Anda di halaman 1dari 48

Materi : 02

SISTEM KOMUNIKASI BERGERAK

Konsep Dasar Sistem Cellular

MALANG, 2016

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Materi : 02

TUGAS :

1. Sebutkan & Jelaskan Spesifikasi teknologi


GSM, AMPS, NMT, CDMA.
2. Berapa Jumlah RFC T-Sel, I-Sat, XL.
3. Jelaskan Karakteristik Handover, secara
Algoritma pemrograman

email : mjunusbctg6@yahoo.com
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
DEFINISI.
Sistem komunikasi yang digunakan untuk
memberikan layanan jasa telekomunikasi
bagi pelanggan bergerak.
Disebut sistem cellular karena daerah
layanannya dibagi-bagi menjadi daerah
yang kecil-kecil yang disebut CELL.
SIFAT : Pelanggan mampu bergerak secara
bebas di dalam area layanan sambil
berkomunikasi tanpa terjadi pemutusan
hubungan.
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
CELL.
DEFINISI :
Area Cakupan (coverage area) dari BTS/RBS/BS
Macam-macam :
Omni Cell , Sectored Cell
Ukuran :
Makrocell (>5km), Microcell (3-<5km),Picocell (<1km)
Sel menunjukkan cakupan sinyal
Sel berbentuk heksagonal ( atau bentuk yang lain ) hanya digunakan untuk
mempermudah penggambaran pada layout perencanaan
Konsep Sel

SEL IDEAL SEL REAL SEL MODEL


PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Data Rate

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Disain frekuensi sederhana

GSM Cluster - 3
CDMA
1 2 a a
1 2 3 4 5 a a a a a
3 4 5 6 7 a a a a a
6 7 1 2 a a a a
Cluster - 1 3 4 5 a a a
6 7 Cluster - 2 a a

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Sistem Komunikasi Bergerak
Seluler.

Yang mendasari perkembangan


Keterbatasan spektrum frekuensi
Efisiensi penggunaan spektrum frekuensi

Parameter Dasar
Frequency Reuse
Konsep Hand Off

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Frequency Reuse.
Definisi
Pengulangan frekuensi yang sama pada area
yang berbeda di luar jangkauan interferensinya
JARAK BEBAS INTERFERENSI
F2

F3 Reuse frekuensi
F3
F1

2 2
1 1
3 3
2
1 Reuse frekuensi
3

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Parameter Parameter Dasar.
C/I (Carrier to Interference Ratio)
Adalah ukuran kualitas komunikasi
Besarnya tergantung dari teknik akses jamak
yang dipakai (FDMA, TDMA, dan CDMA)
AMPS (FDMA) C/I > 18 dB
GSM (TDMA C/I > 12 dB
CDMA parameter kualitas yang ditinjau
adalah Eb/Io, karena C/I kecil sekali
Ukuran Kluster ( K )
Adalah kumpulan sel yang memiliki kelompok
frekuensi operasi yang berbeda
Kelompok frekuensi itu, nantinya diulang lagi pada
kluster yang lain
Ukuran kluster tergantung dari (C/I) syarat sistem
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Kluster.

K=7

1 kluster

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Kluster.

K=3

1 kluster

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Rumus-Rumus.
4
C 1 D
AMPS, C/I = 18 dB
I N R 2
C 9K
D K
63N

63.6
6,48 7
3K I N 9 9
R
GSM, C/I = 12 dB
16 N 16.6
K 3,26 4
R 9 9

D
N = Jumlah sel
penginterferensi
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
KAIDAH PENENTUAN NOMOR SEL.

i,j = 0,1,2,3, ...


sel referensi

0 z
j=2 60
120
0 j
i=1

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Frequnecy Reuse.
freq. reuse pattern / cluster freq. reuse pattern
K=3 K=4
2 2 2

1 1 1 3

3 3 4 2
reuse 2 2 1 3
reuse 1
1 3 4
3 4 reuse
reuse

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Signal-to-Interference Ratio.

Consider closest co-channel cells:


SIR min K1 log10 Dco / R 1 10 log10 7 -1 dB 2 7

= K1 log10 Dco / R 1 7.78 dB


1 6 2

3 1 6

4 5 3

2 7 4 5

Ukuran Kluster: 1 6 2 7

N i ij j
2 2 3 D1co 6 2

4 5 3 1

Co-channel Reuse 2 7 4 5 3
R 7
6 2 4

Distance Ratio: 3

5
1

3
6

1
2

Dco / R 3N 7 4 5 3

7 4
2
6 2

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Cell Splitting.
To increase the capacity, the operator performs cell splittings
2
C1 R0 P
0
C0 R1 P1

before cell splitting after cell splitting


PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Cell Splitting.

Diperlukan pada saat :


- Kepadatan trafik dalam cell meningkat.
- Kanal yang ada tidak mampu melayani.

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Latar Belakang Frequency Re-Use.
1. Keterbatasan alokasi frekuensi
2. Keterbatasan area cakupan cell (coverage
area).
3. Menaikkan jumlah kanal.
4. Membentuk cluster yang berisi beberapa cell.
5. Co-channel interference.

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Definisi HandOver.
HandOver adalah proses perpindahan kanal trafik user pada saat user
aktif tanpa terjadi pemutusan hubungan.
Penyebab HandOver sel :
- RF kriteria (RF Level dan Kualitas Hubungan).
- Network kriteria (masalah trafik load,O&M).
Jenis HandOver :
I. Internal HandOver (Dikendalikan oleh BSC)
1. Intra-cell HandOver: pemindahan hubungan ke kanal yang berbeda pada
satu BTS yang sama.
2. Inter-cell HandOver: pemindahan hubungan antar BTS yang berbeda dalam
satu BSC.
II. External HandOver (Dikendalikan oleh MSC)
1. MSC intra HandOver: pemindahan hubungan yang terjadi antar BSC dalam
satu MSC.
2. MSC inter HandOver : perpindahan hubungan yang terjadi pada 2 MSC yg
berbeda.
Sel #1 Sel #2 Sel #3
F1 F2 F3
pergerakan MS

HO HO
F1 ke F2 F2 ke F3
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
HandOver.
Handoff or Handover is
a process of transferring a base A base B

mobile station from one


channel or base station to from base C
another one.
Margin: = Pr,HO - Pr,min -60

- Too big Margin --> HO traffic -70 received power


from base A

burden received power


from base B

Received Power dBm


-80

- Too small Margin -->higher -90


Drop Call
MAHO (Mobile Assisted Hand -100

Over) in GSM -110 received power


from base C

-120
Soft HO in IS-95
-130
0.0 0.2 0.4 0.6 0.8 1.0 1.2 1.4 1.6 1.8 2.0
Normalized Distance from Base A

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
HandOver Pada FDMA/TDMA.

RSL Level at B

Level dimana terjadi HO

time

BS1 BS2

A B

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
CDMA : Soft HandOver.

BS 1

RNC

BS 2

The same signal is sent from BS1 and BS2 within one RNC,
Except Power Control Command
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Softer HandOver.

Sector 1

RNC

Sector 2

BS

The same signal is sent from both sectors to an MS

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
W-CDMA Hand Over Algorithm.

If the pilot Ec/Io > Best_Pilot Ec/Io reporting_range +Hys_event 1A, then event 1A or radio
link addition (RLA)
If pilot Ec/Io < Best_Pilot Ec/Io Rep._Range + Hys_event 1B, then event 1B or radio link
removal (RLR)
If best_candidate pilot Ec/Io > old_pilot Ec/Io, the event 1C or Radio Link Replacement.
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Soft handoff

Neighbor BTS Neighbor BTS

Serv BTS

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
HANDOFF
CDMA

HANDOFF
TDMA/ANALOG

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Interference.

Adalah gangguan yang terjadi disebabkan


adanya sinyal lain yang frekuensinya sama
dan daya sinyal pengganggu tersebut cukup
besar.
Ukuran yang digunakan untuk menilai kualitas
sinyal terhadap gangguan interferensi
dinyatakan dengan C/I (dB).

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Macam-macam Interference.
1. Co-Channel Interference.
Adalah : Interferensi antar cell yang menggunakan
kanal/frekuensi sama.
2. Adjacent-Channel Interference.
Adalah : Interferensi antar kanal yang berdekatan.
3. Intersystem Interference.
Adalah : Interferensi yang terjadi akibat sistem
komunikasi radio lain yang menggunakan
frekuensi sama dalam satu area yang sama.

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Co-Channel Interference.

F1 1st tier
Pengaruh C0-CHANNEL Interference :

F1
F1 Interferensi MS RBS

F1 Interferensi RBS MS

F1
F1

F1

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Adjacent Channel Interference.
daya

Kanal 1 Kanal 2 Kanal 3

Batas ambang daya interferensi yang


diijinkan

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Interference NEAR END - FAR END.

Amplituda Contour daya

Ch spacing

Diatas ambang

d1
Ambang interferensi
d0
f Tx0 f Tx1
f

Tx1

Tx0

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Cara Mengurangi Interference.

1. Management Frekwensi yang baik.


2. Inteligent Frequency Assignment.
3. Memberikan Frekwensi yang tepat terhadap MS.
4. Desain bentuk Antena.
5. Kemiringan Antena.
6. Mengurangi ketinggian Antena.
7. Mengurangi daya pancar.
8. Pemilihan lokasi cell site yang tepat.

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Soft handoff : Selama proses handoff MS terhubung ke dua atau tiga
BTS
MSC BSC
Daerah soft handoff
Down-link

MS
BTS BTS
Menggunakan
Rake receiver

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Lanjutan soft-handoff

BSC MSC

Up-link

BTS BTS

Daerah soft handoff

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Softer handoff : pengalihan layanan dari satu sektor ke sektor
lain dalam satu cell. Arah down-link sama dengan soft handoff
sedang arah up-link proses seleksi terjadi di BTS.

Sektor B

BSC

BTS

Sektor A Sektor C

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Hard handoff
CDMA to CDMA handoff melibatkan dua carrier ( bisa berbeda
operator ) sering disebut D to D handoff.
CDMA to Analog handoff, juga disebut D to A handoff.

F1
F1+n

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Basis handoff

Didasari atas hasil diteksi PILOT_PN oleh MS yaitu Ec/I0


Setiap Cell atau sektor mempunyai PILOT_PN yang berbeda
Ingat short PN code ada 512 nomor
Pilot tersebut akan dideteksi nilai Ec/I0

Pilot ch (all 0) I PILOT_PN

Paging ch

Synch ch MOD

QPSK
Traffic ch

Traffic ch Q PILOT_PN

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Status maintenance set

Active set : berisi pilot-pilot dari beberapa cell atau sector yang
secara aktif berkomunikasi dengan MS pada kanal trafik . Jika
active set hanya berisi 1 pilot saja maka MS bukan pada kondisi
soft handoff.
Candidate set : berisi pilot-pilot dengan Ec/I0 yang memadai
sebagai calon untuk melakukan handoff, artinya pilot yang
mempunyai Ec/I0 > pilot detection threshold T_ADD akan
dimasukan sebagai candidate. Satu pilot akan dipindahkan ke
posisi neighbor set jika kuat sinyalnya jatuh dibawah pilot
drop threshold T_DROP untuk durasi lebih besar dari T_TDROP

Neighbor set : berisi pilot-pilot tetangga dari cell yang sedang


aktif melayani MS tetapi di luar active & candidate set

Remaining set : pilot-pilot di luar yang disebut di atas.

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Proses handoff

MS
Cell-A Cell-B
Active set
Ec/I0
2 pilot A & B
Active set 1 pilot B
Active set 1 pilot A
Start T_TDROP

T_ADD

T_DROP

Jarak
(1) (2) (3) (4) (5) (6) (7)

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Langkah-langkah Handover pada CDMA
(1) MS hanya dilayani oleh cell A dan active set hanya terdiri dari pilot A. MS mengukur
pilot B (Ec/Io), diperoleh kecendrungan > T_ADD. MS mengirim pesan hasil ukur pilot B
dan memindahkan status pilot B dari neighbor ke candidate set.

(2) MS menerima pesan dari cell A berisi PN offset cell B dan alokasi Walsh code untuk
TCH dan MS start komunikasi menggunakan TCH tsb.

(3) MS memindahkan status pilot B dari candidate set ke active set, MS mengirim pesan
handoff complited. Sekarang ada 2 pilot yang aktif.

(4) MS menditeksi pilot A jatuh < T_DROP, MS start mengaktifkan timer.

(5) Timer mencapat T_TDROP, MS mengirim PSMM (pilot strength


measurement message)

(6) MS menerima handoff direction message , pesan ini berisi hanya PN offset
cell B ( tanpa PN offset cell A ).

(7) MS memindahkan status pilot A dari active set ke neighbor set

PT3163-SISKOMBER-MODUL:02
Inter-BSC soft handoff

MSC GCIN

CCP CCP TSB


TSB

LCIN
LCIN
SOURCE BSC TARGET BSC

BTS BTS
1 GCIN tersambung ke
beberapa LCIN
MS
PT3163-SISKOMBER-MODUL:02

Beri Nilai