Anda di halaman 1dari 31

II.

COPI / SALINAN
RESEP (APOGRAPH)

ANDRYANI NINGSIH
FAKULTAS FARMASI UHO
2017
Menurut Kepmenkes no.280 th 1981:

Salinan resep adalah salinan yang dibuat apotek, bukan


hasil fotokopi.
selain memuat semua keterangan yang terdapat dalam
resep asli harus memuat pula :
Nama dan alamat apotek,
Nama dan SIK APA,
Tanda tangan atau paraf APA,
Tanda det/ detur untuk obat yang sudah diserahkan atau
tanda nedet/ne detur untuk obat yang belum diserahkan,
Nomor resep dan tanggal pembuatan.
Syarat sahnya copi resep
ada nama apotek/RS, alamat, nama apoteker penanggung jawab,
nomer SP/SIK
Dokter penulis resep
Tanggal penulisan resep
Nama pasien, umur, alamat
Nomer resep
R/
Nama obat, jumlah obat, kekuatan obat
Macam sediaan yang dibuat/diberikan
Signatura/ aturan pakai
keterangan jumlah pemberian obat
Tanda tangan/ paraf apoteker
Cap APOTEK
Tanggal ditulisnya copy resep
pro copie conform = pcc = salinan resep sesuai dengan resep
aslinya
Contoh copi / salinan resep
DOSIS
Definisi
Dosis atau takaran obat adalah banyaknya suatu obat yang dapat
dipergunakan atau diberikan kepada seorang penderita, baik untuk
obat dalam atau obat luar.

Kecuali dinyatakan lain, yang dimaksud dosis maksimum adalah

dosis maksimum dewasa untuk pemakaian melalui mulut, injeksi


subkutan dan rektal
Dosis Maksimal
Dosis/takaran maksimum/terbanyak yang dapat diberikan tanpa
menimbulkan bahaya yang tercantum dalam Farmakope Indonesia III

Dosis Minimum
Dosis/takaran obat terkecil yang masih dapat menyembuhkan dan
tidak menimbulkan resistensi

Dosis Lazim/Dosis Terapi


Dosis yang lazimnya menyembuhkan/dosis yang memberikan
efek terapi sesuai yang diinginkan

Dosis Toksik
Dosis/ takaran obat yang dapat menyebabkan keracunan penderita

Dosis Letalis
Dosis/ takaran obat yang menyebabkan kematian pada penderita
Dosis maximum
Daftar dosis max menurut FI.III dig u/ org dewasa usia 20-
60 thn dgn bb 58-60 kg. ada bbrp ketentuan u/ DM, yaitu :
1. Untuk orang lanjut usia yg keadaan fisiknya sudah
mulai menurun, dosis yg diberikan << dosis max, seperti :
a. 60-70 tahun 4/5 dosis dewasa
b. 70-80 tahun dosis dewasa
c. 80-90 tahun 2/3 dosis dewasa
d. 90++ tahun dosis dewasa
2. U/ wanita hamil yg peka thdp obat2an, sebaiknya
diberikan dlm jml <<. Bahkan bbrp obat yg dpt
mengakibatkan abortus dan kelainan janin dilarang pgg.
Wanita menyusui jg demikian krn dpt diserap bayi melalui
ASI .
3. pemberian obat u/ anak-anak << 20 tahun butuh phit
khusus, krn respon tubuh anak atau bayi thdp obat tidak
sama dgn org dewasa.
4. ada 3 macam bahan obat luar yg memiliki DM, yaitu
naftol, guaiakol, dan kreosot untuk kulit, sublimat u/ mata
serta iodoform u/ obat kompres.
PERHITUNGAN DOSIS
Berdasarkan umur
Berdasarkan bobot badan
Berdasarkan luas permukaan tubuh
Dengan pemakaian berdasarkan jam
Perhitungan Dosis

Dosis Anak
1. Prematur
2. Neonatus ( 0-1 bulan )
3. Infant ( s.d. 1 tahun )
4. Balita ( 1-5 tahun )
5. Anak ( 6 - 12 tahun )
Dosis anak berbeda dengan dosis Dewasa

ORGAN (HEPAR, GINJAL & SSP) BELUM


BERFUNGSI SECARA SEMPURNA
DISTRIBUSI CAIRAN TUBUH BERBEDA
* NEONATUS : > 29,7% DARI DEWASA
* BAYI 6 BULAN : > 20,7% DARI DEWASA
Cara Menghitung Dosis Anak
1.Berdasarkan Umur
Rumus Young
n
x dosis dewasa
n 12
(n dlm tahun u/ anak usia < 8 tahun)

Rumus Dilling
n
x dosis dewasa
20
(n dlm tahun u/ anak usia > 8 tahun)
Rumus cowling :
n
x dosis dewasa
24

(n adalah usia dalam satuan tahun yang digenapkan ke atas)


Dosis bayi
Rumus Fried : UmurAnak (bulan) xDosisDewasa
150
Cara Menghitung Dosis Anak
2. Berdasarkan Berat Badan
Rumus Clark
BB anak (kg)
x Dosis Dws
70
3. Berdasarkan Luas Permukaan Tubuh
Rumus Crawford-Terry Rourke

LPT anak
x Dosis Dws
1,73
Rumus LPT/BSA

Tinggi (cm) x Bobot (kg)


3.600
Rumus Du Bois dan Du Bois

BSA (cm2) = W (kg)0,425 + H(cm)0,725 x 71,84


BSA (m2) =
Tinggi (cm) x Bobot (kg)
3.600

BSA Rata-rata dewasa = 1,73 . Beberapa literatur menyebut


1,75m2
BSA anak
Dosis Anak = x Dosis Dws
1,73
Bisa juga ditentukan dg nomogram
Perkiraan BSA (m2) anak berdasarkan BB

Berat badan (kg) Luas permukaan tubuh (m2)


1-5 (0,05 x BB (kg)) +0,05
6-10 (0,04 x BB (kg)) +0,10
11-20 (0,03 x BB (kg)) +0,20
21-40 (0,02 x BB (kg)) +0,40
PERHITUNGAN DOSIS DENGAN PEMAKAIAN
BERDASARKAN JAM
FI Satu hari dihitung 24 jam sehingga untuk
pemakaian sehari dihitung:
Dosis = 24/n X
N = selang waktu pemberian
Tiap 3 jam = 24/3 X = 8 X sehari semalam:

Menurut Va Duin: pemakaian sehari dihitung 16


jam, kecuali antibiotik sehari dihitung 24 jam
16/3 +1X = 5,3 + 1 = 6,3 dibulatkan 7 X sehari semalam:
PERHITUNGAN DOSIS R/ DOKTER
R/ Acetosal 0,050 ( 1g/8 g)
Luminal 0,010 ( 0,300 g/ 0,600 g)
S.L qs
mf. Pulv. dtd. No. XV
S. 3 dd. P. I
Pro : Anita (9 bulan)
Menurut umur, untuk anita (9 bulan), DM :
a. Acetosal
1 kali : 9/150 x 1 g = 0,06 g
1 hari : 9/150 x 8 g = 0,48 g
b. Luminal
1 kali : 9/150 x 0,3 g = 0,018 g
1 hari : 9/150 x 0,6 g = 0,036 g
Menurut resep
A. acetosal
Persentase
1 kali : 0,05 g < 0,06 g 1 kali : 0,05/0,06 x 100% = 83,3%
1 hari : 0,15 g < 0,48 g 1 hari : 3 x 0,05/0,48 x 100% = 31,2%
b. luminal Persentase
1 kali : 0,010/0,018 x 100% = 55,55%
1 kali : 0,010 g < 0,018 g
1 hari : 0,030 g < 0,036 g 1 hari : 3 x 0,030/0,36 x 100% = 83,30%

Shg, resep tersebut dapat dilayani karena DM < 100%


tidak melebihi dosis max.
PERHITUNGAN DOSIS R/ DOKTER

R/ Parasetamol 120 mg / 5 ml ( 1 g / 6 g )
Etanol 2 ml
Syrup simplek 5 ml
Aquadest ad 30 ml
s.o.4.h cth I
mf solutio
Pro. Deasy ( 8 th)

Hitung dosis parasetamol


R/ Eritromisin 150 mg (500mg/ 4000 mg)
Mf pulv dtd no.X
Stdd pulv I
Pro : Fajar (25kg)
R/ Pasien anak usia 7 thn
dengan tinggi 101 cm
BB 17 kg
resep yang diberikan omeprazol, dosis dewasa 20 mg
sehari , brp dosis untuk pasien ini ?
Gunakan persamaan BSA
Gunakan nomogram untuk mencari BSA anak