Anda di halaman 1dari 11

KEPERAWATAN JIWA II

ARUM PRATIWI
MENGAPA PERLU PROSES
KEPERAWATAN JIWA

Perawat memerlukan metode ilmiah dalam melakukan proses


terapeutik/proses keperawatan untuk melaksanakan praktek keperawatan

Proses keperawatan menghindari tindakana keperawatan yang bersifat


rutin dan tidak unik bagi klien.

Proses keperawatan mempunyai cirri dinamis, siklik, saling bergantung,


luwes dan terbuka.

Proses keperawatan setiap tahap (pengkajian-evaluasi) bias diperbaharui


bila kondisi klien berubah.
PENGKAJIAN

Klien
Evaluasi Analisa
Fase hubungan
P-K
data
Teknik
Komunikasi
TINDAKAN terapeutik
DIAGNOSA
KEPERAWATAN KEPERWATAN
JIWA

Rencana tindakan
keperawatan
PENGKAJIAN

Pengkajian didapatkan dari hasil wawancara langsung dengan klien,


observasi perilaku, riwayat kesehatan.

Pengkajian yang terhadap klien yang komprehensif dan relevan dapat


digunakan perawat jiwa untuk menegakkan diagnosis dan membuat
rencana tindakan keperawatan

Kondisi keperawatan, kesadaran diri,observasi yang


akurat,komunikasi terapetik,keperawatan yang responsif

Hal yang terkait dengan pengkajian: Lingkup yang dikaji (kognitif,


psikomotor), format pengkajian : lihat lampiran
content
DIAGNOSIS KEPERAWATAN
penegenalan dan identifikasi pola respon yang aktual dan
potensial dari gangguan jiwa dan masalah kesehatan
mental.

Membuat keputusan yang masuk akal, Pengetahuan


sebagai paameternya, Alasan yang deduktif dan induktif :
Psikofisiologi, psikopatologi

Sensitifitas sosiokultural, Penegenalan pola yang ada


dalam data,Membandingkan data dengan standar yang
ada,Analisis dan sintesis data

Formulasi diagnosis keperawatan, Membuat prioritas


masalah content
CONTOH DAFTAR MASALAH DALAM DIAGNOSA
KEP JIWA PERBANDINGAN NANDA DAN DSM-IV

DSM IV NANDA
Anxiety disorderBipolar I Anxiety, Ineffective coping
disorderSchizophrenia Risk for violence
Major depressive Defensive coping
DisorderObsessive Compulsive Disturbed thought processes
disorder
Disturbed sensory perception
Hopelessness
Powerlessness
Impaired social Interaction
Gangguan persepsi sensori b.d faktor neurobiologi,
panic, stress berat mengancam ego yang lemah

Kerusakan komunikasi verbal b.d. regresi ke


tahap perkembangan sebelumnya; kelainan bentuk
pikiran; ketidakmampuan percaya pada orang lain
atau lingkungan
RENCANA TINDAKAN KEPERAWATAN

Rencana keperawatan digunakan sebagai panduan intervensi


terapetik yang sistematis dan mencapai hasil yang diharapkan bagi
klien.

Kondisi keperawatan, Aplikasi teori, Respek terhadap klien


dan keluarga

Prioritas tujuan
Pengenalan kegiatan keperawatan
Validasi rencana bersama klien
format
TINDAKAN KEPERAWATAN
Mempertimbangkan sumber yang ada
Implementasi aktivitas keperawatan
Alternatif tindakan yang lain
Koordinasi dari tim kesehatan yang lain

Hal yang terkait dengan implementasi:


Penelitian klinik
Penelitian pengetahuan
Dimensi respon dan aksi keperawatan
FORMAT
EVALUASI TIND KEP
Proses keperawatan merupakan proses dinamis yang
dibutuhkan dalam perubahan status kesehatan klien dengan
waktu yang lebih, memberikan gambaran masalah untuk
data yang baru, diagnosis banding, dan modifikasi rencana
keperawatan.

Evaluasi merupakan proses yang berkesinambungan yang


menilai efek dari tindakan keperawatan dan pengobatan
terhadap status kesehatan klien dan menilai hasil kesehatan
yang diharapkan.
Endro.its.