Anda di halaman 1dari 9

Analisis Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Kamar

Operasi RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano

OLEH KELOMPOK 2B :

Linda Artalina
Linda Mardiatun
Lindawaty
Misriadi
Muhamad Haris Fadillah
Muhammad Fikri
Judul Penelitian
Analisis Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian
Infeksi di Kamar Operasi RSUD Dr Sam Ratulangi
Tondano

Nama Peneliti
Anugrah Perdana Masloman, G. D Kandou, Ch. R. Tilaar

Lokasi Penelitian
RSUD Dr Sam Ratulangi Tondano

Alamat Jurnal
JIKMU, Vol. 5, No. 2, April 2015
Tujuan Penelitian
untuk mengetahui gambaran pelaksanaan
pencegahan dan pengendalian infeksi di kamar
operasi RSUD DR. Sam Ratulangi Tondano.

Metode Penelitian
Penelitian ini bersifat deskriptif dengan
menggunakan metode kualitatif
P (Problem)

Prosedur tindakan pencegahan dan pengendalian infeksi mutlak harus


diterapkan di rumah sakit termasuk di kamar operasi. Kamar operasi
merupakan suatu unit khusus di rumah sakit tempat melakukan
pembedahan. Mencegah infeksi setelah tindakan operasi adalah sebuah
proses kompleks yang bermula di kamar operasi dengan mempersiapkan
dan mempertahankan lingkungan yang aman untuk melakukan
pembedahan.

I (Intervensi)

Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan


menggunakan pedoman wawancara mendalam, observasi langsung dan
observasi dokumentasi.
Data yang telah dikumpulkan melalui wawancara mendalam diolah
dengan membuat transkrip hasil pembicaraan tersebut. Selanjutnya data
tersebut dianalisis dengan metode analisis isi (content analysis)
C (Comporator)

penelitan ini didukung oleh penelitian shofia adibah nurhayati pada


tahun 2016 yang berjudul Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan
Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Bidan Saat Melakukan
Pertolongan Persalinan Normal, yang menyebutkan bahwa alat
pelindung diri merupakan komponen dari kewaspadaan standar dan
juga merupakan metode pencegahan dan pengendalian infeksi yang
harus rutin dilaksanakan terhadap semua pasien dan di semua fasilitas
pelayanan kesehatan. Dan terdapat hubungan antara pengetahuan dan
ketersediaan apd dengan penggunaan apd
pada bidan praktik swasta.
O (Outcome)

Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan kebersihan tangan,


pemakaian alat pelindung diri, pemrosesan peralatan pasien, pengelolaan
limbah, pengelolaan lingkungan, program kesehatan petugas kesehatan,
penempatan pasien,menyuntik yang aman dan praktek untuk lumbal
pungsi belum berjalan sesuai dengan pedoman pencegahan dan
pengendalian infeksi
Penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan
tindak lanjut untuk meningkatkan pelaksanaan
penanganan dan pencegahan infeksi di kamar
operasi, dan untuk RSUD Ulin hal ini dapat
diterapkan, karena mudah dilaksanakan oleh
semua tim medis yang ada dalam ruangan,
seperti menjaga kebersihan tangan, menggunakan
alat pelindung diri, menjaga kesterilan alat, dan
hal yang lainnya
Dengan meningkatkan penanganan dan
pencegahan dalam infeksi diharapkan dapat
menurunkan angka kejadian infeksi pada luka
operasi, walaupun nantinya mendapatkan
tanggapan yang beragam dari anggota tim lain,
karena masing-masing individu mempunyai
perspektif yang berbeda dalam menangani
berbagai masalah
Menurut analisa kami, di IBS OK RSUD Ulin Banjarmasin
untuk pelaksanaan dan pencegahan infeksi sudah dilakukan
tapi masih belum maksimal, seperti dalam pemilihan alas
kaki di ruangan masih banyak yang tidak sesuai, yang
seharusnya tertutup dan tidak berlubang.

Untuk beberapa ruangan OK masih ada yang pembuangan


linen kotornya tidak sesuai standart, harusnya pintu keluar
dan masuknya itu berbeda.

Dan untuk ukuran kamar operasi juga masih ada yang tidak
sesuai dengan semestinya.

Suhu rungan operasi seharusnya tidak dinaik turunkan.