Anda di halaman 1dari 14

SAMPLING

Nur Heda (A311140)


Nur Rahma (A31114034)
Ridah Alawiah Rahman (A31114315)
)
Sub Bahasan
Populasi, Elemen, Sampel, Unit
1 Pengambilan Sampel, Dan Subjek

2 Data Sampel dan Nilai Populasi

3 Proses Sampling

Pengambilan Sampel cara


4 Probabilitas

Pengambilan Sampel cara


5 Nonprobabilitas
The Power of PowerPoint - thepopp.com
Sub Bahasan
Persoalan Ketelitian dan Keyakinan
6 dalam Menentukan Ukuran Sampel

7 Ukuran Sampel

Pengambilan Sampel Dalam Kaitan


8 Dengan Studi Kualitatif

9 Implikasi Manajerial

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Sampling

Sampling merupakan proses pemilihan perwakilan individual, obyek, atau


kejadian yang tepat dari seluruh populasi. Alasan menggunakan sampel
dalam penelitian adalah sangat tidak mungkin untuk mendapatkan data,
atau menguji setiap elementapabila melibatkan ratusan atau ribuan elemen
di dalam proses penelitian.

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Populasi, Elemen, Sampel, Unit Pengambilan Sampel, Dan Subjek

Populasi: Populasi mengacu pada keseluruhan kelompok orang, kejadian, atau hal minat
yang ingin peneliti investigasi. Dapat berarti juga bahwa sebuah kelompok manusia, kejadian-
kejadian,hal hal yang menarik bagi peneliti yang akan melakukan intervensi

Elemen: Elemen adalah anggota tunggal dari populasi.

Sampel: Sampel adalah sebagian dari populasi.Sampel terdiri atas sejumlah anggota yang
dipilih daripopulasi. Dengan kata lain, sejumlah, tapi tidak semua elemen populasi akan
membentuk sampel.

Unit Pengambilan Sampel: Unit pengambilan sampel yaitu elemen atau pengaturan elemen
yang tersedia untuk menyeleksi beberapa tahapan dalam proses sampling.

Subjek: Subjek adalah satu anggota sampel, sebagaimana elemen adalah satu anggota dari
populasi.

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Data Sampel dan Nilai Populasi

Parameter: Karakteristik dari sebuah populasi yakni rata-rata dan standar deviasi populasi
berkaitan dengan parameter dari sebuah penelitian.Kecenderungan sentral, dispersi, dan
statistik lainnya dalam sampel yang menarik bagi penelitian diperlakukan sebagai perkiraan
dari kecenderungan sentral, dispersi dan paramaters populasi lainnya.

Representasi Sampel : Adalah mungkin untuk memilih sampel sedemikian sehingga


mewakili populasi. Tetapi, selalu ada sedikit kemungkinan bahwa nilai sampel mungkin berada
di luar parameter populasi. Sampel yang digunakan harus mampu mewakili dari populasi yang
ada yang secara logis dan ilmiah dapat dipercayai bahwa statistic sampel hampir sama
dengan parameter populasi. Dengan kata lain, adalah mungkin untuk memilih sampel
sedemikian sehingga mewakili populasi.

Normalitas Distribusi: Atribut atau karakteristik populasi umumnya berdistribusi normal. Bila
kita akan menaksir karakteristik populasi dari sampel yang mewakili akurasi yang masuk akal,
sampel harus dipilih sedemikian sehingga distribusi karakteristik yang diteliti mengikuti pola
distribusi normal yang sama dalam sampel seperti dalam populasi.

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Proses Sampling

Mendefinisikan populasi: Pengumpulan sampel dimulai dengan pendifinisian target populasi


dimana target populasi harus didefinisikan dalam elemen, batasan geografis dan waktu.

Menentukan Kerangka Sampel: Kerangka pengambilan sampel adalah representasi dari


semua elemen dalam populasi dari mana sampel tersebut diambil.

Menentukan Desain Sampel: Terdapat dua desain pengambilan sampel yakni dengan cara
probabilitas dan non probabilitas.

Menentukan ukuran sampel: Ukuran sampel harus sesuai dengan representasi yang
memungkinkan mewakili kelompok populasi yang digunakan.

Melaksanakan Proses Sampel: Proses pengambilan sampel adalah langkah terakhir dalam
pengambilan sampel yang berkaitan erat dengan target populasi, kerangka dasar pengambilan
sampel, teknik sampel dan ukuran sampel yang harus dimplementasikan

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Pengambilan Sampel Cara Probabilitas
1. Pengambilan Sampel Acak Sederhana atau Tidak Terbatas
2. Pengambilan Sampel Cara Probabilitas Kompleks atau Terbatas
Empat desain pengambilan sampel cara probabilitas kompleks yang paling lazim adalah:
Pengambilan Sampel Sistematis adalah kemungkinan bias sistematis yang
menyusup ke dalam sampel.
Pengambilan Sampel Acak Berstrata melibatkan proses stratifikasi atau
segregasi yang diikuti dengan pemilihan acak subjek dari setiap strata.
Pengambilan Sampel Klaster, Kelompok atau kumpulan elemen yang secara
ideal akan memiliki heterogenitas di antara anggota kelompok, dipilih untuk
penelitian dalam pengambilan sampel klaster
Pengambilan Sampel Dobel, Desain pengambilan sampel dobel adalah desain
pengambilan sampel di mana pada awalnya sebuah sampel digunakan dalam
penelitian untuk mengumpulkan sejumlah informasi pendahuluan dan kemudian
subsampel dari sampel pertama tadi dipakai untuk mengungkap sesuatu secara
lebih dalam.
The Power of PowerPoint - thepopp.com
Pengambilan Sampel Cara Non-Probabilitas
1. Pengambilan Sampel yang Mudah
Merupakan pengumpulan informasi dari anggota populasi yang dengan senang hati bersedia
memberikannya. Pengambilan sampel yang mudah paling sering dipakai selama tahap eksploratif
proyek penelitian dan barangkali merupakan cara terbaik untuk memperoleh sejumlah informasi dasar
secara cepat dan efisien
2. Pengambilan Sampel Bertujuan
Pengambilan sampel dalam hal ini terbatas pada jenis orang tertentu yang dapat memberikan
informasi yang diinginkan entah karena mereka adalah satu-satunya yang memiliki atau
memenuhibeberapa kriteria yang ditentukan peneliti. Ada dua jenis tipe pengambilan sampel
bertujuan, yakni:
Pengambilan sampel berdasarkan pertimbangan tertentu, melibatkan pemilihan
subjek yang berada ditempat yang paling menguntungkan atau dalam posisi terbaik
untuk memberikan informasi.
Pengambilan sampel kuota, bertujuan memastikan bahwa kelompok tertentu
secara memadai terwakili dalam penelitian melalui penggunaan kuota.

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Persoalan Ketelitian dan Keyakinan dalam Menentukan Ukuran Sampel
1. Ketelitian : Mengacu pada seberapa dekat taksiran kita dengan karakteristik populasi yang
sebenarnya. Biasanya, kita akan menaksir parameter populasi berada dalam suatu kisaran,
berdasarkan taksiran sampel.
2. Keyakinan : Menunjukkan seberapa yakin bahwa taksiran kita akan benar-benar berlaku bagi
populasi. Keyakinan mencerminkan tingkat keyakinan dimana kita dapat menyatakan bahwa taksiran
kita terhadap parameter populsi, berdasarkan statistik sam pel akan berlaku.
3. Data Sampel, Ketelitian, Dan Keyakinan Dalam Penaksiran : Karena taksiran point tidak
menyediakan ukuran kemungkinan kesalahan, kita melakukan penaksiran interval untuk memastikan
penaksiran yang relatif akurat terhadap parameter populasi. Statistik yang memiliki distribusi yang
sama sebagai distribusi pengambilan sampel rata-rata yang digunakan dalam prosedur ini, biasanya
statistik z atau t.
4. Trade Off Antara Keyakinan Dan Ketelitian : Jika memnginginkan ketelitian yang lebih tinggi,
atau keyakinan yang lebih besar, atau keduanya, ukuran sampel perlu ditingkatkan. Tetapi, bila
ukuran sampel tidak dapat ditingkatkan, karena alasan apapun maka, dengan n yang sama, cara
satu-satunya utnuk mempertahankan tingkat ketelitian yang sama adalah dengan mengorbankan
keyakinan dengan apa kita dapat memprediksi penaksiran. Yaitu, mengurangi tingkat keyakinan atau
keyakinan terhadap taksiran kita.

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Ukuran Sampel
1. Menentukan Ukuran Sampel
Ukuran sampel dipengaruhi oleh tingkat ketelitian dan keyakinan yang hanya berkaitan dengan satu
variabel. Tetapi, dalam penelitian, kerangka teoritis memiliki beberapa variabel penelitian, dan muncul
pertanyaan bagaimana kita menentukan ukuran sampel jika semua faktor dimasukkan
2. Pentingnya Desain Pengambilan Sampel Dan Ukuran Sampel
Desain pengambilan sampel dan ukuran sampel adalah penting untuk membentuk representasi
sampel untuk generalisasi. Bila desain pengambilan sampel yang tepat tidak digunakan, ukuran
sampel yang besar tidak akan memungkinkan temuan untuk digeneralisasi pada populasi. Karena itu,
keputusan pengambilan sampel harus mempertimbangkan desain pengambilan sampel dan ukuran
sampel. Tetapi, ukuran sampel yang terlalu besar juga dapat menjadi masalah larema akan rentan
terhadap kesalahan.
3. Efisiensi Dalam Pengambilan Sampel
Efisiensi dalam pengambilan sampel tercapai ketika untuk tingkat ketelitian tertentu, ukuran sampel
dapat dikurangi, atau untuk tingkat ketelitian tertentu, tingkat ketelitian dapat ditingkatkan.Pemilihan
desain pengambilan sampel bergantung pada tujuan penelitian, sekaligus tingkat dan sifat efisiensi
yang diinginkan.

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Pengambilan Sampel Dalam Kaitan Dengan Studi Kualitatif

Pengambilan sampel selama penelitian kualitatif adalah penting sama halnya


dengan pengambilan sampel pada penelitian kuantitatif. Studi kualitatif
menggunakan sampel kecil yang berarti bahwa generalisasi temuan sangat
terbatas. Prosedur analisis data kebanyakan berupa tipe nonparametrik dan
validitas eksternal akan rendah. Dalam studi kualitatif adalah mungkin untuk
menggunakan desain pengambilan sampel apa pun, tetapi jika tujuan penelitian
semata-mata untuk mengeksplorasi dan mencoba memahami fenomena,
pengambilan sampel yang mudah hampir selalu digunakan.

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Implikasi Manajerial

Kesadaran akan desain pengambilan sampel dan ukuran sampel membantu


manajer untuk memahami mengapa metode pengambilan sampel tertentu
dipakai oleh peneliti. Hal tersebut juga memfasilitasi pemahaman tentang
implikasi biaya dari desain yang berbeda, dan trade off antara ketelitian dan
kaykinan biaya. Hal ini memungkinkan manajer untuk memahami risiko dalam
mengimplementasikan perubahan berdasarkan hasil penelitian

The Power of PowerPoint - thepopp.com


Thank You!
Any Questions?