Anda di halaman 1dari 29

STATUS SOSIAL

EX-GAFATAR
Anggota Kelompok :
1. Sania Septiani
2. Verdina Bella Haqi
3. Ganendra Arya
4. Muhammad Ardhi P.
5. Silfa Amalia
6. Alfin Gema
7. Maulida Zafitri
8. Andy Senjaya
9. Taufik Rizkiandi
10. Juli Magdalena Gultom
11. Intan Hairani
AGAMA?
BAHASA SANSEKERTA
A= TIDAK
GAMA = KACAU
AGAMA?
ATURAN -> ARAH ATAU
TUJUAN TERTENTU
Berdiri sejak 14 Agustus 2011

Berkantor pusat di LPPI di Jalan Tambak No.


20B, Jakarta Pusat

Legalitas terdapat dalam UUD 1945 pasal 28,


UU No. 8 tahun 1985

Berasaskan Pancasila
Latar
belakang
GAFATAR
Latar Belakang dan Dasar Pemikiran

Fenomena yang
bertabrakan Terdapat
dengan nilai-nilai kepedulian dan
luhur bangsa memiliki rasa Melestarikan dan
nusantara akibat bertanggung menjaga budaya
kemorosotan jawab untuk serta moralitas
nilai moral menata kembali
penguasa dan moralitas
masyarakat
ALUR ORGANISASI

NKSA
GAFATAR
AL QIYADAH AL Milah (Negara
(Gerakan Fajar
ISLAMIYAH Abraham Karunia
Nusantara)
Semesta Alam)
PROGRAM KERJA GAFATAR

PROGRAM KERJA
GAFATAR

Gerakan sosial Gerakan sosial Pelatihan kebencanaan,


Ketahanan Kemandirian Pangan perkemahan, dan remaja
CIRI-CIRI AJARAN GAFATAR

Tidak wajib sholat 5 waktu

Tidak wajib puasa ramadhan

Syahadat mereka berbeda

Mirip dengan NII KW9


Sasaran Gafatar

Orang yang berpendidikan tinggi yang baru ingin


tau tentang agama

Kaum-kaum eksekutif yang baru ingin tau tentang


agama

Mantan aktivis agama

Orang-orang yang sedang bermasalah atau galau


Kondisi Ex-Gafatar Saat Ini

Warga eks gafatar ditolak di kampung halamannya


atau tidak diterima oleh lingkungan lama

Warga eks gafatar meminta pendampingan hukum


YLBHI akibat diusir dari tempat relokasi

Warga eks-gafatar meminta aset di kalimantan


berupa tanah, rumah, dan ternak untuk kembali
Teori Dasar

Menurut teori yang ditinjau dari sisi Psikologi


Agama

Terjadinya konversi agama

Teori Labeling, seseorang melakukan perilaku


menyimpang karena proses pemberian julukan

Teori yang dikemukakan oleh Robert K. Merton


5 tahapan teori Robert K. Merton

Konformitas

Inovasi

Ritualisme

Pengasingan diri

Pemberontakan
Teori Behaviorisme

Teori ini membahas hubungan antara stimulus dan


respons pada dunia sekelilingnya. Menurut teori ini,
semua perilaku, termasuk tindak balas (respons)
ditimbulkan oleh adanya rangsangan (stimulus). Jadi
setiap perilaku dapat dipelajari menurut hubungan
stimulus respons
Teori Kognitif

Teori ini dicanangkan oleh Watd H. Goodenaough


mengemukakan bagaimana manusia memandang suatu
kejadian dari dunianya sendiri.
Social Control Theory

Seseorang tidak akan melakukan tindak kejahatan


jika tingkah laku mereka dikendalikan melalui
lembaga-lembaga seperti sekolah, tempat ibadah,
lingkungan kerja, dan keluarga. Dalam konteks ini,
seseorang tidak melakukan tindak kejahatan karena
ada suatu kendali yang menghalangi mereka dalam
melakukan kejahatan.
Rational Choice Theory

Manusia memperhitungkan biaya dan manfaat sebelum


menentukan apa yang akan dilakukan. Menurut teori ini,
manusia dalam mengambil keputusan akan
membandingkan manfaat yang didapat dan
pengorbanan yang diberikan dari beberapa pilihan yang
ada.
Teori Motivasi Herzberg

Ada dua jenis faktor yang mendorong seseorang untuk


berusaha mencapai kepuasan dan menjauhkan diri dari
ketidakpuasan.
Social Exchange Theory (George Homans)

Manusia bertindak untuk memaksimalkan 'reward'


yang mereka dapatkan di aksi sosial. Sehingga
tindakan maksimalisasi umumnya melibatkan
pertukaran dengan pihak lain dan tidak selalu
berbasiskan keuntungan namun juga berupa citra
positif.
Teori Disonansi Kognitif

Oleh Leon Festinger, manusia membawa


berbagai macam unsur (elemen) kognitif dalam
dirinya seperti; elemen sikap,persepsi,
pengetahuan, dan elemen tingkah laku (behavior).
Masing-masing elemen itu tidak terpisah satu sama
lain namun saling memengaruhi dalam suatu sistem
yang saling berhubungan. Masing-masing elemen
akan memilih salah satu jenis hubungan dari tiga
jenis hubungan yang mungkin ada dengan masing-
masing elemen lainnya.
Teori Sine Qua Non

Teori yang menyatakan bahwa suatu kejadian yang


merupakan akibat, ditimbulkan oleh beberapa
peristiwa atau keadaan atau faktor yang satu sama
lain merupakan suatu rangkaian yang berhubungan.
Teori Faktor Hygiene

motivasi yang bersumber dari luar diri dan turut


menentukan perilaku seseorang dalam menjalani
aktifitas sehari-hari
Teori Penggolongan Sosial

Menurut DeFleur, individu yang masuk dalam


kategori sosial tertentu/sama akan cenderung
memiliki prilaku atau sikap yang kurang lebih sama
terhadap stimulus tertentu
Teori Perilaku

Menjelaskan bahwa pembelajaran menuju perilaku


dapat dipengaruhi oleh penekanan positif atau
negatif
Pedoman Wawancara Ahli Psikolog
Shinta Dayawanty, S.Psi
Landasan Teori Pertanyaan Jawaban

Teori Behaviorisme Apakah perilaku eks Gafatar mengalami iya, perubahan perilaku dapat terjadi karena
Teori ini membahas hubungan antara stimulus perubahan karena ada stimulus dari lingkungan lingkungan contohnya dampak dari akibat
dan respons pada dunia sekelilingnya. Menurut ? perbuatan sehingga mendapat perlakuan yang
teori ini, semua perilaku, termasuk tindak balas tidak enak dari orang-orang terdekat yang
(respons) ditimbulkan oleh adanya rangsangan mendorong seseorang untuk berubah sikap.
(stimulus). Jadi setiap perilaku dapat dipelajari
menurut hubungan stimulus - respons.

Social Control Theory Apakah eks Gafatar tidak melakukan tindakan salah satu lembaga negara yang mengendalikan
Seseorang tidak akan melakukan tindak kejahatan kembali karena dikendalikan melalui tindakan kejahatan tersebut adalah ormas
kejahatan jika tingkah laku mereka dikendalikan lembaga-lembaga ? masyarakat dan kepolisian. Dengan adanya
melalui lembaga-lembaga seperti sekolah, hukuman yang memberikan efek psikologis, hal
tempat ibadah, lingkungan kerja, dan keluarga. tersebut membuat suatu individu tidak akan
Dalam konteks ini, seseorang tidak melakukan melakukan kesalahan yang sama.
tindak kejahatan karena ada suatu kendali yang
menghalangi mereka dalam melakukan
kejahatan.

Rational Choice Theory Apakah eks Gafatar mengambil keputusan Pengambilan keputusan suatu individu
Manusia memperhitungkan biaya dan manfaat berdasarkan manfaat dan pengorbanannya ? dihasilkan dari pertimbangan efek dan
sebelum menentukan apa yang akan dilakukan. manfaatnya.
Menurut teori ini, manusia dalam mengambil
keputusan akan membandingkan manfaat yang
didapat dan pengorbanan yang diberikan dari
beberapa pilihan yang ada.
Social Exchange Theory (George Homans) Apakah eks Gafatar bertindak untuk Suatu individu bertindak untuk
Manusia bertindak untuk memaksimalkan memaksimalkan reward di aksi sosial ? mendapatkan reward terjadi dengan
'reward' yang mereka dapatkan di aksi sosial.
tujuan mendapatkan pengakuan di
Sehingga tindakan maksimalisasi umumnya
melibatkan pertukaran dengan pihak lain dan sosial masyarakat.
tidak selalu berbasiskan keuntungan namun
juga berupa citra positif.

Teori Disonansi Kognitif Dari pandangan ahli psikologi eks Gafatar Memiliki sikap kesadaran dimana suatu
Oleh Leon Festinger, manusia membawa memiliki elemen sikap, persepsi, individu pada saat sadar bahwa
berbagai macam unsur (elemen) kognitif dalam
pengetahuan, dan tingkah laku seperti tindakannya salah maka akan berupaya
dirinya seperti; elemen sikap,persepsi,
pengetahuan, dan elemen tingkah laku apa ? ke tindakan yang benar contohnya
(behavior). Masing-masing elemen itu tidak merubah paradigma keringanan dalam
terpisah satu sama lain namun saling beribadah yang salah menjadi
memengaruhi dalam suatu sistem yang saling berdasarkan landasan agama yang
berhubungan. Masing-masing elemen akan
seharusnya.
memilih salah satu jenis hubungan dari tiga jenis
hubungan yang mungkin ada dengan masing-
masing elemen lainnya.

Teori Sine Qua Non Perubahan sikap eks Gafatar apakah iya, perubahan yang semula tidak percaya
Teori yang menyatakan bahwa suatu kejadian
merupakan akibat yang ditimbulkan dari diri, merasa putus asa menjadi sebaliknya
yang merupakan akibat, ditimbulkan oleh
beberapa peristiwa atau keadaan atau faktor
berbagai macam faktor psikologis ? karena peran orang-orang disekitar yang
yang satu sama lain merupakan suatu rangkaian mau membimbing kearah jalan yang
yang berhubungan. benar.
Teori Penggolongan Sosial Apakah eks Gafatar masuk dalam eks Gafatar merupakan suatu individu
Menurut DeFleur, individu yang masuk kategori sosial tertentu dan memiliki yang telah keluar dari kelompok
dalam kategori sosial tertentu/sama perilaku dari faktor stimulus tertentu ? Gafatar sehingga kategori sosial yang
akan cenderung memiliki prilaku atau terjadi semula menjadi musuh
sikap yang kurang lebih sama terhadap masyarakat akhirnya saat sudah
stimulus tertentu keluar dia menjadi masyarakat biasa.
Stimulus yang paling berperan besar
dari faktor eksternal.
Teori Faktor Hygiene Apakah motivasi eks Gafatar bersumber tidak sepenuhnya berasal dari eksternal,
Motivasi yang bersumber dari luar diri dari luar diri dan menentukan perilaku ada motivasi yang bersumber dari
dan turut menentukan perilaku aktifitas sehari-hari ? internal misalnya berasal dari pemikiran
seseorang dalam menjalani aktifitas diri.
sehari-hari
Teori Perilaku Apakah perilaku eks Gafatar dipengaruhi Perilaku suatu subjek yang telah keluar
Menjelaskan bahwa pembelajaran oleh penekanan positif atau negatif ? dari organisasi yang menyimpang
menuju perilaku dapat dipengaruhi oleh didasari oleh pengaruh negatif eksternal
penekanan positif atau negatif terhadap dirinya. Suatu individu akan
bersikap yang memberikan mereka
kenyamanan.
Teori Motivasi Herzberg Apakah tindakan eks Gafatar berusaha iya tujuan aktualisasi diri dalam hal
Ada dua jenis faktor yang mendorong mencapai kepuasan dan menjauhkan diri mencapai kepuasan yaitu ketercapaian
seseorang untuk berusaha mencapai dari ketidakpuasan ? kenyamanan karena merasa diterima di
kepuasan dan menjauhkan diri dari lingkungan masyarakat saat sudah keluar
ketidakpuasan. dari organisasi menyimpang tersebut.
Teori Kognitif Bagaimana pandangan Anda terhadap Adanya eks Gafatar tersebut memberikan
Teori ini dicanangkan oleh Watd H. kejadian eks Gafatar ? gambaran bahwa kelompok tersebut
Goodenaough mengemukakan tidak sesuai dengan tujuan naluriah
bagaimana manusia memandang suatu manusia untuk berbuat baik.
kejadian dari dunianya sendiri.