Anda di halaman 1dari 17

What is The Planning

PERENCANAAN
???????
Arti Perencanaan:

Keseluruhan proses pemikiran dan penentuan secara matang dari hal-hal


yang dikerjakan di masa yang akan datang, dalam rangka pencapaian
tujuan.

2
Fungsi perencanaan:
Yakni memilih arah yang paling tepat untuk mencapai hasil yang optimal

3
Mengapa Perencanaan harus dibuat:

Setiap kita hendak mencapai tujuan dengan baik, berhasil dan berdaya
guna, maka fungsi perencanaan menjadi penting
Tahapan kegiatan yang akan kita lakukan perlu ditetapkan atau
direncanakan
Untuk menetapkan disiplin
Untuk melindungi kita dari hambatan
Memberi arah dasar untuk selalu menilai diri

4
Perlunya Perencanaan
Di Dalam Organisasi
1. Tanpa rencana manajer tidak dapat mengetahui
bagaimana mengorganisasikan orang dan
sumber daya secara efektif. Mereka mungki
bahkan tidak mempunyai ide yang jelas
mengenai apa yang perlu mereka
organisasikan.
2. Tanpa rencana, manajer dan bawahannya
hanya mempunyai peluang kecil untuk
mencapai sasaran atau mengetahui kapan dan
dimana mereka keluar dari jalur.
5
SUMBER DAYA
???????
Sumber daya adalah suatu nilai potensi yang dimiliki oleh
suatu materi atau unsur tertentu dalam kehidupan.

Sumber daya tidak selalu bersifat fisik, tetapi juga non-


fisik (intangible).

Sumber daya ada yang dapat berubah, baik menjadi


semakin besar maupun hilang, dan ada pula sumber daya
yang kekal (selalu tetap).

Selain itu, dikenal pula istilah sumber daya yang dapat


pulih atau terbarukan (renewable resources) dan sumber
daya tak terbarukan (non-renewable resources). Ke
dalam sumber daya dapat pulih termasuk tanaman dan
hewan (sumber daya hayati).
PENGERTIAN PERENCANAAN SDM
Andrew E.Sikula (1981 :145)
Human resource of manpower planning has been defined
as the process of determining manpower requirements and
the means for meeting those requirements in order to carry
out the integrated plans of the organization
(Perencanaan sumber daya manusia atau perencanaan tenaga
kerja didefinisikan sebagai proses menentukan kebutuhan
tenaga kerja dan berarti mempertemukan kebutuhan tersebut
agar pelaksanaannya berintegrasi dengan rencana organisasi).
PENGERTIAN PERENCANAAN SDM
George Milkovich dan Paul C. Nystrom, (Dale Yoder,
1981:173)
Manpower planning is the process (including forecasting,
developing, implementing, and controling) by wich of firm
ensures that is has the right number of people and the right
places, at the economically most useful.
(Perencanaan tenaga kerja adalah proses peramalan,
pengembangan pengimplementasan, dan pengontrolan yang
menjamin perusahaan mempunyai kesesuaian jumlah
pegawai, penempatan pegawai secara benar, waktu yang
tepat, yang sangat bermanfaat secara ekonomis).
PENGERTIAN PERENCANAAN SDM
Barry Cushway(1999:22)
Proses yang sistimatis dan terus menerus dalam
menganalisis kebutuhan-kebutuhan organisasi akan SDM
dalam kondisi yang selalu berubah, dan mengembangkan
kebijakan personalia yang sesuai dengan rencana jangka
panjang organisasi. Hal ini merupakan bagian yang
integral dari perencanaan dang anggaran perusahaan,
karena pembiayaan dan perkiraan SDM akan
berpengaruh dan dipengaruhi oleh rencana jangka
panjang perusahaan.
Pentingnya Perencanaan SDM

Kepentingan Individu, membantu meningkatkan


potensinya, dan pengembangan karier
Kepentingan Organisasi, mendapatkan calon pegawai
yang memenuhi kualifikasi dan berpotensi untuk pimpinan
masa yang akan datang
Kepentingan Nasional, ditemukannya pegawai-pegawai
yang berpotensi tinggi dapat dimanfaatkan oleh pemerintah
dalam rangka meningkatkan produktivitas nasional.
Mereka dapat dijadikan tenaga-tenaga akhli dalam bidang-
bidang tertentu untuk membantu program pemerintah
Komponen-komponen Perencanaan SDM

1. Tujuan, menghubungkan sdm yang ada untuk kebutuhan


perusahaan
2. Perencanaan Organisasi, aktivitas yang dilakukan
perusahaan untuk mengadakan perubahan yang positif bagi
pengembangan organisasi, dengan menempatkan pegawai
sebagai faktor penting bagi perencanaan organisasi
3. Pengauditan SDM, suatu proses intensif,penyelidikan,
penganalisaan, dan perbandingan informasi yang ada
dengan norma standar yang berlaku berdasarkan keadaan
sekarang.
4. Peramalan SDM, pengauditan sdm unutk masa yang akan
datang
Variabel sangat penting dan berpengaruh
dalam aktivitas perencanaan organisasi

1.Peramalan bisnis
2.Perluasan dan Pengembangan Usaha
3.Rancangan dan Perubahan Struktur
4.Falsafah Manajemen
5.Peranan Pemerintah
6.Produksi dan Kemampuan Manusia
Aspek-aspek penting dalam pengauditan SDM

1. Kualitas Kekuatan Kerja, pengujian melalui


pengalaman, diklat,dan pengembangan
2. Penentuan Kualitas, melalui analisis jabatan untuk
menentukan tugas, tanggungjawab, kondisi kerja,
dan interelasi antar jabatan
3. Daftar Kemampuan ( Skill), untuk
mendayagunakan pegawai
4. Perputaran Kerja (Turnover Kerja), pengisian
kekosongan jabatan.
5. Perubahan secara Intern, promosi jabatan,
penurunan jabatan ( demosi), dan transfer jabatan.
Sistem Perencanaan SDM

1. Penyusunan anggaran tenaga kerja (manpower


budgeting), kegiatan memadukan jumlah tenaga
kerja yang tersedia dengan jumlah tenaga kerja
yang diperlukan. Tujuannya untuk mendapatkan
gambaran mengenai kebutuhan tenaga kerja, atau
disebut formasi
2. Penyusunan program tenaga kerja (man power
programing), kegiatan untuk mengisi formasi
yang meliputi pengadaan tenaga kerja, promosi
jabatan pegawai, pengembangan karier, program
pemeliharaan pegawai, dan program
pemberhentian pegawai.
Dalam penyusunan formasi harus diperhatikan (1)

1. Dasar Penyusunan Formasi, harus didasarkan pada jenis


pekerjaan, sifat pekerjaan, perkiraan beban kerja, perkiraan
kapasitas pegawai, jenjang dan jumlah jabatan yang
tersedia, dan alat yang diperlukan dalam pelaksanaannya;
2. Sistem Penyusunan Formasi, dapat digunakan sistem sama
dan sistem ruang lingkup. Sistem sama merupakan sistem
yang menentukan jumlah dan kualitas pegawai yang sama
bagi semua satuan organisasi tanpa membedakan besar dan
kecilnya beban kerja. Sistem ruang lingkup, merupakan
suatu sistem yang menentukan jumlah dan kualitas
pegawai berdasarkan jenis, sifat, dan beban kerja yang
dibebankan pada suatu organisasi.
Dalam penyusunan formasi harus diperhatikan (2)

3. Analisis Kebutuhan Tenaga Kerja, merupakan


suatu proses analisis yang logis dan teratur untuk
mematuhi jumlah dan kualitas pegawai yang
diperlukan dalam suatu unit organisasi. Tujuannya
agar pegawai pada semua unit organisasi
mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan tugas
dan wewenang tanggung jawabnya.
4. Anggaran Belanja Pegawai, menetapkan anggaran
belanja pegawai harus disusun disesuaikan dengan
kemampuan perusahaan dan perlu didasarkan pada
skala prioritas bagian-bagian yang sangat penting
terlebih dahulu dilaksanakan oleh perusahaan