Anda di halaman 1dari 38

SISTEM PELAYANAN

KESEHATAN
Kdk I
Pengertian sistem
Bannathy
sistem adalah sesuatu yang terdiri dari
beberapa komponen yg saling
berhubungan dan saling mempengaruhi
dengan tujuan agar saling mempengaruhi
dan dapat berfungsi dalam suatu
kesatuan bentuk yang terintegrasi untuk
mencapai maksud tertentu.
Kauffman R.A
Sistem ditekankan sebagai suatu
gabungan yang menyeluruh dari bagian-
bagian, bekerja secara bebas, mandiri
maupun secara bersama-sama untuk
mencapai hasil yang diinginkan yg
didasarkan pada kebutuhan yg dirasakan.
Ludwig Von Bertallanfty
Penekanan pada sistem sebagai suatu
keutuhan dari berbagai bagian-bagian
tersebut mempunyai fungsi tersendiri.
TEORI SISTEM
Sistem terdiri dari sub sistem yang
membentuk sebuah sistem yang antara
satu dengan yang lainnya saling
mempengaruhi.
Bagian tersebut adalah. Input, proses,
output, dampak, umpan balik dan
lingkungan yg kesemuanya saling
berhubungan dan saling mempengaruhi.
Sistem merupakan kumpulan menyeluruh
dari berbagai elemen /bagian yg terpisah
dan mempunyai fungsi sendiri-sendiri,
bekerja secara mandiri dan sling
ketergantungan dalam upaya mencapai
sasaran /tujuan yg sama dan didasarkan
pada kebutuhan/kepentingan bersama-
sama.
input
Merupakan subsistem yg akan
memberikan segala masukan untuk
berfungsinya sebuah sistem, seperti
sistem pelayanan kesehatan, maka
masukan dapat berupa potensi
masyarakat, tenaga kesehatan, sarana
kesehatan dan lain-lain.
Proses
Suatu kegiatan yang berfungsi untuk
mengubah sebuah masukan untuk
menjadikan sebuah hasil yg diharapkan
dari sistem tersebut.
Ex. Berbagai kegiatan dalam pelayanan
kesehatan.
Output
Hasil yang diperoleh dari sebuah proses
dalam sistem pelayanan kesehatan ,
hasilnya dapat berupa pelayanan
kesehatan yg berkualitas, efektif dan
efisien serta dapat dijangkau oleh seluruh
lapisan masyarakat sehingga pasien
sembuh dan sehat optimal.
Dampak
Merupakan akibat yg dihasilkan sebuah
hasil dari sistem, ini membutuhkan waktu
yg lama. Setelah hasil tercapai
sebagaimana dalam sistem pelayanan
kesehatan maka dampak akan
menjadikan masyarakat sehat dan
mengurangi angka kesakitan dan
kematian karena palayanan terjangkau
oleh masyarakat.
Umpan balik
Merupakan suatu hasil yang sekaligus
menjadikan masukan dan ini terjadi dari
sebuah sistem yang saling berhubungan
dan saling mempengaruhi. Umpan balik
dalam pelayanan kesehatan dapat berupa
kualitas tenaga kesehatan yang juga
dapat menjadikan input yang selalu
meningkat.
lingkungan
Lingkungan disini adalah semua keadaan
diluar sistem tetapi dapat mempengaruhi
pelayanan kesehatan sebagaimana dalam
sistem pelayanan kesehatan, lingkungan
yg dimaksud dapat berupa lingkungan
geografis, atau situasi kondisi sosial yg
ada dimasyarakat seperti institusi diluar
pelayanan kesehatan masyarakat.
Aplikasi pendekatan sistem
Perawat meningkatkan kolaboratif
pencapaian sasaran klien dan perawat.
Sistem klien subsistem
- suprasistem
Sasaran yg ingin dicapai :
- Sistem klien mandiri.
- Pemeliharaan kesehatan.
- Sejahtera.
Dasar perkembangan sistem
1. Von Bertalanffy
penyakit : - Proses kehidupan
- Cenderung kembali normal
- Ekspresi sistem dinamis
Florence Nightingle ( 1859 )
Penyakit proses pulih kembali
Peran Medis : Membantu upaya alam
Peran perawat : sasarannya keadaan
kesehatan yg optimum.

Clara weeks Shaw ( 1885 )


peran perawat : klien konduksif untuk
pemulihan secara alami.
Rogers : dasar teoritis keperawatan
Tokoh yang memandang :
1. Individu sebagai sistem yang mempunyai
karakteristik/ ciri-ciri tertentu.
2. Individu sebagai sistem yg terbuka.
3. Individu selalu berinteraksi dengan
lingkungan .
Karakteristik /ciri sistem
1. bagian-bagian dalam sistem bersifat
- mandiri ( independent )
- Saling ketergantungan ( interdependent)
2. Perorganisasian berbagai bagian / elemen.
3. Sifat pengorganisasiannya teratur dan
mempunyai struktur.
4. Adanya komunikasi
5. Sistem berorientasi pada sasaran dan
tujuan pencapaian .
6. Sistem mempunyai identitas.
7. Sistem mempunyai keteraturan dan
mempunyai hirarki.
8. Sistem mempunyai batas lingkup .
Tidak hanya menyangkut fisik dan psikologi
tetepi mencakup
Peran
Kegiatan
Harapan
Pengaruh
kekuatan
Mamfaat sistem dan pendekatan
sistem thd praktek kep.
1. Konsep sistem menggugah kesadaran
akan adanya kaitan-kaitan yg bersifat
konseptual diantara bagian-bagian dalam
sistem tertentu. Hingga menghindari
pemikiran yg terkotak-kotak sehingga dp
mencapai kesehatan yg optimal bagi ilmu
pendidikan
2. Pandangan konsep melihat manusia
sebagai sistem yg utuh , mempunyai
tujuan dan dapat diarahkan ketujuan
tersebut.
- kep sebagai bagian integral dibidang
kesehatanbertanggungjaawab terhadap
proses kehidupan manusia.
- sebagai sistem terbuka mempunyai
batas lingkup yg permeable shg adanya
interaksi dan proses pertukaran sumber2
info.
3. Mempermudah intervensi perawat dalam
meningkatkan , memelihara dan
mempertahankan kesehatan dan kualitas
hidup manusia.
4. Memungkinkan manusia melihat
lingkungan sebagai suatu mahluk yg
bersifat kompleks yg senantiasa
berhubungan, saling ketergantungan dan
saling berkomunikasi. Manusia harus
dapat mempertahankan hubungan
dengan alam /lingkungan disekitarnya.
5.Dengan pandangan secara sistem,
melihat manusia yg utuh memlilki aspek-
aspek bio psiko sosial spiritual yg dapat
dijadikan sebagai sistem ataupun
subsistem.
Jenis-jenis sistem
1. Sistem tertutup
sistem tdk mempengaruhi/ dipengaruhi
lingkungan ddisekitarnya. Ex. Kegiatan
dilab.
2. Sistem terbuka
adanya peluang untuk terjadinya proses
pertukaran sumber, berbagai info dari
luar sistem untuk mencapai tujuan, dan
memlihara keseimbangan sistem.
Asuhan keperawatan sebagai
individu sebagai sistem.
Bagian bagian yg termasuk sub sistem dan
supra sistem sebagai indiividu serta ilmu
pengetahuan yg terkait.
Konsep sistem b/d askep
INPUT THROUGHT OUTPUT

pengkajian, Penetapan Masalah klien


wawancara, prioritas - teratasi
andat, rencana Implementasi - memburuk
intervensi. rencana Askep. - meninggal.
Perawat. ( ting.
Pengetahuan,
ketrampilan,
motivasi )
Kemampuan
berkomunikasi
Pandangan dengan pendekatan sistem
memperhatikan berbagai proses yg terjadi
didalam sistem.

Dalam proses keperawatan , perawat


melakukan proses keperawatan
berorientasi pada proses yg bersifat
dinamis.
Pendekatan sistem dalam
keperawatan.
Keperawatan dalam konsep sistem adalah
suatu proses untuk;
Memperrtahankan dan memelihara

Sehat/sejahtera. Dimana
keserasian/integral diantara fungsi2 bio,
psiko, sosial, spiritual untuk meningkatkan
potensi sehat.
Konsep keperawatan Nasional
Keperawatan merupakan bagian integral dari
pelayanan kesehatan, merupakan pelayanan
essensial dalam meningkatkan harkat hidup
individu, keluarga dan masyarakat.
Prosesnya dilaksanakan dgn tindakan yg
terarah
Berorientasi pada masalah
Dilaksanakan dengan menggunakan
pendekatan ilmiah dan dilandasi etika profesi.
Meningkatkan kesehatan - Pendidikan
- Praktek kep

- Pelayanan keperawatan ditinjau dari sudut


pandang SKN.
- Ditinjau dari aaspek struktur dalam
sistem subsistem dari SKN.
dalam pendidikan dan keperawatan .u
mencapai hasil optimal.
INPUT THROUGHT OUTPUT
Perawat ( SPK & D III, Kegiatan di RS Kesehatan
SI ) Kegian di klien.
Fak. Kedokteran pendidikan Meningkat
Fak. Kesh masy. menurun
Fak . Farmasi
Pengetahuan
Keterampilan
Klien & sarana yan kes.
Hubungan antara pelayanan kep
dgn sasaran Nas dibid. Kes.
Tujuan Nasional ( pancasila & UUD 1945 )
Pembangunan Nasional ( kesejahteraan masy).
Pembangunan kes (Peningkatan derajat kes.)

Sistem kes. Nasional

Sub sistem yan keperawattan dan


berbagai sub sistem lain./
Effec outcome
AKB me, status kes masy
Derajat kes masy me meningkat.
pendidikan
Apakah taraf kualitas pendidikan
keperawatan sudah sesuai dengan
standar dan azas pendidikan akademik
proofesional.
Sudahkah SDM pendidikan sesuai dengan
tg jawabnya.
Sudahkah kurikulum diimplementasikan
Dalam sistem pelayanan kesehatan, peran
dan fungsi tenaga kep berada dalam 3
tingkatan:

1. Tingkatan pedesaan.
2. Tingkat menengah
3. Tingkat Nasional
Pelaksanaan sistem pendidikan tinggi
dilaksanankan mengikuti PP no. 60 th
1999 tentang penddk tinggi adalah jalur
pendidikan sekolah yg lebih dari
pendidikan menengah, meliputi :
1. pendidikan akademik
2. Penndidikan profesional
Tujuan PP no. 60 th 1999
Menyiapkan peserta didik menjadi
anggota masyarakat yg mempunyai
kemampuan akademik profesional yg
dapat menerapkan , mengembangkan dan
memperkaya khasanah Ilmu Pengetahuan
dan teknologi dan menyebarluaskan
dalam kehidupan bermasyarakat.
Tridarma perguruan tinggi
Pendidikan
Penelitian
Pengabdian masyarakat.