emphasis on Focus on neurotic or
normal other severe problem
Focus on presesnt
+
++ Pre psychotic (obsessive
symptom increase,
decompensating
obsessive compulsive
Ego defenses

Maximum
discomfort

Hysterics Psychotic (ego


defense
Phobias minimal and
reality testing
bad
Normal
- (Some
-- defenses)
-
+ Reality Testing -
Keterangan Gambar

Ego defenses : mempertahankan apa yg


menjadi properti (miliknya) sendiri

Reality testing : kemampuan termasuk


kemauan seseorang untuk menguji pikiran,
perasaan dan pendapat nya ttg diri sendiri dg
realita
Contoh:
saya berpikir bahwa sendok di restoran tidak bersih, krn
itu saya bawa sendok saya sendiri
Saya berani menyatakan bahwa dalam tas ibu ada uang
Saya berpikir bahwa cacing itu berbahaya.
Konseling dan Psychotherapy

Konseling
Lebih menekankan pada
perencanaan yang rasional,
pemecahan masalah,
kesengajaan, pencegahan
terhadap masalah penyesuaian
diri, dan mendorong terwujudnya
kehidupan sehari-hari secara
normal.(Brammer, 1982,p.8)
Psichotherapy
lebih menekankan pada aspek
mendidik/membelajarkan kembali
(reeducation).
Tujuan pokoknya adalah untuk
mendapatkan klarifikasi tentang
pemahaman dan perubahan
dirinya, selanjutnya dapat
menerapkannya dalam tingkah
laku sehari-hari
Psikoterapi lebih menekankan
pada intensitas dan lamanya
permasalahan yang dialami, dan
lebih konsen pada upaya
mengurangi beberapa
permasalahan dalam hidupnya.
(Brammer, 1982,p.8).
Brammer & Shostrom (1977)
mengemukakan bahwa :

Konseling ditandai :
educational, vocational,
supportive, situational, problem
solving, conscious awerness,
normal, present-time dan short-
term.
PSIKOTERAPI
Psikoterapi ditandai :
supportive (dalam keadaan
krisis), reconstructive,
depthemphasis, analytical, focus
on the past, neurotics and other
severe emotional problems and
long-tern.
Corey (1988)
Konseling
Peningkatan kesadaran dan kemungkinan
memilih
Berjangka pendek
Difokuskan pada masalah
Membantu individu untuk menyingkirkan hal-
hal yang menghambat pertumbuhannya
Individu dibantu untuk menemukan sumber-
sumber pribadi agar bisa hidup lebih efektif
Psikoterapi
Difokuskan pada proses-proses tak sadar
Berurusan dengan pengubahan struktur
kepribadian
Mengarah pada pemahaman diri yang intensif
tentang dinamika-dinamika yang bertanggung
jawab atas terjadinya krisis-krisis kehidupan
ketimbang hanya berurusan dengan usaha
mengatasi krisis kehidupan tertentu.
PERSAMAAN KONSELING DAN
PSIKOTERAPI
Tujuan yang sama seperti:
Eksplorasi diri, Pemahaman diri,
perubahan tindakan atau perilaku

Mencoba menghilangkan tingkah


laku merusak diri pada klien.
PERBEDAAN KONSELING DAN PSIKOTERAPI

Memiliki lingkup pengertian yang


berbeda
Konseling lebih focus pada
masalah, pengembangan-
pendidikan-pencegahan,
sedangkan psikoterapi focus pada
masalah penyembuhan-
penyesuaian-pengobatan.
Konseling dijalankan atas dasar
falsafah. mns pd dasarnya baik.

Psikoterapi dijalankan
berdasarkan teori kepribadian dan
psikopatologi.