Anda di halaman 1dari 21

Pengantar Manajemen

Inventaris Alat Medik

WHO :
Introduction to medical equipment
inventory management., 2011

Standar Akreditasi Rumah Sakit


Joint Commission International (JCI)
Accreditation Standards for Hospitals

Vivi Vira Viridianti


Isi Presentasi

1. Tujuan
2. Definisi Inventaris
3. Jenis Inventaris
4. Item (bagian) yang termasuk inventaris
5. Data yang perlu masuk dalam inventaris
6. Manajemen inventaris
7. Sistem komputerisasi manajemen inventaris
8. Inventaris sebagai alat manajemen
9. Contoh di RSDK
10. Kesimpulan
1. TUJUAN

Siklus hidup (manajemen) , teknologi kesehatan


2. Definisi Inventaris

Kamus Besar: 1 Adm daftar yg memuat semua barang milik kantor


(sekolah, perusahaan, kapal, dsb) yang dipakai dalam
melaksanakan tugas.

WHO: Inventaris adalah daftar asset mendetail yang dipunyai oleh


sebuah organisasi.
3. Jenis Investaris
WHO
Medical equipment, consumables, spare part
Workshop tools and test equipment inventory
Industrial and Hospital equipment
Safety equipment
Radioactive and hazardous materials and waste
Akreditasi : Bab 4 : Manajemen Fasilitas dan Keselamatan.
Keselamatan dan keamanan (K3)
Bahan berbahaya (B3: Bahan berbahaya dan beracun)
Manajemen emergensi / kegawatdaruratan
Pengamanan Kebakaran
Peralatan medik
Sistem utilitas (listrik, air, gas medik)
4. Item (bagian) yang termasuk inventaris

Apakah Stestoskop dan thermometer termasuk barang yang harus


diinventarisasi ??

Kriteria alat medik yang masuk dalam Inventaris dan cara


memenejnya: Kebijakan
Model Fennigkoh dan Smith
Fungsi alat
Potensial resiko pasien atau alat selama pemakaian alat medik.
Kebutuhan pemeliharaan

Algorithma Wang dan Levenson


Equipment Management Ranting (EMR)
EMR yang disesuikan dengan utilisasi alat
Model Fennigkoh dan Smith
1. Fungsi Alat
Kategori Uraian Fungsi Point
Score
Terapetik Life Support 10
Bedah dan Perawatan Intensive 9
Terapi Fisik dan pengobatan 8
Diagnostik Alat Monitoring: Bedah dan Perawatan Intensive 7
Alat Monitoring lainnya dan Alat Diagnostik 6
Analitik Laboratorium 5
Accessories alat laboratorium 4
Komputer yang terkait alat medik 3
Fungsi lain Selain fungsi di atas, yang berhubungan dengan 2
pasien
2. Potensial resiko pasien atau alat selama
pemakaian alat medik.

Deskripsi resiko penggunaan Point Score

Potensial kematian pasien 5

Potensial Cedera pasien atau operator 4

Terapi yang tidak tepat 3


atau kesalahan diagnostik

Kerusakan alat 2

Resiko yang tidak berarti 1


3. Kebutuhan pemeliharaan

Kebutuhan pemeliharaan Point Score

Kalibrasi rutin dan perlu penggantian suku cadang 5

Diatas rata rata 4


Rata rata: verifikasi performance z 3
dan test keselamatan
Dibawah rata rata 2

Minimal : inspeksi visual 1


Model Fennigkoh dan Smith

Rumus Perhitungan : The equipment management (EM)

EM = Fungsi + Resiko + Kebutuhan Pemeliharaan

Diperoleh nilai antara : 4 20


Alat dengan nilai >= 12 Masuk daftar Inventaris.
Alat dengan nilai < 12 tidak termasuk alat yang diinventaris Rutin
Algoritma Wang dan Levenson

Equipment Management Rating (EMR)


Memperhitungkan juga misi rumah sakit, pelayanan unggulan.
Mission Critical Rating diberi nilai 1 10, penggolongan/
pembobotan tergantung Rumah sakit itu sendiri. kebijakan

EMR = Mission Critical Rating + 2* Risk + 2*Maintenance

Nilai EMR antara 5 - 30


Program Kerja RSUP Dr. Kariadi Tahun 2013
1. Pelaksanaan Akreditasi Rumah Sakit Kelas Dunia MFK
2. Peningkatan mutu pelayanan
3. Pengembangan Pelayanan Bedah Epilepsi level tertinggi
4. Pengembangan Berkelanjutan Pelayanan Kuartener
5. Peningkatan Pelayanan Promotif Preventif
6. Operasionalisasi : Garuda 11, RM & Tumbuh Kembang, Diklat
7. Operasionalisasi Gedung Kesehatan RS Pendidikan
8. Meningkatkan status kesehatan bayi/anak & status kesehatan ibu
9. Peningkatan kualitas pelayanan pasien malaria dan infeksi, TB
Program Kerja RSUP Dr. Kariadi Tahun 2013

10. Peningkatan Kualitas penyusunan laporan keuangan tingkat


Kementerian Kesehatan untuk meraih opini WTP
11. Intensifikasi & ekstensifikasi penerimaan RS
12. Pengembangan Program SIRS/IT
13. Pemenuhan kebutuhan belanja pegawai, barang, pemeliharaan
dan belanja modal.
14. Pendidikan dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi SDM
15. Menyempurnakan dan pelaksanaan SPO di masing-masing unit
16. Peningkatan kemampuan penelitian RS oleh SDM Rumah sakit
Adjusted Equipment Management Rating

Pada metode ini Utilisasi alat diikut sertakan dalam perhitungan.


Nilai utilisasi alat : 0 100 % atau 0 - 1

Adjusted EMR = (Mission Critical Rating + 2*Maintenance )*


Utilization + 2*Risk

Nilai AEMR = 2 30
Utilisasi alat = Pemakaian alat X 100 %
Kapasitas alat
5. Data yang perlu masuk dalam Inventaris

WHO
minimal 13 data alat Teknik & Maintenance
Informasi tambahan : 17 data Manajemen & Finance
Kebijakan
Acuan nomor Indentifikasi ???
SIMAK BMN (MenKeu)
ECRI : Emergency Care Research Institute (USA)
GMDN : Global Medical Device Nomenclature (UK)
UMDNS : Universal Medical Device Nomenclature System (USA)
RSDK buat sendiri (yang sekarang ada)
Kebijakan
6. Manajemen Inventaris

Ada 3 tahapan proses inventarisasi


Koleksi data awal
Update informasi
Audit/Review tahunan

Akreditasi: Daftar alat belum optimal nilai 5


Daftar alat medik
Daftar alat non medik
Daftar alat KSO
7. Sistem komputerisasi manajemen inventaris

Sistem inventaris berbasis Kertas, secara prinsip dapat diterima,


Sistem inventaris berbasis Komputer, sangat mempermudah untuk
mengolahan data, memenej dan Pengambilan Keputusan.
Inventarisasi merupakan data utama untuk Computerized Maintenance
Management System (CMMS)
Yang mencakup:
Analisis Manajemen, Utilisasi alat
Pengambilan keputusan
Penggantian alat
Keselamatan
Budgeting : prakiraan biaya
Pelatihan SDM, dll
8. Inventaris sebagai alat manajemen
1. Prakiraan dan Alokasi Anggaran
2. Perencanaan dan pemenuhan Workshop Teknik
3. Mengetahui kebutuhan SDM
4. Mengetahui kebutuhan pelatihan
5. Memenej Kontrak Servise
6. Proram manajemen alat medik berjalan secara effektiv
7. Merencanakan kebutuhan suku cadang dan bahan habis pakai
8. Asesmen Kinerja Klinik utilisasi
9. Mengembangkan penggantian alat dan kebijakan afkir alat
10. Ketepatan pemberian bantuan alat
11. Meningkatkan an
Contoh
10. Kesimpulan