Anda di halaman 1dari 17

Sedimen Urine

By Yusneli
Pemeriksaan sedimen ini merupakan
pemeriksaan rutin dan penting untuk
menemukan adanya penyakit pada ginjal dan
salurannya. Penilaian atau interpretasi
pemeriksaan sedimen membutuhkan
ketrampilan, latihan, waktu, dan pengalaman
dalam menggunakan berbagai metode
mikroskopis. Hasil mikroskopis lalu dihubungkan
dengan pemeriksaan makroskopik, kimia, dan
keadaan klinis pasien.Untuk Pemeriksaan
sedimen ini perlu pengetahuan tentang (bakteri,
jamur, parasit da telur cacing), sel-sel
darah,spermatazoa,sel-selepitel, silinder dan
elemen-elemen lain.
Sedimen urin sebaiknya diperoleh dari urine
pekat ( urine pagi segar ) yg mempunyai Bj
1023, sebab kalau dari urin encer sel-sel
cenderung lisis. Urine harus segar, dan
diperiksa segera paling lama 4 jam atau
boleh urine sewaktu yg < 1 jam harus sudah
diperiksa atau urine ditambah pengawet
formalin 40%
Pewarnaan : Sudan II dan IV,Prussian
blue,gram, hemosiden dll
Tanpa pewarnaan : Sediaan natif

Cara Kerja :
- Masukkan 12 ml urine ke dalam tab
centrifuger
- Pusinglah 1500- 2000 rpm, selama 5
- Tuangkan cairan atas keluar tab dgn satu
gerakanendapan 0,5 ml
Prosedur
Prinsip Pemeriksaan: Banyaknya unsur
sedimen organik dan anorganik disentrifuger
dan mengendap diperiksa dimikroskop
Sebelum kita memulai pemeriksaan kita lihat
dulu ada/tidak sedimen dalam urine secara
langsung dalam botol penampung, jika ada
maka kita lanjutkan persiapan pemeriksaan.
Ambil endapan () dg pipet pasteur 2 tts,
taruh secara terpisah pada kaca objek dan
tutup dg dek glass periksa dg mikroskop

Cara Melaporkan Hasil


Jumlah Sedimen dilaporkan Semi kuantitatif
- jumlah rata-rata per LPKObjektif 10 x
(seperti silinder ) dilaporkan
(+,++,+++,++++) dengan jumlah
- Jumlah rata-rata per LPBObjektif 40 x
(seperti leukosit/eritrosit dan epitel)
dilaporkan (+,++,+++,++++) dengan
jumlah
- Unsur sedimen yg kurang bermakna
dilaporkan +(ada),++(banyak),+++(banyak
sekali)
A. Unsur-unsur Organik( jaringan) yang
dapat ditemukan :

1. Sel epitel :
Sel ini berasal dari ginjal dan saluran-
salurannya. Sel ini dalam keadaan normal
dilepas secara spontan namun dapat juga
dilepas karena patologis. Sel ini banyak macam
dan bentuknya tergantung asalnya.
Ciri Sel : Punya inti satu,lebih besar dari
leukosit
Misal: Epitel gepeng pada urine wanita
vulva/urethra distalis, epitel transisional
(bulat)kandung kemih, banyak adanya
radang atau iritasi permukaan selaput lendir
dalam traktus urogenital
2. Sel darah merah

SDM ini bulat, warna kehijau-hijauan


Cirinya : Bentuk berbeda-beda sesuai
lingkungannya, dalam urine pekat mengkerut,
pada urine encer bengkak dan hampir tidak
berwarna,pd urine basa ( lindi) mengecil. Jika
ragu tambahkan setetes lar. Asam acetat 10%
pada sedimen,erit akan pecah
3. Sel darah putih
SDP ini berbentuk bulat, mempunyai inti,dan
akan lebih jelas bila di teteskan asam acetat
10%

4. Silinder
Silinder ada beberapa macam dan cirinya
sesuai tempat/asalnya
5. Spermatozoa
Bisa di dapat dari urine wanita dan laki-laki
dan tidak mempunyai arti dalam klinis

6. Organisme (Bakteri, jamur,parasit)


Urin normal tidak mengandung bakteri, jika
ditemukan dalam jumlah yang memadai
terindikasi adanya infeksi traktus urinarius,
dengan syarat pengambilan sudah baik dan
tidak trkontaminasi dari luar sebelum
diperiksa.Adanya leukosit dalam jumlah
memadai menandakan adanya infeksi, tapi
jika tidak ada berarti kontaminasi. Infeksi
Saluran kemih(ISK) dapat diketahui dari
pembiakan urin steril. Jika ditemukan bakteri
> seratus ribu koloni berarti ada infeksi.
Interpretasi Hasil:
Normal
Eritrosit: 0-1/LPB
Leukosit: 0-5/LPB
Epitel :+
Siklinder hialin : 0-1/LPK
Patologi
- Adanya silinder eritrosit : pendarahan ginjal
akibat trauma, infeksi ginjal dll
- Adanya silinder leukosit : radang/infeksi
ginjal
- Adanya silinder lilin : nephritis lanjut
- Parasit : Trikomonas Vaginalis
B.Unsur-unsur organik
Kristal-kristal dalam urine normal
Asam urat, cal ox, cal sulfat, cal carbonat
Kristal-kristal dalam urin abnormal
Cystin, leucin,tyrocin, kolesterol, bilirubin.
Berhati-hati dalam menamakan kristal-
kristal ini dalam jumlah yg besar berarti ini
ada kerusakan hati yg lanjut.jadi jika
ditemukan kristal-kristal ini kalau belum
pasti laporkan dengan laporan kristal yg
tidak dikenal dari pada patal nantinya atau
periksa lgi kristal dengan cara khusus.

TERIMA KASIH