Anda di halaman 1dari 32

LAPORAN

KASUS

G2P1A0 gr 34-35+ Gemelli+ PEB

Dokter Pembimbing
dr. Maulana Muhammad, SpAn.

Disusun Oleh:
DimasWidyanto 2013730027
Identitas Pasien
Nama : Ny U
Tanggal lahir : 30 Oktober 1994
Alamat : Perum Griya Sukamaju Asri RT 02/ RW 01
Sukalarang, Sukabumi
Agama : Islam
Tanggal masuk : 10 Oktober 2017
Keluhan Utama :
Pasien merasakan mulas-mulas 8 jam SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien mengatakan hamil 8 bulan pada anak
kedua. Pasien mengeluhkan mulas (+),
gerakan janin (+) dan keluar air air disangkal.
.
Riwayat Penyakit Dahulu :
Riwayat Penyakit Jantung : Hipertensi (+)
Riwayat Penyakit Pernapasan disangkal
Riwayat kelainan neurologis disangkal
Riwayat penyakit ginjal disangkal
Riwayat penyakit GI disangkal
Riwayat DM dan tiroid disangkal
Riwayat kelainan darah disangkal
Riwayat penyakit keluarga :
Dikeluarga tidak ada yang mengalami keluhan yang
sama seperti pasien.
Riwayat Alergi :
Pasien tidak memiliki alergi baik makanan maupun
obat.
Riwayat Operasi:
Operasi sectcio secaria pada 2012 a/i PEB + gemeli
Riwayat Pengobatan
Pasien mengkonsumsi amlodipin sejak 8 bulan SMRS
Pemeriksaan Fisik Saat Pre-Operasi
10 September 2017
Keadaan umum : Tampak sakit ringan
Kesadaran : Compos Mentis
GCS : E4M6V5
Berat badan : 54 Kg
Tanda-tanda Vital
TD: 160/90 mmHg
RR: 23 kali/menit
HR: 98 kali/menit
Suhu: 36,8 C
Status Generalis
Mata : Konjungtiva anemis -/-, sklera ikterik -/-
Hidung : Septum nasi di tengah, secret -/-
Mulut : Mukosa oral basah, Malampati I
Leher : ROM baik, Pembesaran KGB tidak ada
Thoraks
Cor : Bunyi jantung I & II regular, murmur (-), gallop (-)
Pulmo : Bunyi napas vesikuler +/+, ronki -/-, wheezing -/-
Abdomen
Lihat bagian status obstetrikus.
Ekstremitas Atas : Akral hangat, CRT < 2 detik, edema -/-
Ekstremitas Bawah : Akral hangat, CRT < 2 detik, edema -/-
Pemeriksaan Pemeriksaan Hasil Nilai normal Satuan Kesan

Penunjang (10 Hemoglobin 10,4 P : 12,7-24 g/dL Menurun

oktober 2017) Hematokrit 32 P : 33-43 % Menurun

Leukosit 9500 9.000-30.000 /L N

Trombosit 173000 150.000-400.000 /L N

MCV 81 70-90 fL N

MCH 27 25-31 Pg N

MCHC 33 32-36 g/dL N

Eritrosit 4,0 3.8-5.2 juta /L N

GDS 80 30-80 mg/dL N

BT 1.3 1-3 Menit N

CT 6.3 5-15 Menit N

Natrium 141 137-150 Mmol/L N

Kalium 4,7 3.5-5.5 Mmol/L N

Kalsium 8,9 8-10.4 Mmol/L N

Klorida 108 94-108 Mmol/L N

Proteinuria - Negatif N
ASESMEN PRA ANESTESI
Diagnosis Kerja Tatalaksana preoperatif
Wanita usia 22 tahun G2P1A0, Sectio Cesareae
gravida 34-35 minggu dengan Terapi dokter spesialis
Gemelli + PEB
Diagnosis Anestesi
Obgyn:
ASA II Loading dose RL
20% MgSO4 + IVFD RL
500 cc/20 tpm
Nifedipine tab 10 mg 2x2

Konsul anestesi dengan hasil


konsultasi:
Acc tindakan anestesi
Puasa 8 jam
Catatan Perjalanan Perioperatif
Keadaaan Pra Bedah
Keadaan umum : Tampak sakit ringan
Puasa : 8 jam
Tekanan Darah ; 161/107 mmHg
Berat badan : 60 kg
Nadi : 112 kali/ menit
Pernapasan : 24 kali/ menit
SpO2 : 100%
Suhu : Afebris
Status Fisik : ASA II
Anestesi Regional : Spinal L3-L4
setinggi segmen T8
Premedikasi : Dexamethason 4 mg,
Dexamethason 10 mg, Ketorolac 30
mg, PCT 1 gr
Teknik anestesi : Regional
Induksi : Marcain 0,5% 2 mL +
Fentanyl 25 mcg
Pemeliharaan : O2 Nasal Kanul 3 L/mnt
Sectio cesarea
Keadaan bayi :
Keadaan hidup
Apgar score : 1 menit = 7 ; 5 menit = 8
Berat Badan 1) 1970 gr ; 2) 2300 gr
Panjang Badan 1) 29 cm ; 2 ) 38 cm
Keadaan penderita pasca bedah :
Keadaan umum : CM
Tekanan darah : 132/79 mmHg
Nadi : 87 kali per menit
Respirasi : 20 kali per menit
SpO2 : 99 %
Suhu : Afebris

Instruksi pasca bedah :


Pantau TTV tiap 15 menit
O2 3 LPM
Bed Rest kurang lebih 10 jam, head up 30
Boleh makan dan minum jika BU +, Mual -, Muntah
Analgetik bolus ketorolac 30 mg/8 jam
Analgetik drip Futrolit (Petidin 100 mg + Ketorolac 60 mg)
Tinjauan Pustaka
Hipertensi

Hipertensi diartikan sebagai peningkatan


tekanan darah secara terus menerus sehingga
melebihi batas normal. Hipertensi merupakan
hasil dari resistensi pembuluh darah perifer
dan kardiak output.
Hipertensi dalam kehamilan
Evaluasi dan Persiapan
Pre-operatif

Pemeriksaan USG

Pemeriksaan echocardiogram

Pemeriksaan pada gambaran spinal

Pemeriksaan darah lengkap, analisa gas darah dan elektrolit juga


harus dilakukan serta disediakan minimal 1 unit whole blood.
Pengosongan kandung kemih sebelum masuk
ke ruang operasi
Manajemen yang dapat dilakukan di VK
sebelum operasi adalah pasien
persiapan fisik ;
Status kesehatan, status nutrisi, keseimbangan
cairan dan elektrolit
Pengosongan lambung dan colon
Pencukuran daerah operasi
Pengosongan kandung kemih
Personal hygene
Manajemen Intraoperatif
Manajemen Intraoperatif
IV line
Arterial line
Gas darah
Monitoring hemodinamik
EKG
Pulse Oximetry
ETCO2
Stetoskop Prekordial
Cairan dan Temperatur
Suhu ruang OK sekitar 30o C
Cairan irigasi dan cairan IV yang masuk harus
dihangatkan
Penggunaan anestetik inhalasi mengurangi
thermogenesis sebanyak 70%
Posisi
Pasien biasanya diposisikan supine
Manajemen Postoperatif
Masalah Post-operatif
Resiko tinggi infeksi berhubungan dengan
trauma jaringan
Intoleransi aktivitas berhubungan dengan
keterbatasan gerak sekunder post operasi SC
ditemukan masalah keperawatan seperti Nyeri
berhubungan dengan adanya agen injury
(luka/jahitan post SC)
Ketidakefektifan pemberian ASI berhubungan
dengan terhambatnya produksi ASI
ANALISA KASUS
PRE-OPERATIF
Evaluasi preoperatif pasien dengan preeklampsia berat
harus mengenali tanda-tanda apakah adanya Hb yang
menurun
Pemeriksaan klinis yang dilakukan dapat berupa
pemeriksaan USG, echocardiogram dan pemeriksaan
gambaran spinal.
Pada pasien ini, ditemukan adanya gambaran letak lintang
pada USG. Pada gambaran jantung tidak ditemukan adanya
kardiomegali.
Riwayat pengobatan dari dokter spesialis obgyn
memberikan Loading dose RL
20% MgSO4 + IVFD RL 500 cc/20 tpm
Nifedipine tab 10 mg 2x2
Riwayat operasi sebelumnya sudah pernah di
sesar pada anak yang pertama. Alergi obat
dan makanan pada pasien tidak ada.
Hasil PF paru dan jantung dalam batas normal.
Pada pemeriksaan laboratorium ditemukan
nilai Hb yang menurun yaitu 11,2 g/dL
Hasil konsul dokter anestesi disetujui operasi,
pasien dipuasakan mulai pukul 02.00 dan
disiapkan ruangan di NICU.
INTRA-OPERATIF
Pemasangan IV line, stetoskop precordial, nasal cannule dengan O2 3 lpm
serta pulse oximeter
Premedikasi Ondansetron 4 mg, dexamethason 10 mg, ketorolac 30 mg,
PCT 1 gram
Laju nadi prainduksi 92 kali per menit. Induksi dimulai pukul 20.15.
Laju nadi pasien selama operasi berfluktuasi dari 60-80 kali per menit.
INTRA-OPERATIF
Cairan:
Gelafusal 500ml
RL + chrome + Oxytosin + Metylergometrin 500 cc + 50 mg + 1
cc + 0,2 mg
RL 500 mL
Operasi selesai pada pukul 21.30
Pasien kemudian diberikan epedrine 10 mg 4x,
metylergometrin 0,2 mg, Asam Tramexamat 500 mg
POST OPERATIF
1. Pantau TTV tiap 15 menit
2. O2 3 LPM
3. Bed Rest kurang lebih 10 jam, head up 30
4. Boleh makan dan minum jika BU +, Mual -,
Muntah
5. Analgetik bolus ketorolac 30 mg/8 jam
6. Analgetik drip Futrolit (Petidin 100 mg +
Ketorolac 60 mg)
TERIMA KASIH