Anda di halaman 1dari 11

SMA NEGERI 1 SUBOH

Jl. Pawiyatan No. 04 Suboh - Situbondo

HOME SK/KD MATERI LATIHAN

SMA KELAS XII SEMESTER 1


Oleh : Bayu Segoro
STANDART KOMPETENSI DAN KOMPETENSI DASAR

Standart kompetensi

Rumusan Kompetensi Sikap


Spiritual adalah Menghayati dan
mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya. Adapun rumusan
Kompetensi Sikap Sosial adalah Kompetensi dasar
Menghayati dan mengamalkan
perilaku jujur, disiplin, santun, Menyajikan akuntansi sebagai
peduli (gotong royong, kerjasama, sistem informasi
toleran, damai), bertanggung
jawab, responsif, dan pro-aktif
dalam berinteraksi secara efektif
sesuai dengan perkembangan anak
di lingkungan, keluarga, sekolah,
masyarakat dan lingkungan alam
sekitar, bangsa, negara, kawasan
regional, dan kawasan
internasional.
PRINSIP DASAR AKUTANSI
A. Arti Penting Dari Prinsip Akutansi
Dalam materi kuliah teori akutansi tentang arti penting dan
karakteristik prinsip akutansi yang terdapat dari website
aji.staff.gunadarma.ac.id (diakses 12 agustus 2014) menjelaskan
bahwa prinsip akutansi memiliki tiga arti penting yaitu :
1. Dasar untuk pedoman penentuan perlakuan akutansi dalam
menyusun maupun menginterpretasikan laporan keuangan.
2. Pedoman peringkasan dan pengungkapan informsi keuangan.
3. Suatu kesepakan atau aturan main tentang bagaimana laporan
keuangan disusun agar terjadi komonikasi yang efektif antara pihak-
pihak yang terpisah secara fisik dan fungsional.
Lanjutan.....

B. Prinsip Akutansi

Dalam buku Accounting Principles Buku Dua (weygandt, dkk, 2013)


menyebutkan empat prinsip akutansi, yaitu prinsip biaya, prinsip pengakuan
pendapatan, prinsip penandingan (pengakuan beban) dan prinsip pengungkapan
penuh.
1. Prinsip biaya
Prinsip biaya, maksudnya aset yang terdapat dalam suatu perusahaan harus
dicatat pada biayanya.
2. Prinsip pengakuan pendapatan
Pendapatan yang didapatkan oleh suatu perusahaan diakui pada periode saat
pendapatan tersebut dihasilkan.
3. Prinsip pengakuan beban
Maksud dari prinsip penandingan adalah bahwa beban yang dihasilkan harus
dikaitkan dengan pendapatan pada periode dimana usaha untuk memperoleh
pendapatan yang dihasilkan.
4. Prinsip pengugkapan penuh
maksud dari pengungkapan penuh ini adalah semua hal yang akan
menyebabkan perbedaan terhadap pengguna laporan keuangan harus
diungkapkan.
ASUMSI YANG DIGUNAKAN DALAM AKUTANSI

Asumsi adalah dasar dalam proses pencatatan akutansi. Dalam buku


pengantar akutansi buku 2 (Weygandt,2013) terdapat empat macam
asumsi dalam akutansi yaitu :
1. Asumsi Satuan Uang ( Monetary Unit Assumption)
Asumsi satuan uang menyatakan bahwa hanya data transaksi
yang dapat dihitung menggunakan satuan uang saja yang dapat
dimasukkan dalam catatan akutansi.
2. Asumsi Entitas Ekonomi ( Economic Entity Assumption)
Entitas merupakan organisasi yang berdiri sendiri sebagai suatu
satuan ekonomi. Asumsi entitas ekonomi dalam hubungannya dengan
suatu perusahaan bisnis, dibedakan menjadi 3 yaitu :
a. Perusahaan perorangan
b. Perusahaan persekutuan
c. Perseroan terbatas (PT)
Lanjutan.....

3. Asumsi Kelangsungan Usaha ( Going Concern Assumption )


Asumsi ini beranggapan bahwa perusahaan akan terus berdiri. Dengan
anggapan ini maka perusahaan akan memiliki cukup waktu untuk
menyelesaikan perjanjian-perjanjian dan kontak-kontraknya.
4. Asumsi Periode Waktu ( Time periode Assumption )
Asumsi ini beranggapan bahwa umur ekonomis suatu bisnis dapat
dibagi dalam periode waktu buatan. Maka berdasrkan asumsi periode
waktu aktivitas perusahaan dapat dibagi menjadi bulan dan tahun.
Dengan tujuan untuk mendapatkan laporan keuangan yang berarti.
BIDANG-BIDANG AKUTANSI
Bidang-bidang akutansi terdiri dari 4 bidang akutansi yaitu bidang
akutansi publik, bidang akutansi internal/perusahaan/manajemen,
bidang akutansi pemerintah/ sektor publik dan bidang akutansi
pendidikan.
1. Bidang Akutansi Publik
bidang akutansi publik terdiri dari dua macam yaitu auditing dan
akutansi perpajakan.
a. Auditing merupakan bidang akutansi publik yang kegiatannya
melakukan pemeriksaan untuk menilai kewajaran, laporan keuangan
yang disusun oleh manajemen perusahaan untuk invistor, kreditur, dan
pihak eksternal lainnya.
b. Akutansi perpajakan adalah bidang akutansi publik yang kegiatanya
membantu perencanaan pajak dan memastikan dan memastikan
mamatuhi aturan perpajakn yang berlaku.
Lanjutan.....

2. Bidang Akutansi Internal/Perusahaan/Manajemen


Bidang akutansi intern terdiri dari empat macam yaitu akutansi biaya,
akutansi anggaran, perencanaan sistem informasi dan audit intern.
a. Akutansi biaya adalah bidang akutansi intern yang kegiatannya
mengalisis beban-beban yang dikeluarkan dalam proses produksi.
b. Akutansi anggaran adalah bidang akutansi intern yang kegiatannya
menetapkan sasaran penjualan dan laba, serta membuat perencanaan
untuk mencapai sasaran tersebut.
c. Audit intern adalah bidang akutansi intern yang kegiatannya
melakukan audit yang dilakukan oleh auditor intern perusahaan.
d. Perencanaan sistem informasi adalah bidang akutansi intern yang
kegiatannya merancang sistem informasi akutansi yang sesuai dengan
yang dibutuhkan oleh pihak inten dan ekstern.
Lanjutan.....

3. Akutansi Pemerintah
Akutansi Pemerintah adalah akutansi yang diperlukan dalam lembaga-
lembaga pemerintah untuk mengatur keuangan negara atau daerah
untuk merealisasikan anggaran negara atau daerah.
4. Akutansi Pendidikan
Akutansi pendidikan adalah akutansi yang berhubungan dengan
kegiatan pengajaran dan pengembangan pendidikan akutansi misalnya
mata pelajaran SMA dan mata kuliah perguruan tinggi.
PROFESI AKUNTAN
Profesi akuntan dibagi menjadi 4 profesi diantaranya adalah :
1. Akuntan Perusahaan adalah akuntan yang bekerja dalam
perusahaan dan bertanggung jawab atas berbagai fungsi akutansi
serta keuangan perusahaan.
2. Akuntan Publik adalah akuntan independen (bebas) yang secara
perorangan atau kelompok memberikan jasa dalam bidang akutansi
bagi perusahaan atau organisasi bisnis dan non bisnis.
3. Akuntan Pemerintah adalah akuntan yang bekerja pada lembaga
pemerintah yang tugas utamanya adalah merencanakan,
mengedalikan, dan memeriksa penggunaan uang atau kekayaan
negara.
4. Akuntan Pendidik adalah akuntan yang tugas utamanya
mengembangkan dan mengajarkan akutansi, misalnya dosen dan
guru mata pelajaran akutansi.
ETIKA PROFESI AKUNTAN
Etika profesi akuntan adalah suatu pedoman bagi para akuntan.
Ada tiga prinsip dasar perilaku etis bagi akuntan yaitu sebagai
berikut.
1. menghindari pelanggaran etika sekecil apapun
2. menekankan pada reputasi jangka panjang
3. siap menghadapi konsekuensi yang kurang baik bila berpegang
pada perilaki etis.