Anda di halaman 1dari 28

DOKUMENTASI HASIL AUDIT

DAN KERTAS KERJA


Andi Rakhman Yusuf, M.Ec.Dev., Ak.
PENDAHULUAN

1 Audit internal membutuhkan dokumentasi yang


baik untuk mendukung temuan audit

Dokumentasi yang efektif atas bukti audit adalah


2 kebutuhan yang sangat penting dari auditor
internal

Dimensi dokumentasi bisa dengan mencari


3 informasi atas proses bisnis dan memahami
setiap aktivitas dari entitas yang diaudit
TEMUAN AUDIT

PROSEDUR
AUDIT

TEMUAN
AUDIT
BUKTI
AUDIT
KEBUTUHAN DOKUMENTASI HASIL
AUDIT
SKILL

PROSEDUR DOKUMENTASI
BUKTI AUDIT
AUDIT AUDIT

INFORMASI
BISNIS PROSES
AUDITI
6.1 Persyaratan standar dokumentasi
audit

Laporan hasil audit,


hasil pekerjaan Dokumentasi Hasil
Dokumentasi Internal
lapangan, kertas kerja, menurut SEC harus
audit minimal 7 Tahun,
hasil wawancara, dipertahankan selama
setelah LHA terbit,
CAAT, dan data 7 Tahun
pendukung LHA
TIGA ASPEK PENTING PADA
DOKUMENTASI AUDIT INTERNAL
Kertas Kerja
Audit

Proses Document
Modeling management

Dokumentasi
Audit
Internal
16.2 Process Modeling
Gambaran proses bisnis auditi membantu auditor
internal dalam mengobservasi aktivitas bisnis
auditi

Kesalahan dalam menggambarkan proses bisnis


auditi akan membuat kesalahan pemahaman
auditor dan berkonsekuensi harus mengulang
proses pemahaman tersebut

Gambaran proses bisnis auditi ini memuat minimal


informasi bisnis utama auditi, aktivitas yang
dilakukan, bagaimana alur aktivitas dilakukan,
output dari aktivitas dan aktor pelaku tiap
aktivitas
TAHAPAN PEMAHAMAN BISNIS PROSES AUDITI
a. Memahami hierarki bisnis proses:
Sistem Berhubungan dengan proses yang terhubung atau tidak
Proses Logikanya saling terhubung, berhubungan dengan
aktivitas input-proses-output
Aktivitas bagian kecil dari proses yang dilaksanakan oleh
departemen atau individu
Tugas Tahapan yang dilaksanakan dalam aktivitas tertentu
Konsumen eksternal Konsumen akhir yang menerima produk
Konsumen Internal Personel, departemen atau proses dalam
organisasi internal tersebut

b. Menggambarkan dan
Mendokumentasikan
Proses Kunci (Utama)
Tujuannya adalah untuk menggambarkan
arus input dan output pada suatu proses
aktivitas
Penggambaran bisa menggunaka
flowchart agar memudahkan
pemahaman
CONTOH GAMBARAN PROSES BISNIS
AUDITI
CONTOH GAMBARAN PROSES BISNIS
AUDITI
16.3 KERTAS KERJA AUDIT

Survey Laporan
Pekerjaan Notisi Diskusi
pendah lapangan Audit Notisi
Hasil
uluan Audit
FUNGSI KERTAS KERJA AUDIT
Kertas kerja dari audit sebelumnya memberikan auditor
DASAR UNTUK informasi dasar untuk menempatkan reviu saat ini pada area
yang sama
PERENCANAAN Meliputi gambaran entitas, evaluasi pengendalian internal,
AUDIT anggaran dan waktu, program audit yang digunakan dan hasil
lainnya dari audit sebelumnya.

Kertas kerja menggambarkan kinerja pelaksanaan audit dan


Mencatat juga memberikan referensi untuk program audit yang
dijalankan
pekerjaan audit Jika audit yang dilaksanakan adalah audit tujuan tertentu
yang misalnya investigasi, dan prosedur yang dijalankan tidak
seperti program audit biasanya, maka kertas kerja harus
dilaksanakan menginformasikan prosedur tambahan dan informasi serta
catatan yang dilaksanakan.

Dalam banyak kasus, kertas kerja memainkan peran


Digunakan penting dan spesifik pada proses audit.
Kertas kerja berisi berbagai log pengendalian yang
selama proses digunakan oleh semua anggota tim audit.
audit Setiap masing-masing element yang tercakup dalam kertas
kerja akan digunakan untuk tahap audit selanjutnya
FUNGSI KERTAS KERJA AUDIT
Selama proses audit, situasi khusus dapat terjadi
Deskripsi misalnya di kebijakan dan prosedur, akurasi,
situasi khusus efisiensi, kinerja personel, atau penghematan
biaya yang potensial

Produk akhir dari audit internal adalah laporan hasil audit


Mendukung formal, yang meliputi temuan audit dan rekomendasi.
Dokumentasi mendukung temuan dengan bukti aktual seperti
kesimpulan dokumen yang ditemukan, hasil wawancara.
Kertas kerja seharusnya memberikan bukti yang cukup untuk
audit spesifik mendukung temuan audit spesifik yang akan tercakup di
laporan hasil audit.

Kertas kerja dapat menjawab pertanyaan


Sumber tambahan yang timbul dari manajemen atau auditi
Referensi atau auditor eksternal. Karena LHA dan temuan
terkadang membutuhkan penjelasan lebih lanjut.
FUNGSI KERTAS KERJA AUDIT
Kinerja staf selama audit baik
Penilaian kemampuan dalam menganalisis data
dan membuat kesimpulan secara
Staf langsung direfleksikan dari kertas kerja
yang disusun.

Auditor Internal mungkin untuk bertukar


kertas kerja dengan auditor eksternal,
Koordinasi tergantung pekerjaannya.
Auditor pemerintah dalam mereviu
Audit pengendalian internal dimungkinkan
untuk meminta dan memeriksa kertas
kerja internal auditor.
a. STANDAR KERTAS KERJA, MELIPUTI
BEBERAPA HAL
Relevan Kertas kerja harus relevan dengan
dengan tujuan penugasan audit dan tujuan
audit spesifik.
Dalam kertas kerja harus hati-hati dalam
Merangkum meringkas prosedur rinci yang telah kita
rincian lakukan untuk mendapatkan kesimpulan
yang tepat.

Kejelasan Kertas kerja dapat menyajikan secara


dalam jelas dan mudah dipahami hal-hal
mempresentasi material yang menjadi temuan.
kan
STANDAR KERTAS KERJA, MELIPUTI
BEBERAPA HAL
Akurasi kertas kerja pada dasarnya untuk
Akurasi semua skedul audit dan data kuantitatif.
Kertas kerja mungkin digunakan setiap saat
kertas kerja untuk menjawab pertanyaan di masa datang.

Kertas kerja secara akurat


Bentuk menggambarkan kinerja audit, kertas
standar kerja disajikan dalam format yang
konsisten dalam satu departemen
audit.
Masing-masing kertas kerja harus
Judul menunjukkan judul dari audit yang
dilaksanakan.
STANDAR KERTAS KERJA, MELIPUTI
BEBERAPA HAL
Kertas kerja juga harus menyajikan
Perusahaan/Entitas entitas yang diperiksa maupun
entitas auditor.

Kejelasan dan kerapian akan


Kerapian dan memudahkan pembaca dan
Kejelasan auditor selanjutnya

Kertas kerja harus menyajikan


Cross Indexing indeks untuk dapat melacak jejak
audit yang sudah dilakukan.
b. FORMAT KERTAS KERJA

Poin penting
Tidak ada adalah
format kertas gambaran hasil
kerja yang sama observasi dan
untuk auditor prosedur audit
internal yang
dilaksanakan
Contoh Gambaran Hasil Observasi
ORGANISASI DOKUMEN KERTAS KERJA

Administrative
Files

Organisasi
Dokumen
Kertas
Kerja Audit
Permanent
Files Procedures
Files
i. Permanent Files
Permanent file Batasan
Permanent Files
meliputi: Permanent Files
Beberapa audit sering Struktur organisasi Permanent
dilakukan berulang perusahaan
dengan prosedur yang tidak diartikan
Chart of Account
sama (bagan akun) tidak akan
Permanent data
Kebijakan dan berubah
mencakup data
historis dan berlanjut
prosedur entitas selamanya
untuk beberapa Laporan hasil audit Permanent files
periode, dan tidak ada periode sebelumnya
perubahan signifikan
merupakan
Laporan keuangan
sehingga Informasi tentang
sumber untuk
dipertahankan untuk unit yang diaudit audit
jangka waktu tertentu. (organisasi, proses selanjutnya
bisnis)
ii. ADMINISTRATIVE FILES
Administrative Files
Administrative Files
meliputi
Administrative File Surat menyurat
merupakan korespondensi selama
dokumentasi atas data proses audit
atau dokumen yang Dokumentasi
mendukung proses permintaan data
audit Surat perintah
Penugasan
Surat Konfirmasi Bank
iii. Audit Procedures Files
Audit Procedure Files Audit Procedure Files meliputi:

Mencatat kinerja Daftar prosedur audir secara


lengkap
penugasan audit Kuesioner
sesuai dengan jenis Gambaran prosedur
audit yang operasional
dilaksanakan Reviu atas aktivitas tertentu,
misalnya investigasi
Analisis dan jadwal berkaitan
dengan laporan keuangan
Dokumen perusahaan
Temuan, referensi temuan,
catatan supervisor atau draft
laporan
c. Teknik penyusunan kertas kerja
Referensi untuk Workpaper rough
Workpaper indexing sumber audit Notes
Tick Mark
and cross-referencing eksternal
Terkadang ketika
Internal audit wawancara audito
Bisa berupa kode Tick Marks
terkadang membuat coretan
perpaduan angka digunakan untuk
memerlukan sumber catatn yang
huruf misalnya AP- menandai suatu poin
lain sebagai rujukan kemudian akan
5,KK-ST-05 dari prosedur yang
dalam pengambilan ditulis kembali,
Bisa berupa dilaksanakan pada
kesimpulan atau coretan ini juga harus
hyperlinks jika suatu audit.
temuan. Misalnya dilampirkan atau
menggunakan Penggunaan tick rujukan peraturan
mark di audit discan sebagai
microsoft untuk audit
keuangan misalnya pendukung atas
Cross reference ini kepatuhan, profil catatan tersebut.
penting dalam audit menandai nilai akun auditi yang diambil
keuangan yang berbeda dari web auditi.
bermanfaat dan
memudahkan
auditor saat
pengambilan
kesimpulan
e. Proses Reviu Kertas Kerja

Setelah proses reviu


Kertas kerja yang Bukti supervisi atas diharapkan laporan
dibuat oleh staf kertas kerja juga hasil audit merupakan
auditor harus direviu dituangkan dalam hasil temuan yang
secara bertingkat kertas kerja tersebut akurat, didukung bukti
mulai dari ketua tim misalnya tanggal yang memadai dan
sampai supervisor direviu, catatn reviu sudah tidak ada
kesalahan teknis.
16.4 MANAJEMEN DOKUMEN AUDIT
INTERNAL

Kebutuhan manajemen audit internal


Backup, security, and Laporan audit,
Standar dokumen dan continuity manajemen risiko, dan
Manajemen atas
reviu proses -Backup data dan arsip
hardware dan software
administrasi internal audit
hasil audit harus - Kewajiban
- Penggunaan dilakukan untuk -secure system harus
software, konfigurasi menghindari kehilangan diterapkan sebagai sarana mempertahankan
dokumentasi audit selama
komputer,dan format baik secara fisik komputer penyimpanan setiap
minimal 7 tahun
dokumen yang standar maupun system. aktivitas audit yang
membawa konsekuensi
harus dilakukan audit dilakukan.
-akses security ke hasil bagi audit internal untuk
internal audit merupakan Termasuk dalam hal ini membangun sistem
keharusan agar tidak ada jika diterapkannya audit dokumentasi yang
-kertas kerja dan penyalahgunaan berbasis komputer, terjamin keamanannya
laporan hasil audit jaminan kerahasiaan dan baik dokumentasi secara
ditempatkan pada -Secara periodik proses
keamanan yang memadai hardcopy maupun
backup dan security harus
sistem server terpusat direviu dan dimonitor harus diterapkan softcopy.
16.5 ARTI PENTING DOKUMENTASI
AUDIT INTERNAL
-Dokumentasi yang memadai diperlukan untuk
proses pemeriksaan oleh internal audit.
-Kertas kerja merupakan pendukung penting
dalam pendokumentasian hasil audit.
-Kemampuan menyususn kertas kerja yang
efektif menjadi kunci utama dalam aturan
profesional auditor.
-Semua staf audit internal harus familiar dengan
perangkat IT dan proses dokumentasi audit
SEKIAN

TERIMAKASIH