Anda di halaman 1dari 11

Saka Bakti Husada adalah wadah

pengembangan pengetahuan, pembinaan


keterampilan, penambahan pengalaman dan
pemberian kesempatan untuk membaktikan dirinya
kepada masyarakat dalam bidang kesehatan.
Saka Bakti Husada bertujuan untuk
mewujudkan kader pembangunan di bidang
kesehatan, yang dapat membantu melembagakan
norma hidup sehat bagi semua anggota Gerakan
Pramuka dan masyarakat di lingkunganya. Kegiatan
kesakaan dilaksanakan di gugusdepan dan satuan
karya Pramuka disesuaikan dengan usia dan
kemampuan jasmani dan rohani peserta didik.
Krida Bina Lingkungan Sehat
Krida Bina Keluarga Sehat
Krida Penanggulangan Penyakit
Krida Bina Gizi
Krida Bina Obat
Krida Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Peserta Didik
Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega
Pramuka Penggalang berusia 14 15 tahun dengan
syarat-syarat khusus yang mempunyai minat kesehatan.

Anggota Dewasa
Pamong Saka
Instruktur Saka

Pimpinan Saka
Calon AnggotaPemuda berusia antara 16 sampai dengan
25 tahun (syarat khusus).
Menyatakan keinginannya untuk menjadi anggota Saka Bakti Husada
secara sukarela dan tertulis.
Bagi pemuda calon anggota Gerakan Pramuka, diharapkan menyerahkan
izin tertulis dari orangtua/walinya, dan bersedia menjadi anggota
Gugusdepan Pramuka terdekat.
Bagi Pramuka Penegak, Pramuka Pandega, dan Pramuka Penggalang
berusia 14 -15 tahundiharapkan menyerahkan izin tertulis dari Pembina
Satuan dan pembina Gugus depannya.
Bagi Pramuka Penggalang telah memenuhi Syarat Kecakapan Umum
tingkat Pengalang Terap.
Bagi Pamong Saka mendapat persetujuan dari Pembina Gugus depannya
dan telah mengikutisedikitnya Kursus Pembina Pramuka Mahir tingkat
Dasar.
Bagi Instruktur tetap, telah memiliki pengetahuan, keterampilan dan
kecakapan dibidangkesehatan.
Sehat jasmani dan rohani serta dengan sukarela sanggup mentaati
segala ketentuan yang berlakudi dalam Saka Bakti Husada.
Pamong Saka dan Instruktur tetap, diangkat dan dilantik oleh Kwartir
Ranting
Sifat dan Lingkup Kegiatan
Untuk memperoleh berbagai pengetahuan dan
keterampilan dibidang kesehatan sehingga
memilikisikap dan perilaku sesuai dengan kode
kehormatan.Gerakan Pramuka, Saka Bakti Husada
melaksanakan kegiatan yang meliputi :
Kesehatan secara umum.
Kesehatan secara khusus sesuai dengan macam Krida
dan kecakapan-kecakapan khususnya.
Bakti kepada masyarakat, antara lain untuk
meningkatkan mutu lingkungan hidup sehat
dengan jaan memberi contoh, mangadakan
penyuluhan, dan menyebarluaskan pengetahuan dan
keterampilan dibidang kesehatan.
Bentuk dan Macam Kegiatana.
Latihan Saka secara berkala yang dilaksanakan diluar
hari latihan gugus depannya.
Kegiatan berkala yang dilaksanakan utnuk kepentingan
tertentu misalnya menyiapkan diri untuklomba, kegiatan
ulang tahun saka dan sebagainya.
Perkemahan Saka Bakti Husada, pesertanya semua
anggota Saka Bakti Husada.
Perkemahan antar Saka disingkat Peran Saka, pesertanya
terdiri dari beberpa jenis Saka,misalnya Saka Bakti
Husada, bersama Saka Dirgantara dan Saka Tarunabumi,
sebaiknya semua jenis Saka yang ada setempat
diikutsertakan.
Pada hakekatnya Saka Bakti Husada harus dapat
menggunakan alat perlengkapan dan sarana lain
yang ada setempat untuk melaksanakan kegiatannya.
Untuk meningkatkan mutu kegiatana Saka Bakti
Husada perlu diadakan sarana nyata yang
sesuaidengan keadaaan setempat.
Dengan bantuan mMajelis Pembimbing, Kwartir dan
Pemimpin Saka yang bersangkutan, PamongSaka
beserta Instrukturnya mengusahakan adanya sarana
yang memadai.
Selain saran kegiatan, Saka Bakti Husada harus
berusaha memiliki sanggar yaitu tempatpertemuan,
kegiatan dan penyimpanan inventaris, dokumentasi
dan sebagainya.
BentukLambang Saka Bakti Husada berbentuk segi lima
beraturan dengan panjang sisi masing-masin 5 cm.
Isi lambang Saka Bakti Husada terdiri atas :
Gambar lambang kesehatan.
Gambar 2 buah tunas kelapa simetris dan sebuah bintang bersudut
lima.
Tulisan Saka Bakti Husada.

Warna dasar lambang Saka Bakti Husada adalah kuning.


Lambang kesehatan berwarna dasar putih, daun mahkota
bunga Wijayakusuma putih palanghijau, lima kelopak
bunga hijau, dan tulisan Saka Bakti Husada hitam.
Dua buah tunas kelapa simetris berwarna hijau.
Tulisan Saka Bakti Husada berwarna hitam.
Bintang bersudut lima berwarna kuning emas, bergaris
tepi berwarna hitam
Bentuk segi lima berarti falsafah Pancasila.
Warna kuning berarti usaha memberi penyuluhan dan bimbingan.
Warna hijau di dalam bunga Wijayakusuma dengan lima helai daun
mahkota menggambarkantujuan Pembangunan Kesehatan sesuai
dengan Sistem Kesehatan Nasional.
Bunga Wijayakusuma ditopang oleh lima kelopak daun berwarna hijau
menggambarkan PancaKarya Husada.
Palang hijau menggambarkan pelayanan kesehatan.
Bunga Wijayakusuma dengan lima daun mahkota berwarna putih dan
kelopak daun berwarnahijau mempunyai makna pengabdian yang luhur.
Tulisan Saka Bakti Husada berarti Satuan Karya Pramuka yang mengabdi
dlam upaya Kesehatanparipurna.
Dua buah tunas kelapa simetris dan bintang menggambarkan bahwa
setiap anggota GerakanPramuka ikut serta melaksanakan Pembangunan
Kesehatan Nasional dengan menggunakanprinsip dasar metodik
pendidikan kepramukaan, sesuai dengan cita-cita luhur Gerakan
Pramuka.