Anda di halaman 1dari 30

PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI NEGERI

SIPIL,

PENGGANTI

DAFTAR PENILAIAN PELAKSANAAN PEKERJAAN


(DP3)
OLEH AKHMAD

DISAMPAIKAN PADA PERTEMUAN SELURUH PEJABAT ESELON III DAN IV UNHAS GEDUNG IPTEKS 14 SEPTEMBER 2013
DASAR HUKUM :
UU No. 5 Th 2014 Pasal 75 sd Pasal 78 ttg ASN
Pasal 76;
(1) Penilaian Kinerja PNS dilakukan berdasarkan perencanaan kinerja
pada tingkat individu dan tingkat unit organisasi, dengan
memperhatikan target, capaian, hasil, dan manfaat yang dicapai, serta
perilaku PNS;
(2) Penilaian kinerja dilakukan secara objektif, terukur, akuntabel,
partisipatif, dan transparan.
PP No. 46 Th 2011 ttg Penilaian Prestasi Kerja
PNS
pengganti PP 10 tahun 1979 tentang DP3
PerKa BKN No. 1 Th 2013 ttg Ketentuan
Pelaksanaan
PP 46 Th 2011 ttg Penilaian Prestasi Kerja PNS
DISAMPAIKAN PADA PERTEMUAN SELURUH PEJABAT ESELON III DAN IV UNHAS GEDUNG IPTEKS 14 SEPTEMBER 2013
PRESTASI KERJA PNS

Prestasi kerja adalah hasil kerja yang dicapai


oleh setiap PNS pada satuan organisasi sesuai
dengan sasaran kerja pegawai (SKP) dan
perilaku kerja (PK)
Sasaran Kerja Pegawai yang selanjutnya
disingkat SKP adalah rencana kerja dan target
yang akan dicapai oleh seorang PNS, yang
disusun dan disepakati bersama antara
pegawai dengan atasan langsung pegawai
Perilaku Kerja yang disingkat PK adalah setiap
tingkah laku, sikap atau tindakan yang
dilakukan oleh PNS atau tidak melakukan
sesuatu yang seharusnya dilakukan sesuai
dengan ketentuan peraturan perundangan-
undangan
Penilaian Prestasi Kerja Pegawai
PRINSIP PENILAIAN PRESTASI KERJA PNS

a. Objektif;
b. Terukur;
c. Akuntabel;
d. Partisipatif; dan
e. Transparan.
Pasal 9 angka 12 dan Pasal 10 angka 10 PP No. 53 Tahun 2010
tentang Disiplin PNS, dinyatakan apabila pencapaian Sasaran Kerja
PNS (SKP) pada akhir tahun hanya mencapai antara 25% s.d. 50%
dikenakan hukuman sedang, dan yang SKPnya dibawah 25%
dikenakan hukuman berat.

Penyempurnaan DP-3 PNS secara umum diarahkan sesuai dengan


perkembangan tuntutan kualitas dalam pembinaan SDM-PNS
untuk membangun dan mendayagunakan perilaku kerja produktif.

6
PENILAIAN PRESTASI KERJA PEGAWAI
A. BEBERAPA ISTILAH
1. Penilaian Prestasi Kerja PNS adalah suatu proses penilaian secara
sistematis yang dilakukan oleh pejabat penilai terhadap Sasaran Kerja
Pegawai dan Perilaku Kerja PNS;
2. Target : jumlah beban kerja yg akan dicapai dari setiap pelaksanaan
tugas jabatan;
3. Rencana Kerja Tahunan (RKT) : rencana yg memuat kegiatan tahunan
dan target yg akan dicapai sebagai penjabaran dari sasaran dan
program yg telah ditetapkan oleh instansi pemerintah;

B. TUJUAN
Penilaian Prestasi Kerja PNS bertujuan untuk menjamin objektivitas
pembinaan PNS yg dilakukan berdasarkan sistem prestasi kerja dan
sistem karier yg dititik beratkan pada sistem prestasi kerja.

7
KEBIJAKAN PENYEMPURNAAN
Peraturan Pemerintah No 10 TAHUN 1979

1. Dalam Pasal 12 dan Pasal 20 UU No. 43 Tahun 1999 antara lain


mengamanatkan bahwa pembinaan PNS dilakukan berdasarkan sistem
prestasi kerja dan sistem karier yang dititikberatkan pada sistem
prestasi kerja dan untuk menjamin obyektifitas dalam
mempertimbangkan pengangkatan dalam jabatan dan kenaikan
pangkat diadakan penilaian prestasi kerja.

2. Pasal 3 angka 12 PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS,


dinyatakan bahwa setiap pegawai negeri sipil wajib mencapai sasaran
kerja pegawai yang ditetapkan.

8
FORMULIR SASARAN KERJA
PEGAWAI NEGERI SIPIL

NO I. PEJABAT PENILAI NO II. PEGAWAI NEGERI SIPIL YANG DINILAI

1 Nama 1 Nama
2 NIP 2 NIP
3 Pangkat/Gol.Ruang 3 Pangkat/Gol.Ruang
4 Jabatan 4 Jabatan
5 Unit Kerja 5 Unit Kerja

TARGET
ANGKA
NO III. KEGIATAN TUGAS JABATAN
KREDIT KUANT/ KUAL/
WAKTU BIAYA
OUTPUT MUTU
1 -
2 -
3 -
4 -
5 -

Jakarta, Januari 20
Pejabat Penilai Pegawai Negeri Sipil Yang Dinilai


NIP. .. NIP. ..
PENILAIAN SASARAN KERJA
PEGAWAI NEGERI SIPIL

Jangka waktu penilaian Januari s/d 31 Desember 20

TARGET REALISASI NILAI


I. Kegiatan Tugas Jabatan AK Kuant/ Kual/
AK Kuant/ Kual/
PENGHITUNGAN CAPAIAN
NO Waktu Biaya Waktu Biaya
output Mutu output Mutu SKP
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14

II. Tugas Tambahan dan Kreativitas/ Unsur


Penunjang :

10,00 a. Tugas Tambahan


30,00 b. Kreativitas
JUMLAH

NILAI CAPAIAN SKP

Jakarta, 31 Desember 2012


Pejabat Penilai

..
NIP. .
Tugas Tambahan

No Tugas Tambahan Nilai

Tugas tambahan yang dilakukan dalam 1 (satu) tahun


1 1
sebanyak I (satu) sampai 3 (tiga) kegiatan

Tugas tambahan yang dilakukan dalam 1 (satu) tahun


2 2
sebanyak 4 (empat) sampai 6 (enam) kegiatan.

Tugas tambahan yang dilakukan dalam 1 (satu) tahun


3 3
sebanyak 7 (tujuh) kegiatan atau lebih.

11
Kreativitas

No Tugas Tambahan Nilai

Apabila hasil yang ditemukan merupakan sesuatu yang


baru dan bermanfaat bagi unit kerjanya dan dibuktikan
1 3
dengan surat keterangan yang ditandatangani oleh kepala
unit kerja setingkat eselon II.

Apabila hasil yang ditemukan merupakan sesuatu yang


2 baru dan bermanfaat bagi organisasinya serta dibuktikan 6
dengan surat keterangan yang ditandatangani oleh PPK.

Apabila hasil yang ditemukan merupakan sesuatu yang


3 baru dan bermanfaat bagi Negara dengan penghargaan 12
yang diberikan oleh Presiden.

12
Kriteria Nilai Keterangan
Hasil kerja sempurna tidak ada kesalahan, tidak ada revisi dan
91-100 pelayanan di atas standar yang ditentukan dan lain-lain.

Hasil kerja mempunyai 1 (satu) atau 2 (dua) kesalahan kecil, tidak ada
kesalahan besar, revisi dan pelayanan sesuai standar yang telah
76 90
ditentukan dan lain-lain.

Hasil kerja mempunyai 3 (tiga) atau 4 (empat) kesalahan kecil, dan


tidak ada kesalahan besar, revisi dan pelayanan cukup memenuhi
61 75
standar yang ditentukan dan lain-lain.

Hasil kerja mempunyai 5 (lima) kesalahan kecil dan ada kesalahan


besar, revisi dan pelayanan tidak cukup memenuhi standar yang
51-60
ditentukan dan lain-lain.

Hasil kerja mempunyai lebih dari 5 (lima) kesalahan kecil dan ada
50 ke bawah kesalahan besar, kurang memuaskan, revisi, pelayanan di bawah
standar yang ditentukan dan lain-lain.
Orientasi pelayanan
Integritas
Komitmen
Disiplin
Kerjasama
Kepemimpinan
PERILAKU KERJA

Penilaian kepemimpinan hanya dilakukan bagi PNS yang


menduduki jabatan struktural;
Penilaian perilaku dilakukan melalui pengamatan oleh pejabat
penilai terhadap PNS sesuai kriteria yang ditentukan;
Pejabat penilai dalam melakukan penilaian perilaku kerja PNS
dapat mempertimbangkan masukan dari pejabat penilai lain
yang setingkat di lingkungan unit kerja masing-masing;
Pejabat penilai wajib memiliki buku catatan penilaian perilaku
kerja PNS;
Nilai perilaku kerja dapat diberikan paling tinggi 100 (seratus).
BUKU CATATAN PENILAIAN PERILAKU KERJA PNS
Nama :
NIP :

No Tanggal U r a I a n Nama/NIP dan paraf


pejabat penilai
1

2
PEDOMAN PENILAIAN PERILAKU KERJA PNS

N UNSUR YG NILAI
URAIAN
O DINILAI ANGKA SEBUTAN
1 2 3 4 5 6

Selalu dapat menyelesaikan tugas pelayanan sebaik-


baiknya dengan sikap sopan dan sangat memuaskan
1 91 - 100 Sangat baik
baik untuk pelayanan internal maupun eksternal
organisasi.

Pada umumnya dapat menyelesaikan tugas pelayanan


2 dengan baik dan sikap sopan serta memuaskan baik 76 - 90 Baik
untuk pelayanan internal maupun eksternal organisasi

Adakalanya dapat menyelesaikan tugas pelayanan


Orientasi 3
dengan cukup baik dan sikap cukup sopan serta cukup
61 - 75 Cukup
1 memuaskan baik untuk pelayanan internal maupun
Pelayanan
eksternal organisasi.
Kurang dapat menyelesaikan tugas pelayanan dengan
baik dan sikap kurang sopan serta kurang memuaskan
4 51 - 60 Kurang
baik untuk pelayanan internal maupun eksternal
organisasi.
Tidak pernah dapat menyelesaikan tugas pelayanan
dengan baik dan sikap tidak sopan serta tidak 50 ke
5 Buruk
memuaskan baik untuk pelayanan internal maupun bawah
eksternal organisasi.
N UNSUR YG NILAI
DINILAI
URAIAN
O ANGKA SEBUTAN
1 2 3 4 5 6

Selalu dalam melaksanakan tugas bersikap jujur, ikhlas, dan


Sangat
1 tidak pernah menyalahgunakan wewenangnya serta berani 91 - 100
baik
menanggung resiko dari tindakan yang dilakukannya.
Pada umumnya dalam melaksanakan tugas bersikap jujur,
ikhlas, dan tidak pernah menya-lahgunakan wewenangnya
2 76 - 90 Baik
tetapi berani menang-gung resiko dari tindakan yang
dilakukannya.
Adakalanya/kadang-kadang dalam melaksanakan tugas
bersikap cukup jujur, cukup ikhlas, dan kadang-kadang
3 61 - 75 Cukup
2 Integritas menyalahgunakan wewenang-nya serta cukup berani
menanggung resiko dari tindakan yang dilakukannya.

Kurang jujur, kurang ikhlas, dalam melaksanakan tugas dan


4 sering menyalahgunakan wewenangnya tetapi kurang berani 51 - 60 Kurang
menanggung resiko dari tindakan yang dilakukannya.

Tidak pernah jujur, tidak ikhlas, dalam melaksanakan tugas,


50 ke
5 dan selalu menyalahgunakan wewenangnya serta tidak Buruk
bawah
berani menanggung resiko dari tindakan yang dilakukannya.
NILAI
UNSUR YG
NO URAIAN
DINILAI ANGK SEBU
A AN

1 2 3 4 5 6

Selalu berusaha dengan sungguh-sungguh menegakkan ideologi negara pancasila, UUD 1945, Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan rencana-rencana pemerintah dengan tujuan untuk dapat
Sanga
1 melaksanakan tugasnya secara berdaya guna dan berhasil guna serta mengutamakan kepentingan kedinasan 91 - 100
baik
daripada kepentingan pribadi dan/atau golongan sesuai dengan tugas, fungsi, dan tanggungjawabnya sebagai
unsur aparatur negara terhadap organisasi tempat dimana ia bekerja.

Pada umumnya berusaha dengan sungguh-sungguh menegakkan ideologi negara pancasila, UUD 1945,
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan rencana-rencana pemerintah dengan tujuan untuk dapat
2 melaksanakan tugasnya secara berdaya guna dan berhasil guna serta mengutamakan kepentingan kedinasan 76 - 90 Baik
daripada kepentingan pribadi dan/atau golongan sesuai dengan tugas, fungsi, dan tanggungjawabnya sebagai
unsur aparatur negara terhadap organisasi tempat dimana ia bekerja.

Adakalanya berusaha dengan sungguh-sungguh menegakkan ideologi negara pancasila, UUD 1945, Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan rencana-rencana pemerintah dengan tujuan untuk dapat
3 Komitmen 3 melaksanakan tugasnya secara berdaya guna dan berhasil guna serta mengutamakan kepen-tingan kedinasan 61 - 75 Cuku
daripada kepentingan pribadidan/atau golongan sesuai dengan tugas, fungsi, dan tanggung jawabnya sebagai
unsur aparatur negara terhadap organisasi tempat dimana ia bekerja.

Kurang berusaha dengan sungguh-sungguh menegakkan ideologi negara pancasila, UUD 1945, Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan rencana-rencana pemerintah dengan tujuan untuk dapat
4 melaksanakan tugasnya secara berdaya guna dan berhasil guna serta mengutamakan kepentingan kedinasan 51 - 60 Kuran
dari-pada kepentingan pribadidan/atau golongan sesuai dengan tugas, fungsi, dan tanggungjawabnya sebagai
unsur aparatur negara terhadap organisasi tempat dimana ia bekerja.

Tidak pernah berusaha dengan sungguh-sungguh menegakkan ideologi negara pancasila, UUD 1945, Negara
Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan rencana-rencana pemerintah dengan tujuan untuk dapat
50 ke
5 melaksanakan tugasnya secara berdaya guna dan berhasil guna serta mengutamakan kepentingan kedinasan Buru
bawah
daripada kepentingan pribadi dan/atau golongan sesuai dengan tugas, fungsi, dan tanggungjawabnya sebagai
unsur aparatur negara terhadap organisasi tempat dimana ia bekerja.
UNSUR NILAI
N
YG URAIAN
O ANGKA SEBUTAN
DINILAI
1 2 3 4 5 6
Selalu mentaati peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan
yang berlaku dengan rasa tanggung jawab dan selalu mentaati ketentuan jam Sangat
1 91 - 100
kerja serta mampu menyimpan dan/atau memelihara barang-barang milik baik
negara yang dipercayakan kepadanya dengan sebaik-baiknya.
Pada umumnya mentaati peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan
kedinasan yang berlaku dengan rasa tanggung jawab, mentaati ketentuan jam
2 76 - 90 Baik
kerja serta mampu menyimpan dan/atau memelihara barang-barang milik
negara yang dipercayakan kepadanya dengan baik.
Adakalanya mentaati peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan
kedinasan yang berlaku dengan rasa cukup tanggung jawab, mentaati
ketentuan jam kerja serta cukup mampu menyimpan dan/atau memelihara
3 barang-barang milik negara yang dipercayakan kepadanya dengan cukup baik, 61 - 75 Cukup
serta tidak masuk atau terlambat masuk kerja dan lebih cepat pulang dari
ketentuan jam kerja tanpa alasan yang sah selama 5 (lima) sampai dengan 15
4 Disiplin (lima belas) hari kerja.
Kurang mentaati peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan kedinasan
yang berlaku dengan rasa kurang tanggung jawab, mentaati ketentuan jam kerja
serta kurang mampu menyimpan dan/atau memelihara barang-barang milik
4 negara yang dipercayakan kepadanya dengan kurang baik, serta tidak masuk 51 - 60 Kurang
atau terlambat masuk kerja dan lebih cepat pulang dari ketentuan jam kerja
tanpa alasan yang sah selama 16 (enam belas) sampai dengan 30 (tiga puluh)
hari kerja.
Tidak pernah mentaati peraturan perundang-undangan dan/atau peraturan
kedinasan yang berlaku dengan rasa tidak tanggung jawab, mentaati ketentuan
jam kerja serta tidak mampu menyimpan dan/atau memelihara barang-barang 50 ke
5 Buruk
milik negara yang dipercayakan kepadanya dengan kurang baik, serta tidak bawah
masuk atau terlambat masuk kerja dan lebih cepat pulang dari ketentuan jam
kerja tanpa alasan yang sah lebih dari 31 (tiga puluh satu) hari kerja.
UNSUR YG NILAI
NO URAIAN
DINILAI
ANGKA SEBUTAN
1 2 3 4 5 6

Selalu mampu bekerjasama dengan rekan kerja, atasan,


bawahan baik di dalam maupun di luar organisasi serta
1 menghargai dan menerima pendapat orang lain, bersedia 91 - 100 Sangat baik
menerima keputusan yang diambil secara sah yang telah
menjadi keputusan bersama.
Pada umumnya mampu bekerjasama dengan rekan kerja,
atasan, bawahan baik di dalam maupun di luar organisasi serta
2 menghargai dan menerima pendapat orang lain, bersedia 76 - 90 Baik
menerima keputusan yang diambil secara sah yang telah
menjadi keputusan bersama.

Adakalanya mampu bekerja-sama dengan rekan kerja, atasan,


bawahan baik didalam maupun diluar organisasi serta
5 Kerjasama 3 adakalanya menghargai dan menerima pendapat orang lain, 61 - 75 Cukup
kadang-kadang bersedia menerima keputusan yang diambil
secara sah yang telah menjadi keputusan bersama.

Kurang mampu bekerjasama dengan rekan kerja, atasan,


bawahan baik didalam maupun diluar organisasi serta kurang
4 menghargai dan menerima pendapat orang lain, kurang 51 - 60 Kurang
bersedia menerima keputusan yang diambil secara sah yang
telah menjadi keputusan bersama.
Tidak pernah mampu bekerjasama dengan rekan kerja, atasan,
bawahan baik didalam maupun di luar organisasi serta tidak
50 ke
5 menghargai dan menerima pendapat orang lain, tidak bersedia Buruk
bawah
menerima keputusan yang diambil secara sah yang telah
menjadi keputusan bersama.
N NILAI
UNSUR YG DINILAI URAIAN
O ANGKA SEBUTAN
1 2 3 4 5 6

Selalu bertindak tegas dan tidak memihak, memberikan teladan


yang baik, kemampuan menggerakkan tim kerja untuk mencapai
1 kinerja yang tinggi, mampu menggugah semangat dan meng- 91 - 100 Sangat baik
gerakkan bawahan dalam melaksanakan tugas serta mampu
mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.

Pada umumnya bertindak tegas dan tidak memihak, memberikan


teladan yang baik, kemampuan mengerakkan tim kerja untuk men-
2 capai kinerja yang tinggi, mampu menggugah semangat dan 76 - 90 Baik
menggerakkan bawahan dalam melaksanakan tugas serta mampu
mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.

Adakalanya bertindak tegas dan tidak memihak, memberikan


teladan, cukup mampu mengerakkan tim kerja untuk mencapai
3 kinerja yang tinggi, serta cukup mampu menggugah semangat dan 61 - 75 Cukup
6 Kepemimpinan menggerakkan bawahan dalam melaksanakan tugas serta cukup
mampu mengambil keputusan dengan cepat dan tepat.

Kurang bertindak tegas dan terkadang memihak, kurang mampu


memberikan teladan yang baik, kurang mampu mengerakkan tim
kerja untuk mencapai kinerja yang tinggi, serta kurang mampu
4 51 - 60 Kurang
menggugah semangat dan menggerakkan bawahan dalam
melaksanakan tugas serta kurang mampu mengambil keputusan
dengan cepat dan tepat.
Tidak pernah mampu bertindak tegas dan memihak, tidak
memberikan teladan yang baik, tidak mampu mengerakkan tim
kerja untuk mencapai kinerja yang tinggi, tidak mampu menggugah 50 ke
5 Buruk
semangat dan menggerakkan bawahan dalam melaksanakan bawah
tugas serta tidak mampu mengambil keputusan dengan cepat dan
tepat.
SKEMATIS PENILAIAN PRESTASI KERJA

ASS-CEN
REWARD PSI-TEST

ASPEK:
KUANTITAS BOBOT
BAIK REKOMENDASI
SASARAN KONTRAK
KUALITAS 60 %
KERJA KINERJA
WAKTU
PRESTASI BIAYA
KINERJA PEGAWAI HASIL
FEEDBACK TINDAK
KERJA PNS HASIL LANJUT
PENILAIAN
PNS ASPEK: PENILAIAN HASIL
PERILAKU PENG- ORIENTASI PENILAIAN
KERJA AMAT- PELAYANAN
PNS INTEGRITAS BOBOT BURUK
AN KOMITMEN 40 %
OBYEKTIF DISIPLIN
KERJASAMA REKOMENDASI
TERUKUR PEMBINAAN
KEPEMIMPINAN
AKUNTABEL PUNISHMENT
ASS-CEN
PARTISIPASI PSI-TEST

TRANSPARAN

23
Penyusunan SKP PNS
Kegiatan Tugas Pokok Jabatan
Jafung/
Eselon 1 Eselon 2 Eselon 3 Eselon 4
Pelaksana
Mengacu pada Mengacu pada Harus mengacu pada Harus mengacu pada Harus mengacu pada
Renstra dan Renja Rencana Kerja rencana kerja tahunan rencana kerja tahunan rencana kerja tahunan
Kementerian tahunan tahunan unit tingkat unit tingkat eselon II unit tingkat eselon III unit tingkat eselon IV
atau Sasaran Kerja eselon I (SKU) (SKK) dijabarkan (SKK) dijabarkan (SKK) dijabarkan
Organisasi (SKO), dijabarkan sesuai sesuai dengan uraian sesuai dengan uraian sesuai dengan uraian
dijabarkan sesuai dengan uraian tugas tugas jabatannya tugas jabatannya tugas jabatannya
uraian tugas jabatan jabatannya menjadi menjadi SKK eselon III menjadi SKK eselon menjadi Sasaran Kerja
menjadi Sasaran Sasaran Kerja yang dioperasionalkan IV yang Pegawai (SKP)
Kerja Unit (SKU) Kegiatan (SKK) eselon menjadi SKP pejabat dioperasionalkan Pegawai Negeri Sipil,
eselon I yg II yang eselon III, dalam menjadi SKP pejabat dalam rangka
dioperasionalkan dioperasionalkan rangka mencapai SKU eselon IV, dalam mencapai SKK eselon
menjadi Sasaran menjadi SKP pejabat eselon II. rangka mencapai SKP IV.
Kerja Pegawai (SKP) eselon II, dalam eselon III.
pejabat eselon I, rangka mencapai SKU
sebagai implementasi eselon I.
kebijakan untuk
mencapai tujuan dan
sasaran organisasi.

24
KATA OPERASIONAL DALAM MENYUSUN URAIAN TUGAS POKOK
JABATAN
JABATAN KATA OPERASIONAL

Pejabat Eselon I Merumuskan Kebijakan, Menetapkan,


Mengembangkan dan Menyelenggarakan
Pejabat Eselon II Menyelenggarakan dan Menetapkan

Pejabat Eselon III Merumuskan, Melaksanakan, Mengembangkan,


dan Mensosialisasikan

Pejabat Eselon IV Memproses, Merancang, Menyusun,


Melakukan, dan Mengerjakan

Pejabat Fungsional Umum Menyiapkan, Mengetik, Mengumpulkan Bahan,


Membayar, Mendokumentasikan, Mengolah
Data dan Sebagainya

Pejabat Fungsional Tertentu Kata Operasional Yang Digunakan Disesuaikan


Dengan Tingkatan Jabatan Fungsional Tertentu
NAMA JABATAN FUNGSIONAL DAN AK

JABATAN ANGKA KREDIT

Asisten Ahli Penata Muda Tk. I Gol. III/b AK = 150

Lektor 1. Penata Golongan III/c AK = 200


2. Penata Tk. I Gol. III/d AK = 300

Lektor Kepala 1. Pembina Golongan IV/a AK = 400


2. Pembina Tk. I Gol. IV/b AK = 550
3. Pembina Utama Muda Gol. IV/c AK = 700

Professor 1. Pembina Utama Madya Gol. IV/d AK = 850


2. Pembina Utama Golongan IV/e AK = 1000
JENJANG JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN/PANGKAT, GOL DAN AK INDIKATOR PENILAIAN DALAM JABATAN

Ass.Ahli, Penata Muda Gol. III/b 1. Pendidikan:> 55%


dengan AK 150 2. Penelitian:> 25%
3 .Pengabdian kepada Masyarakat : < 10%
4 .Penunjang Tri Dharma: < 10%
Apabila akan beralih ke jenjang UNSUR UTAMA
jabatan Lektor, maka diperlukan a. Pendidikan, terdiri atas:
Minimal AK 200 - 150 = 50 AK 1. pendidikan sekolah; dan/atau
pangkat ke Penata Gol. III/c 2. pendidikan dan pelatihan prajabatan;
b. pelaksanaan pendidikan termasuk kegiatan
pengembangan diri;
c. pelaksanaan penelitian; dan
d. pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
UNSUR PENUNJANG,
Yang mendukung tugas pokok dosen
Andai bisa mengumpulkan AK
lebih dari 50 maka tetap
jabatannya Lektor dan
pangkatnya Penata Gol. III/c dan
tetap AK dihitung sesui posisinya
JENJANG JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN/PANGKAT, GOL DAN AK INDIKATOR PENILAIAN DALAM JABATAN

Lektor , Penata Gol. III/c dengan 1. Pendidikan:> 45%


AK 200 atau 2. Penelitian:> 35%
Lektor, Penata Tk. III/d dengan 3 .Pengabdian kepada Masyarakat : < 10%
AK 300 4 .Penunjang Tri Dharma: < 10%
UNSUR UTAMA
Apabila akan beralih ke jenjang a. Pendidikan, terdiri atas:
pangkat, maka diperlukan 1. pendidikan sekolah; dan/atau
Minimal AK 300 - 200 = 100 AK 2. pendidikan dan pelatihan prajabatan;
pangkat ke Penata Gol. III/d, b. pelaksanaan pendidikan termasuk kegiatan
pengembangan diri;
c. pelaksanaan penelitian; dan
d. pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
UNSUR PENUNJANG,
Yang mendukung tugas pokok dosen
Apabila akan beralih ke jenjang
Jabatan Lektor Kepala , maka
diperlukan Minimal AK 400 - 200
= 200 AK pangkat ke Penata Gol.
III/d,
JENJANG JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN/PANGKAT, GOL DAN AK INDIKATOR PENILAIAN DALAM JABATAN

Lektor Kepala, Pembina Gol. IV/a 1. Pendidikan:> 35%


dengan AK 400 2. Penelitian:> 45%
3 .Pengabdian kepada Masyarakat : < 10%
4 .Penunjang Tri Dharma: < 10%
Apabila akan beralih ke jenjang UNSUR UTAMA
pangkat IV/b, maka diperlukan a. Pendidikan, terdiri atas:
Minimal AK 850 - 400 = 450 AK 1. pendidikan sekolah; dan/atau
pangkat ke Pembina Tk. I Gol. 2. pendidikan dan pelatihan prajabatan;
IV/b b. pelaksanaan pendidikan termasuk kegiatan
pengembangan diri;
c. pelaksanaan penelitian; dan
d. pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
UNSUR PENUNJANG,
Yang mendukung tugas pokok dosen
Apabila akan beralih ke jenjang
Jabatan Guru Besar , maka
diperlukan Minimal AK 850 - 400
= 400 AK pangkat ke Pembina Tk.
I Gol. IV/b,
JENJANG JABATAN FUNGSIONAL

JABATAN/PANGKAT, GOL DAN AK INDIKATOR PENILAIAN DALAM JABATAN

Lektor Kepala, Pembina Gol. IV/a 1. Pendidikan:> 40%


dengan AK 400 2. Penelitian:> 40%
3 .Pengabdian kepada Masyarakat : < 10%
4 .Penunjang Tri Dharma: < 10%
Apabila akan beralih ke jenjang UNSUR UTAMA
pangkat IV/b, maka diperlukan a. Pendidikan, terdiri atas:
Minimal AK 500 - 400 = 100 AK 1. pendidikan sekolah; dan/atau
pangkat ke Pembina Tk. I Gol. 2. pendidikan dan pelatihan prajabatan;
IV/b b. pelaksanaan pendidikan termasuk kegiatan
pengembangan diri;
c. pelaksanaan penelitian; dan
d. pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat.
UNSUR PENUNJANG,
Yang mendukung tugas pokok dosen
Apabila akan beralih ke jenjang
Jabatan Guru Besar , maka
diperlukan Minimal AK 850 - 400
= 400 AK pangkat ke Pembina Tk.
I Gol. IV/b,