Anda di halaman 1dari 11

Muhammad saleh nuwa s. Kep.

, Ns

Bagian keperawatan keluarag


STIKES MARANATHA KUPANG
2014
Keluarga Sebagai Sistem

SISTEM diartikan sebagai kumpulan dari beberapa


bagian fungsional yang saling berhubungan dan
tergantung satu dengan yang lain dalam waktu
tertentu untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.
Alsan dasar keluarga dikatakan sebagai
sebuah sistem

Klg mempunyai subsistem yaitu: anggota,


fungsi, peran, aturan, budaya dan lainnya yg
dipelajari dan dipertahankan dalam
kehidupan keluarga
Terdapat sailng berhubungan dan
ketergantungan antar subsistem
Merupakan unit (bagian) terkecil dari
masyarakat yang dapat dipengaruhi supra
sistemnya.
Keluarga merupakan sistem sosial karena terdiri dari
kumpulan 2 orang atau lebih yang mempunyai peran sosial
yang berbeda dengan ciri saling berhubungan dan
tergantung antar individu, seperti pada umumnya suatu
sistem.
KOMPONEN SISTEM KELUARGA

LINGKUNGAN

INPUT PROSES OUTPUT

FEEDBACK
Komponen dalam sistem keluarga :

1. Masukan (input) adalah anggota keluarga, struktur


keluarga, fungsi keluarga, aturan dari lingkungan, budaya,
agama.
2. Proses (throughput) merupakan proses yang terjadi dalam
melaksanakan fungsi keluarga
3. Keluaran (output) adalah hasil dari suatu proses yang
berbentuk perilaku keluarga, perilaku sosial, perilaku
kesehatan, perilaku keagamaan, perilaku sebagai warga
negara.
4. Umpan balik (feedback) sebagai pengontrol dalam
masukan dari proses yang berasal dari perilaku keluarga
yang ditampakkan pada lingkungan/masyarakat
KARAKTERISTIK KELUARGA SEBAGAI SISTEM
Karakteristik kel. Sebagai sistem dapat dikelompokan
menjadi : sistem terbuka dan sistem tertutup.
Karakteristik Keluarga Sebagai Sistem akan
mempengaruhi suprasistem (masyarakat)
Karakteristik keluarga bisa ditilik dari beberapa hal :
1. Pola Komunikasi
2. Aturan
3. Perilaku
Keluarga & Lingkungan Eksternal

Sistem Hukum

Sistem Sosial Sistem Komunikasi

Sistem
Keluarga

Sistem Pendidikan
Sistem Kesehatan

Sistem Politik Sistem Agama

Friedman, 1986
1. Pola Komunikasi
Sistem Terbuka :
Langsung, jelas, spesifik, tulus, jujur, tanpa hambatan
Sistem tertutup :
Tidak langsung, tidak jelas, tidak spesifik, tidak
selaras, sering menyalahkan, kacau, membingungkan
2. Aturan
Sistem Terbuka :
-.Hasil musyawarah tidak tertinggal zaman, berubah
sesuai kebutuhan keluarga
-. Bebas mengeluarkan pendapat
Sistem tertutup :
-.Ditentukan tanpa musyawarah, tidak sesuai
perkembangan, mengikat, tidak sesuai kebutuhan.
-Pendapat terbatas
3. Perilaku
Sistem Terbuka :
Sesuai dengan kemampuan keluarga, memiliki kesiapan,
mampu berkembang sesuai kondisi.
Harga diri : percaya diri meningkat dan mampu
mengembangkan diri.

Sistem tertutup :
Memiliki sikap melawan, kacau, tidak siap (selalu
tergantung), tidak berkembang.
Harga diri kurang, Percaya diri kurang (ragu-ragu), dan
kurang mendapat dukungan untuk mengembangkan diri.
I HATE YOU ALL

Terima Kasih

11