Anda di halaman 1dari 26

USULAN PENELITIAN

KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KANKER


DI RSUD WANGAYA DENPASAR
TAHUN 2015

Oleh :
NI MADE YUNI PRATIWI
NIM. PO7120012063

KEMENTERIAN KESEHATAN R.I


POLITEKNIK KESEHATAN DENPASAR
JURUSAN KEPERAWATAN
DENPASAR
2015
KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KANKER
DI RSUD WANGAYA DENPASAR
TAHUN 2015

BAB I BAB II
PENDAHULUAN TINJAUAN PUSTAKA

BAB III BAB IV


KERANGKA KONSEP METODE PENELITIAN
LATAR BELAKANG

RUMUSAN MASALAH

TUJUAN PENELITIAN

MANFAAT PENELITIAN
Latar Belakang
WHO (2013) : kasus th 2008-2012 12,7 juta kasus menjadi 14,1
juta kasus. Jumlah kematian th 2008-2012 7,6 juta orang menjadi
8,2 juta orang.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2013 : di Indonesia 1,4


per 1000 penduduk, atau sekitar 330.000 orang.

Dinas Kesehatan Provinsi Bali (2014) : tahun 2012


sebanyak 1.533 kasus, tahun 2013 sebanyak 1928
kasus. Terjadi peningkatan kasus sebanyak 395
kasus.
Medical record RSUD Wangaya
Denpasar (2014): rawat jalan th 2013 :
415 pasien, 2014 : 393 pasien. Rawat
inap th 2013 : 91 pasien, tahun 2014: 58
pasien.
Menderita
Latar Belakang... kanker

Pengobatan, perubahan fisik dan


ketidakstabilan psikologis

Menanggapi secara
Menanggapi secara
negatif, merasa tidak
positif
puas

tetap terlihat Depresi


segar dan sehat

Mempengaruhi kualitas hidup


Kualitas hidup tinggi, sedang, rendah
Latar Belakang...

Hasil penelitian :
1. Heydarnejad, dkk (2009) : 22 (11%) pasien tingkat
kualitas hidupnya baik, 132 (66%) pasien tingkat
kualitas hidupnya sedang, dan 46 (23%) pasien
tingkat kualitas hidupnya buruk.
2. Wira Pradana (2012) : kualitas hidup buruk
sebanyak 10 orang (11,8%), sedang sebanyak 61
orang (71,8%), dan baik sebanyak 14 orang (16,5%).
Rumusan Masalah

Bagaimana kualitas hidup pasien


kanker di RSUD Wangaya Denpasar
tahun 2015?
Tujuan Penelitian

Tujuan umum
Mengetahui kualitas hidup pasien kanker di RSUD Wangaya Denpasar tahun 2015.

Tujuan khusus
1. Mengidentifikasi kualitas hidup pasien kanker di RSUD Wangaya Denpasar Tahun
2015.
2. Mengidentifikasi kualitas hidup pasien kanker berdasarkan umur di RSUD
Wangaya Denpasar Tahun 2015.
3. Mengidentifikasi kualitas hidup pasien kanker berdasarkan jenis kelamin di
RSUD Wangaya Denpasar Tahun 2015.
4. Mengidentifikasi kualitas hidup pasien kanker berdasarkan tingkat pendidikan di
RSUD Wangaya Denpasar Tahun 2015.
5. Mengidentifikasi kualitas hidup pasien kanker berdasarkan pekerjaan di RSUD
Wangaya Denpasar Tahun 2015.
6. Mengidentifikasi kualitas hidup pasien kanker berdasarkan lamanya menderita
kanker di RSUD Wangaya Denpasar Tahun 2015.
Manfaat Penelitian

Manfaat teoritis
Sebagai bahan pengembangan ilmu pengetahuan dalam bidang keperawatan
khususnya keperawatan jiwa terkait dengan kesehatan fisik, psikologis, hubungan
sosial dan lingkungan pada pasien kanker yang nantinya akan memperoleh
tentang kualitas hidup pasien kanker itu sendiri.

Manfaat praktis
Dapat digunakan oleh perawat maupun petugas kesehatan lainnya di RSUD
Wangaya Denpasar untuk meningkatkan pelayanan khususnya sebagai dasar
untuk memberikan penyuluhan sehingga dapat membantu meningkatkan
kualitas hidup pasien kanker dan bagi pasien kanker diharapkan hasil penelitian
ini dapat digunakan untuk meningkatkan kondisi fisik maupun psikologis yang
dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Back
KANKER

KUALITAS HIDUP

KUALITAS HIDUP PADA PASIEN KANKER


Pengertian Kanker Etiologi Kanker

Kanker adalah pertumbuhan sel-sel


Akumulasi perubahan-perubahan
baru secara abnormal yang tumbuh
yang abnormal pada materi genetik
melampaui batas normal, dan
dari sebuah sel
kemudian dapat menyerang bagian
sebelah tubuh dan menyebar ke
Faktor eksternal : bahan kimia dan
organ lain (WHO, 2013).
radiasi
Kanker adalah penyakit yang
Faktor biologis : virus, lemahnya
menyerang proses dasar kehidupan
sistem kekebalan tubuh, hormon,
sel, mengubah genom sel
makanan, gizi, kondisi kegemukan,
(komplemen genetik total sel) dan
faktor warisan genetis dan kondisi
menyebabkan penyebaran liar dan
genetik dari tubuh(Miller, 2008).
pertumbuhan sel-sel (Padila, 2013).
Keluhan dan Tanda
Pengobatan Kanker
Kanker
W : waktu buang air besar atau 1. Pembedahan atau operasi
buang air kecil, ada gangguan atau 2. Kemoterapi dengan obat-
perubahan kebiasaan obatan sitostatika (obat
A : alat cerna terganggu atau membunuh sel kanker)
sukar menelan 3. Radioterapi (menggunakan
S : suara serak atau batuk yang sinar radiasi)
tak sembuh-sembuh 4. Terapi hormonal
P : payudara atau bagian lain 5. Terapi biologis (molekuler atau
memperlihatkan benjolan menggunakan obat non-
A : andeng-andeng yang sitostatika khusus)
berubah sifat, makin besar dan gatal
D : darah atau lendir yang
abnormal keluar dari tubuh
A : adanya koreng atau borok
yang tak mau sembuh
Aspek Psikologis Pasien
Kanker

Reaksi ketika menerima hasil diagnosa :


kaget dan putus asa

Reaksi selanjutnya : Tidak percaya dan


menolak, rasa marah, bersalah, Menerima
kenyataan

Depresi

Back
Pengertian Kualitas
Hidup

Menurut Preedy and Watson (2010)


kualitas hidup didefinisikan sebagai
kepuasan dalam berbagai aspek kehidupan.

Kualitas hidup adalah persepsi individu


mengenai keadaan dirinya pada aspek fisik,
psikologis, sosial dan lingkungan untuk
mencapai kepuasan dalam hidupnya.
Faktor-faktor yang
Dimensi Kualitas Mempengaruhi
Hidup Kualitas Hidup
Menurut WHOQOL group (1998) :
1. Jenis kelamin
1. Dimensi fisik yaitu aktivitas sehari- Peran sosial yang berbeda
hari mempengaruhi aspek
2. Dimensi psikologis yaitu bodily dan kehidupan dan kualitas hidup.
appearance, perasaan negatif , 2. Pendidikan
Perbedaan ilmu pengetahuan
perasaan positif.
mengenai pengobatan kanker.
3. Dimensi hubungan sosial 3. Usia penyakit
mencakup relasi personal, Seseorang yang lama
dukungan sosial dan aktivitas menderita suatu penyakit
sosial. berpengaruh pada kondisi fisik,
4. Dimensi lingkungan yaitu psikologis dan sosialnya dalam
mencakup sumber financial, kehidupannya sehari-hari.
freedom, physical safety dan
security, perawatan kesehatan.
Back
Kualitas Hidup Pada Pasien Kanker

Penelitian oleh Pradana (2012) mengenai Hubungan Kualitas Hidup


Dengan Kebutuhan Perawatan Paliatif Pada Pasien Kanker
mendapatkan hasil yaitu sebagian besar responden kualitas hidupnya
sedang.

Penelitian oleh Pratiwi (2012) mengenai Kualitas Hidup Penderita


Kanker menyatakan kondisi pasca menderita kanker akan
mempengaruhi kondisi subyek secara fisik dan mental yang akan
mempengaruhi kualitas hidupnya. Saat penderita kanker memiliki
kualitas hidup yang positif dalam hidupnya maka sikap yang akan
ditunjukkan oleh penderita adalah sikap-sikap positif. Mereka akan
menerima dan beradaptasi dengan keadaannya serta berusaha untuk
bertahan dan terus berjuang dalam mengusahakan kehidupan yang
lebih baik.
Dampak Psikologis :
Keterangan :
: variabel yang diteliti 1. Syok dan putus asa

2. Tidak percaya dan menolak


: variabel yang tidak
diteliti 3. Marah

: sebab akibat 4. Rasa bersalah

5. Depresi
Gangguan
Penyebab Kanker KANKER 6. Menerima kenyataan Kualitas Hidup
Pasien Kanker
Keluhan dan Tanda Kanker :
Pengobatan Kanker :
1. Gangguan BAK & BAB
1. Operasi Faktor-faktor yang
2. Alat cerna terganggu
mempengaruhi :
2. Kemoterapi
3. Batuk tidak sembuh
1. Jenis kelamin
3. Radioterapi
4. Bagian tubuh ada benjolan
2. Pendidikan
4. Terapi hormonal
5. Andeng-andeng membesar
3. Usia penyakit
5. Terapi biologis
6. Darah/lendir keluar abnormal dari
4. Pekerjaan
tubuh

7. Koreng/ borok tidak sembuh


Variabel Penelitian dan Definisi
Operasional

Variabel Penelitian Definisi Operasional

Variabel adalah karakteristik yang Definisi operasional adalah definisi


diamati yang mempunyai variasi berdasarkan karakteristik yang
nilai dan merupakan diamati dari sesuatu yang
operasionalisasi dari suatu konsep didefinisikan tersebut yang artinya
agar dapat diteliti secara empiris memungkinkan peneliti untuk
(Setiadi, 2013). melakukan observasi atau
Dalam penelitian ini peneliti pengukuran secara cermat terhadap
menggunakan variabel univariant suatu objek atau fenomena yang
(satu variabel) yaitu kualitas hidup kemudian dapat diulang lagi oleh
pada pasien kanker. orang lain (Nursalam, 2011).
Variabel Definisi Operasional Alat Ukur Skala

Kualitas Kualitas hidup adalah persepsi Menggunakan Ordinal


pasien kanker mengenai instrumen
Hidup Pada keadaan dirinya untuk EORTC QLQ-C30
Pasien mencapai kepuasan dalam versi 3
hidupnya yang terdiri dari
Kanker aspek fungsional (fisik, peran,
emosi, sosial, kognitif), status
kesehatan umum, skala gejala.
Penghitungan skoring kualitas
hidup terlebih dahulu dilakukan
translasi nilai menjadi nilai 0
100, selanjutnya dilakukan
pengelompokan dalam tiga
kategori (global health status,
skala fungsional dan skala
symptom) dari 15 kelompok
skala pengukuran.
WAKTU DAN TEMPAT
Jenis Penelitian PENELITIAN

Unit rawat inap yaitu ruang


Flaminggo, Cendrawasih, serta
Jenis penelitian ini adalah rawat jalan RSUD Wangaya
penelitian deskriptif. Denpasar yaitu di Poliklinik
Bedah, Poliklinik Interna,
Penelitian ini menggunakan Poliklinik Kebidanan, Poliklinik
pendekatan cross-sectional. Paru, dan Poliklinik THT

Waktu penelitian dilaksanakan


dari bulan Desember 2014
sampai Agustus 2015.
Populasi dan Sampel
Penelitian
Teknik sampling

Populasi : pasien kanker yang Teknik pengambilan sampel


menjalani rawat inap maupun rawat
yang akan digunakan dalam
jalan di RSUD Wangaya Denpasar.
Sampel : diambil dari populasi pasien
penelitian ini adalah purposive
kanker dalam kurun waktu dua bulan sampling.
yaitu pada bulan April sampai Mei
2015 yang memenuhi kriteria inklusi.

Kriteria Inklusi
Kriteria Eksklusi
Pasien kanker yang
menjalani rawat inap dan
rawat jalan di RSUD Wangaya Pasien kanker yang
Denpasar yang bersedia mengalami penurunan
menjadi responden. kesadaran.

Pasien kanker yang


kooperatif.
Jenis dan Teknik Pengumpulan Data

Teknik Pengumpulan Data


Jenis Data
Proposal disetujui mengurus izin
Data primer hasil pengisian
penelitian identifikasi sampel
instrumen pengumpulan data
pendekatan dengan responden
yaitu European Organization for
penyebaran instrumen kepada
Research and Treatment of
responden rekapitulasi hasil
Cancer Quality of Life
instrumen memasukkan data pada
Questionnairre-Core 30 (EORTC
master tabel pengolahan data.
QLQ-C30) versi 3.
Instrumen Pengumpul Data

Instrumen EORTC QLQ-C30 versi 3 berupa skala yang meliputi


skala fungsional yang terdiri dari fungsi fisik, fungsi peran, fungsi
emosi, fungsi kognitif dan fungsi sosial dan dilengkapi dengan
skala kualitas hidup secara keseluruhan yang semuanya
merupakan item multipel dan dilengkapi dengan item tunggal dari
skala gejala.
Telah diuji oleh Perwitasari, dkk (2010) : Nilai validitas : 0,47
sampai 0,74
hasil uji reliabilitas dengan teknik alpha cronbach : 0,70.
Pada EORTC QLQ-C30 ini kualitas hidup dikategorikan menjadi 3
tingkatan yaitu kualitas hidup buruk jika skor < 500, sedang 501
1000, baik >1000 (Fayers et al, 2001).
Pengolahan dan Analisis Data

Teknik Pengolahan Data Analisis Data

1. Editing Analisa data dilakukan setelah


2. Coding data terkumpul dan diolah. Data
3. Entry yang telah diolah tersebut
4. Cleaning kemudian dilakukan analisa data
5. Tabulasi mempergunakan analisa
deskriptif yaitu dengan cara
menggambarkan data yang telah
terkumpul tanpa mencoba
menarik kesimpulan.