Anda di halaman 1dari 23

Reaksi Orde 3

Muhammad Nazar
Reaksi Orde 3

Suatu reaksi dikatakan berorde 3


jika lajunya dihitung dengan 3
variasi konsentrasi dengan kata
lain, harus ada minimal 3 molekul
yang turut serta dalam suatu
reaksi.
Tipe 1

A+A+A B
Laju=k[A]3
Tipe 2

A+A+B C
Laju=k [A] [B]
2
Tipe 3

A+B+CD
Laju=k[A][B][C]
contoh
Fe3++ 3I FeI3
-

2Fe + Sn 2Fe + Sn
3+ 2+ 2+ 4+

2NO + Cl2 NOCl


2NO + Br2 2NOBr
2NO + O2 2NO2
Mekanisme Reaksi

Reaksi bimolekuler dan termolekuler pada


umumnya berlangsung lebih dari satu tahap,
tahap cepat dan tahap lambat.
Laju suatu reaksi tidak diukur berdasarkan
koefisien molekul-molekul yang terlibat tapi
diukur dengan eksperimen
Contoh reaksi yg dimulai lambat
NO2 (g) + CO (g) NO(g) + CO2(g)

Secara eksperimen, hukum laju untuk reaksi di atas


diperoleh
Laju = k [NO2]2
CO diperlukan dalam reaksi ini, tapi laju tidak
bergantung padanya.
Ini menandakan reaksi berlangsung 2 tahap.
Mekanisme yang mungkin untuk reaksi ini adalah
Step 1: NO2 + NO2 NO3 + NO (lambat)
Step 2: NO3 + CO NO2 + CO2 (cepat)
NO3 intermediate dipakai pada tahap 2.
Karena CO tidak terlibat dalam reaksi lambat,
sehingga tidak ada dalam hukum laju.
Contoh reaksi dimulai cepat

Hukum laju untuk reaksi di atas diperoleh (secara


experiment)

Karena reaksi termolekuler (= trimolekular)


sangat jarang, hukum laju ini menunjukkan 2
mekanisme
Mekanisme nya adalah

Step 1 berada dalam kesetimbangan


termasuk reaksi ke kanan dan kiri.
Laju keseluruhan bergantung pada reaksi
lambat.
Hukum laju untuk step 2 adalah

Tapi darimana kita dapat [NOBr2]?


NOBr2 dapat bereaksi dengan 2 mode:
Dengan NO membentuk NOBr
Dekomposisi menjadi NO dan Br2
Reaktan dan produk step 1 berada pada
kesetimbangan, sehingga,
Lajuf = Lajur
Karena lajuf = Lajur ,
k1 [NO] [Br2] = k1 [NOBr2]
Sehingga
k1
[NO] [Br2] = [NOBr2]
k1
Dengan substitusi [NOBr2] dengan
persamaan di atas, kita dapat laju sbb:
Menentukan hukum laju dengan bantuan
grafik

Grafik
Menentukan hukum laju dengan grafik
konsentrasi vs waktu

Reaksi orde 0
Reaksi ode 1
Reaksi orde 2
Contoh: Data ini diperoleh dari laju
hidrolisis 17% sukrosa dalam HCl 0.99 M
pada suhu 35oC

Hitung orde reaksi tersebut, dan nilai k


Kita asumsi ini adalah reaksi orde 1, tapi
kita harus buktikan dengan grafik

Waktu t(s) lnA 1/A [sukrosa]


1/A vs time
9,82 589,2 4,569543 0,010363 96,5 0,1
59,6 3576 4,38577 0,012453 80,3 lnA
0,09 vs time
93,18 5590,8 4,26268 0,014085 71
5
0,08
142,9 8574 4,079231 0,01692 59,1 0,07
4,5
294,8 17688 3,490429 0,030488 32,8 0,06
4
589,4 35364 2,406945 0,09009 11,1 0,05
3,5
0,04
3
0,03
[sukrosa]vs time 2,5
0,02
2
120 0,01
1,5
0
100 1
0 5000 10000 15000 20000 25000 30000 35000
0,5
80
0
0 5000 10000 15000 20000 25000 30000 35000 40000
60

40

20

0
Take Home
Buat summary kinetika
proses pembentukan
ozon di atmosfer
Metil asetat dihidrolisis dalam HCl 1 M padasuhu
25oC. Alikuot zat tersebut dititrasi dengan NaOH,
hitung k orde 1 dari data volume NaOH yang
dibutuhkan untuk menetralkan alikuot. Tunjukkan
bahwa ini adalah reaksi orde 1 dengan grafik

Catatan
Pada t=0, [A]=0
Pada saat t [A]=[A]0-x, x=Vt
Pada t=, reaksi sempurna. [A]0=V