Anda di halaman 1dari 34

Istilah Kata

Produksi?
Manufaktur?
Sistem Produksi?
Sistem Manufaktur?
Definisi Produksi
Asal kata produksi adalah producere berarti
lead forward atau membuat sesuatu yang baru.
Produksi adalah pembuatan sesuatu yang baru
baik tangible (berbentuk produk) atau intangible
(tidak berwujud/ jasa) (Hitomi, 1996)
Dalam konteks yang lebih sempit produksi adalah
transformasi bahan mentah menjadi produk
dengan menggunakan sejumlah energi, yang
pada setiap bentuk energi tersebut memberikan
efek perubahan terhadap karakteristik fisik dan
kimiawi material tersebut (Dan, 1966)
Definisi Manufaktur (1)
Asal kata manufaktur adalah manufactum berarti make
thing by hand
A Series of interrelated activities and operations involving the
design, materials selection, planning, manufacturing
production, quality assurance, management and marketing of
products of the manufacturing industries. (International
Conference on Production Engineering, 1983)
Serial aktivitas dan operasi yang melibatkan perancangan,
pemilihan material, perencanaan, produksi manufaktur,
penjaminan mutu, manajemen dan pemasaran produk dari
industri manufaktur.

Muhammad Adha Ilhami


Definisi Manufaktur (2)
Manufaktur adalah proses konversi dari design
(rancangan) menjadi produk akhir (Young &
Mayer, 1984) Present definition
Produksi adalah aktivitas fisik untuk mengubah
suatu bentuk material menjadi bentuk lain yang
lebih bernilai.
Manufaktur berisikan aktivitas produktif seperti:
perencanaan, perancangan, penerimaan,
produksi, persediaan, pemasaran, distribusi,
penjualan, dan manajemen.
Tujuan Mulia (Idealisme) Manufaktur
1. Wujud arti dasar keberadaan manusia
(rahmatan lil alamin)
2. Menunjang pembangunan bangsa yang kaya
3. Langkah maju kebahagiaan manusia dan
kedamaian dunia
Siklus Manufaktur (1)
(Area PPC)

Market
research Customers Distribution Warehousing

Product Process Production Production


design design planning activity

Production
control
Prod. Plan.&Control
Definisi Sistem Manufaktur
Sistem manufaktur adalah sistem yang melakukan
proses transformasi/konversi keinginan (needs)
konsumen menjadi produk jadi yang berkualitas tinggi
Keinginan konsumen diketahui dari studi pasar, yang
kemudian keinginan ini diterjemahkan menjadi desain
produk, dan kemudian menjadidesain proses
Komitmen terhadap kualitas produk harus dimiliki oleh
setiap level dalam perusahaan pada setiap tahap
proses produksi
Dalam proses transformasi ini terjadi pertambahan
nilai (added value) sehingga dalam sistem manufaktur
selalu dapat ditentukan utilitasnya.
Definisi Sistem Produksi
Sistem produksi adalah sistem yang
melakukan proses transformasi atau konversi
bahan mentah menjadi produk jadi dengan
kualitas tinggi dan sesuai dengan desain
produk yang telah ditetapkan
Dalam proses transformasi ini terjadi
pertambahan nilai sehingga produk jadi
mempunyai nilai yang lebih tinggi dari pada
nilai bahan mentah
Aliran Material dalam Suatu
Sistem Manufaktur

Pengertian Dasar Manufaktur


Sebagai Input Output System
Jenis Proses Transformasi
Fisik (manufaktur)
Lokasi (transportasi/storage)
Perdagangan (retail)
Fisiologis (healthcare)
Psikologis (entertainment)
Informasi (communication)
Sistem Produksi, Sistem Manufaktur,
dan Sistem Perusahaan
Tujuan Perusahaan
A. Profit Objective
Profit = price cost
Profit = sales revenue expenses
B. Social Objective
Digunakan sebagai kontribusi terhadap
kesejahteraan masyarakat (society) company
philanthropy.
Profit Optimization
Profit Oriented

Price = Cost + Profit

Cost = Price Profit

Which is the better concept?


Produktivitas
Ukuran keefektivan proses transformasi dari
input menjadi output disebut produktivitas
(Hitomi, 1996)
Productivity = output/input
Ilustrasi Proses Produksi
(Menentukan Kapasitas Pabrik)
t=0

3 5 3
Ilustrasi Proses Produksi

t=3

3
3 5 3

Inventori WIP delay


Ilustrasi Proses Produksi

t=5

3
3 5 3
Ilustrasi Proses Produksi

t=6

3
3 5 3

Inventori WIP
Ilustrasi Proses Produksi

t=8

8 3
3 5 3

Inventori WIP
delay
Ilustrasi Proses Produksi

t=9

8 3
3 5 3

Inventori WIP
delay
Ilustrasi Proses Produksi

t = 10

8 3
3 5 3

Inventori WIP
Ilustrasi Proses Produksi

t = 12

8 3
3 5 3

Inventori WIP

Muhammad Adha Ilhami


Ilustrasi Proses Produksi

t = 13

Bottleneck
Resource
1
3

8 3
3 5 3

Inventori WIP
delay
3 ke 8 = 5 menit
8 ke 13 = 5 menit
Artinya setiap 5 menit pabrik menghasilkan 1 unit produk (sama dengan waktu
siklus di mesin 2, terbesar)
Sistem Produksi
Flow shop : urutan setiap job tetap (mass
production)
Job shop : urutan masing-masing job berubah
Batch production : kombinasi antara job shop
dan flow shop (variasi & jumlah tinggi)
Flow Shop

M1
M2 Mesin Mesin
M3 A B

P1
P2
Mesin Mesin
P3
D C
Job Shop

M1
M2 Mesin Mesin
M3 A B

P1
Mesin Mesin
P3
D C

P2
Permasalahan dalam Sistem
Manufaktur
Manufacturing lead time menurut hasil survey di
pabrik-pabrik di Amerika Serikat
Time on machine Moving and waiting

5% 95%

MLT= waktu proses + waktu setup +


waktu transpor + waktu tunggu

30% 70% Waktu Proses


Efisiensi MLT=
MLT
Cutting Setup
Fokus Peluang Perbaikan dalam
Sistem Manufaktur (1)
Waktu pada mesin:
Setup : SMED (single minute exchange of die)
Proses : Automation, work methods
Moving : Plant lay out, MH equipment
Waiting : Scheduling (Penjadwalan)
Fokus Peluang Perbaikan dalam
Sistem Manufaktur (2)
Aspek Perancangan/Keputusan Strategis:
1. Pemilihan Sistem Manufaktur: FS, JS, BP
2. Product & Process designs (termasuk make or
buy decisions) dan plant layout design

Aspek Perencanaan & Pengendalian:


Production planning & control
Aspek operasional (manajemen)
Performansi Sistem Manufaktur
Efficiency, material handling cost, inventory cost,
production cost, total cost
Manufacturing lead time, flow time, makespan,
tardiness
Idle time, utilization, line balancing, makespan
Due date
Produktivitas
Kualitas
Profit
Customer satisfaction vs. production cost
Pemenuhan due date vs. min flow time
Muhammad Adha Ilhami
Hirarki Perencanaan
Issues Perencanaan Strategis:
Penentuan produk yang akan dibuat Strategic planning
Perancangan Sistem Manufaktur
Penentuan rencana agregat

Issues Perencanaan Taktis:


(Perincian Rencana Strategis)
Disagregasi rencana agregat Tactical planning
Penentuan planned order releases

Issue Perencanaan Pelaksanaan


Dispatching planned order releases
Day-by-day basis Execution planning
Minimizing mfg lead time and work
in process
Tahapan Perencanaan dan
Pengendalian Produksi
Peramalan

Perencanaan
Agregat Capacity Planning

Rough Cut
Capacity
Jadwal Produksi Induk
Planning
(RCCP)
Capacity
Perencanaan Requirement
Material Planning
(CRP)

Order Jadwal Penjadwalan


Pembelian Produksi Ulang

Out-
sourcing
Pengendalian Aktivitas Produksi di
Lantai Pabrik

Muhammad Adha Ilhami


Materi Selanjutnya
Peramalan dan Pengelolaan Demand
Pelajari Taksonomi Peramalan
Pelajari Pola Data
Pelajari Teknik Peramalan
Pelajari Performansi Peramalan

Muhammad Adha Ilhami