Anda di halaman 1dari 10

MATERI

BAHAYA :
Kejadian wabah rubella di Indonesia
Komplikasi rubella
Transmisi rubella
PENCEGAHAN :
Peran pemerintah indonesia
Peran orang tua
Peran tenaga kesehatan
Rubella
Rubella (campak jerman) adalah penyakit ringan
dan sering terjadi pada bayi dan anak-anak yang
biasanya lebih parah dan dikaitkan dengan
komplikasi pada orang dewasa. (Nelson)
Cara Penularan
Transplasenta

Virus rubella dapat melalui plasenta hingga menginfeksi anaknya.


trimester pertama (organogenesis) , virus rubella akan menyebabkan
cacat organ

Inhalasi Droplet
Partikel Virus rubella aerosol dapat terhirup dan menempel pada saluran
pernafasan.

Individu dapat memperoleh infeksi dari pasien yang asimtomatik atau dari
individu yang dalam masa inkubasi.Inkubasi biasanya 14-21 hari setelah
terpapar pada seseorang dengan rubella.

Virus TIDAK dapat ditularkan melalui ASI.


Komplikasi
Wanita hamil yang terkena virus rubella bisa mengalami
keguguran, atau bayinya bisa meninggal sesaat setelah lahir.

Virus ini bisa menyebar melalui plasenta ke bayinya yang


sedang berkembang yang dapat menyebabkan cacat lahir
(Congenital Rubella Syndrome) :
Kelainan jantung,
kehilangan pendengaran dan penglihatan,
cacat intelektual
kerusakan limpa atau hati
Congenital Rubella Syndrome
PENCEGAHAN
Hindari kontak langsung dengan orang
yang sedang menderita rubella
Memakai masker bila pergi keluar rumah
Imunisasi MR (Measles & Rubella)
PERAN ORANG TUA DALAM
PENDEGAHAN RUBELLA

Melengkapi status imunisasi anak


Membawa anak ke posyandu / puskesmas
saat pekan imunisasi
Menjaga kesehatan saat dalam masa
kehamilan terutama pada trimester pertama.
Penanganan Rubella dirumah
1. Minum air putih untuk mencegah dehidrasi

2. Mengurangi nyeri dan demam. Bisa mengkonsumsi obat yang


mengandung parasetamol atau ibuprofen untuk menurunkan panas
dan meredakan nyeri pada sendi

3. Minum air hangat yang dicampur dengan madu dan lemon untuk
meredakan sakit tenggorokan dan pilek.

4. Beristirahat sebanyak mungkin.