Anda di halaman 1dari 26

Apa tujuan komunikasi?

Menurut Wilbur Schramm fungsi komunikasi : Dari sudut kepentingan


sumber:
Memberikan informasi
Mendidik
Menyenangkan/ menghibur
Menganjurkan suatu tindakan/ persuasi

Dari sudut penerima:


Memahami informasi
Mempelajari
Menikmati
Menerima atau menolak anjuran

Sumber: Tujuan dan Akibat Komunikasi, Dra. Dwi Pangastuti Marheni, M.Si
komunikasi.unsoed.ac.id
Apa saja syarat komunikator yang
baik?
a. Mereka memandang suatu hal dari sudut baru, mengambil titik pandang yang
tak terduga pada subjek yang umum.
b. Mereka mempunyai cakrawala luas. Mereka memikirkan dan membicarakan isu-
isu dan pengalaman luas di luar kehidupan mereka sehari-hari.
c. Mereka antusias, menunjukkan minat besar pada apa yang mereka perbuat
dalam kehidupan mereka pada apa yang Anda katakan pada kesempatan itu.
d. Mereka tidak pernah membicarakan diri mereka sendiri.
e. Mereka sangat ingin tahu. Mereka bertanya Mengapa? Mereka ingin lebih
mengetahui tentang apa yang Anda katakana.
f. Mereka mempunyai selera humor. Dan mereka tidak keberatan mengolokngolok
diri sendiri. Sungguh, konversasionalis terbaik sering mengisahkan pengalaman
lucu mereka sendiri. DIAGNOSIS PEMERIKSAAN LEBIH LANJUT TREATMENT
(PENGOBATAN)
g. Mereka mempunyai gaya bicara sendiri.

Sumber : Buku Seni Berbicara kepada siapa saja, kapan saja, dimana saja (hal 47-48)
Larry King
Apa saja prinsip-prinsip komunikasi
yang baik?
Terdapat 12 prinsip komunikasi yang dikatakan sebagai
penjabaran lebih jauh dari definisi dan hakekat komunikasi
menurut Deddy Mulyana, 2005 yaitu:
Prinsip 1: komunikasi adalah suatu proses simbolik
Prinsip 2: setiap perilaku mempunyai potensi komunikasi
Prinsip 3: komunikasi punya dimensi isi dan hubungan
Prinsip 4: komunikasi itu berlangsung dalam berbagai
tingkat kesengajaan
Prinsip 5: komunikasi terjadi dalam konteks ruang dan
waktu
Prinsip 6: komunikasi melibatkan prediksi peserta
komunikasi
Prinsip 7: komunikasi itu bersifat sistemik
Prinsip 8: semakin mirip latar belakang budaya semakin
efektiflah komunikasi
Prinsip 9: komunikasi bersifat nonsekuensial
Prinsip 10: komunikasi bersifat prosesual, dinamis dan
struktural
Prinsip 11: komunikasi bersifat irreversible
Prinsip 12 : komunikasi bukanlah panasea yang dapat
menyelasaikan semua masalah

Sumber : skp.unair.ac.id oleh Totok Maryono


Apa saja hambatan dari komunikasi
non verbal?
1. Hambatan konsepsi atau pemahaman.
Dalam berkomunikasi bisa terjadi kesalah pahaman antara orang-orang
yang berkomunikasi. Dan kesalahpahaman ini terjadi karena beberapa
sebab, yaitu:
a. Komunikasi nonverbal bersifat insting dan tidak dapat dipelajari .
b. Adanya keyakinan bahwa fenomena nonverbal seperti ekspresi
wajah dan postur tubuh merefleksikan ciri biologis dan
kematangan yang bersifat herediter dari komunikator .
c. Banyaknya gerak isyarat yang digunakan dalam berkomunikasi
membuatnya sulit untuk dipelajari secara praktis dan sistematis
dalam hubungannya dengan perilaku manusia.
2. Hambatan sejarah.
Pada awalnya, cara pergerakan dalam pengucapan bahasa
dianggap perlu dilakukan untuk menarik perhatian audience,
bukan sebagai pelengkap dan penguat pesan yang ingin
disampaikan.

3. Hambatan metodologi.
Diperlukan peralatan yang mahal untuk mempelajari
komunikasi nonverbal.

Sumber : Rochmawati, Lusa. 2009. Faktor yang


Mempengaruhi Komunikas
Apa hubungan dari komunikasi seorang dokter
dengan kepuasan pasien?

Pengembangan hubungan dokter-pasien secara efektif


yang berlangsung secara efisien, dengan tujuan utama
penyampaian informasi atau pemberian penyelesaian
yang diperlukan dalam rangka membangun kerjasama
antara dokter dengan pasien. Komunikasi yang dilakukan
secara verbal dan non verbal menghasilkan pemahaman
pasien terhadap keadaan kesehatannya, peluang dan
kendalanya, sehingga dapat bersama-sama dokter
mencari alternatif untuk mengatasi permasalahannya.

Sumber: Komunikasi Efektif Dokter-Pasien, Konsil


Kedokteran Indonesia, Jakarta, 2006
Mengapa komunikasi dianggap
penting?
Karena komunikasi berguna untuk penyampaian pesan kepada orang
lain sehingga timbul suatu kepahaman maksud satu sama lain. Komunikasi
juga penting dalam terjalinnya sebuah relasi antar manusia, komunikasi juga
penting dalam pembentukan karakter dan pribadi seseorang, karena dengan
berkomunikasi manusia bisa membentuk pengalaman sehingga manusia bisa
berkembang. Selain itu semua ternyata komunikasi juga penting untuk
kesehatan psikologis manusia.
Komunikasi dilihat dari aspek kesehatan, ternyata kalangan dokter
jiwa menilai bahwa orang yang kurang berkomunikasidengan masyarakat
mudah terkena ganggguan jiwa (depresi)dan kanker sehingga memiliki
kecnderungan cepat mati dibanding dengan orang yang senang
berkomunikasi.

Sumber: Buku Pengantar Ilmu Komunikasi, Prof.Dr.H. Hafied Cangara, M.Sc,hal


59
Manakah yang lebih efektif antara
komunikasi verbal dan non verbal?
Komunikasi verbal sangat penting dalam
interaksi manusia. Hampir semua interaksi
dilakukan secara verbal, apakah secara langsung
(tatap muka) atau tidak langsung. Sehingga
komunikasi verbal lebih efektif daripada
komunikasi non verbal.
Apa kelemahan dan kelebihan
komunikasi verbal dan non verbal?
Verbal
Kelebihan:
Jarang terjadi kesalapahaman.
Komunikasi lebih mudah jika berkomunikasi dengan seseorang dari budaya sendiri.
Komunikasi verbal merupakan komunikasi yang bersifat formal.
Komunikasi verbal dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah, contoh:
diskusidan rapat.

Kelemahan
Sering mengalami gangguan, seperti: suara yang gaduh sehingga komunikasi
yangdihasilkan menjadi kurang sempurna.
Keterbatasan kosa kata, sehingga pesan yang seharusnya dapat disampaikan
dengan baik menjadi kurang tepat.
Sulit dimengerti apabila antara komunikator dan komunikan berlainan bahasa dan
budaya, dan mereka tidak memahami bahasa lawan komunikasinya.
Non Verbal
Kelebihan:
Komunikasi mudah di pahami tanpa harus menjelaskan lebih lanjut.
Melengkapi/mempertegas komunikasi verbal.
Melalui perilaku non verbal seseorang kita dapat mengetahui suasana
emosionalorang tersebut.
Perilaku non verbal dapat menggantikan perilaku verbal.
Perilaku non verbal lebih jujur dari pada perilaku verbal, contoh: seorang dosen
melihat jam tangannya beberapa kali, padahal dia mengatakan bahwa dia
mempunyai banyak waktu untuk berbicara dengan mahasiswanya.
Kelemahan:
Kadang terjadi kesalapahaman dalam memahami makna dari komunikasi non
verbal.
Kurang sopan bila di gunakan dalam komunikasi formal.
Tidak dapat digunakan untuk menyelesaikan masalah
Komunikasi non verbal hanya bisa dipakai di lingkungan dan budaya sendiri saja.

Sumber: Komunikasi non verbal hanya bisa dipakai di lingkungan dan budaya sendiri saja
https://www.academia.edu/7646349/KELEBIHAN_DAN_KELEMAHAN_DAL
AM_KOMUNIKASI_VERBAL_DAN_KOMUNIKASI_NON_VERBAL
Faktor apa saja yang mempengaruhi
terjadinya komunikasi yang efektif?
a. Kejujuran
b. Sikap yang benar
c. Percaya diri dalam berkomunikasi
d. Minat terhadap orang lain
e. Membuka diri sendiri

Sumber : Buku Seni Berbicara kepada siapa saja,


kapan saja, dimana saja (hal 1 dan hal 6) Larry King
Apa ciri-ciri orang yang komunikatif?
Penguasaan yang dimiliki secara naluri untuk
menggunakan dan memahami bahasa secara wajar
dalam proses komunikasi atau berinteraksi dalam
hubungan dan konteks sosial. (Dell Hymes,1962)
a. Mampu menyampaikan pesan dengan baik,
jelas, rinci, dan mudah dimengerti
b. Memiliki keterampilan mengolah kata, To the
point.
c. Dapat menjadi pendengar yang baik
d. Dapat menempatkan diri
Apa hubungan komunikasi dengan
anamnesis?
Kemampuan untuk mencurahkan perhatian penuh
kepada setiap pasien akan sangat mempengaruhi
keberhasilan seorang dokter. Perhatian terhadap
kepribadian pasien akan mencegah dokter melukai
perasaannya. Pasien berharap agar seorang dokter
bersikap tidak berlebihan dan peka terhadap hal-hal yang
menakutkan dan mengganggunya. Komunikasi efektif
sangat diperlukan pada saat wawancara dengan pasien.

Sumber : kedokteran.unsoed.ac.id, Komunikasi Efektif


dan Anamnesis
Apa tujuan anamnesis?
Tujuan anamnesis adalah untuk
mengembangkan pemahaman mengenai masalah
medis pasien dan membuat diagnosis banding
(penentuan yang mana dari dua atau lebih penyakit
atau kondisi yang dimiliki pasien, dengan sistematis
membandingkan dan mengkontraskan temuan
klinis ) karena anamnesis masih sangat dibutuhkan
dalam mendapatkan diagnosis yang akurat.

Sumber : Buku At a Glance : Anamnesis dan


Pemeriksaan Fisik by Jonathan Gleadle
Bagaimana mekanisme anamnesis
yang baik?
Memperlihatkan sikap yang baik
Menanyakan identitas pasien
Menanyakan keluhan pertama
Menanyakan penyakit sekarang(dimulai dari akhir masa sehat,
kronologi, deskripsi gejala, perkembangan penyakit, data yang
positif, kata-kata pasien )
Menanyakan riwayat penyakit dahulu( Penyakit yang pernah
diderita dan waktunya, pernah kecelakaan atau operasi, alergi )
Menanyakan riwayat penyakit keluarga
Meresume anamnesis
Hasil anamnesis

Sumber : Barbara bates, 1987 A Guide fo phisycal Examination and


History takinh, Ed.V
Apa kendala dalam melakukan
anamnesis?
Pasien yang tertutup/membisu
Pasien yang terlalu banyak keluhan
Pasien dengan gangguan/ penyakit jiwa
Pasien mudah marah / menyalahkan

Sumber: DASAR-DASAR PEMERIKASAAN FISIK, dr. I Teguh Widjaja, Sp.P,FCCP


Adakah jenis anamnesis?
Ada dua jenis anamnesis, yaitu:
Autoanamnesis
Autoanamnesis merupakan anamnesis terhadap pasien itu
sendiri.
Alloanamnesis.
Alloanamnesis adalah anamnesis terhadap keluarga/relasi
terdekat atau yang membawa pasien tersebut ke rumah sakit.

Sumber:
http://kurfak2005.fk.ui.ac.id/Catatan_Medik_Berorientasi_Ma
salah_2009.pdf
Apa yang dokter lakukan pada saat pasien
berbohong saat proses anamnesis?

Memberikan perlakuan attending behavior agar


pasien dapat lebih terbuka.
Bagaimana empati seorang dokter
pada pasien?
a. Kemampuan kognitif seorang dokter dalam
mengerti kebutuhan pasien.
b. Menunjukan afektifitas/sensitifitas dokter
terhadap pasien.
c. Kemampuan perilaku dokter dalam
memperlihatkan/menyampaikan empatinya
kepada pasien.

Sumber: Komunikasi Efektif Dokter-Pasien, Konsil


Kedokteran Indonesia, Jakarta, 2006
Apa fungsi dari attending behavior?
Konsep attending behavior digunakan dalam mengamati klien:
o Pola Kontak Mata
Apakah klien mempertahankan kontak mata selama berbicara atau
mendengarkan?
Apakah klien memecah kontak mata pada topik-topik tertentu?
Apakah ada perubahan dilatasi pupil sebagai ekspresi rasa tertarik

o Bahasa Tubuh
Amati gesture, perubahan postur, trunk lean, pola bernafas,
penggunaan space.
Berikan perhatian khusus pada ekspresi wajah, seperti perubahan
pada warna kulit, flushing, gerakan bibir.
Amati senyum, tepat ataukah tidak tepat, furrowing of eyebrows.
o Vocal Qualities
Amati kecepatan bicara, perubahan intonasi atau volume
suara. Beri perhatian khusus pada hitches bicara atau
keragu-raguan

o Ekspresi Wajah
Penting untuk diamati: Alis, bibir, flushing, senyum yang
tidak tepat, perubahan warna wajah, nafas, pupil.

Sumber:
http://taganing.staff.gunadarma.ac.id/downloads/files/2806/c
lientobservation+skill.ppt
Keterampilan apa saja yang harus dimiliki
seorang dokter dalam menggunakan Microskills
of Communication?
Keterampilan Penampilan (Attending)
Keterampilan Membuka Percakapan
Keterampilan Membuat Pharaphrasing
Keterampilan Mengidentifikasi Perasaan
Keterampilan Merefleksi Perasaan
Keterampilan Konfrontasi
Keterampilan Membuat Ringkasan (Merangkum)

Sumber : Nursalim, Mochammad. 2005. Keterampilan


Konseling. Mojokerto : Offset Mapan.
Bagaimana cara meningkatkan
Microskills of Communication?
Berlatih sendiri : berbicaralah kepada diri anda sendiri di depan
cermin berkali-kali sampai kontak mata yang anda lakukan terasa
dan terlihat secara wajar.
Berlatih di ruang kelas : lakukanlah latihan bersama teman di dalam
kelas dengan bimbingan guru anda.
Rekamlah suara anda berkali-kali dampai anda terbiasa untuk
berbicara. Ingat hasil rekaman itu jangan dihapus, karena dapat
berguna untuk mengetahui kemajuan anda.
Mintalah komentar-komentar teman-teman dan guru anda
khususnya yang berkaitan dengan kelemahan anda dalam
berkomunikasi.

Sumber : Mengembangkan Kemampuan Berkomunikasi oleh Edi


Suryadi, DR, MSI
Apa saja factor yang dijadikan tolak
ukur kesopanan (etika)?
Kesantunan berbahasa sangat berkaitan erat
dengan lingkungan dimana seseorang tinggal,
karena bahasa yang digunakan dapat dinilai
santun atau tidaknya tergantung pada norma
yang dianut di lingkungan tempat ia tinggal.

Sumber : Yunita Dwi Aryani, 2014 Program Bimbingan Pribadi Sosial


Untuk Mengembangkan Perilaku Etis Berbahasa Santun Universitas
Pendidikan Indonesia,repository.upi.edu,perpustakaan.upi.edu