Anda di halaman 1dari 9

Atika Dewi .

E
Dewi Maspufah
Sejarah
Brassinolide adalah hormon
terbaru yang ditemukan pada Brasinosteroid (BR) adalah
tumbuhan. Brassinolide baru hormon endogen berupa steroid
berhasil diisolasi dan dikenali yang dapat memacu
pada tahun 1979 oleh Grove dan pertumbuhan dan dapat
rekan-rekannya. ditemukan pada biji, serbuk sari,
dan jaringan vegetatif, serta
berfungsi pada konsentrasi
nanomolar untuk memengaruhi
perbesaran dan perbanyakan sel
Struktur basa memiliki empat cincin yang saling
terpaut dan terdiri dari tiga cincin sikloheksan
dan satu cincin siklopentan.
Fungsi Brassinosteroid
1. meningkatkan laju perpanjangan sel tumbuhan
2. menghambat penuaan daun (senescence)
3. mengakibatkan lengkuk pada daun rumput-rumputan
4. menghambat proses gugurnya daun
5. menghambat pertumbuhan akar tumbuhan
6. meningkatkan resistensi pucuk tumbuhan kepada stress lingkungan
7. menstimulasi perpanjangan sel di pucuk tumbuhan
8. merangsang diferensiasi xylem tumbuhan
Panah merah menunjukkan bahwa BRs mempromosikan proses perkembangan
dan panah penghambatan biru muda menunjukkan bahwa BRs menghambat
proses perkembangan
Biosintesis Hormon Brassinosteroid
Brassinosteroids merupakan polyhydroxylated sterols
derivat dari triterpene squalene

langkah utama dalam biosintesis brassinolide dari squalene triterpenoid. Squalene


mengalami reaksi siklisasi untuk membentuk cycloartenol. Cycloartenol merupakan
subjek selanjutnya untuk berbagai oksidasi dan methylasi untuk membentuk
campesterol dan sterol lainnya. Jalur sintesis brassinolide dari campesterol telah
dilakukan pada biakan sel-sel Catharanthus roseus.
Proses Transport Hormon Brassinosteroid

Sebagian besar BRs dalam bentuk unmetabolis,


menunjukkan bahwa BRs eksogen diambil melalui akar
yang ditranslokasikan ke pucuk (acropetal).
BRs endogen tidak mengalami transportasi jarak jauh
antara tunas dan akar atau antara organ yang berbeda
dalam tunas.
Transport BRs jarak pendek, karena mereka disintesis di
dalam sel, tetapi dirasakan di eksterior sel.
model transportasi BR jarak pendek di dalam dan di antara sel
tetangga. Model ini menjelaskan perpindahan BRs dari sisi
sintesis intraseluler, melintasi membran plasma, ke ruang
ekstraseluler dan mengikat reseptor BR di permukaan luar sel
yang sama, atau sel tetangga.
Mekanisme Brassinosteroid
Pemanjangan Hipokotil

BRs bekerja sama dengan auksin tetapi tidak giberelin untuk


mempercepat pemanjangan dalam mentimun. BRs juga ditemukan untuk
mempercepat pemanjangan hipokotil dengan meningkatkan aksi dari faktor
pertumbuhan yang mengkontribusi untuk pertumbuhan gravitropic dalam
kacang.

penerimaan serbuksari pada tabung normal dan pemanjangan sel)


mungkin terlibat dalam signaling BR dan bertindak sebaliknya dengan
etilen dalam pemanjangan hipokotil dari etiolasi bibit. Ia juga
melaporkan bahwa BRs bisa merangsang pemanjangan di pakchoi
melalui peningkatan relaksasi dinding sel