Anda di halaman 1dari 25

LBM 2

Modul Komunikasi &


Empati
Lutfi Aulia Supriyadi
012116437
Sgd 19
Apa saja faktor-faktor yang
mempengaruhi penyuluhan?
Keadaan pribadi sasaran
Keadaan lingkungan fisik
Keadaan sosial dan budaya masyarakat
Akifitas kelembagaan yang tersedia dan
menunjang penyuluhan

(Notoatmodjo, 2003)
Apa saja metode penyuluhan?
Berdasarkan pendekatan sasaran yang ingin dicapai, penggolongan
metode penyuluhan ada 3 (tiga) yaitu:
1. Metode berdasarkan pendekatan perorangan
2. Metode berdasarkan pendekatan kelompok
3. Metode berdasarkan pendekatan massa

Van Deb Ban dan Hawkins yang dikutip oleh Lucie (2005)
METODE PENYULUHAN
Metode Penyuluhan Perorangan (Individual)
Dalam penyuluhan kesehatan metode ini digunakan untuk membina perilaku baru atau
seseorang yang telah mulai tertarik pada suatu perubahan perilaku atau inovasi. Dasar
digunakan pendekatan individual ini karena setiap orang mempunyai masalah atau alasan
yang berbeda-beda sehubungan dengan penerimaan atau perilaku baru tersebut.
Bentuk dari pendekatan ini antara lain:
a. Wawancara
Cara ini sebenarnya merupakan bagian dari bimbingan dan penyuluhan. Wawancara antara
petugas kesehatan dengan anggota masyarakatditujukan untuk menggali informasi mengapa
ia tidak atau belum menerima perubahan, ia tertarik atau belum menerima perubahan.
Disamping itu juga untuk memngetahui apakah perilaku yang sudah/ akan diadopsi itu
mempunyai dasar pengertian dan kesadaran yang kuat. Apabila belum maka perlu
penyuluhan yang lebih mendalam lagi.
b. Bimbingan dan penyuluhan
Dengan cara ini kontak antara klien dengan petugas lebih intensif.
Setiap masalah yang dihadapi oleh klien dapat dikoreksi dan dibantu
penyelesaiannya. Akhirnya klien akan dengan sukarela, berdasarkan
kesadaran dan penuh pengertian akan menerima perilaku tersebut.
Metode Penyuluhan Kelompok

Dalam memilih metode penyuluhan kelompok, kita harus mengingat besarnya kelompok serta tingkat
pendidikan formal dari sasaran/ target penyuluhan. Untuk kelompok yang besar, metodenya akan
berbeda dengan kelompok kecil. Efektifitas suatu metode akan tergantung pula pada besarnya sasaran
penyuluhan.

Metode penyuluhan kelompok mencakup :


Kelompok besar, yaitu apabila peserta penyuluhan lebih dari 15 orang. Metode yang baik untuk
kelompok ini adalah ceramah dan seminar.
Kelompok kecil, yaitu apabila peserta penyuluhan kurang dari 15 orang. Metode yang cocok untuk
kelompok ini adalah diskusi kelompok, curah pendapat, bola salju, memainkan peranan, permainan
simulasi.
CERAMAH
Metode ini cukup baik untuk sasaran yang berpendidikan tinggi maupun yang rendah.
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menggunakan metode ceramah adalah :
a. Persiapan
Ceramah akan berhasil apabila penceramah menguasai materi apa yang akan diceramahkan. Oleh
karena itu, penceramah harus mempelajari materi dengan sistematika yang baik. Lebih baik lagi kalau
disusun dalam diagram atau skema dan mempersiapkan alat-alat bantu pengajaran.
b. Pelaksanaan
Kunci keberhasilan pelaksanaan ceramah adalah apabila penceramah dapat menguasai sasaran
(audiens). Oleh sebab itu, penceramah harus dapat menunjukkan sikap dan penampilan yang
meyakinkan, tidak boleh bersikap ragu-ragu dan gelisah. Suara hendaknya cukup keras dan jelas dan
pandangan harus tertuju ke seluruh peserta. Berdiri di depan /dipertengahan, seyogianya tidak
duduk dan menggunakan alat bantu lihat semaksimal mungkin.
SEMINAR

Metode ini hanya cocok untuk sasaran kelompok besar dengan


pendidikan menengah ke atas. Seminar adalah suatu penyajian dari
seseorang ahli atau beberapa orang ahli tentang suatu topik yang
dianggap penting dan dianggap hangat di masyarakat.
Metode Penyuluhan Massa
Dalam metode ini penyampaian informasi ditujukan kepada masyarakat yang sifatnya massa
atau public. Sasarannya bersifat umum atau tidak membedakan golongan umur, jenis
kelamin, pekerjaan, status ekonomi, tingkat pendidikan dan sebagainya, sehingga pesan
kesehatan yang akan disampaikan harus dirancang sedemikian rupa sehingga dapat
ditangkap oleh massa tersebut.
Pada umumnya bentuk pendekatan masa ini tidak langsung, biasanya menggunakan media
massa. Beberapa contoh dari metode ini adalah ceramah umum, pidato melalui media
massa, simulasi, dialog antara pasien dan petugas kesehatan, sinetron, tulisan dimajalah
atau koran, bill board yang dipasang di pinggir jalan, spanduk, poster dan sebagainya.
Sumber : Komunikasi Dokter-Pasien oleh Tri Nur Kristina, Asri Purwanti,Agustini Utari, Dea
Amarilisa Adespin
Apa syarat untuk melakukan
penyuluhan?
1. Mengkaji kebutuhan kesehatan masyarakat.
2. Menetapkan masalah kesehatan masyarakat.
3. Memprioritaskan masalah yang terlebih dahulu ditangani melalui penyuluhan kesehatan masyarakat.
4. Menyusun perencanaan penyuluhan
(1) Menetapkan tujuan
(2) Penentuan sasaran
(3) Menyusun materi / isi penyuluhan
(4) Memilih metoda yang tepat
(5) Menentukan jenis alat peraga yang akan digunakan
(6) Penentuan kriteria evaluasi.
5. Pelaksanaan penyuluhan
6. Penilaian hasil penyuluhan
7. Tindak lanjut dari penyuluhan
Apa tujuan dari penyuluhan?
Menurut Slamet (1993), tujuan yang sebenarnya dari penyuluhan
adalah terjadinya perubahan perilaku sasarannya
Apa manfaat dari penyuluhan?
Menyiptakan suasana dialogis dengan masyarakat dan mampu
menumbuhkan,menggerakkan serta memelihara partisipasi
masyarakat
Mampu mendorong semakin terciptanya kreativitas dan kemandirian
masyarakat guna terciptanya tujuan,harapan,dan keinginan
masyarakat sasarannya
Terwujudnya kesejahteraan ekonomi masyarakat dan peningkatan
harKatnya bagi manusia
( www.Rudyct.tripod.com )
Apa saja hambatan ketika melakukan
penyuluhan?
1. Faktor penyuluh
a. Kurang persiapan
b. Kurang menguasai materi
c. Penampilan kurang meyakinkan
d. Bahasa kurang bisa dimengerti
e. Suara terlalu kecil mig
f. Penyampaian menoton.
2. Faktor sasaran
a. Tingkat pendidikan yang rendah akan sangat mempengaruhi.
b. Tingkat social ekonomi yang rendah akan mempengaruhi pesan-pesan yang disampaikan.
c. Adat-istiadat/kebiasaan yang sudah tertanam biasanya sulit diubah. Contoh: mengkonsumsi ikan/telur pada anak akan
menimbulkan cacingan.
d. Kondisi lingkungan yang tidak mendukung dan sukar merubah perilaku. Contoh: daerah tandus/kurang air akan sulit
memberi penyuluhan tentang hygiene perorangan dan lingkungan.
3. Faktor proses dalam penyuluhan
a. Waktu penyuluhan tidak sesuai waktu yang di inginkan sasaran.
b. Tempat penyuluhan jangan padda tempat yang ramai sebab akan
mengganggu proses penyuluhan yang dilaksnakan.
c. Jumlah pendengar/sasaran yang terlalu banyak sehingga sulit untuk
menarik perhatian saat penyuluhan.
d. Alat peraga yang digunakan dapat membantu mempermudah
pemahaman.
e. Metoda yang digunakan yang kurang tepat sehingga membosankan.
http://www.e-jurnal.com/penyuluhan-kesehatan/
Apa saja kriteria pemberian penyuluhan
yg baik?
Mampu mengidentifikasi masalah kesehatan sebagai bagian dari masalah kesejahteraan
pada umumnya
Mampu menentukan prioritas masalah dan penyebabnya
Mampu mengidentifikasi muatan perilaku dari penyebab masalah
Mampu merumuskan tujuan dan menentukan strategi pemecahan masalah
Mampu menyusun rencana usulan kegiatan
Mampu menyusun rencana pelaksanaan kegiatan
Mampu menyusun rencana penilaian hasil program penyuluhan

(Budioro B , Pengantar Pendidikan (penyuluhan) kesehatan Masyarakat 2002)


Apa saja langkah-langkah yang
dilakukan dalam penyuluhan?
Mengenal masalah, masyarakat, dan wilayah (menetapkan keadaan)
Menentukan prioritas
Menentukan tujuan penyuluhan
Menentukan sasaran
Menentukan isi penyuluhan
Menentukan metode penyuluhan yang akan dipergunakan
Memilih alat peraga/media penyuluhan yang dibutuhkan
Menyusun rencana penilaian
Menyusun rencana kerja/pelaksanaannya

(www.online.trisakti.ac.id)
Bagaimana teknik presentasi yg baik
dan benar?
Buat suasana yang santai dan rileks
Melakukan kontak mata dengan pendengar
Berbicara dengan jelas
Menggunakan anecdot dan humoran yang sesuai
Argumennya terstruktur dengan baik
Slide dapat dibaca
Slide bervariasi

(www.knowledgebank.irri.org)
Apa media yg digunakan saat
melakukan presentasi?
Media penyuluhan berdasarkan cara produksinya dapat dikelompokkan menjadi:
Media cetak yaitu suatu media statis dan mengutamakan pesan-pesan visual. Media cetak terdiri dari :
Booklet adalah suatu media untuk menyampaikan pesan kesehatan dan bentuk buku, baik tulisan
ataupun gambar.
Leaflet adalah suatu bentuk penyampaian informasi melalui lembar yang dilipat.Isi informasi dapat
berupa kalimat maupun gambar.
Selebaran adalah suatu bentuk informasi yang berupa kalimat maupun kombinasi.
Flip chart adalah media penyampaian pesan atau informasi kesehatan dalam bentuk lembar balik berisi
gambar dan dibaliknya berisi pesan yang berkaitan dengan gambar tersebut.
Rubrik atau tulisan pada surat kabar mengenai bahasan suatu masalah kesehatan.
Poster adalah bentuk media cetak berisi pesan kesehatan yang biasanya ditempel di tempat umum.
Foto yang mengungkap informasi kesehatan yang berfungsi untuk member informasi dan menghibur.
Media Elektronik yaitu suatu media bergerak dan dinamis, dapat dilihat dan
didengar dalam menyampaikan pesannya melalui alat bantu elektronika,
misalnya : televise, radio, video, slide atau film

Media luar ruangan yaitu media yang menyampaikan pesannya di luar ruangan
secara umum melalui media cetak dan elektronika secara statis, misal : Pameran,
Banner, TV Layar Lebar, Spanduk atau Papan Reklame

Sumber : Komunikasi Dokter-Pasien oleh Tri Nur Kristina, Asri


Purwanti,Agustini Utari, Dea Amarilisa Adespin
Cara penyampaian presentasi yang
baik
Memaparkan cerita yang masuk akal
Menggunakan bahasa sederhana
Membetulkan sendiri kesalahan yang anda perbuat dan teruskan presentasi
Melihat reaksi peserta
Memperhatikan waktu untuk memastikan anda tetap di jalur yang benar
Membuat presentasi anda yang menarik
Suara :
Volume : berbicara cukup keras, naik turunkan volume anda untuk menekankan point kunci, dan jangan sampai
suara anda memudar
Tinggi rendah suara : variasikan tinggi rendah suara anda agar tidak terlihat monoton dan gunakan infleksi menurun
Kecepatan bicara : berbicara lebih pelan dibandingkan ketika anda berbicara sehari-hari
Jeda : jangan takut pada keheningan-jeda merupakan teknik yang bagus, jeda yang bagus harus lebih lama dari yang
kita perlukan.
Bahasa tubuh
Tangan : jangan biarkan tangan menggantung bebas di sisi tubuh, jangan menyilangkan
tangan anda di dada, menaruh dibelakang punggung, meletakkannya di saku, jangan
berkacak pinggang, dan jangan gelisah.
Mata : tatap mata audience tapi jangan memelototinya, jangan terfokus hanya pada
satu orang, cari wajah yang kurang bersahabat.
Wajah : tegakkan kepala
Gerakan : berdiri tegak, buat ruang disekitar anda menjadi milik anda, bergerak dengan
percaya diri dan penuh perhitungan, bersikap wajar dan biarkan kepribadian anda
terekspresikan.
Sumber : Woods, Clara. 2007. Sukses di Kantor. Jakarta : Erlangga.
Apa tujuan presentasi?
Membujuk
Memberi informasi
Meyakinkan seseorang untuk suatu pendapat.

Sumber: http://www.nevilleclarke.com/article.php?aid=27&cid=6
PERBEDAAN PENYULUHAN DAN
PRESENTASI
Penyuluhan berasal dari kata suluh yang berarti obor. Penyuluhan kesehatan adalah penambahan
pengetahuan dan kemampuan seseorang melalui teknik praktek belajar atau instruksi dengan
tujuan mengubah atau mempengaruhi perilaku manusia secara individu, kelompok maupun
masyarakat untuk dapat lebih mandiri dalam mencapai tujuan hidup sehat.
Penyuluhan kesehatan merupakan kegiatan pendidikan yang dilakukan dengan cara menyebarkan
pesan, menanamkan keyakinan, sehingga masyarakat tidak saja sadar, tahu dan mengerti, tetapi
juga mau dan bisa melakukan suatu anjuran yang ada hubungannya dengan kesehatan.
Sumber : Komunikasi Dokter-Pasien oleh Tri Nur Kristina, Asri Purwanti,Agustini Utari, Dea
Amarilisa Adespin
Presentasi adalah sebuah kegiatan yang menunjukkan atau menyajikan suatu informasi sebuah
informasi atau gagasan kepada orang lain.
Sumber : EES, Profil Perusahaan Interaktif dengan MS PowerPoint 2007. Jakarta : PT Elex Media
Komputindo
Apa perbedaan presentasi dengan
penyuluhan?
Presentasi hanya bisa dilakukan secara langsung, dimana penyaji langsung bertatap muka dengan
audience serta dilaksanakan dalam suatu forum yang resmi.
Sedangkan penyuluhan dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung yaitu melalui media
massa seperti radio, poster dan TV yang dilakukan di kalangan masyarakat dan bahasa disesuaikan
dengan tingkatan masyarakat.

Presentasi dilakukan oleh objek yang berkompeten (mempunyai dasar ilmu yang dipresentasikan) ,
biasanya lebih diperhatikan oleh objek karena dirasa perlu untuk menambah ilmu pengetahuan.
Sedangkan penyuluhan dilakukan di depan objek yang jelas, biasanya diperhatikan oleh objek
karena menjurus ke arah perilaku yang lebih baik.

Sumber: www.presentasi.ac.id dan www.trisakti.ac.id


Faktor-Faktor yan mempengaruhi
keberhasilan Penyuluhan
faktor yang perlu diperhatikan terhadap sasaran dalam keberhasilan
penyuluhan diantaranya adalah :
Tingakat pendidikan
Tingkat social ekonomi
Adat istiadat
Kepercayaan masyarakat
Ketersediaan waktu masyarakat
Sumber : Effendy, Nasrul. 1998. Dasar Dasar Keperawatan Kesehatan
Masyarakat. Jakarta : EGC