Anda di halaman 1dari 18

FOOD SAFETY ISSUES IN

DEVELOPING NATIONS

DISUSUN OLEH:
INDAH DIANTIKA 17344050
FRADYAN ANDALAS HARAHAP 17344051
DIAN RAHMAWATI 17304082
FOOD SAFETY (KEAMANAN PANGAN)

HAL-HAL YANG MEMBUAT PRODUK PANGAN AMAN


UNTUK DIMAKAN; BEBAS DARI FAKTOR-FAKTOR YANG BISA
MENYEBABKAN PENYAKIT.
MASALAH KEAMANAN PANGAN

KEAMANAN PANGAN MENJADI MASALAH YANG TERJADI DI NEGARA-NEGARA BERKEMBANG.

Pertumbuhan Penduduk &


Urbanisasi

NTANTANGAN Perubahan Pola Makan

intensifikiasi dan industrialisasi produk


pertanian dan panganintensifikiasi
dan industrialisasi produk pertanian
dan pangan
MENURUT BPOM ADA 4 MASALAH UTAMA
KEAMANAN PANGAN
1. PENCEMARAN PANGAN OLEH MIKROBA KARENA RENDAHNYA PRAKTEK-PRAKTEK SANITASI
DAN HYGIENE.
2. PENCEMARAN PANGAN OLEH BAHAN KIMIA BERBAHAYA SEPERTI RESIDU PESTISIDA, RESIDU
OBAT HEWAN, LOGAM BERAT, MIKOTOKSIN DAN SEBAGAINYA.
3. PENGGUNAAN YANG SALAH (MISUSE) BAHAN BERBAHAYA YANG DILARANG DIGUNAKAN
UNTUK PANGAN SEPERTI FORMALIN, BORAKS, RHODAMIN B.
4. PENGGUNAAN MELEBIHI BATAS MAKSIMUM YANG DIIJINKAN (ABUSE) DARI BAHAN
TAMBAHAN PANGAN YANG SUDAH DIATUR PENGGUNAANNYA OLEH BADAN POM
FAO ( FOOD AND AGRICULTURE ORGANIZATION)

SALAH SATU ORGANISASI INTERNASIONAL DIDIRIKAN PADA TAHUN 1945 MENARUH


PERHATIAN BESAR TERHADAP MASALAH KEMANUSIAAN DALAM HAL PANGAN.
PRIORITAS UTAMA DARI FAO ADALAH MENDORONG TERJADINYA SUSTAINABLE AGRICULTURE
AND RURAL DEVELOPMENT.
TERCATAT PADA TAHUN 1960, JUMLAH PENDUDUK DUNIA YANG MENDERITA KELAPARAN DI
NEGARA-NEGARA BERKEMBANG MENGALAMI PENURUNAN DARI SEKITAR 50% MENJADI
KURANG LEBIH 20%.
PENYAKIT ASAL PANGAN DI DUNIA BERDASARKAN
WHO TAHUN 2004:

1,8-3,1 MILIAR : KASUS DIARE ASAL PANGAN


52,7-124 JUTA : KASUS SALMONELLOSIS ASAL PANGAN
2,16 JUTA : KASUS DEMAM TIFOID
216.000 : KEMATIAN AKIBAT DEMAM TIFOID
INDONESIA

ADA 4 BAKTERI PATOGEN YANG PALING SERING DIISOLASI DARI PENYAKIT DIARE:
V. CHLOREA O1 (37,1%)
SHIGELLA FLEXNERI (27,3%)
SALMONELLA (17,7%)
E.COLI ENTEROTOKSIGENIK (18%)
Bakteri lainnya yaitu V. parahaemolyticus (7.3%), S. Typhi (3.9%), C. jejuni
(3.6%), V. cholerae non O1 (2.4%), EHEC 1%, Clostridium difficile 1%, S. Paratyphi
(0.7%).
Protozoa dan parasit yaitu Blastocystis hominis 5.7%, Trichuris trichuria 2.1%,
Ascaris lumbricoides 1.5%, Giardia lamblia 0.8% and Endolimaxnana.
MALAYSIA

TERDAPAT 4 BAKTERI PATOGEN YANG PALING UMUM TERISOLASI UNTUK PEMERIKSAAN SAMPEL FESES.
SALMONELLA NON TIFOID 57%
ENTEROPATHOGENIC E. COLI 14%
SHIGELLA 11%
CAMPYLOBACTER 5%
AEROMONAS 5%
PROTOZOA: CRYPTOSPORIDIUM DAN GIARDIA
PENELITIAN PADA BAKTERI PATOGEN ASAL PANGAN
TELAH DILAPORKAN YAITU:

E. COLI O157: H7 DIISOLASI DARI 36% DARI SAMPEL DAGING SAPI.


LISTERIA MONOCYTOGENES DARI 74% DARI IMPOR DAGING SAPI, 43,5% DAGING SAPI
LOKAL DAN 56% FERMENTASI IKAN.
CAMPYLOBACTER DI 3-18,8% DARI SAYURAN SEGAR.
V.CHOLERAE DIBAWA OLEH KERANG YANG TELAH TERLIBAT DALAM WABAH KOLERA.
FILIPINA

BERDASARKAN SAMPEL FESES DARI PASIEN DIARE:


58,4% MEMILIKI SATU ATAU LEBIH PATOGEN ENTERIK
ROTAVIRUS: YANG PALING SERING TERISOLASI (30,6%)
BAKTERI PATOGEN: SHIGELLA (11,6%), SALMONELLA (9,2%) DAN ENTEROTOKSIGENIK E.
COLI (7,8%).
THAILAND

PADA TAHUN 1990 1995 :


1493 KASUS DIARE
110 KASUS KERACUNAN MAKANAN
140 KASUSU DISENTRI
20 KASUS DEMAM ENTERIC
26 KASUS HEPATITIS.
BAKTERI PENYEBABNYA ADALAH V. CHOLERAE, SHIGELLA FLEXNERI ATAU S. DYSENTERIAE DAN
SALMONELLA.
KAMBOJA

DIARE MERUPAKAN PENYEBAB UTAMA MORBIDITAS DAN MORTALITAS.


AKSES TERHADAP AIR MINUM DI PEDESAAN (29%) DAN PERKOTAAN KOMUNITAS (69,55%).
AKSES KE FASILITAS HIGIENIS 8,6% (PEDESAAN), DAN 49% (PERKOTAAN).
JUMLAH KASUS DIARE DAN DISENTRI:
- 0-4 TAHUN 17,5%
- 5-14 TAHUN 4%
- > 15 TAHUN 8,3%
PENGAMBILAN SAMPEL BAKERTI SALMONELLA TYPHI 0,9% DARI PASIEN DIARE TERNYATA 56%
TAHAN TERHADAP AMPISILIN, 56% TERHADAP KLORAMFENIKOL, 81% UNTUK TRIMETHOPRIM
SULFAMETOKSAZOL.
MYANMAR

70% DARI PENYAKIT DIARE PENYEBABNYA OLEH KARENA MAKANAN YANG TERKONTAMINASI.
PENELITIAN MAKANAN DI MOHINGA DIDAPATKAN:
- MIE 100% COLIFORM, 80% FECAL COLIFORM, 2% EPEC / S. TYPHI.
- SUP: 20% COLIFORM, COLIFORM NON FEKAL ATAU PATOGEN.
- KONTAMINASI: MENCAMPUR MIE DENGAN SUP HANGAT DAN PENAMBAHAN BAHAN
SEGAR
VIETNAM

PADA 587 ANAK DIARE DAN 249 PADA USIA DEWASA SEHAT DIDAPATKAN 60% MEMILIKI
BAKTERI PATOGEN.
UNTUK ANAK < 2 TAHUN: DIDAPATKAN KELOMPOK A ROTAVIRUS SEBANYAK 46,7% DAN
E..COLI DIAREGENIK SEBANYAK 22,5%.
UNTUK ANAK ANAK > 2 TAHUN DIDAPATKAN BACTEROIDES
FRAGILIS ENTEROTOKSIGENIK 7,3% DAN SHIGELLA 4,7%. BAKTERI E.
COLI DAN SHIGELLA RESISTEN TERHADAP AMPISILIN, KLORAMFENIKOL DAN TRIMETOPRIM-
SULFAMETOKSAZOL. .
PENYEBAB DIARE PADA ANAK DI VIETNAM,
DIANTARANYA:
KELUARGA MISKIN.
KURANGNNYA AIR MINUM DAN KAKUS.
TIDAK MENCUCI TANGAN.
BERPENDIDIKAN RENDAH.
SEDIKITNYA INFORMASI TENTANG KEBIASAAN HIGIENIS.