Anda di halaman 1dari 64

FISIKA MODERN (3 SKS)

Dr. Gunawan, M.Pd


Ni Nym Sri Putu Verawati, M.Pd
literatur
Arthur Beiser, Konsep Fisika Modern
Kenneth Krane, Fisika Modern
Schaum Fisika Modern
Postulat relativitas
POSTULAT khusus
RELATIVITAS KHUSUS

1. Hukum fisika dapat dinyatakan dalam persamaan


yang berbentuk sama dalam semua kerangka acuan
yang bergerak dengan kecepatan tetap satu terhadap
lainnya.

2. Kelajuan cahaya dalam ruang hampa sama besar


untuk semua pengamat, tidak bergantung dari keadaan
gerak pengamat itu.
Kerangka acuan inersial adalah suatu kerangka
acuan yang berada dalam keadaan diam atau
bergerak terhadap kerangka acuan lainnya
dengan kecepatan konstan pada suatu garis
lurus

Akibat dari postulat relativitas khusus


menyebabkan beberapa hal diantaranya:
PEMEKARAN WAKTU
Keterangan:
t = selang waktu pada lonceng dalam keadaan
gerak relatif terhadap pengamat itu
t0 = selang waktu pada lonceng yang diam relatif
terhadap pengamat
v = kelajuan gerak relatif (m/s)
c = kecepatan cahaya 3x10 8m/s
Pengamat dalam suatu roket mendapatkan selang
waktu antara dua kejadian dalam roket itu adalah t0
Orang di bumi mendapatkan bahwa selang waktu
tersebut lebih panjang yaitu t
Kuantitas to yang ditentukan oleh kejadian yang
terdapat pada tempat yang sama dalam kerangka
acuan pengamatnya di sebut selang waktu proper
antara kejadian itu,
bila diamati dari bumi, kejadian yang menandai
permulaan dan akhir selang waktu itu terjadi pada
tempat yang berbeda, sehingga akibatnya selang
waktunya kelihatan lebih panjang daripada waktu
proper, efek ini di sebut pemuaian waktu
Contoh SOAL
1. Berapakah kelajuan roket yang loncengnya berjalan 1
sekon terlambat dalam 1 jam relatif terhadap lonceng
di bumi?....(7,1x106 m/s)

2. Kelajuan denyut jantung astronot yang diam di bumi


adalah 60 detak/menit. Ketika astronot bersama
pesawatnya bergerak dengan kelajuan 0,8 c terhadap
bumi, maka menurut pengamat yang ada dalam
pesawat (diam terhadap kejadian), kelajuan denyut
jantung astronot tetaplah 60 detak/menit, tetapi bagi
pengamat di bumi yang bergerak terhadap astronot
dan pesawatnya dengan kelajuan v = 0,8 c kelajuan
denyut jantung astronot adalah.....(36 detak/menit)
kontraksi panjang

Panjang benda atau jarak antara dua titik yang


diukur oleh pengamat yang bergerak relatif
terhadap benda selalu lebih pendek daripada
panjang yang diukur oleh pengamat yang diam
terhadap benda
pemendekan panjang atau jarak ini dikenal
dengan sebutan kontraksi panjang
Persamaan kontraksi panjang

2
v
L L0 1 2
c
perhatian

Kontraksi panjang atau penyusutan panjang hanya


terjadi pada komponen panjang benda yang sejajar
dengan arah gerak. Semua komponen panjang
lainnya yang tegak lurus terhadap arah gerak benda
tidak mengalami penyusutan panjang
Contoh:

10 cm

8 cm
v = 0,6 c
contoh
10 cm

10 cm

v = 0,6 c
10 cm 8 cm
Contoh soal
1. Seorang astronot yang tingginya 6 ft di bumi
berbaring sejajar dengan sumbu pesawat ruang
angkasa yang bergerak dengan kelajuan 0,9 c
relatif terhadap bumi. Berapa tinggi astronot jika
diukur oleh pengamat dalam pesawat itu?
Pertanyaan serupa, tetapi diukur oleh pengamat
dibumi? (6 ft, 2,615 ft)
Contoh soal

1. Batang meteran kelihatan hanya mempunyai


panjang 50 cm terhadap seorang pengamat,
berapakah kelajuan relatifnya? Berapa waktu
yang diperlukan untuk melewati pengamat
itu?(2,6x108 m/s; 1,92x10-9 s)
Note: Anggap panjang batang meteran adalah 1
m.
Massa relativistik

m0
m
2
v
1 2
c
Contoh soal

1. Berapakah kelajuan sebuah partikel agar


partikel itu memiliki massa dua kali massa
1
diamnya? 3c
kunci2

1. Berapakah massa relativistik sebuah partikel


(massa diam = 6 kg) yang bergerak dengan
kelajuan 0,8 c
Transformasi lorentz

Transformasi pengukuran suatu kejadian dalam


O terhadap pengkuran yang sesuai yang
dilakukan dalam O memenuhi persamaan:
x vt
x'
v 2 , y = y; z = z
1
c2

vx
t
t' c2
v2
1
c2
Atau bisa kita balik:

x' vt'
x y = y
v 2 z = z
1 2
c
vx'
t ' 2
t c
2
v
1 2
c
Tentukanlah transformasi kecepatan lorentz untuk
arah x?
Mudah bukan mengerjakannya? Dengan
menggunakan definisi :

dx '
u'x
dt '
Dan informasi tentang transformasi koordinat
Lorentz,
Maka :

dx '
u'x
dt '
Carilah :
dx vdt v
dt 2 dx
dx ' dt ' c
v2 v2
1 2 1 2
c c
Sehingga:
v2
1 2
dx ' dx vdt c
u'x .
dt ' v 2 dt

v
1 2 2
dx
c c
Bagi persamaan dengan (dt), maka:

dx
v
dt ux v
u'x
v dx v
1 2 1 2 ux
c dt c
Dengan cara yang sama kita akan peroleh hasil:

v2 v2
uy 1 2 uz 1 2
u' y c c
u'z
v v
1 2 u x 1 2 u x
c c
See you next week
Latihan soal

1. Berapakah kecepatan pesawat angkasa bergerak


relatif terhadap bumi supaya sehari dalam pesawat
sama dengan dua hari di bumi? (0,866 c)
2. Sebuah atom akan meluruh dalam waktu 2x10-6 s
berapa waktu decay dari atom bila diukur oleh
pengamat dilaboratorium, seandainya atom tersebut
bergerak dengan kecepatan 0,8 c?
3. Seorang astronot berdiri dalam pesawat ruang
angkasa sejajar dengan arah geraknya. Pengamat di
bumi mendapatkan kelajuan pesawat itu 0,6 c dan
tinggi astronot itu 1,3 m berapakah tinggi astronot
diukur oleh pengamat dalam pesawat itu? (1,625 m)
1. Berapakah kecepatan sebuah roket agar kelihatan
dari darat panjangnya menyusut menjadi 99%
dari rest-length nya? (0,141 c)
2. Sebuah kubus mempunyai proper volume
sebesar 103 cm3. carilah volumenya bila dipandang
oleh pengamat O yang bergerak dengan
kecepatan 0,8 c relatif terhadap kubus arah
gerakan ini sejajar dengan salah satu rusuk kubus
?(600 cm3)
3. Berapakah kelajuan sebuah partikel agar massa
relativistiknya sama dengan 5 kali massa
diamnya?
1. Berapakah massa relativistik sebuah partikel
(massa diam 10 kg) yang bergerak dengan
kelajuan :
a. 0,28 c
b. 0,8 c
c. 0,6 c
Fisika Modern
Oleh :
Ni Nyoman Sri Putu Verawati, M.Pd
2017
Fisika

Klasik Kuantum
(sebelum 1920) (setelah 1920)
Posisi dan Momentum Ketidak pastian Posisi
partikel dapat ditetapkan dan Momentum
secara tepat partikel
ruang dan waktu ruang dan waktu
merupakan dua hal yang merupakan satu
terpisah kesatuan

Hukum Newton Dualisme


Gelombang-Partikel
Teori Relativitas Einsten
1.3
DUALISME GELOMBANG PARTIKEL

Teori fisika sebelum tahun 1920 di sebut fisika


klasik sedangkan teori fisika sesudah tahun 1920
disebut fisika kuantum atau modern (teori planck)
Pandangan pertama Newton menganggap cahaya
sebagai partikel, pandangan kedua Huygens
menganggap cahaya sebagai partikel (tidak pernah
terjadi sekaligus)
Ciri utama partikel ditunjukkan oleh
momentumnya
Ciri utama gelombang ditunjukkan oleh panjang
gelombangnya perbedaan yang paling utama :
partikel dapat dilokalisasi, sedangkan gelombang
lebih menyebar dan menempati posisi ruang yang
relatif besar.
Teori foton
Teori foton : Radiasi elektromagnetik berisi paket-paket
(partikel-partikel) energi yang dinamakan foton atau kuanta.
Setiap 1 foton (1 bungkusan energi) akan mengandung
energi E yang bergantung pada frekuensi f dari radiasi yaitu:

hc
E hf

Sifat foton:
Bila berinterkasi maka ia akan menyerahkan
seluruh energinya
Bergerak dengan kecepatan sama dengan kecepatan
cahaya
Massa diam (rest-mass) = nol
Setiap foton akan memnpunyai momentum sebesar:

E hf h
p
c c
Intensitas dari berkas cahaya sebanding dengan
jumlah foton yang menembus satu satuan luas
persatuan waktu.
Seandainya berkas cahaya itu monokromatik
(memiliki hanya satu frekuensi) intensitas I akan
memiliki harga:

jumlah foton
I (energi satu foton) x
luas x waktu
Gelombang sebagai partikel.
Contoh gelombang sebagai partikel
1. Peristiwa Efek Fotolistrik
Teori efek fotolistrik dikemukakan oleh Einstein dan didapatkan dari
gagasan Planck tentang kuantum energi
Peristiwa keluarnya elektron-elektron ketika suatu permukaan logam
disinari oleh radiasi elektromagnetik (misalnya cahaya tampak,
inframerah, UV) dikenal sebagai efek fotolistrik
Elektron yang keluar ini disebut elektron foto,
Elektron-elektron pada permukaan logam terikat erat secara listrik
dengan ion-ion positif, Ikatan ini adalah gaya ikat logam yang bersifat
listrik,
Energi ambang energi minimum yang diperlukan untuk membebaskan
elektron dari permukaan logam.
Proses efek fotolistrik

Anggap sebuah electron terikat


dalam logam dengan energy
yang disebut fungsi kerja logam,
maka untuk mengeluarkan
sebuah electron dari permukaan
logam diperlukan energy paling
sedikit W.

Sifat partikel dari cahaya : terjadi tumbukan antara


foton cahaya dengan elektron ibarat tumbukan antara
dua bola biliar
Kelebihan energy yang dipasok oleh foton akan menyebabkan
munculnya energi kinetic, sehingga electron akan terpental Energi
maksimum yang terlepas dari logam akibat peristiwa efek fotolistrik
adalah:

Jika energi hf dari foton cahaya datang lebih kecil dari pada energi
ambang logam (hf < Wo ) maka elektron-elektron ini tidak akan
keluar dari permukaan logam,
Jika hf > Wo maka makin banyak foton yang bertumbukan dengan
elektron-elektron dekat permukaan, sehingga makin banyak
elektron yang keluar dari permukaan logam. Proses efek fotolistrik
dapat terjadi.
EkMax = hf W
eVs = hf eWo
Vspotensial yang tepatmenyebabkanarusmenjadinol
(stopping voltage)
Sebuahfoton yang memasok energy sebesar W yang
tepatsamadengan energy untukmelepaskansebuah electron
berkaitandengancahaya yang panjanggelombangnyac yaitu :

W = hfth = =

Foton yang memilikifrekuensi yang lebihkecildarifth,


tidakmempunyaicukup energy untukmengeluarkan electron,
meskipun electron ituberenergiikat minimum,
walaupunintensitascahayasangatbesar.
2. Efek Compton
foton sinar datang berenergi tinggi dengan frekuensi tertentu f ditembakkan pada elektron,
frekuensi foton sinar x yang terhambur diamati, diperoleh bahwa frekuensi foton yang
terhambur menurun.
Compton menjelaskan bahwa sesaat sesudah tumbukan elektron terpental energi elektron
terpental diperoleh dari foton yang menumbuknya, karena itu energi foton yang terhambur
berkurang,
sesuai rumus planck E = hf, maka frekuensi foton yang terhambur akan berkurang. Peristiwa
ini dikenal sebagai efek compton.
Foton dihamburkan oleh elektron valensi sebuah
atom, sebagian energi foton diberikan kepada
elektron sehingga terlepas dari atom dan energi
sissa diradiasikan kembali sebagai foton hambur.
Foton yang terhambur mengalami perubahan
panjang gelombang:

'
h
1 cos
mo c
3. Proses Produksi pasangan
Produksi pasangan adalah proses yang dapat terjadi
apabila foton menumbuk atom,dimana seluruh energy foton
hilang dan dalam proses ini dua partikel terciptakan,yakni
sebuah electron dan sebuah positron.
positron adalah sebuah partikel yang massanya sama
dengan massa electron,tetapi memiliki muatan positif
Pada produksi pasangan, bila sebuah foton dengan
frekuensi tinggi mendekati inti atom berat maka foton
tersebut lenyap dan menjelma menjadi sebuah elektron
dan sebuah positron (elektron positif). Jadi ada perubahan
energi elektromagnit menjadi energi diam.
Jumlah muatan elektron (-e) dan positron (+e) adalah nol.
Energi diam elektron maupun positron masing-masing
adalah :
E = m0C2 = 0,51 MeV
PROSES PRODUKSI PASANGAN
Elektron dan positron tecipta saat sebuah photon yang
melewati inti atom yang pasif dan energinya dikonversikan
ke dalam materi. Kehadiran inti atom diperlukan sehingga
hukum kekekalan momentum dapat terpenuhi. (penampung
momentum foton datang)Elektronnya tercipta sendiri,
bukan milik atom. Lalu, muncullah positron dan elektron.
Reaksinya dituliskan :
+ e- + e +
Energi photon yang hilang dalam proses ini dirubah menjadi
energi relativistik positron E+ dan elektron E- dengan
persamaan:
hv = E+ + E-
= 2moc2 + [K+ + K-]
Karena K+ dan K- selalu positif maka untuk
melakukan produksi pasangan, photon harus
memiliki energi sekurang-kurangnya 2moc2=1,02
MeV atau 1,64 X 10-13 J.agar dapat mendekati inti
berat sehingga terjadi produksi pasangan berupa
elektron dan positron. Foton tersebut termasuk
dalam sinar gamma inti atom.
karena foton berubah menjadi elektron dan
positron, maka dengan sendirinya foton yang
ditembakkan harus mempunyai energi lebih tinggi
dari 1,02 MeV.
Inversi produksi pasangan juga dapat terjadi, dalam peristiwa
anihilasi pasangan positron dan elektron menghilang sebagai
gantimnya muncul dua atau lebih foton-foton
Prinsip kekekalan energi dan momentum:
Eawal = E akhir : 2moc2 + [K+ + K-]
P awal = P akhir.
Sinar X
Sebuah katoda dipanasi oleh filamen
yang berdekatan yg dilalui arus kistrik
menyediakan elektron terus menerus,
perbedaan V yang tinggi
dipertahankan antara katoda dengan
logam target untuk mempercepat
elektron ke arah target tsb.
Permukaan target membentuk sudut
relatif terhadap berkas elektron, dan
sinar x yang keluar dari target melewati
bagian pinggir tabung.
Tabung dihampakan supaya elektron
dapat sampai ketarget tanpa halangan.
Beberapa peneliti melihat bahwa kadang-kadang
benda diluar tabung sinar katoda bersinar selama
percobaan, Wilhelm Roentgen menunjukkan bahwa
pengaruh sinar katoda pada suatu permukaan
menghasilkan suatu jenis radiasi yang dapat
menyebabkan zat-zat tertentu bersinar pada jarak
tertentu dari tabung sinar katoda. Karena belum
diketahui sifatnya maka dinamakan sinar X.
Roentgen kemudian mengetahui beberapa sifat
sinar X ini diantaranya : tidak dibelokkan oleh medan
listrik dan magnit dan mempunyai daya tembus yang
sangat besar terhadap suatu benda. Sifat-sifat ini
menunjukkan bahwa sinar X adalah radiasi
elektromagnetik dengan panjang gelombang ~1.
Bremsstrahlung dan produksi sinar -x

Proses ini dapat


ditulis:

e e foton
merupakan proses
kebalikan dari efek
fotolistrik

foton e e
Sinar x ditemukan Pada novenber tahun 1895 oleh Wilhem Rontgen
(1845-1923) sinar-x dihasilkan oleh elektron-elektron yang terletak dibagian
dalam kulit elektron atom, sumber lain sinar-x adalah pancaran yang
keluar karena elektron dengan kecepatan tinggiditumbukkan pada logam.
Sinar x mempunyai daerah frekuensi antara 1016-1020 hz panjang
gelombangnya sangat pendek yaitu 10-6 m sampai 10-10 m.
Karena panjang gelombangnya sngat pendek maka sinar-x memiliki
daya tembus yang kuat. Daya tembusnya bergantung pada frekuensi,
makin tinggi frekuensiya makin kuat daya tembusnya.
Daya tembusnya bergantung pada jenis bahan yang ditembusnya.
Sinar-x dapat menembus buku tebal,, kayu setebal beberapa cm, dan pelat
aluminium setebal 1 cm, tetapi suatu lapisan tembaga, besi, dan terutama
timmbel dengan ketebalan beberapa mm tidak dapat ditembus sama
sekali.
Sinar x dapat digunakan untuk memotret kedudukan tulang-
tulang dalam badan khusunya untuk menetukan letak tulang yang
patah. Namun jaringan sel-sel manusia dpat rusak jika terkena
sinar-x terlalu lama, itulah alsannya mengapa ketika memriksa
dadam kita dikenai sinar x dalam selang waktu yang singkat
supaya aman.
Panjang gelombang terpendek dari foton yang
dipancarkan ditentukan oleh kehilangan energi
maksimum dari e- penumbuk.
hc
hf max K , eV
min
hc
min , hc 12,4 keV
eV
Potensial henti : potensial yg tepat menyebabkan
arus menjadi nol
Distribusi kontinu sinar-X yang dihasilkan
disebut bremsstrahlung karena dihasilkan dari
radiasi pengereman/perlambatan.
Contoh soal:
1. Mesin sinar x yang menghasilkan sinar x 0,1 amstrong
berapa besar tegangan pemercepat yang dipakai?
2. Jarak antar bidang atomik yang bersebalahan dalam kalsit
adalah 3x10-10 m, berapa sudut yang terkecil antara
bidang-bidang ini bila berkas sinar-x o,3 amstrong yang
datang supaya sinar x yang terhambur dapat terdeteksi.
3. KCl membentuk kristal kubik seperti NaCl, kerapatannhya
adalah 1,98x103 kg/m3:
a. Carilah jarak antara atom yang bersebelahan dalam kristal
KCl
b. Carilah sudut terkecil hamburan Bragg untuk sinar x 3,00
amstrong massa rumus KCl adalah 74,55 u.
4. Carilah panjang gelombang de Broglie dari suatu massa 0,01
kg yang mempunyai kecepatan 10 m/s
5. Hitunglah panjang gelombang de Broglie dari neutron
yangb berenergi 0,05 eV?
Difraksi sinar -X
Sebuah kristal terdiri dari
deretan atom yang teratur
letaknya.
Masing-masing atom
dapat menghambur gem
yang datang padanya.
Berlaku :
sudut datang = sudut hambur
2 d sin = n

1/ 3
M

27

d x 1,66 x10 kg / u
K
3. SIfat Gelombang dari Partikel

Gelombang De Broglie
PostulaT De Broglie menyatakan dualisme gelombang-materi
selain berlaku pada radiasi elektromagnetik, juga berlaku bagi
materi.
Foton berfrekuensi v mempunyai momentum

menurut broglie semua partikel yang bergerak dengan


momentum p, terkait suatu gelombang dengan panjang
gelombang menurut hubungan:
2. FUNGSI GELOMBANG

Kuantitas variable yang memberi karakterisasi


gelombang de Broglie di sebut fungsi gelombang yang
diberi lambang (huruf Yunani psi).
Harga fungsi gelombang yang berkaitan dengan
sebuah benda bergerak pada suatu titik tertentu x, y,
z dalam ruang pada saat t berpautan dengan peluang
untuk mendapatkan benda tersebut di tempat
tersebut pada saat t.
||2 dari harga mutlak fungsi gelombang yang
dikenal sebagai kerapatan peluang. Atau rapat
kebolehjadian untuk menemukan partikel pada suatu
titik/posisi
3. Kecepatan Gelombang de Broglie

Bila kita beri lambang kecepatan gelombang


de Broglie w, kita boleh menetapkan rumus, w
= v
dimana merupakan panjang gelombang de
Broglie. Dan v merupakan penyamaan
persamaan energi kuantum E = hv dengan
rumus relativistik untuk energi total E = mc2
Sehingga kecepatan gelombang de Broglie
menjadi
Kecepatan gelombang de broglie

Persamaan gelombang secara umum:


Y = A cos (t - kx)
4. KECEPATAN FASE DAN KECEPATAN GROUP

Kecepatan fase
gelombang

Kecepatan grup paket gelombang


Gelombang-gelombang ini dinamakan gelombang pilot
karena, mengarahkan gerak partikel.
Paket gelombang merupakan hasil superposisi sejumlah
gelombang yang berinterferensi secara secara maksimum
disekitar partikel dan berinterferensi minimum pada
tempat yang jauh dari partikel
Kecepatan fase adalah: kecepatan gerak puncak
gelombang
Kecepatan grup adalah kecepatan daerah penguatan yang
terbentuk dari paduan beberapa gelombang
De Broglie memahami kecepatan grup sebagai kecepatan
partikel sedangkan daerah penguatan menunjukkan semua
sifat partikel
Kelajuan u merupakan kelajuan penjalaran group gelombang.
Kita anggap group gelombang timbul dari kombinasi dua
gelombang yang beramplitude sama A, maka kita dapat
menyatakan gelombang semula dengan rumus
y1= A cos(t-kx)
y2= A cos[(+d )t (k+dk)x]
setelah itu, kita dapatkan

Karena d dan dk kecil dibandingkan dengan dan k


berturutan, maka
Kecepatan fase:

Sedangkan kecepatan group


gelombang:
Frekuensi sudut dan bilangan gelombang dari
gelombang de Broglie yang berpautan dengan sebuah
benda yang massa diamnya m0 yang bergerak dengan
kecepatan v ialah

dan
Kecepatan group u dari gelombang de Broglie
yang berkaitan dengan benda itu ialah

Sehingga kecepatan groupnya menjadi u=v


4. Persamaan Schrodinger

Persamaan schrodinger merupakan suatu persamaan yang digunakan


untu mengetahui perilaku gelombang dari partikel.
Kriteria mendapatkan persamaan yang sesuai dengan fisika kuantum
adalah
Taat terhadap asas kekalan energi
Taat terhadap Hipotesa De Broglie
Persamaannya harus berperilaku baik secara matematik
Persamaan schrodinger waktu bebas satu dimensi:

h d
2 2
V E
8 m dx
2 2
3. SIfat Gelombang dari Partikel

Ketidakpastian Heisenberg
Terdapat hubungan timbal balik antara ketidakpastian
kedudukan yang inheren dari partikel dan ketidapastian
momentumnya yang inheren.

h
px
4
Untuk pengukuran energi dan selang waktu

h
E t
4