Anda di halaman 1dari 26

TEKNIK

PERANCANGAN
KONTRAK BISNIS
Oleh: Lusia Nia Kurnianti, SH., MH.
POKOK-POKOK PERANCANGAN BISNIS

Luas Lingkup
Kontrak Bisnis : Jual beli
Sewa-menyewa
Sewa beli
Ekspor impor
dll
PENDEKATAN TERHADAP
KONTRAK BISNIS

Teoritik : Asas-asas
Prinsip
Pemahaman Sumber
Hukum Kontrak
Praktikal
Teknik perancangan
Format kontrak
Pemahaman
Nasional dan
Internasional
DEFINISI KONTRAK
Perjanjian tertulis yang dibuat sah
Dibuat 2 pihak/lebih
Obyek tertentu
Dijamin oleh hukum
Mengikat para pihak bertimbal balik
Menimbulkan akibat hukum tertentu
ASAS-ASAS
HUKUM PERJANJIAN

Asas kebebasan berkontrak


Asas Pacta Sun Servanda
(Ps 1338 KUHPerdata)
Asas itikad baik
Asas konsensualisme
(Ps 1320 ayat 1 KUHPerdata)
Asas kepercayaan
Asas persamaan hukum
ASAS-ASAS
HUKUM PERJANJIAN
Asas kepastian hukum
Asas kepatutan (Ps 1339)
Asas moral
Asas Perlindungan
Sebuah kontrak harus memenuhi 4 syarat:
1. Kata sepakat
2. Cakap berbuat hukum
3. Ada hal tertentu
4. Tidak merupakan sebab yang dilarang
LANGKAH AWAL
PERANCANGAN KONTRAK

Gali informasi
Transaksi
Latar belakang
Tujuan
Analisis
Pahami konsekuensi hukum
keinginan Membiasakan
klien istilah hukum
Logika yuridik
ESENSI YANG
HARUS DIPERHATIKAN

Patokan harga/tarif
Kontrol mata uang
Pajak
Lingkungan hidup
Pengadaan barang untuk keperluan
pemerintah
dsb
BEBERAPA FAKTOR POKOK YANG HARUS
TERCANTUM DALAM KONTRAK :

Identitas para pihak


Kapan para pihak laksanakan kewajiban
Cara pelaksanaan kewajiban
Tempat pelaksanaan kewajiban
Cantumkan para pihak yang
menanggung biaya asuransi dll
Pihak yang menanggung resiko pada
saat terjadi force majeur
Klausul force majeur
Klausul kenaikan harga
Klausul pilihan hukum + forum
Cantumkan prosedur lokal
Bahasa resmi yang dipilih
STRUKTUR KONTRAK BISNIS
I. Bagian Pembukaan
Judul
Tempat tanggal
Komparasi (identitas para pihak)
Recitals
II. Ketentuan Pokok

Ketentuan Umum / Definisi /


Peristilahan
Obyek Kontrak
Hak Kewajiban Para Pihak
Pernyataan (Representations) dan
Jaminan (Warranties)
Persyaratan-persyaratan (Conditions),
janji-janji (Convenants), Tanggung
Jawab (Indemnities), Pelepasan Hak
(Releases)
Masa Laku Kontrak
Wanprestasi / Cidera Janji dan Upaya-
upaya hukum atas Wanprestasi (Events
of Defaulth and Remedies)
Keadaan Kahar (Force Majeur and
Handship)
III. Ketentuan Penunjang
Pilihan Hukum (Choice of Law Clause)
Pilihan Forum / Yurisdiksi (Choice of
Forum Clause)
Pilihan Penyelesaian Sengeketa
(Arbitration/Mediation Clause)
Klausul menyangkut aspek
formalitas/prosedural/perijinan kontrak
Pemberitahuan dan Komunikasi
Klausul menyangkut status kontrak
secara keseluruhan (Merger Clause)
Bahasa
Amandemen
IV. Bagian Penutup
Tempat dan tinggal penandatanganan
kontrak (bila tidak disebut dalam
bagian pembukaan)
Kolom untuk tanda tangan para pihak
Tanda pengenal/cap para pihak
Materai
V. Lampiran-lampiran Kontrak
Peta lokasi, denah, skema
Jadwal/chedules
Spesifikasi teknis barang
Rumus, resep/formula
Gambar, motif, disain
KONTRAK STANDAR
Pengertian Kontrak Standar :

Perjanjian yang telah ditetapkan terlebih dahulu


secara tertulis berupa formulir dalam jumlah tak
terbatas untuk ditawarkan kepada para konsumen
tanpa membedakan kondisi para konsumen

CIRI KONTRAK STANDAR


Pembuatan kontrak memililki kedudukan lebih kuat
Efisien, pelaksanaan cepat dan mudah
Ditawarkan secara massal
JENIS
KONTRAK STANDAR
1. Kontrak standar yang isinya
ditetapkan oleh produsen/kreditur

Program Badan hukum Badan hukum


Keperdataan Publik
2. Kontrak standar yang isinya
ditetapkan atas dasar sepakat
(Kontrak Standar bertimbal
balik)

Pihak Serikat
Perusahaan Pekerja
3. Kontrak standar yang isinya
ditetapkan pihak III yang
memiliki ahli tertentu

Advokat/Notaris

Akta Jual Beli,


Akta Hibah, dll
BENTUK KONTRAK STANDAR

Kontrak Standar Menyatu

PK Bank Negotiable part

Kontrak Standar Terpisah

Kontrak ekspor-impor
Dilihat dari penandatanganan
kontrak standar dibagi:

Kontrak standar yang dianggap


mengikat pada saat
ditandatangani para pihak
Kontrak standar yang penutupan
perjanjian tidak perlu
penandatanganan para pihak

Contoh:
Tiket Pesawat
Tips Perancangan Kontrak Standar

Berpedoman pada asas adil +


wajar
Asas contemporaneus
Klausul eksonerasi
MEMORANDUM OF
UNDERSTANDING (MoU)

Pengertian:
Kesepakatan para pihak yang akan
dilanjutkan dengan proses negosiasi dalam
rangka penyusunan kontrak kerja sama yang
utuh.
Sebagai pernyataan bersama tentang
komitmen moral para pihak tanpa ikatan
hukum apapun.
Mengikat secara moral terhadap para pihak