Anda di halaman 1dari 14

Stabilisasi Tanah secara kimiawi

Reza P. Munirwan, ST, M.Sc


Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala
Timeline
1. STABILISASI DENGAN CAMPURAN BAHAN KIMIA

Bahan Kimia Yang Dapat Digunakan

Kapur (Lime Stabilization)


Semen Portland (Cement Stabilization)
Semen Abu Terbang
Semen Puzolan Kapur
Bahan Kimia Lainnya

Stabilisasi Dengan Kapur

1). Jenis Tanah Yang Dapat Distabilisasi


a. pada prinsipnya dapat digunakan untuk semua jenis tanah yang
mengandung lempung lebih dari 50%.
b. Tidak baik untuk tanah organis
c. Kapur lebih cepat bereaksi pada tanah lempung yang
mengandung mineral montmorilonite dan kaolinite;
(i). Dapat mengurangi plastisitas tanah lempung
montmorilonite
(ii). Tidak berpengaruh pada plastisitas tanah lempung
kaolinite
2). Jenis Kapur Yang Digunakan
a. kapur yang digunakan adalah kapur kembang (Hydrat Lime =
CaOH) dan Quick Lime (CaO); sedangkan kapur jenis CaCO3
hanya digunakan /berfungsi untuk butir pengisi (filler).
b. Spesifikasi Kapur
Jenis Kapur
Kadar
Quick Lime Hydrat Lime
CaO / MgO 92 % 95 %
CO2 3% 5%
Modulus
Kehalusan -- 12 %
3). Persyaratan Mutu

Kuat Tekan
Jenis Tanah Peruntukan
7 Hari
Lempung Pondasi bawah 17,6 kg/cm2
Kerikil lempungan pondasi 31,6 kg/cm2

4). Perkiraan Kadar Kapur


Harus dikontrol dengan perencanaan campuran

Kadar Kapur
Jenis Tanah
%
Lempung krikilan 3,0
Lempung pasiran 5,0
Lempung lanauan 2,0 4,0
Lempung 3,0 8,0
Stabilisasi Dengan Semen Portland

1). Jenis Tanah


Stabilisasi dengan semen portland pada prinsipnya dapat digunakan
untuk semua jenis tanah, kecuali tanah yang kandungan bahan
organisnya tinggi (gambut).

2). Jenis Semen Portland yang Digunakan


Pada prinsipnya semua jenis/tipe semen portland dapat digunakan,
yaitu:
a. Semen Portland tipe I s.d. V
b. Semen Portland abu terbang (disebut juga Semen Puzzolan);
Tipe A (SPA) mengandung 15 20 % Fly Ash
Tipe B (SPB) mengandung 40 % Fly Ash

3). Persyaratan Mutu


Lihat Tabel 1.

4). Perkiraan Kadar Semen

Jenis Tanah % Semen

Batu pecah halus 0,5 2,0


Lempung pasiran-krikilan 2,0 4,0
Pasir well graded 2,0 4,0
Pasir poor graded 4,0 6,0
Lempung pasiran 4,0 6,0
Lempung lanauan 6,0 8,0
Lempung 8,0 12,0
Lempung plastisitas tinggi 12,0 15,0
Lempung organis L),) L%,)
Rencana Campuran

Rencana campuran stabilisasi kapur dan semen dibuat dengan cara


sebagai berikut:

1). Lakukan pengujian mutu tanah yang akan distabilisasi


Batas Atterberg
Analisa butir --------- Butir halus : Hidrometer
Butir kasar : Saringan
Berat jenis
Pemadatan sesuai dengan jenis tanah dan peruntukan
Kuat tekan bebas pada dmaks.
CBR direndam 4 hari

2). Lakukan pengujian bahan stabilisasi:


Waktu ikat
Modulus kehalusan
Untuk kapur:
- kadar CaO/MgO

3). Pada Wopt. dan dmaks.


Buatlah benda-benda uni kuat tekan bebas dan CBR. Jumlah benda
uji untuk kuat tekan masing-masing 3 buah untuk umur 3 7 14
28 hari. benda uji dibuat dengan variasi kadar bahan stabilisasi
sesuai 10.2. 4). dan 10.3. 4).

4). Berdasarkan hasil pengujian butir 3) di atas, dapat ditentukan kadar


bahanstabilisasi yang diperlukan, dengan mempertimbangkan butir
10.2. 3). Dan 10.3. 3).
Pelaksanaan di Lapangan

Stabilisasi dengan semen dan kapur harus dilaksanakan dengan


pemadatan. Pencampuran dapat dilakukan dengan:
Mesin pencampur
Dicampur langsung di lapangan dengan grader.

Yang harus dilakukan selama pelaksanaan adalah:


Homogenitas campuran
Kepadatan maksimum yang harus dicapai

1). Homogenitas campuran


a. pencampuran dengan menggunakan mesin pencampur tidak
terlalu sulit untuk mencapai campuran yang homogen (dapat
diatur).
b. Pencampuran dengan mesin pencampur: jarak penempatan
bahan stabilisasi untuk setiap interval jarak dapat dihitung secara
teoritis, tetapi harus dilakukan trial mix disertai dengan trial
compaction.

2). Kepadatan di lapangan dapat diketahui dengan melakukan pengujian


kepadatan di lapangan.

3). Butir (a) dan (b) harus ditunjang dengan pengendalian mutu yang
ketat.
Stabilisasi Tanah secara Kimiawi

Kapur
(Lime)

Portland Abu Terbang


Cement
(Fly Ash)
(PC)
Stabilisasi
Tanah
Kimiawi

Kombinasi Bahan
Bahan Kimia
Kimia Lainnya
Stabilisasi Tanah secara Kimiawi
Jenis tanah apa yang distabilisasi?
Apa bahan yang digunakan dalam pencampuran tanah?
Apa tujuan dari penelitian?
Apa rujukan utama penelitian?
Pengujian apa saja yang dilakukan dan waktu pengujian?
o Uji sifat fisis
o Pemadatan
o CBR
o Direct Shear
o Triaxial
o dll
Apa hasil percampurannya efektif?
o Tunjukkan parameternya
o Grafik/ gambar/ tabel
Kesimpulan
SELESAI
Looking Ahead

When is the next milestone?


What are the expected deliverables?
Known risks and issues
o What is the investigation timeline for these
issues?
What are the immediate next steps?