Anda di halaman 1dari 17

Konstruksi Bangunan Gedung Konstruksi kayu rumah tradisional dengan bulat/ utuh

Konstruksi Bangunan Gedung Konstruksi Kayu

rumah panggung di daerah Jambi rumah panggung di tepian sungai Batanghari

rumah tradisional Jawa (Joglo)


Bagian rumah Joglo - Tumpangsari
Konstruksi Bangunan Gedung

Konstruksi bangunan rumah dengan kayu olahan/


fabrikan
Konstruksi Bangunan Gedung
Konstruksi Bangunan Gedung
Konstruksi Bangunan Gedung Pemilihan Kayu
kayu yang baik harus yang bebas mata kayu atau cacat kayu
Kualitas kekuatan kayu ditentukan jenis kayu (jati, bangkirai, kamper
dll)
Kayu yang kering lebih baik dari pada kayu basah (karena muai-
susutnya masih tinggi)
Pemotongan kayu yang baik adalah sejajar dengan arah serat kayu
SYARAT KONSTRUKSI KAYU
Hubungan/ sambungan kayu harus menyesuaikan dengan gaya yang bekerja
Sambungan skala/ ukuran kecil lebih baik menggunakan pasak kayu/ bambu daripada elemen
metal (besi), tetapi untuk konstruksi yang besar akan sulit memakai pasak kayu/ bambu, sehingga
lebih baik memakai metal / besi (baut, klem baja dll)
Kayu sebaiknya di lapisi anti rayap
KELEBIHAN
Mudah di dapat, mudah dikerjakan dengan alat sederhana (potong, lubang, coak, diukir dsb)
Bentuk dan serat memiliki nilai estetis tinggi untuk diekspos
Isolasi panas, tahan bahan kimia, ringan
Dapat didaur ulang (recycling)

KEKURANGAN
Mudah terbakar, rawan terhadap rayap/ kumbang dsb
Kekuatan dan keawetan tergantung umur dan jenis kayu
Dapat berubah bentuk, warna dan kekuatannya serta muai/susut akibat pengaruh alam (hujan
dan panas)
Kekuatannya sepanjang kayu sering tidak sama
Konstruksi Bangunan Gedung Dimensi dan ukuran kayu

dimensi kayu yang dijual dipasaran pada umumnya terbagi menjadi 2 golongan, yaitu:
a. balok:
. perbandingan dimensi panjang jauh lebih berlipat dari pada dimensi lebar dan tebal
. ukuran balok kecil 2/3, 3/4 (reng); 4/6, 5/7 (usuk); 6/12, 8/12, 6/14, 8/14 (untuk balok)
. ukuran balok besar 8/8, 10/10, 12/12, 15/15, 20/20 untuk tiang

L P

b. papan
. perbandingan dimensi panjang dan lebar jauh lebih berlipat dari pada dimensi tebal
. Papan ram 3/10, 4/10 untuk daun pintu/ daun jendela
. Papan 3/15, 3/20, 3/25, 3/30 untuk pelapis

L T

P
Konstruksi Bangunan Gedung SAMBUNGAN PAPAN

Sambungan melebar (6 jenis) Sambungan memanjang

? ?

? ?
Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan Papan Melebar Lapis ber-sap

Sambungan melebar untuk dinding papan


Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan Papan Melebar - Coak setengah

1-2 cm

1/2 t cm
Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan Papan Melebar - Alur Lidah

Sambungan dengan Alur Lidah:


Digunakan papan tebal 3 cm
sisi samping dibuat alur 1/3 tebal papan, sedalam 1 cm sisi lain
dibuat lidah, tebal 1/3 tebal papan dengan panjang lidah 0,8 cm.

0,8 cm 1 cm

t 1/3 t cm
Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan Papan Melebar - Alur Pegas (lidah lepas)

Sambungan dengan Alur Lidah:


Digunakan bila tebal papan > 3 cm
0,8 cm 1 cm Alur 1/3 tebal, dalam 1 cm.

t 1/3 t cm
Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan Papan Melebar - Alur Lidah dengan Sponing

0,5 cm
0,8 cm
1 cm

t 1/3 t cm
Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan Papan Melebar - Alur Lidah dengan Lat tutup celah

0,8 cm 1 cm

t 1/3 t cm
Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan Papan Melebar - Alur Lidah dengan Profil

0,8 cm

0,5 cm
1 cm

t 1/3 t cm
Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan Papan Melebar - Alur Lidah dengan Paku Terbenam

0,8 cm 1 cm

t 1/3 t cm
Konstruksi Bangunan Gedung Sambungan Papan Memanjang

Sambungan memanjang Coak setengah

1-2 cm

1/2 t cm