Anda di halaman 1dari 37

DIAGNOSA

KEPERAWATAN
Oleh
Ruthy Ng
PENGERTIAN
Sebuah pernyataan singkat dlm pertimbangan2
perawat menggambarkan respon pasien pada
masalah kesehatan AKTUAL & RISIKO respon
FISIK & PSIKOSOSIAL

Tahap dari proses keperawatan yg meliputi:


mengidentifikasi masalah pasien yg dpt
dipecahkan (ditangani, dikurangi atau diubah
melalui intervensi kep. & manag. Kep).

Sebagai penilaian klinis tentang respons individu,


keluarga atau komunitas terhadap masalah kesehatan
atau proses kehidupan aktual atau potensial sebagai
dasar pemilihan intervensi keperawatan untuk
mencapai hasil dimana perawat bertanggung jawab.
Kunci Perumusan Diagnosa Kep.

1. Identifikasi masalah, gangguan


kesehatan atau kebutuhan
keperawatan ( P )
2. Penyelidikan dan menentukan
penyebab masalah ( E )
3. Menentukan tanda & gejala
masalah ( S S )
Tujuan Pencatatan Diagnosa Kep.

1. Menyampaikan masalah pasien


dalam istilah2 yg dpt dimengerti
oleh semua perawat
2. Mengenali masalah pasien
3. Mengenali perkembangan
tindakan keperawatan.
Langkah Diagnosa Keperawatan

1. Klasifikasi & Analisa Data


2. Interpretasi data dlm bentuk Mas.Kep
3. Validasi data
4. Menentukan hubungan sebab akibat
4. Perumusan Diagnosa Keperawatan

Diagnosa Kep. harus betul-betul AKURAT


krn akan menjadi patokan dlm
melaksanakan tindakan keperawatan.
Beda Diagnosa Keperawatan &
Diagnosa Medis
Diagnosa Medis Diagnosa Keperawatan
Berfokus pd faktor yg bersifat Berfokus pd reaksi klien thd

pd pengobatan penyakit. penyakit, tindakan medis &


faktor lain yg bervariasi.
Berorientasi pada keadaan Berorientasi pd kebutuhan

patologis individu
Cenderung tetap mulai sakit Cepat berubah sesuai dg

sampai sembuh perubahan respon klien


Mengarah pd tindakan medis Mengarah pd fungsi mandiri

yg sbgn dilimpahkan pdperawat. perawatdlm melaksanakan


Melengkapi diagnosa
perawatan & evaluasi
keperawatan. Melengkapi diagnosa medis
AKTUAL

RISIKO

KATEGORI
DIAGNOSA KEMUNGKINAN
KEPERAWATAN

SEJAHTERA

SINDROM
Diagnosa Keperawatan Aktual
Menjelaskan Label : gangguan,
masalah nyata saat perubahan,
ini sesuai dg data kerusakan,
klinik yg ditemukan. kekurangan, ketidak
efektifan dll
Syarat/ Rumus :
PES Misal : muntah, diare,
S kriteria mayor turgor jelek selama 3 hari.
80 100% Diagnosa Kep:
Kekurangan volume cairan
sbgn kriteria minor tbuh b.d
50 79 % kehilangan cairan secara
Dari pedoman abnormal ditandai dengan
muntah, diare, turgor jelek
diagnosa NANDA selama 3 hari.
Diagnosa Keperawatan Risiko
Adalah: keputusan klinis Label : Risiko/ Risiko
bahwa individu, keluarga/ terhadap
komunitas sangat rentan
untuk mengalami maslaha Syarat: PE
dibanding dg yg lain.
Adl keputusan klinis yang
divalidasi oleh faktor risiko Misal :
Menjelaskan masalah a. Risiko gangguan integritas
kesehatan nyata akan kulit dengan faktor risiko
terjadi jika tidak dilakukan
intervensi. diare yg terus menerus.
Masalah belum ada, tapi b. Risiko konstiopasi kolonik
etiologi / faktor risiko dengan faktor risiko diet
sudah ada. rendah serat
Diagnosa Keperawatan
Kemungkinan
Adl pernyataan tentang Syarat: Menegakkan
masalah yang diduga akan kemungkinan masalahdan
terjadi, masih memerlukan faktor yang mungkin
data tambahan menimbulkan masalah tsb
Data tambahan diperlukan Label : kemungkinan.
untuk: Rumus : PE
- Memastikan adanya Misal:
tanda/gejala utama
(aktual) atau, Kemungkinan gangguan
konsep diri: citra diri b.d
- Menentukan fator resiko laporan suami tentang
atau, perilaku mengisolasi
- Mengesampingkan diri setelah pembedahan.
adanya diagnosa
Pada keadaan ini mslh &
faktor pendukung belum
ada / belum pasti.
Diagnosa Keperawatan Wellness
(Sejahtera)
Adl Keputusan klinik Ada dua kunci yg harus
tentang keadaan individu, ada;
keluarga dan masyarakat 1).Sesuatuygmenyenangkan
dlm transisi tingkat pada tingkat kesejahteraan
sejahtera tertentu yg lebih tinggi keinginan
ketingkat sejahtera thd kesehatan yg lebih
tinggi
yang lebih tinggi.
2). Adanya status dan
Divalidasi oleh ungkapan fungsi yg efektif saat ini
subyektif yg positif
Pada diagnosa ini tidak
dimana pola fungsi dalam mengandung faktor yg
keadaan efektif. berhubungan ( ETIOLOGI
) bila ada etiologinya
adalah potensi klien yg
akan ditingkatkan.
Label : Potensial untuk
peningkatan .
Rumusan : P atau PE
Misal :
a. Potensial peningkatan
kesehatan balita.
b. Potensial peningkatan
hubungan dalam keluarga.
c. Potensial terhadap
peningkatan peran menjadi
orang tua.
Diagnosa Keperawatan Sindrom
Adl diagnosa yg terdiri dr Label : Sindrom ..
kelompok diagnosa
Rumusan: P
kebutuhan aktual &
risti yg diperkirakan Contoh: Menurut NANDA
akan muncul karena suatu a. Sindrom trauma
kejadian/ situasi perkosaan, terdiri dari:
tertentu.
- Takut, sedih
Sekelompok/ kumpulan dr
beberapa diagnosis - Gangguan istirahat tidur
kep. Yg terjadi secara - Risti Nyeri
bersamaan yg
memiliki penyebab
tunggal.
b. Sindrom penyalahgunaan c. Menurut NANDA terbaru:
- Risti konstipasi Sindrom kurang perawatan
- Risti perubahan fungsi diri, terdiri dari:
pernafasan - Kurang erawatan diri: makan
- Risti infeksi - Kurang perawatan diri:
- Risti trombosis mandi
- Risti gangguan aktifitas - Kurang p0erawatan diri:
berpakaian/ berhias
- Risti perlukaan
- Kurang perawatan diri:
- Risti gg proses pikir toileting
- Risti gg gambaran diri - Kurang perawatan diri:
instrumental
Formulasi Diagnosa Keperawatan

Diagnosa kep. ditulis sesuai dg standar yg


ada
2 bagian (P,E) : diagnosa kep. Risiko
1 bagian (P) : D.Kep sindrom ,
sejahtera
3 bagian (P,E,S): diagnosa kep.
Aktual
Formulasi diagnosa Keperawatan:
PROBLEM yang berhubungan dengan
ETIOLOGI ditandai dengan SIGN/SIMPTOM
Masalah Keperawatan (Problem)
Menyatakan gg kes yg Contoh :
dialami - Intoleransi aktivitas
pasien
- Bersihan jalan napas
Tujuan penulisan masalah: tidak efektif
Menjelaskan status kes
pasien dg jelas
Acuan :
a. NANDA setiap 2
tahun dievaluasi
b. SDKI (Standar
DiagnosaKeperawatan
Indonesia)
Dengan standar diagnosa keperawatan
bermanfaat untuk:

a. Membantu perawat u/ berkomunikasi dg


menggunakan istilah yg dimengerti scr
umum.
b. Memfasilitasi dlm mengakses diagnosa
kep.
c. Sbg metode u/ identifikasi perbedaan
mslh kep dan masalah medis
d. Meningkatkan kerja sama perawat dlm
mendefinisikan diagnosa kep dari data
pengkajian & intervensi kep
Penyebab (Etiologi)
Menunjukkan faktor a. P (PATOFISIOLOGI)
penyebab atau risiko - Patofisiologi penyakit
dr suatu masalah kep - Adl semua proses
Pedoman dalam penyakit , akut atau kronis
menuliskan etiologi : yang dapat menyebabkan
a. NANDA atau mendukung masalah
keperawatan.
b. SDKI
c. PSMM (Patofisiologi,
- Misal : Masalah keperawatan
Situasiona, :ketidak berdayaan
Medication, Maturitas) sbg penyebab (Etiologinya):
. Ketidakmampuan berkomunikasi
(CVA, Intubation)
Pilih salah satu yang . Ketida mampuan melakukan
sesuai aktifitas sehari-hari (CVA,
trauma servical, IMA)
. Ketidak mampuan menentukan
tg.jawabnya (Pembedahan,
trauma)
b. S = Stuasional
- adl situasi personal (berhub dg klien sbg
individu) dan environment (berhub dg
lingkungan yg berinteraksi dg klien).
-Kurang pengetahuan, isolasi sosial, kurang
penjelasan dr petugas, kurang partisipasi
pasien dlm ambil keputusan, kekurang
mampuan biaya, pelecehan seksual,
pemindahan status sosial.
c. M = Medication (treatment releated)
- Yaitu pengobatan atau tindakan yg diberikan yg
memungkinkan terjadinya efek yg tidak
menyenangkan yg dpt diantisipasi/ dicegah dg
tindakan keperawatan.
- Contoh: Risiko infeksi dengan faktor risiko masuknya
mikroorganisme sekunder tindakan invasif operasi
appendiksitis

d. M = Maturational
Yaitu tingkat kematangan atau kedewasaan klien ,
berhubungan tingkat pertumbuhan &
perkembangan.
- Adolescent : ketergantungan dalam kelp.
- Young adult: menikah, hamil, orang tua
- Dewasa : tekanan kaiier, tanda2
pubertas
- Masalah & etiologi dihubungkan dg kalimat:
berhubungan dengan.
- Etiologi dpt berbeda untuk masalah yg sama:
Contoh:
a. Diagnosa kep: Intoleransi aktifitas
Etiologi yg mungkin muncul:
- Imobilitas
- Kelemahan umum
- Ketidak seimbangan antara
kebutuhan & suplay
oksigen
- Tirah baring
--. Untuk pasien dg stroke:
. Etiologi yg dipilih: Immobilitas
. Diagnsa kep: Intoleransi aktivitas b.d
immobilitas.
--. Untuk pasien kelelahan jantung bawaan:
. Etiologi yg dipilih:Ketidak seimbangan
antara kebutuhan & suplay oksigen
. Diagnosa kep: Intoleransi aktivitas b.d
tidak seimbangan antara
kebutuhan dan suplay oksigen.
b. Diagnosa keperawatan: Bersihan jalan napas
tidak efektif.
. Etiologi yg mungkin muncul:
- Tingkat energi menurun
- Penurunan tkt kesadaran
- Sekresi kentAL
- Infeksi Tracheobronchial
- Obstruksi
- Trauma
- Nyeri
- Gangguan kognitif
--. Untuk pasien Stroke ?????

--. Untuk pasien kelainan jantung


bawaan ???
Karakateristik (Simptom & Sign)
Adl data subyektif & Dihubungkan : Ditandai
obyektif yg ditemukan oleh .
sbg komponen pendukung
thd diagnosa kep Contoh :
Batasan karakteristik,
diperoleh selama tahap
pengkajian, memberikan
bukti bahwa ada
masalah kesehatan / kep.
Minimal ada 3 data
subyektif & obyektif
Atau : mayor(data yg
harus ada), minor(data yg
tidak selalu ada)
Contoh :
a. Pasien dg stroke

- Diagnosa kep : Intoleransi aktivitas


- etiologi : yg berhubungan dg
immobilitas
- Batasan karakteristik:
Data subyektif:
. Saya terlalu lemah u/ berjalan
. Saya merasa letih
. Saya merasa sesak napas
Data obyektif:
. Tidak mampu berjalan sejauh 15 meter
. Nadi 100x/menit dg pengerahan tenaga
. Pernapasan 28x/mnt, sulit
b. Pasien dg kelainan jantung bawaan:

. Diagnosa kep : Intoleransi aktivitas


. Etiologi : berhubunngan ketidak
seimbangan antara kebutuhan
& suplay O2
. Batasan karakteristik:ditandai oleh:
- Data subyektif:
.Saya lelah ketika saya berjalan
Saya sulit bernapas
Kaki saya terasa lemah
- Data obyektif :
Dipsnea
Sianosis
Hipotonia
Petunjuk Umum Penulisan Diagnosa
Keperawatan
1. Tulis masalah ps / perubahan status kes ps
2. Tulis istilah yg umum (ikuti standar)
3. Pemakaian PE & PES sesuai diagnosa kep:
- PES : diagnosa kep aktual
- PE : Diagnosa kep risti, aktual
- P&E dihubungakan dg kata: behubungan
dengan (related to)
- E&S dihubungkan dg kata Ditandai
oleh/dengan(a manifested by)
4. Pastikan data mayor dan minor
diperoleh dr pengkajian pasien
5. Setiap pergantian dinas perawat:
gunakan diagnosa kep sbg pedoman
untuk pengkajian, tindakan dan
evaluasi
6. Catat diagnosa keperawatan pada:
daftar diagnosa keperawatan,
rencana kep, catatan
perkembangan.
7. Tulis diagnosa keperawatan sesuai
kondisi pasien (SEMUA)
DIAGNOSA KEP YG SALAH:
1. Diagnosa medis . Misal: diabetes mellitus
2. Pengobatan atau peralatan
Misal : dialisis, endotracheal tube
3. Medical patology
Misal : turunnya oksigen pada jaringan
otak
4. Diagnostik study
Misal : cateterisasi jantung
DIAGNOSA KEP.TDK BOLEH DLM
ISTILAH:

1. Tanda -- menangis, kadar Hb


2. Kesimpulan dyspnea
3. Goals pasien melkukan perawatan
colostomy sendiri
4. Kebutuhan pasien perlu bejalan setiap
pergantian
5. Kebutuhan keperawatan ganti verban,
cek tekanan darah.
Masalah Kolaboratif
Adalah komplikasi fisiologis yang diakibatkan oleh
patofisiologi, berhubungan dengan pengobatan, dan
situasi yang lain.
Tugas perawat : memonitor untuk mendeteksi staus
klien dan berkolaborasi dengan tim medis.
Label: Potensial Komplikasi (PK)
Contoh:
* PK hipoglikemia
* PK perdarahan
* PK sepsis
Perbedaan diagnosa kep dg masalah
kolaboratif
Masalah kolaboratif:
* Disusun oleh perawat dan dokter
* Tindakannya monitor untuk mendeteksi
adanya masalah
* Tipe tujuan tanpa kriteria hasil
Diagnosa keperawatan:
* Disusun oleh perawat
* Tindakannya menyelesaikan, mengurangi dan
mencegah masalah
* Tipe tujuan dg kriteria hasil
Membedakan Diagnosa Kep. Dari Masalah
Kolaborasi.

Identifikasi situasi (status


kesehatan, masalah)

Dapatkah perawat secara legal memerintahkan tindakan utama untuk mencapai tujuan

Ya Tidak

Diagnosa keperawatan Apakah tindakan medis dan keperawatan


diperlukan untuk mencapai tujuan klien?

Tentukan dan lakukan diperlukan untuk


pencegahan, tindakan yang pengobatan, Ya Tidak
atau promosi
Masalah Keluar dari asuhan
Kolaborasi keperawatan

Tentukan dan lakukan Monitor dan Lakukan perintah


tindakan yang ada evaluasi dokter dan dokter gigi
dalam ruang lingkup kondisi yang telah ditentukan
keperawatan
Daftar Masalah keperawatan
berdasarkan
1. NANDA
Baca NANDA secara teratur sehingga
tidak ketinggalan ilmu khususnya tentang
rumusan masalah keperawatan
(Problem=P)
SELALU BACA BUKU NANDA
TERBITAN TERBARU.

2. SDKI Baca Buku SDKI


Format Diagnosa Keperawatan
Ditulis secara Narasi dg komponen sesuai
dg jenis diagnosa keperawatan.

1. P b.d E Ditandai S/S..


2. Pb.d E..
3. .

dst
Ditulis dg tabel
No Tgl/ Jam Diagnosa Keperawatan TT

1.

2.

3.

4.

Dst.

Anda mungkin juga menyukai