Anda di halaman 1dari 22

ASAM ASKORBAT: METODE

KOLORIMTERI
Didasarkan atas pengukuran jumlah larutan 2,6-diklorofenol
PRINSIP indofenol yang dihilangkan warnanya oleh asam askorbat di
dalam ekstrak sampel dan di dalam larutam asam askorbat
standar.

Asam Metafosfat (HPO3) 2%


Larutan Dye
PEREAKSI
Asam Askorbat standar

Kalorimeter + Kuvet
PERALATAN Tabung reaksi
Pipet volumetrik 10 ml
CARA KERJA

PERSIAPAN SAMPEL

Preparasi sampel untuk analisa asam askorbat secara kolorimeter


sama dengan preparasi sampel untuk analisa secara titrasi, akan
tetapi HPO3 yang digunakam konsentrasinya 2%. Apabila sampel
yang digunakan berupa padatan atau semi padatan, campur 50-100
gram sampel dengan HPO3 6%, menggunakan blender. Kemudian
encerkan sampai volume 100 ml.
PEMBUATAN KURVA
STANDAR
PENGUKURAN SAMPEL

NOTE:
Catat konsentrasi asam askorbat dari kurva standar dan hitung kandungan asam
askorbat dalam sampel dengan rumus:
Asam askorbat dioksidasi seluruhnya menjadi dehidro asam
askorbat oleh arang aktif dengan bantuan asam asetat.
Kemudian direaksikan dengan 2,4- dinitronil hidrazin dan
ditambahkan asam sulfat sehingga terbentuk warna merah
yang dapat diukur absorbansinya pada panjang gelombang
540nm

TOTAL ASAM
Waring blender atau mortar
ASKORBAT: Spektrofotometer
Saringan
METODE I Tabung reaksi

Larutan campuran asam metafosfat 5% dan asam asetat 10%:


Larutkan 15 gr HPO3 dan 40 ml asam asetat glasial dalam 450
ml air. Saring dan simpan di refrigerator. Sesudah simpan 10
hari, tidak boleh digunakan lagi.
Larutan Thiourea 10%
Larutan 2,4-dinitrofenilhidrazin
H2SO4 85%
Hancurkan dan homogenkan 10 g sampel buah atau 10 ml jus
dalam wearing blender/ mortar dengan mengunakan larutan
CARA KERJA metafosfat asam asetat

Saring hancuran tersebut, diambil filtratnya sebanyak 15 ml yang


kemudian ditambahkan 0,75 gram arang aktif dan kocok

Saring, hasil saringan sebanyak 4ml ditambahkan 1 tetes thiourea


10% dan 1 ml larutan dinitrofenilhidrazil (dalam tabung reaksi)

Buat juga blanko seperti diatas tetapi tanpa penambahan


dinitrofenilhidrazin (diganti air)

Tempatkan tabung reaksi dalam waterbath 37C selama 3 jam

Dinginkan dalam es. Tambahkan 5 ml H2SO4 85% ke dalam


sampel dan blanko kemudian kocok sampai merata
Setelah itu dibiarkan selama 3 menit yang kemudian baca absorbansi larutan
pada 540 nm

Buat kurva standart dengan konsetrasi asam askorbat dari 0,25-1 g/ml

Hitung konsentrasi total asam askorbat dalam sampel.


TOTAL ASAM ASKORBAT:
METODE Ii
Asam askorbat dalam bentuk tereduksi diubah seluruhnya
menjadi dehidro asam askorbat oleh diklorofenol indofenol.
PRINSIP Dalam suasana asam seluruh dehidro asam askorbat bereaksi
dengan dinitrofenilhidrazin membentuk kompleks berwarna
yang dapat diukur absorbansinya pada panjang gelombang
530 nm.

Larutan HPO3 5%
PEREAKSI
Larutan standart asam askorbat 200g/ml. Asam askorbat
dilarutkan dalam larutan HPO3 5%
Larutan diklorofenol indofenol 0,5%.
Larutan dinitrofenilhidrazin 2% dalam H2SO4 25%.
Larutan H2SO4 90%.
Larutan tiourea 3% dalam HPO3 5%
Waring Blender
Buret
Penangas Air
PERALATAN
Spektrofotometer
Tabung reaksi
Gelas piala
CARA KERJA
Tambahkan diklorofenol indofenol 0,5% tetes demi tetes ke masing
masing tabung sampai terbentuk warna pink.Biarkan 3-5 menit.

Tambahkan 4 ml tiorea 3% ke dalam masing-masing tabung

Siapkan 4 tabung reaksi. Masukkan masing-masing 2 ml campuran dari tabung No.1


ke dalam dua buah tabung pertama, selanjutnya tabung ini diberi nomor tabung No.3
(sampel) dan No.4 (blanko sampel). Masukkan pula, masing-masing 2 ml campuran
dari tabung No.2 ke dalam tabung No.5 (standar) dan tabung No.6 ( blanko standar)

Tambahkan 0,5 ml dinitrofenilhidrazin 2% masing-masing ke dalam tabung


No,3 dan No.5

Inkubasi seluruh tabung dalam penangas air 50C selama 1,5 jam. Pindahkan
tabung, masukkan ke dalam air es tunggu 5 menit

NEXT
Tambahkan masing-masing 2 ml H2SO4 90% ke dalam tabung no. 3,4,5 dan
6 dengan menggunakan buret tetes sambil dikocok

Tambahkan 0,5 ml dinitrofenilhidrazin 2% ke dalam


tabung No.4 dan No.6

Biarkan pada suhu ruangan selama 20-30 menit, kemudian


absorbansi larutan dan masing-masing tabung pada
spektrofotometer dengan panjang gelombang 530nm

PERHITUNGAN
Absorbansi larutan pada tabung No.3 Tabung No.4= A
Absorbansi larutan pada tabung No.5 tabung No.6 = B
Total vitamin C (asam askorbat- dehidro asam askorbat) (mg/100 g)=
Total Asam Askorbat (Asam
askorbat, Dehidro asam askorbat,
dan asam diketogulonat)

Penetapan total asam askorbat dengan metode ini didasarkan atas reaksi
antara 2,4-dinitrofenilhidrazin dengan produk oksidasi asam askorbat yaitu
dengan dehidro asam askorbat dan asam 2,3-diketogulonat membentuk
ozason.

1. H2SO4 9 N
2. 2,4dinitrofenilhidrazin 2%.
3. Asam metafosfat 20%.
4. Tiourea 2% dalam HPO3 5%.
5. H2SO4 85%.
6. Bromin
7. Asam askorbat standar
8. Hidrogen sulfida (H2S).
9. Stannoklorida
10. Co2
Penangas air Saringan
Penangas es Timbangan
Spektrofotometer Pipet
Waring blender tabung reaksi

CARA KERJA

1 PEMBUATAN SAMPEL
a) Total asam askorbat

b) Dehidro Asam Askorbat dan asam


diketoglulonat
c) Asam diketogulonat
b) Dehidro Asam Askorbat dan asam
diketogulonat

Timbang sejumlah sampel yang diperkirakan mengandung 5-10 g asam askorbat per ml.
Asumsikan bahwa sampel mengandung 50 mg asam askorbat/100g , untuk itu timbang
2,5-5 g sampel

Tambahkan 1,25 gram stannoklorida dan 12,5 ml HPO3 5%, homogenkan dan tepatkan
volumenya menjadi 250 ml dengan HPO3 5%

Saring dan gunakan filtrat untuk tahap pembentukan osazon


c) Asam diketogulonat

Pipet 100 ml filtrat dari b), masukkan ke dalam botol pencuci gas (gas washing
bottle). Lewatkan gas H2S ke dalam filtrat selama 15 menit.

Larutan yang sudah jenuh dengan H2S tadi, tambahkan 0,4 gram tiourea. Kocok
kemudian saring.

Lewatkan gas CO2 ke dalam filtrat selama 5 menit. Kemudian lanjutkan dengan
tahap pembentukan osazon.
2 PEMBUATAN OSAZON

Masing-masing larutan a), b) dan c) diatas siapkan masing-masing 3 buah


tabung reaksi yang diberi nomor 1,2 3, Lakukan sebagai berikut:

Ukur absorbansi larutan masing-masing tabung pada panjang gelombang 520 nm


gunakan blanko untuk mengatur instrumen ke 100% transmitan
3 PEMBUATAN KURVA STANDAR

Ke dalam 50 ml larutan asam askorbat standart yang ditempatkan dalam erlenmeyer


tambahkan 2-3 tetes bromin sampai larutan berwarna kuning. Pindahkan ke dalam
botol pencuci gas.

Lewatkan udara jenuh air ke dalam larutan untuk menghilangkan bromin yang tidak
bereaksi

Pipet 10 ml larutan, masukkan ke dalam labu takar 500 ml, tambahkan 5 g tiourea dan
tepatkan sampai tanda tera dengan HPO3 5%

Pipet 5,10,20,25,30,40,50 dan 60 ml larutan (dari No.3) masukkan masing-masing ke dalam


labu takar 100 ml. Tepatkan sampai tanda tera dengan H2SO4 yang mengandung 1% tiourea
sehingga berturut-turut mengandung asam askorbat 1,2, 4, 5 ,6, 8, 10 dan 12 g per ml

Lakukan tahap pembentukan osazon seperti pada penetapan sampel, dan ukur
absorbansi masing-masing standar pada panjang gelombang 520 nm

Buat Kurva Standar


Vitamin E dalam Minyak

Penetapan vitamin E dengan metode ini didasarkan atas


reaksi oksidasi tokoferol oleh asam nitrat membentuk
PRINSIP tokokuinone yang berwarna merah yang dapat diukur
absorbansinya dengan spektrofotometer pada panjang
gelombang 470 nm.

Alkohol absolut
Asam sulfat 1 M dalam alkohol
Dietil eter
PEREAKSI Gas nitrogen
Asam nitrat pekat

Spektrofotometer
Penangas air
PERALATAN Alat untuk refluks : kondensor, pemanas
Labu pemisah berwarna coklat
Labu takar 20 ml berwarna coklat
CARA KERJA

Timbang sejumlah sampel minyak,(misal 1 g) masukkan ke dalam labu 100 ml yang


sesuai dengan kondenser yang akan digunakan untuk refluks

Tambahkan 10 ml alkohol absolut dan 20 ml H2SO4 1 M dalam alkohol

Hubungan labu dengan kondenser, tutup kondenser dan labu dengan alumunium foil. Lakukan refluks
selama 45 menit. Biarkan dingin.

Tambahkan 50 ml air, pindahkan ke dalam labu pemisah berwarna coklat. Bilas labu dengan 50 ml
air, masukkan bilasan ke dalam labu pemisah.

Ekstrak bahan yang tak tersabunkan sebanyak 5kali, masing-masing dengan 30 ml dietileter. Kumpulkan
seluruh ekstrak menjadi satu.
Cuci ekstrak yang diperoleh dengan air sampai bebas asam, kemudian bebas
airkan dengana sam sulfat anhydrous

Uapkan ekstrak pada suhu rendah sambil tetap dihindari dari cahaya (tutup
dengan alumunium foil). Jika tinggal sedikit lagi yang belum teruapkan.
Lewatkan gas nitrogen ke dalam ekstrak menjadi kering

Segera larutkan residu dengan 10 ml alkohol absolut

Buat standar vitamin E 0,3-3 mg dalam alkohol absolut, kemudian perlakuan


sama seperti sampel (tahap 1-8)

Pindahkan larutan alikuot sampel dan standar masing-masing ke dalam labu


takar 20 ml

Tambahkan 5 ml alkohol absolut, kemudian 1 ml HNO3m tetes demi tetes


sambil digoyang memutar
Tempatkan labu takar dalam penangas air 90C selama 3 menit sesudah alkohol
mulai mendidih

Dinginkan dengan cepat dalam air mengalir dan tepatkan sampai tanda tera
dengan alkohol absolut

Ukur absorbans pada panjang gelombang 470 ml alkohol absolut dan 1 ml


HNO3 pekat yang diperlakukan sama seperti sampel dan standar (tahap 11
sampai dengan 13)