Anda di halaman 1dari 31

Oleh:

Amellia Azzahra Damono


Pembimbing :
Dr. Hj. Hasri Darni Sp,M

Kepaniteraan Ilmu Penyakit Mata


RSIJ Pondok Kopi
2015
Identitas
Nama : Ny. M
Umur : 63 tahun
Jenis kelamin : Perempuan
Agama : Islam
Bangsa : Indonesia
Pekerjaan : IRT
Alamat : Cakung,Jakarta
MRS : 5 Mei 2015
Anamnesis kasus
Keluhan utama :
Penglihatan mata kanan kabur 1 tahun yang lalu

Keluhan tambahan : Terdapat gumpalan lemak


mengganjal
Riwayat Penyakit Sekarang :
Pasien datang dengan keluhan mata kanan kabur dan
terasa mengganjal saat berkedip, keluhan ini dirasakan
sejak 1 tahun yang lalu, ketika bercermin pasien
melihat seperti ada sesuatu yang tumbuh pada bagian
putih mata kanan daging tumbuh, perih (-), nyeri (-),
mata berair(-) merah (-) gatal (+),pasien mengatakan
mata sering terkena debu kemudian mata kanan
sering di kucek. Awalnya daging tumbuh tersebut
kecil yang lama kelamaan menjalar makin mendekati
bagian hitam mata pasien. Riwayat trauma disangkal
Riwayat penyakit yang lalu
Riwayat memakai kacamata (-)
Riwayat hipertensi (+)
Riwayat diabetes melitus (+)
Riwayat stroke (+)
Anamnesa Keluarga Tidak ada keluarga yang
mengalami penyakit yang sama dengan pasien
Keadaan Sosial Ekonomi Cukup
Pemeriksaan Fisik
Status Generalis
Keadaan umum : tampak sakit ringan
Keadaan sakit : sakit ringan
Kesadaran : compos mentis
Tekanan Darah : 150/90 mmHg
Nadi : 80 x/menit, reguler, isi dan tegangan
cukup
Pernafasan : 20 x/menit
Suhu : 36,7oC
Penyakit sistemik
Traktus respiratori Tidak ada keluhan
Traktus digestif Tidak ada keluhan
Cxardio vas Tidak ada keluhan
Endokrin Tidak ada keluhan
Neurologi Tidak ada keluhan
Kulit Tidak ada keluhan
THT Tidak ada keluhan
GILUT Tidak ada keluhan
Lain-lain Tidak ada keluhan
Status
Oftalmolgik
Resume
TINJAUAN PUSTAKA
PTERIGIUM
Epidemiologi
Daerah iklim panas, kering, berdebu dan kering.
Prevalensi pterigium pada decade 2 dan 3
kehidupan. Insiden tinggi pada umur antara 20-49
tahun.
Laki-laki lebih sering 4 kali lebih resiko dibandingkan
perempuan
Etiologi
Radiasi sinar ultraviolet
Faktor genetic
Paparan debu.
Patogenesis
Ultraviolet mutagen u/ p53 tumor suppressor gene
pada limbal basal stem cell tanpa apoptosis,
transforming growth factor- beta overproduksi dan
kolagenase . Sel-sel bermingrasi dan angiogenesis
degenerasi kolagen & terlihat jaringan
subepitelial fibrovaskular.
Jaringan subkonjungtiva degenerasi elastoik&
proliferasi jaringan granulasi vascular di bawah
epithelium menembus kornea. Kerusakan pada
kornea terjadi pada lapisan membrane bowman oleh
pertumbuhan jaringan fibrovaskular.
Diagnosa Banding
Pinguecula:
Bentuk kecil, meninggi, massa kekuningan berbatas
dengan limbus dan konjungtiva bulbi di fissura
interpalpebra.
Pseudopterigium
Pseudopterigium
Gejala Klinis
Mata sering berair dan tampak merah
Merasa seperti ada benda asing
Timbul astigmatisme
Penglihatan menurun.
Derajat pterigium
Derajat 1 : terbatas pada limbus kornea
Derajat 2 : melewati limbus kornea tetapi tidak lebih
dari 2 mm melewati kornea.
Derajat 3 : melebihi derajat 2 tetapi tidak melebihi
pinggiran pupil mata.
Derajat 4 : sudah melewati pupil .
Tatalaksana
1. Xytrol
2. Ektraksi pterigium
Indikasi operasi
Pterigium yang menjalar ke kornea sampai lebih dari 3
mm dari limbus.
Pterigium yang mencapai jarak lebih dari separuh
antara limbus dan tepi pupil.
Pterigium yang sering memberikan keluhan mata
merah, berair dan silau karena astigmatismus.
Kosmetik
Jenis-jenis tindakan bedah
Bare sclera
Mc Reynold operation
Autograft
ASTIGMATISMA
Astigmatisma adalah kelainan refraksi dimana sinar
sejajar yang datang dari jarak tak terhingga oleh mata
dalam keadaan istirahat dibias tak tertentu, refraksi
dalam tiap meridian tak sama.
Etiologi
Kelaiann kornea
Kelainan Dislensa
Macam-macam astigma
Astigmatisma miopikus simpleks
Astigmatisma miopikus kompositus
Astigmatisma hipermetropikus simpleks
Astigmatisma hipermetropikus kompositus
Astigmatisma mikstus`
PEMBAHASAN
Anamnesis mata kanan dan kiri kabur, sering
merah, berair,dan terasa mengganjal saat berkedip.
Terlihat ada sesuatu yang tumbuh pada bagian putih
mata dan menjalar ke bagian hitam mata.
pemeriksaan eksterna dan slit lamp konjungtiva
bulbi dan kornea terdapat jaringan fibrovaskular.
Pada pemeriksaan Visus dan refraksi ditemukan VOD :
6/20 Koreksi : S-1 C -075 as 90 6/9 dan VOS : 6/60
Koreksi : S-250 C -0756/20
xytrol 3x1
ekstraksi pterygium
Edukasi pasien
1. penyakit ini dapat berulang
2. menghindari faktor resiko seperti paparan sinar
matahari, debu, kotoran, udara kering dengan
memakai pelindung mata seperti kacamata pelindung.
Wassalamualaikum wr.wb