Anda di halaman 1dari 13

Program dan Kebijakan Atase Pendidikan KBRI Manila

tentang Kerjasama Pendidikan Tinggi Kesehatan


Indonesia - Philippines

DR. FAHMY LUKMAN, M.HUM


Education and Culture Attach
CURRICULUM VITAE

Full Name : Dr. Fahmy Lukman, M. Hum


Place & Birthday : Padang, March 11, 1964
Address : Embassy of the Republic of Indonesia 185 Salcedo St.,
Legaspi Village, Makati City 1229

Educational Qualification :
1. Bachelor of Arts from Padjajaran University, Bandung In 1989
2. Master of Linguistic in Arabic Language, Padjajaran University, Bandung in
1998
3. Doctor of Linguistic in Arabic Language, Padjajaran University, Bandung,
2010.
Work Experiences :

1. Source Person on TV and Radio KLCBC The Jazz Wave in Bandung


2. Director INQIYAD (Institute of Islamic Analysis and Development
Officer of Indonesia Islamic Association)
3. Head of Graduate program in Linguistic, Padjajaran University,
Bandung
4. Head of Technical Unit on College of Arts, Padjajaran University,
Bandung
5. Education and Culture Attach, Embassy of Indonesia Egypt
6. Education and Culture Attach, Embassy of Indonesia in Manila
VISI DAN MISI ATASE PENDIDIKAN KBRI MANILA

Visi

Menjadi atase pendidikan dan kebudayaan yang memberikan


layanan prima serta memberikan nilai tambah bagi NKRI dan
menjadi alat soft diplomacy dalam hubungan kerjasama bilateral
antara Indonesia dan Filipina.
VISI DAN MISI ATASE PENDIDIKAN KBRI MANILA (lanjutan)
Misi

Bekerja dengan soft diplomacy dalam hubungan kerjasama bilateral antara


Indonesia dan Filipina
Meningkatkan soft diplomacy dalam kerjasama di bidang pendidikan,
penelitian, ilmu pengetahuan dan teknologi.
Memberikan pelayanan prima dalam penyelenggaraan Diklat untuk
masyarakat Indonesia terutama pelajar dan mahasiswa Indonesia di Filipina.
Memberikan dukungan penyelenggaraan program BIPA (Bahasa Indonesia
bagi Penutur Asing) di Filipina
Memberikan pelayanan prima dalam penyelenggaraan Beasiswa Unggulan.
Memberikan pelayanan prima dalam pembinaan Sekolah Indonesia Davao.
Melaksanakan administrasi yang transparan dan akuntabel.
PROGRAM KERJA ATASE PENDIDIKAN KBRI MANILA

1. Mendorong dilaksanakannya joint research.


2. Menganalisa keunggulan bidang inovasi dan teknologi negara setempat.
3. Meningkatkan peluang magang dan beasiswa bagi pelajar/ilmuwan
Indonesia di perusahaan/lembaga riset di Filipina.
4. Mengidentifikasi Universitas di Filipina yang memiliki sister university atau
twinning partnership dan pertukaran pelajar/dosen antar universitas.
5. Menyelenggarakan kegiatan pameran pendidikan dan kebudayaan untuk
memperkenalkan Indonesia kepada siswa-siswi SD, SMP, SMU, dan
mahasiswa.
6. Memberikan kuliah umum/diskusi/seminar/sarasehan mengenai Indonesia
di perguruan tinggi di Filipina.
7. Menfasilitasi delegasi Lembaga Pendidikan dan Pendidikan Teknik Kejuruan.
PROGRAM KERJA ATASE PENDIDIKAN KBRI MANILA
BIDANG PENDIDIKAN KESEHATAN/KEPERAWATAN (lanjutan)

Tonggak awal : Penandatanganan MoU PT Kesehatan Indonesia


dengan 12 Universitas di Philippines pada Peringatan Hari
Pendidikan Nasional 2 Mei 2013.

Program Studi Bidang Kesehatan yang ikut penandatanganan:


1. Keperawatan
2. Kebidanan
3. Farmasi
4. Teknologi Laboratorium
5. Rekam Medis
6. Radiologi
BERBAGAI KEGIATAN IMPLEMENTASI MoU
BIDANG PENDIDIKAN KESEHATAN/KEPERAWATAN

Seminar/Workshop/Conference International
Training
Joint Degree / Double Degree
Exchange Student / Faculty
Joint Research and Publication in International Journal
Guest Lecture
Continuing Study (S2/S3 Kesehatan/Keperawatan)
KONDISI KEPERAWATAN DI PHILIPPINES

Merupakan Sektor Penopang Utama Pendapatan Nasional Negara


Philippines. Lulusan Keperawatan Philippines diterima di 76 Negara di
seluruh dunia.

Lebih dari 80% Lulusan Keperawatan Philippines lulus Uji Kompetensi


Internasional (NCLEX/HAAD/Prometric) setiap tahunnya (RN-Internasional).

Philippines mempunyai Center Test untuk Uji Kompetensi Internasional


Perawat (Pearson-Vue dan Prometric).

Kurikulum PT Keperawatan di Philippines terstandar Internasional dan


seragam di seluruh PT Keperawatan di Philippines
KONDISI KEPERAWATAN DI INDONESIA

Banyak permintaan tenaga perawat Indonesia untuk bekerja di Luar


Negeri, tetapi Pemerintah Indonesia belum bisa memenuhinya.

Banyak lulusan keperawatan (D3, D4, S1 / Ners) tidak terserap di


dunia kerja dalam negeri, akan tetapi yang berminat dan terserap
kerja di luar negeri hanya sedikit.

Lulusan Keperawatan Indonesia belum bisa memenuhi standart


Internasional, terbukti banyak yang tidak lulus Uji Kompetensi
Internasional (NCLEX/HAAD/Prometric).
KONDISI KEPERAWATAN DI INDONESIA (lanjutan)

Atase Pendidikan KBRI Manila, 23-25 Juni 2014, menyelenggarakan NCLEX


Try-Out di Bandung.

Dari 68 perawat/mahasiswa keperawatan yang mengikuti Try-Out, tidak ada


satu pun yang dapat memenuhi passing grade (65%).

Rerata nilai hanya mencapai 25.31% (Very Poor).

Hasil Analisa dari Team Review Top Rank ICCA, perawat Indonesia lemah
dalam:
1. Kemampuan Bahasa Inggris
2. Nursing Contents
nurses still lack the capacity to pass international examinations on both English and Nursing contents.
CONCLUSION

Need to improve Professional Competence and English Communication


of Indonesian Nurses.

Education and Culture Attache of Embassy of Republic of Indonesia


will support Indonesian Nurses to get the International License by
NCLEX/HAAD/Prometric Test.
Terima kasih ..

Thank you..

Salamat po ..