Anda di halaman 1dari 21

PEMELIHARAAN RUTIN ( PREVENTIVE MAINTENANCE )

PADA MOTOR INDUKSI TIGA FASA DI PT. PUSRI PALEMBANG

Laporan Pemagangan Tingkat Sarjana Di PT. PUSRI


Palembang

Oleh :
A.Wahyu Ramadhonie
Nurfala Ghomi Sari

PROGRAM PEMAGANGAN TINGKAT SARJANA


PT. PUPUK SRIWIJAYA PALEMBANG
2013
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Latar Belakang Motor Induksi

Preventive
Maintenance

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Latar Belakang
PT. Pupuk Sriwijaya (PT. PUSRI) adalah salah satu
pabrik industri terbesar di Indonesia yang bergerak dalam
bidang produksi pupuk urea dan amoniak untuk membantu
para petani.
penggunaan motor-motor listrik dari yang berkapasitas
kecil sampai yang berkapasitas besar sangat diperlukan.
Hampir semua industri menggunakan motor induksi tiga fasa,
baik industri kecil, menengah dan besar (termasuk PT. Pusri).
Dalam menunjang proses produksi pupuk agar mencapai hasil
yang diinginkan, maka peran motor induksi tiga fasa ini
sangatlah penting, sehingga dibutuhkan pemeliharaan yang
baik terhadap motor-motor ini.
Tujuan dan ManfaatPenulisan
Tujuan penulisan laporan ini ialah :
Untuk mengetahui tentang motor induksi tiga fasa
Untuk mengetahui tentang MCC (Motor Control Centre)
Untuk mengetahui cara pemeliharaan rutin pada motor induksi tiga
fasa

Manfaat yang diharapkan dalam penulisan laporan ini ialah :


Menambah wawasan dan pengetahuan mengenai dunia industri
khususnya di bidang elektro (arus lemah maupun arus kuat)
Menambah pengalaman mengenai cara-cara perawatan terhadap
motor induksi tiga fasa yang sering digunakan di dunia industri
Menambah pengetahuan secara umum keadaan yang sebenarnya di
dalam suatu kegiatan industri yang terjadi di PT. Pusri Palembang

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Pembatasan Masalah
Dalam hal ini penulis membatasi masalah pada :
Hanya membahas pemeliharaan rutin motor
induksi tiga fasa yang dilakukan di MCC dan
lapangan
Tidak membahas secara rinci mengenai motor
induksi dan spesifikasinya

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Sejarah Perusahaan
PT Pupuk Sriwidjaja yang
didirikan pada tanggal 24 Desember
1959 merupakan perusahaan yang
bertujuan untuk turut melaksanakan
dan menunjang kebijaksanaan dan
program pemerintah di bidang
ekonomi, dan pembangunan nasional
pada umumnya, khususnya di bidang
industri pupuk dan industri kimia
lainnya, melalui usaha produksi,
perdagangan, pemberian jasa, dan
usaha lainnya.
Struktur Organisasi Perusahaan
Motor AC (Motor Arus Bolak-Balik)
Motor AC digunakan secara luas, di pemukiman, kawasan
perdagangan, industri, maupun di bidang lain. Motor AC mengubah energi
listrik menjadi energi mekanik.

Motor Serempak (Motor Sinkron) Motor Tak Serempak (Motor Asinkron)


Putaran motor sama dengan putaran Putaran motor tidak sama dengan
fluks magnet stator putaran fluks magnet stator
Motor tidak dapat berputar sendiri Ada selisih yang disebut slip
meski lilitan stator telah dihubungkan Motor ini disebut juga sebagai motor
dengan tegangan luar induksi

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Konstruksi
Rotor : Rotor merupakan bagian motor yang berputar
Terbagi menjadi 2 jenis yaitu :

Rotor Sangkar Rotor belit/ Rotor Lilit

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Konstruksi
Konstruksi Motor
Stator : Stator merupakan bagian
motor yang diam

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Motor Control Center (MCC)
Motor Control Center (MCC)
dapat didefinisikan sebagai suatu
rangkaian pengendali atau pengaman
untuk mengoperasikan/menjalankan
motor listrik sesuai dengan fungsinya.
Beberapa faktor Agar Motor Control
Center (MCC) dapat bekerja dengan
sebaik-baiknya dan sesuai dengan
yang diharapkan yaitu :
Sumber power supply yang
tersedia.
Beban yang akan digerakkan.
Jenis motor yang akan dikontrol.
Sifat operasi motor yang
diperlukan.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Komponen-komponen pada Motor Control Center
(MCC)

Circuit Breaker (CB)


Thermal Over Load (relay
pengaman beban lebih)
Magnetic Contactor
Zero Current
Transformator
Current Transformer
Push Button On/Off
Fuse

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Pemeliharaan
Preventive Maintenance
- Running Maintenance
-Turn Around Maintenance
Repair Maintenance
Predictive Maintenance
- cek ampere motor
- cek vibrasi
- cek pelumasan / grease oil
Corrective Maintenance
- cek interlock system
- cek overload, kontaktor magnetic, circuit breaker
- cek kondisi motor

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Pemeliharaan
Break Down Maintenance
Modification Maintenance
- modifikasi motor (disesuaikan dengan kegunaan)
- cek interlock sistem
Shut Down Maintenance
- Service motor (bengkel listrik) - open
- Ganti bearing - test
- cek vibrasi - siap pakai
- cek tahanan

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Pemeliharaan Preventif Motor Listrik
Sebelum terjadi kerusakan serius pada motor listrik, perlu
dilakukan pemeliharaan preventif dengan periode yang
ditentukan sesuai kapasitas/lokasi atau aturan dari pabrikannya.
Usia mesin-mesin listrik ditentukan oleh cara pemeliharaannya.
Pemeliharaan yang kurang baik ditandai dengan adanya debu
tebal, karatan, atau adanya bekas tertempel cairan atau bahan
kimia lainnya, dan sebagainya.
1. Pemeliharaan terhadap kotoran atau debu
2. Pemeriksaan poros.
3. Pemeriksaan mur dan baut.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Pemeliharaan Motor Control Center (MCC)
Pemeliharaan Jangka Pendek Pemeliharaan Jangka Panjang

Pemeliharaan jangka pendek pada Motor Pemeliharaan jangka panjang ini dilakukan
Control Center (MCC) hanya Check Visual setiap 1 tahun sekali / Turn Around (TA)
meliputi : meliputi :
pengecekan pada kondisi rangkaian pengecekan Motor Control Center
Motor Control Center (MCC) (MCC)
clening bagian yang terjangkau kalibrasi relay
check kabel-kabel komponen dari Motor Control Center
pengecekan ini sendiri dilakukan setiap 1 (MCC) itu rusak langsung diperbaiki atau
bulan sekalil. diganti

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Langkah-langkah Pemeliharaan rutin pada motor

1. Cek Ampere
2.Cek Kondisi motor (panas)
3. Cek vibrasi (teknik andal)
4.Cek pelumas (grease)
5. Cek Interlock system (MCC)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
KESIMPULAN DAN SARAN
1. Pemeliharaan motor induksi 3 fasa sangat penting
dalam menunjang kelancaran proses produksi yang
ada di perusahaan.
2. Pemeliharaan rutin (Preventive Maintenance)
merupakan suatu kegiatan perawatan yang
direncanakan baik itu secara rutin maupun periodik,
karena apabila perawatan dilakukan tepat pada
waktunya akan mengurangi down time dari peralatan.
3. Pemeliharaan rutin pada interlock system motor
induksi 3 fasa dapat dilakukan di MCC dan lapangan
tempat motor berada.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
Saran
Sebaiknya dalam melakukan PM memperhatikan prosedural
yang telah ditetapkan, mulai dengan memperhatikan
keselamatan kerja hingga cara-cara dalam melakukan PM,
agar hasil PM dapat diyakini dengan baik.

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Beri Nilai