Anda di halaman 1dari 15

B U D I D AYA TA N A M A N

SEMUSIM
TA N A M A N M E L O N
PUTRI SULHANA EL-FIESHA B.
EDWIN PRADANA
INA HIDAYATI
PUSPITA SARY RAHAYU
RIZKA UNTESA PUTRI
LARAS BIKA HARTANTI
TANAMAN MELON

Melon ( Cucumis melo L ) merupakan tanaman semusim (annual) yang bersifat menjalar atau
merambat
Menurut Anindita(2009), buah melon merupakan komoditas holtikultura yang telah banyak
dikembangkan di Indonesia, baik dalam skala kecil maupun agribisnis. Kandungan gizi melon
cukup tinggi diantaranya mengandung serat, mineral, beta karoten, dan vitamin C
KLASIFIKASI

Berikut merupakan klasifikasi tanaman melon;


Kingdom : Plantae
Divisi : Spermatophyta
Subdivisi : Angiospermae
Kelas : Dicotyledonae
Ordo : Cucurbitales
Family : Cucurbitaceae
Genus : Cucumis
Spesies : Cucumis melo L. (Rohmawati, 2007).
HASIL OBSERVASI

Pada tanggal 14 dan 25 Oktober 2017, kelompok kami melakukan sebuah observasi pertama ke
Padukuhan Cilikan, Kelurahan Umbulmartini, Kecamatan Ngemplak, Sleman,Yogyakarta.
NARASUMBER
Adapun narasumber didapat dari 2 petani Melon, yaitu Bpk Hariadi dan Ibu Rokhistin-Bpk Budi
Sutopo ( 1 keluarga )
PERSIAPAN LAHAN

Persiapan yang dilakukan sebelum pertanaman melon adalah membersihkan tanah dari sisa
tanaman dan sampah, kemudian dilakukan pembajakan2x dengan kedalaman 20 30cm
(pengolahan sempurna) dan sekaligus melakukan penambahan unsur-unur hara yaitu dengan
pemberiaan pupuk kandang dan kimia dengan perbandingan 3:1.
Digunakan mulsa yang dilubangi dan dipasang ajir untuk tempat bersanggah tanaman melon
tersebut. Ajir dibuat dari bilah bambu ukuran panjang 175 200cm dan lebar 3-4cm, dipasang
berjajar dekat batang tanaman melon.
PEMBIBITAN

Benih yang sudah berkecambah harus langsung segera dibibitkan atau disemai dalam media
pembibitan. Penyemaian benih dapat menggunakan kantong plastik bening atau polybag
berukuran 7x10 cm.
. Penanaman dikalukan dengan cara membuat lubang sekitar 2cm, lalu benih dimasukkan
kedalam lubang, kemudian benih ditutup dengan tanah.
Benih yang dipakai petani, melon Hybrid Sunny Red
PENANAMAN

Bibit tanaman melon siap untuk ditanam saat berumur 10 14 hari setelah semai. Kriteria bibit
yang siap tanam adalah jika bibit tersebut sudah memiliki 2 3 pasang daun yang berwarna
hijau segar.
PEMANGKASAN

Selama 35 hari pemeliharaan, dipastikan jumlah maksimal daun tiap satu tanaman ialah 23 helai
Dalam pemilihan calon buah juga perlu ketelitiaan, calon buah biasanya dipilih mulai dari
percabangan ke 8,9,dan 10 lalu dieliminasi sehingga hanya tersisa satu calon buah tiap satu
tanaman. Dengan demikian dapat dihasilkan buah dengan ukuran yang optimum karena
pasokanhara dari sumber ke lubuk adalah sesuai kapasitas kebutuhan buah dan menghasilkan
buah yang bagus dan bernilai ekonomi tinggi.
PENYIANGAN

Pengendalian gulma dilakukan saat gulma mulai tumbuh sejak awal pertanaman. Gulma yang
tumbuh disepanjang parit diluar lubang tanam dibersihkan dengan sabit, cangkul atau secara
manual (tangan) minimal seminggu sekali. Pembersihan gulma pada lunbang tanam dilakkan
secata intensif minimal 3 hari sekali
PENANGANAN OPT

Penanganan pengendalian OPT dilakuan dengan cara disemprot insektisida sebanyak empat hari
sekali menggunakan dafonil atau antacol ( untuk insektisida) dan reagen (untuk fungi). Adapun
macam bakteri ataupun cendawan pengganggu melon adalah: Layu Bakteri, Penyakit Busuk
Pangkal Batang (gummy stem bligt), kutu, kumbang, ulat, uret dll.
PEMUPUKKAN

Digunakan pupuk ZA sebanyak 100kg, phonska 50 kg, dan KCL 50kg.


Sedangkan pupuk susulannya bergantung kebutuhan tanaman sendiri. ada 2 jenis pupuk susulan
yang biasa digunakan.Yang Pertama KNO merah yang digunakan untuk mempercepat
pertumbuhan dan KNO putih untuk mempercepat pembuahan (generatif).
PENGAIRAN

Pemberian air pada tanaman melon sangat bergantung pada musim yang sedang berlangsung
dan fase pertumbuhan tanam. Musim hujan tidak perlu dilakukan pengairan, tetapi saluran-
saluran drainase harus diperbaiki agar tidak terjadi penggenangan air hujan disekitar tanaman.
PANEN DAN PASCA PANEN

Total waktu pengerjaan pada budidaya tanaman melon menghabiskan waktu kurang lebih 65-75
hst. Adapun harga jual buah melon bervariasi, mulai dari Rp. 1000 Rp. 12.000, hal tersebut
tergantung pada berat satu buahnya. Untuk melon dengan berat kurang dari 1kg hanya dihargai
Rp. 1.000- Rp. 6.000. Melon dengan berat kira-kira 1 kg dihargai dengan harga Rp. 6.000 Rp.
8.000. Sedangkan untuk melon dengan berat lebih dari 1 kg dihargai dengan harga Rp. 8.000
Rp. 12.000. Kualitas (grade) A, B, dan C dibedakan pada kuantitas dan kualitas buah.
THANKYOU