Anda di halaman 1dari 19

Board Audit Committee

Communications
Ch. 23

Andi Rakhman Yusuf, SE., M.Ec.Dev., Ak.


Komite Audit

Definisi (Sox):
A committee (or equivalent body) established by and amongst the
board of directors of an issuer for the purpose of overseeing the
accounting and financial reporting processes of the issuer and
audits of the financial statements of the issuer; and if no such
committee exists with respect to an issuer, the board of directors
of the issuer
Sebuah komite (atau badan yang setara) yang didirikan oleh dan
di antara dewan direksi emiten untuk tujuan mengawasi proses
akuntansi dan pelaporan keuangan emiten dan audit laporan
keuangan emiten; dan jika tidak ada komite tersebut ada
berkenaan dengan penerbit, dewan direksi emiten
Tanggungjawab Komite Audit

Corporate governance
Internal controls
Financial reporting
Audit activities
Code of ethics conduct
Whistleblower program
Enterprise risk management
Financial statement fraud
Peran Komite Audit

Komite Audit bertugas membantu Dewan


Komisaris untuk memastikan bahwa:
1. laporan keuangan disajikan secara wajar sesuai
dengan prinsip akuntansi yang berlaku umum
2. struktur pengendalian internal perusahaan
dilaksanakan dengan baik
3. pelaksanaan audit internal maupun eksternal
dilaksanakan sesuai dengan standar audit yang
berlaku
4. Tindak lanjut temuan hasil audit dilaksanakan
oleh manajemen
Komite Audit bertanggungjawab dalam menyusun
dan menetapkan seluruh pedoman pelaksanaan
kerja bagi Internal Audit
Komite Audit melakukan pengawasan terhadap
hasil kerja dan kinerja seluruh aktivitas, kegiatan,
dan penetapan perencanaan kerja Internal Audit
Komite Audit dipilih oleh dan bertanggungjawab
pada Dewan Komisaris
Komite Audit memproses calon auditor eksternal
termasuk imbalan jasanya untuk disampaikan
kepada Dewan Komisaris
Jumlah anggota Komite Audit harus disesuaikan
dengan kompleksitas Perusahaan dengan tetap
memperhatikan efektifitas dalam pengambilan
keputusan.
Kepala Internal Audit seharusnya memiliki
komunikasi yang intensif dengan Komite Audit
dengan selalu menyampaikan laporan kerja kepada
Komite Audit secara reguler. Namun pada
kenyataannya seringkali hubungan antara Internal
Audit dengan Komite Audit lebih sebatas formalitas
pada pertemuan-pertemuan formal sesuai dengan
permintaan Komite Audit.
Hal tersebut terjadi karena pengawasan Komite
Audit tidak secara langsung layaknya manajemen
atau Dewan Direksi, sehingga pertemuan dengan
Komite Audit biasanya dilakukan bersama dengan
Dewan Direksi
PERBEDAAN FUNGSI DAN PERAN ANTARA
INTERNAL AUDIT DAN KOMITE AUDIT

NO Komite Audit NO Internal Audit


1 Penyusun kebijakan/ 1 Pelaksana kebijakan terkait
pedoman kerja audit pelaksanaan audit
2 Penyusun kode etik 2 Melaksanakan aktivitas
audit berdasar kode etik
3 Pengawas pelaksanaan 3 Pelaksana audit reguler
audit
4 Bertanggungjawab kepada 4 Bertanggungjawab kepada
Dewan Komisaris Direksi
5 Aktivitas tertentu 5 Aktivitas harian
6 Diangkat dan dipilih oleh 6 Diangkat oleh Direksi
Komisaris
7 Salah seorang anggota dari 7 Anggota tidak merangkap
Komisaris Independen di manajemen apapun
Kedudukan Komite Audit

Komite Audit adalah komponen operasional bagi


organisasi dalam melakukan pengawasan pengendalian
internal dan pelaporan keuangan
Karena peran dan tanggungjawabnya yang luas, maka
keanggotaan Komite Audit harus independen dan terpisah
dari kepentingan Direksi atau Komisaris
Komite Audit bukanlah bagian dari manajemen, namuan
kedudukan Komite Audit merupakan bagian dari organisasi
secara keseluruhan
Komite audit menyusun :
1. Piagam Audit; sebagai bagian dari komitmen audit
2. Pedoman Audit; sebagai SOP pelaksanaan audit
KEDUDUKAN KOMITE AUDIT
DALAM BAGAN ORGANISASI
Syarat Keanggotaan Komite Audit

1) Independen dan tidak berhubungan dengan


manajemen direksi.
2) Berpengalaman di Bidang Akuntansi/Keuangan
dan atau legal dan di bidang operasional lain
tergantung dari jenis usaha perusahaan.
3) Beranggotakan 3-7 orang (termasuk ketua)
tergantung besar kecil perusahaan.
Dalam melaksanaan pertemuan, Komite Audit dapat melibatkan
manajemen, internal audit dan atau pihak lain yang dipandang
perlu dan sesuai dengan pokok materi pertemuan.
Beberapa contoh tanggungjawab
Komite Audit
1. Menentukan tingkat pengendalian internal yang efektif dan
pelaporan pengendalian internal tersebut secara berkala
2. Memberikan rekomendasi terhadap pemilihan eksternal
auditor dalam pelaksanaan audit laporan keuangan tahunan
3. Mengambil tindakan yang diperlukan terhadap kelemahan
pengendalian internal yang signifikan berdasarkan laporan
dari internal audit atau ekternal audit
4. Memberikan persetujan atas rencana audit tahunan dari
internal audit
5. Menetapkan kode etik bagi Kepala dan anggota internal
audit
6. Melakukan review dan distribusi atas hasil audit laporan
keuangan perusahaan
Piagam Audit
Tujuan dari penyusunan piagam audit adalah untuk menentukan
tanggungjawab Komite Audit terkait dengan:
1. Mengidentifikasi, menilai, dan menentukan tingkat
ketidakpastian risiko keuangan
2. Melakukan pengembangan sistem keuangan secara berkala
3. Intergritas pelaporan keuangan dan pengungkapangn
penyajian pelaporan keuangan
4. Kepatuhan terhadap undang-undang dan peraturan lain
5. Standar kualifikasi, sumber daya, dan kinerja auditor eksternal
6. Standar kemampuan, sumber daya, dan kinerja staf internal
audit
7. Melakukan komunikasi yang terbuka terhadap, manajemen,
dewan komisaris, SPI, karyawan dan pihak eksternal
Piagam Komite Audit terdiri dari:

1. Tujuan dan wewenang Komite Audit


2. Komposisi anggota Komite Audit
3. Jadwal pertemuan
4. Prosedur review Komite Audit
5. Aktivitas utama Komtie Audit
6. Aktifitas khusus : sistem akuntansi, penunjukkan
eksternal auditor, sistem pengendalian, penentuan
risiko, dan kepatuhan terhadap peraturan yang
berlaku
7. Batasan Komite Audit
Isi dari Piagam Audit

Isi dari Piagam Komite Audit setidaknya terdiri dari:


1. Pendahuluan (visi, misi, tujuan, dan latar belakang)
2. Kedudukan (peran, fungsi, hak dan wewenang)
3. Tanggungjawab (tugas, wewenang, tanggung jawab)
4. Standar Profesi dan Kode Etik
5. Norma Pemeriksaan
6. Hubungan dengan pihak terkait (manajemen, SPI,
internal audit dan pihak eksternal)
Tanggungjawab Komite Audit
Terhadap Audit Internal (1)

Komite Audit memliki tanggungjawab utama terhadap fingsi


internal audit perusahaan. Dalam kondisi terkini, fungsi
internal audit harus didefinisikan dalam piagam audit dan
hubungannya dengan Komite Audit. Beberapa tanggungjawab
Komite Audit terhadap Internal Audit terutama terkait dengan
beberapa hal:
Komite Audit menyusun Piagam Audit sebagai komitmen
kerja bersama dengan Internal Audit.
Pedoman Audit disusun oleh Komite Audit sebagai pedoman
dan langkah kerja (SOP) operasional bagi setiap staf internal
audit.
Tanggungjawab Komite Audit
Terhadap Audit Internal (2)

1. Melakukan review terhadap perencanaan kegiatan, sumber


daya, penganggaran, dan struktur organisasi internal audit
2. Mengevaluasi kinerja dan kedudukan Kepala internal audit
3. Melakukan review terhadap hasil audit yang dilaksanakan oleh
internal audit dan memantau rekomendasi tindak lanjut
4. Bersama dengan manajemen melakukan review terhadap
sistem pengendalian internal, dan pelaporan keuangan.
Jenis-jenis Pedoman Audit

Pedoman audit sebagai petunjuk operasional dan


langkah kerja bagi setiap auditor disusun
berdasarkan jenis jasa audit yang dilaksanakan
oleh internal auditor misalnya:
1. Pedoman Audit Keuangan
2. Pedoman Audit Kepatuhan
3. Pedoman Audit Pengadaan Barang/jasa
4. Pedoman Audit Operasional/Kinerja
5. Pedoman Audit Sistem Informasi
6. dll
Ringkasan Perencanaan Audit Tahunan
Divisi Audit Risk Periode Staf Biaya Ket.
Keu Piutang 7,8 1-23 Jan
Keu Kas setara 8,3 3 orang
Prod Persediaan 7,5 13.000
Prod BHP 8,1 7-29 Jul
HRD Recruit 7,0 9.000
Mrkt Sales 7,8 2 orang
Monitoring Temuan Audit Internal
dan Proses Tindak Lanjut
NO PERIODE TEMUAN STATUS
1. Mar 20xx Proses pengadaan barang tidak Selesai
sesuai dengan pedoman
2. Mei 20xx Rekruitmen pegawai tanpa Dalam proses
melalui proses sesuai pedoman tindak lanjut
3. Ags 20xx Pencatatan penerimaan dicatat Selesai dilakukan
lebih kecil tindak lanjut
4. Sep 20xx Ketidaktepatan perencanaan Dalam proses
supply persediaan tindak lanjut
5. Nov 20xx