Anda di halaman 1dari 8

DEWI SETIANINGSIH, SH, MH

FAKULTAS HUKUM
UNIVERSITAS KRISNADWIPAYANA
Pasal 2 UU Perbankan :
Perbankan Indonesia dalam melakukan
usahanya berasaskan demokrasi ekonomi
dengan menggunakan prinsip kehati-hatian
Untuk operasionalisasinya dijabarkan dalam
UU Perbankan dengan berbagai pasalnya dan
oleh Kep.Dir.BI, PBI, SEBI berupa RAMBU-
RAMBU KESEHATAN BANK
(PRUDENTIAL STANDARDS).
Agar bank selalu dalam keadaan sehat, likuid,
solvent dan profitable.
Meningkatkan kadar kepercayaan masyarakat
terhadap bank sehingga nasabah tidak ragu-
ragu untuk menyimpan dananya.
Bank dapat melakukan fungsinya sebagai
Lending Institution dengan maksimal.
1. Pembatasan Usaha Bank, yaitu bank hanya
diperkenankan untuk melakukan kegiatan
usaha yang dirinci dalam Psal 6 dan 7.
2. Bank dilarang melakukan penyertaan modal
pada perusahaan yang bukan bank dan bukan
perusahaan di bidang keuangan (Pasal 7 huruf
b UU Perbankan).
3. Bank dilarang melakukan usaha perasuransian
(Pasal 10 huruf b UU Perbankan).
4. Bank dalam memberikan kredit harus
melakukan analisis kredit berdasarkan
pendekatan The five Cs of credit (Pasal 8
(1) UU Perbankan).
Dalam melakukan penilaian terhadap
calon debitor, maka bank harus
berpedoman terhadap faktor-faktor,
seperti :
1. Watak (character),
2. Kemampuan (capacity),
3. Modal (capital),
4. Jaminan (collateral),
5. Kondisi ekonomi ( condition of economy)
4. Bank dalam memberikan kredit harus
memperhatikan hasil AMDAL.
5. Dalam pemberian kredit, Bank Umum wajib
mematuhi Batas Maksimum Pemberian Kredit.
6. Bank wajib memelihara kecukupan modalnya
tidak kurang dari batas Capital Adequacy Ratio
(CAR) atau Kewajiban Penyediaan Modal
Minimum Bank.
8. Bank diwajibkan untuk mengumumkan
Neraca dan perhitungan Laba/Rugi
dalam waktu dan bentuk yang
ditetapkan oleh BI.
9. Bank harus menerapkan Know Your
Customer Principles untuk mengetahui
asal-usul, sumber dana, dan uang
berasal.
10. Bank harus melaporkan kepada Pusat
Pelaporan dan Analisis Transaksi
Keuangan (PPATK).
11. Peraturan tentang Kualifikasi bagi
Pemegang saham dan Pengurus Bank.
12. Peraturan Bank Indonesia No. 1/6/PBI/
1999 tentang Penugasan Direktur
Kepatuhan dan Penerapan standar
Pelaksanaan Fungsi audit Intern Bank
Umum.
13. Penggunaan Teknologi Sistem Informasi
oleh Bank (SK. Dir. BI No.
27/164/KEP/DIR).