Anda di halaman 1dari 23

Oleh :

Desi Nurmalasari (13820057)


Dessiana Khalifah (13820060)
Intan Yuni Sasi (13820068)
Triana Esti S (13882170)
Definisi

Perencanaan

Penganggaran

Realisasi anggaran
Memberikan kerangka demi
Pengadaan berjalannya fungsi-fungsi Standar Akuntansi
barang/jasa tahapan siklus akuntansi Sektor Publik
sektor publik
Pelaporan

Audit

Pertanggungjawaban
publik
Tujuan penyusunan pedoman akuntansi :

Menyediakan organisasi sektor publik suatu pedoman


akuntansi yang diharapkan dapat diterapkan bagi pencatatan
transaksi keuangan organisasi sektor publik yang berlaku.

Menyediakan organisasi sektor publik suatu pedoman akuntansi yang


dilengkapi dengan klasifikasi rekening dan prosedur pencatatan serta
jurnal standar yang telah disesuaikan dengan siklus kegiatan organisasi
sektor publik.
Ragam standar yang mengatur organisasi sektor publik :

Standar Nomenklatur

Standar Akuntansi Sektor Publik (SSAP)

Standar Pemeriksaan Keuangan Negara (SPKN)

Standar Akuntansi Biaya (SAB)


Kebutuhan Standar Akuntansi Sektor Publik di Indonesia

Meningkatkan kualitas dan


realibilitas laporan akuntansi dan
Meningkatkan kinerja keuangan
keuanganorganisasi dan perekonomian.
sector publik, khususnya dalam
hal ini organisasi pemerintahan.

Mengusahakan harmonisasi Mengusahakan harmonisasi antar


antara persyaratan atas laporan yurisdiksi dengan menggunakan
ekonomis dan keuangan. dasar akuntansi yang sama
Teknik Penyusunan Standar

Menyusun dan
Evaluasi Mengadakan
mendistribusika
masalah pada riset dan
n memorandum
tahap awal analisis
diskusi

Menganalisis dan
Berikut adalah tahap Menerbitkan mempertimbangk
tahap dalam menyusun Mengadakan
draft awal an tanggapan
standar akuntansi : Dengar
standar yang publik atas
memorandum Pendapat Umum
telah diusulkan
diskusi

Menganalisis
dan Memutuskan Menerbitkan
mempertimban (keputusan (penerbitan per
gkan tanggapan penerbitan) nyataan)
tertulis
Standar Nomenklatur

Menurut peraturan Menurut Peraturan


Menteri keuangan
No. Menteri dalam
91/PMK.05/2007 negeri No. 13/2006
Tujuan penyusunan Nomenklatur

Mengidentifikasi data akuntansi secara unik

Meringkas data

Mengklasifikasikan rekening atau transaksi

Menyampaikan makna tertentu


Hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam menyusunNomenklatur

Kerangka kode
harus secara logis
memenuhi Setiap kode harus Desain kode harus
kebutuhan mewakili secara mudah disesuaikan
pemakai dan unik unsur yang dengan tuntutan
metode diberi kode. perubahan.
pengolahan data
yang digunakan.
Metode penyusunan Nomenklatur

Kode angka urut


didahului
dengan referensi
huruf
Kode angka Kode angka
kelompok-group desimal
numerical code decimal code

Kode angka
blok-block
numerical code
Kode angka atau
alfabet urut-
numerical or
alphabethic
sequence code
PSAK No. 45 Tentang Standar Akuntansi Untuk Entitas Nirlaba

Dasar tuntutan atas akuntabilitas pertanggungjawaban


keuangan terhadap segala aktivitas pada semua organisasi sektor
publik adalah PSAK No. 45 mengenai pelaporan keuangan organisasi
nirlaba.

Laporan keuangan yang dihasilkan


Laporan Laporan Laporan Arus
Keuangan Aktivitas Kas
Unsur-unsur Laporan Keuangan

Unsur-unsur yang berkaitan Aktiva


secara langsung dengan Kewajiban
pengukuran posisi keuangan Ekuitas

Unsur-unsur yang terkait Pendapatan


Pengeluaran
dengan kinerja secara umum (beban)
Standar Akuntansi Pemerintahan
SAP merupakan prinsip-prinsip Kedudukan SAP
akuntansi yang diterapkan dalam
menyusun dan menyajikan laporan
keuangan pemerintah. Ruang Lingkup SAP

Komite Standar Akuntansi Pemerintahan


Selain menyusun SAP, Komite Standar
Akuntansi Pemerintah (KSAP) juga Tujuan KSAP
berwenang menerbitkan berbagai
publikasi lainnya. Strategi KSAP

disampaikan
oleh kepada
Konsep Menteri
KSAP
SAP Keuangan
International Public Sector Accounting Standards (IPSAS)

IPSAS 1 : Presentation of Financial Statements

IPSAS 2 : Cash Flow Statement

IPSAS 3 : Net Surplus or Deficit for the Period

IPSAS 4 : The Effects of Changes in Foreign Exchange Rate

IPSAS 5 : Borrowing Cost

IPSAS 6 : Consolidated Financial Statements and Accounting

IPSAS 7 : Accounting for Investments in Associates

IPSAS 8 : Financial Reporting of Interests in Joint Ventures


Standar Audit Sektor Publik

Pasal 5
UU No. 15 Tentang Pemeriksaan Pengelolaan
Adalah standar
Tahun dan Tanggungjawab Keuangan
pemeriksaan
2004 Negara

SPKN merupakan acuan bagi auditor dalam melakukan kegiatan


pemeriksaan atau audit, yang merupakan suatu proses yang sistematis.

Membantu Pemerintah, termasuk instansi dan para pejabatnya,


Tujuan SPKN dalam menyelenggarakan pengelolaan dan membuat
pertanggungjawaban keuangan negara yang semakin baik
SPKN berlaku bagi : SPKN membagi standar
audit menjadi 3, yaitu :

BPK Auditor Standar Standar


Standar
Pemeriksaan Pemeriksaan
Pemeriksaan
Keuangan untuk tujuan
Kinerja
tertentu
Akuntan Publik
Aparat pemeriksa
internal pemerintah
Hubungan SAP dan SPKN

SAP digunakan sebagai pedoman dalam


SPKN merupakan pedoman mengatasi berbagai kebutuhan yang
dalam melakukan proses muncul dalam pelaporan keuangan,
audit di indonesia. akuntansi, dan audit di pemerintahan
baik pusat maupun daerah.

SPKN
merupakan bagian dari
SAP
Penerbitan Kode Etik Auditor Sektor Publik oleh International Organization ofSupreme
Audit Institutions (INTOSAI)
Kode Etik Auditor merupakan komplemen atau tambahan yang
penting yang dapat memperkuat Standar Audit.
Bagian Penting dari Kode Etik :

Dengan adanya kode etik, perilaku auditor


dalam setiap situasi atau keadaan tidak boleh
tercela.

Apabila terdapat kekurangan dalam perilaku


auditor dalam kehidupan pribadinya, hal
demikian akan membuat intregitas auditor
pada situasi yang tidak menguntungkan.
Standar Akuntansi Biaya Sektor Publik
Dirancang untuk mencapai keseragaman dan konsistensi dalam
pengukuran, penetapan, serta pengalokasian biaya pada organisasi
publik.
Pengukuran biaya

Definisi standar pada 3 Penetapan biaya selama


area Akuntansi Biaya : periode akuntansi biaya

Alokasi biaya ke tujuan


biaya
Standar Akuntansi Biaya Sektor Publik vs Prinsip-prinsip Biaya

Standar akuntansi biaya sektor publik


berkaitan dengan pengukuran, penetapan dan
alokasi biaya kontrak organisasi sektor publik.
Prinsip-prinsip biaya merajuk pada
pemenuhan biaya, yg merupakan unsur dalam
pengadaan barang dan jasa serta merupakan
fungsi dari hukum, aturan, dan kontrak tersendiri.
Jenis Cakupan Standar Akuntansi Biaya Sektor Publik

Cakupan
Cakupan penuh
Modifikasi

Pernyataan Pengungkapan (Disclosure Statments)


Adalah deskripsi tertulis mengenai prosedur dan praktek akuntansi biaya
kontraktor.

Beberapa jenis informasi yang ditemukan pada pernyataan pengungkapan


yaitu: Lembar sampul dan sertifikasi, Informasi umum, Biya langsung, Langsung vs
tdk langsung, Biaya tidak langsung, praktek penyusutan dan kapitalisasi, Biaya-
biaya laindan kredit, penundaan kompensasi dan biaya asuransi, Belanja kantor.
Kebutuhan Standar Akuntansi Biaya Sektor Publik

Standar akuntansi biaya baru atau revisi

Perubahan sukarela
Penyesuaian Harga
Standar akuntansi biaya tidak terpenuhi/gagal
mengikuti praktek akuntansi biaya

Aspek umum dalam penialian harga

Pengaruh Penyesuaian Harga

Pertanggungjawaban Administrasi