Anda di halaman 1dari 7

EMOSI, PERKEMBANGAN SOSIAL DAN

PEMBENTUKAN KARAKTER
MAKALAH
Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Psikologi Pendidikan

Disusun oleh:

1. NURHAJIJA RITONGA
2. NURAINUN SIMANGUNSONG
3. SUHAILA HASIBUAN

UNIVERSITAS AL-WASHLIYAH LABUHANBATU


T.A. 2016/2017
EMOSI

PENGERTIAN EMOSI MENURUT PARA AHLI:

Menurut Daniel Goleman emosi adalah suatu perasaan dan


pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis.
Menurut Descrates, emosi terbagi atas : Desire (hasrat),
hate (benci), Sorrow (sedih/duka), Wonder (heran), Love
(cinta) dan Joy (kegembiraan).
Menurut JB Watson mengemukakan tiga macam emosi,
yaitu : fear (ketakutan), Rage(kemarahan), Love (cinta).

JADI, emosi adalah suatu perasaan yang muncul dari dalam hati
manusia yang menyangkut permasalahan yang dihadapi
atau kondisi yang dialaminya, baik itu takut, marah,sedih,
dan bahagia
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN
SOSIAL REMAJA
Perkembangan sosial remaja dipengaruhi oleh
banyak faktor, yaitu keluarga, status sosial ekonomi, tingkat
pendidikan, dan kemampuan mental.
a. Faktor keluarga
Keluarga merupakan lingkungan pertama dan utama yang
memberikan banyak pengaruh terhadap berbagai aspek
perkembangan sosial anak.
b. Kematangan
c. Status sosial ekonomi
d. Pendidikan
Pendidikan merupakan media sosialisasi yang terarah bagi anak.
e. Kapasitas mental : emosi dan intelegensi
Kapasitas emosi dan kemampuan berpikir mempengaruhi banyak
hal, seperti kemampuan belajar, memecahkan masalah, berbahasa,
dan menyesuaikan diri terhadap kehidupan bermasyarakat.
PERKEMBANGAN SOSIAL MENURUT PARA AHLI
Menurut elizabeth b. Hurlock, perkembangn sosial
adalah kemampuan seseorang dalam bersikap atau
tata cara perilakunya dalam berinteraksi
dengan unsur sosialisasi di masyarakat.
Singgih d gunarsah , kegiatan manusia sejak lahir,
dewasa sampai akhir hidupnya akan terus
melakukan penyesuaian diri dengan lingkungn
sosialnya yg menyangkut norma-norma dan sosial
budaya masyarakat.
PEMBENTUAN KARAKTER
Menurut bahasa, karakter adalah tabiat atau
kebiasaan. Sedangkan menurut ahli psikologi,
karakter adalah sebuah sistem keyakinan dan
kebiasaan yang mengarahkan tindakan seorang
individu. Karena itu, jika pengetahuan mengenai
karakter seseorang itu dapat diketahui, maka
dapat diketahui pula bagaimana individu tersebut
akan bersikap untuk kondisi-kondisi tertentu

Dalam kamus lengkap psikologi karya Chaplin,


dijelaskan bahwa karakteristik merupakan sinonim
dari kata karakter, watak, dan sifat
DEFINISI KARAKTER
Jadi di antara pengertian-pengertian di atas sebagaimana yang telah
dikemukakan oleh Chaplin, dapat disimpulkan bahwa karakteristik itu
adalah suatu sifat yang khas, yang melekat pada seseorang atau suatu
objek.

UNSUR-UNSUR KARAKTER
Unsur terpenting dalam pembentukan karakter adalah pikiran
karena pikiran, yang di dalamnya terdapat seluruh program yang
terbentuk dari pengalaman hidupnya, merupakan pelopor segalanya.
Program ini kemudian membentuk sistem kepercayaan yang akhirnya
dapat membentuk pola berpikirnya yang bisa mempengaruhi perilakunya.
PENDIDIKAN KARAKTER

UNTUK MEMBENTUK KARAKTER SISWA DIPERLUKAN PENDIDIKAN KARAKTER


Dimana pendidikan karakter adalah suatu usaha yang disengaja untuk
membantu seseorang sehingga ia dapat memahami, memperhatikan, dan
melakukan nilai-nilai etika yang inti.

Pendidikan karakter di Indonesia didasarkan pada sembilan pilar karakter


dasar. Karakter dasar menjadi tujuan pendidikan karakter. Kesembilan pilar
karakter dasar ini, antara lain: (1) cinta kepada Allah; (2) tanggung jawab,
disiplin dan mandiri;(3)jujur;(4) hormat dan santun;(5) kasih sayang, peduli
dan kerja sama; (6) percaya diri, kreatif, kerja keras, dan pantang
menyerah;(7) keadilan dan kepemimpinan; (8) baik dan rendah hati, dan (9)
toleransi, cinta damai, dan persatuan.