Anda di halaman 1dari 22

Gagal Ginjal Akut et causa syok

Hipovolemik
Ester Marcelia Anastasia
102013236
Skenario 4
Anak usia 6 tahun, sesak nafas cepat dan
dalam dan lemas ada muntah, diare sejak 3
hari lalu dan BAK sakit sedikit. Anak ini tidak
mau makan dan minum.
Prognosis Anamnesis

Epidemiologi Pemeriksaan
Anak laki-laki berusia 6
tahun dengan keluhan
Medika dan non Fisik Lab
medika nafas cepat serta lemas,
mentosa diare dan muntah sejak 3
Working
hari yang lalu diagnosis
Pencegahan
Differential
diagnosis
Patofisiologi Etiologi
anamnesis
Identitas pasien:
Laki- laki, umur 6 tahun
Keluhan Utama:
Nafas cepat dan dalam
Lemas sejak pagi
Riwayat Penyakit Sekarang
Diare, muntah, karakteristik? Sejak kapan? Frekuensi?
Nafsu makan, sejak kapan?
Buang air kecil, apakah normal? Sedikit atau lebih
banyak? Karakteristik seperti warna, bau,?
Lemas?
Anamnesis
RPD
RPK
Riwayat pengobatan
Riwayat sosial
Pemeriksaan Fisik
TTV : TD 90/70, RR 28X/Menit, Nadi
110x/menit, suhu : normal
Inspeksi : somnolen dengan nafas cepat
dan dalam, kedua mata cekung
turgor kulit menurun
Palpassi
Perkusi
Auskultasi
Tes capilary refil: 4 detik
Turgor kulit menurun

Capillary refill test


Pemeriksaan Penunjang
Elektrolit (Na, K, Ca, Phospat)
Hematologi (Hb,trombosit, Ht, Leukosit)
Nitrogen urea darah (BUN)
Kreatinin dan Ureum
Urinalisis
Biopsi Ginjal
Radiologi: USG, CT-Scan, MRI
Diagnosis

WD: gagal ginjal akut et causa syok hipovolemik


DD: Gagal Ginjal Kronis
Diagnosis banding
Gagal Ginjal Kronis
penurunan fungsi ginjal yang ireversibel,
progresif dan dalam waktu yang lama
kelainan kongenital dan glomerulonefritis
kronik seperti uropati obstruktif, hipoplasia
dan displasia ginjal, dan ginjal polikistik
USG dapat ditemukan ukuran ginjal yang
mengecil, korteks yang menipis, adanya
hidronefrosis
Diagnosis
Gagal ginjal akut
Sindrom klinis yang ditandai dengan penurunan
fungsi ginjal yang cepat (biasanya dalam beberapa
hari) yang menyebabkan azotemia
Gagal Ginjal Akut Gagal Ginjal Kronis
Onset Tiba-tiba Perlahan
USG - Ginjal mengkerut
Riwayat Belum pernah Sudah pernah
Perbaikan Reversibel Irreversibel
Hidronefrosis - Ada
Etiologi gagal ginjal akut
Etiologi gagal ginjal akut
Patofisiologi
Gejala Klinis
Mual, muntah, diare, pucat (anemia), dan
hipertensi.
Pembengkakan tungkai
Kulit dari membran mukosa kering akibat
dehidrasi.
Perubahan pengeluaran produksi urine
(sedikit, dapat mengandung darah)
Epidemiologi
Angka kejadian gagal ginjal akut didapat
selama perawatan di rumah sakit mencapai 4-
5% dan hampir 60% mempunyai hubungan
dengan tindakan bedah
Tatalaksana
Non medikamentosa
Pengganti cairan dan elektrolit terutama untuk
mengganti cairan
Pemberian makanan, cairan, dan obat yang
mengandung kalium dibatasi sampai fungsi ginjal
membaik
Medikamentosa
Hipovolemia, cairan intravena diberikan dengan
menggunakan larutan garam fisiologis.
Bila terjadi kelebihan cairan, furosemid sebanyak
1-2 mg/kg
Pencegahan
Mengenal dan mengantisipasi semua faktor
risiko
Mengenal dan bertindak cepat dan adekuat
semua komplikasi yang sering menyertai gagal
ginjal akut
Komplikasi
Hiperkalemia
Anemia
Encephalopati uremia
Kejang
Prognosis
Bergantung pada etiologi gagal ginjal akut
Umunya bersifat reversible
Angka kematian dapat diturunkan dari 46%
menjadi 27%
Prognosis GgA pada neonatus 60-70%
Kesimpulan
Anak laki-laki tersebut mengalami gagal ginjal
akut karena kehilangan cairan yang cukup
banyak akibat diare yang dialaminya.