Anda di halaman 1dari 15

MATEMATIKA EKONOMI

APLIKASI EKONOMI DIFERENSIAL


SEDERHANA

KELOMPOK IV
FIKA INDAH PERAWANSA (8176171009)
SYAMSAH FITRI (8176171034)
Elastisitas dari suatu fungsi = (x)
ELASTISITAS berkenaan dengan x dapat didefinisikan
sebagai :

ELASTISITAS PERMINTAAN /
N= = lim = .
/

x 0

Istilah elasititas harga permintaan yaitu price elasticity


of demand merupakan suatu koefisien yang
menjelaskan besarnya perubahan jumlah barang yang
diminta terhadap persentase perubahan harga. Jika
fungsi permintaan dinyatakan dengan = f(P), maka
elastisitas permintaanya :

% /
Nd = = = lim = .
% /

P
Dapat dikategorikan menjadi lima macam elastistas harga permintaan, yaitu :
jika < , permintaan di titik itu adalah inelastic terhadap harga.
jika = 1, permintaan di titik itu adalah unitary terhadap harga.
jika >1, permintaan di titik itu adalah alastis terhadap harga.
jika 0, permintaan di titik itu adalah inelastic sempurna terhadap harga.
jika , permintaan di titik itu adalah elastis sempurna terhadap harga.

CONTOH :

Barang yang permintaannya elastic


Fungsi permintaan akan suatu barang ditunjukan
mengisyaratkan bahwa jika harga oleh persamaan = 25 3 P . Tentukan
barang tersebut berubah sebesar elastisitas permintaanya pada tingkat harga P= 5.
persentase tertentu, maka permintaan Jawab :
terhadapnya akan berubah (secara
= 25 3P nd = . = -6 p.
berlawanan arah ) dengan persentase

yang lebih besar daripada persentase = = -6 P = -6(5). = 3 (elastik)

perubahan hargannya

=3 berarti bahwa apabila, dari kedudukan P


=5 , harga naik (turun) sebesar 1 persen maka
jumlah barang yang diminta akan berkurang
(bertambah) sebanyak 3 persen.
Elastisitas Penawaran
% /
Ns = = = = .
% /

Istilah elastisitas harga penawaran yaitu price
elasticity of supply merupakan suatu koefisien
yang menjelaskan besarnya perubahan jumlah
barang yang ditawarkan berenan adanya
perubahaan harga . Jadi, merupakan rasio
antara persentase perubahan jumlah barang
yang ditawarkan terhadap- persentase
perubahan harga. Jika fungsi penawaran
dinyatakan dengan = f(P), maka elastisitas
penawarannya :
CONTOH :
Fungsi penawaran suatu barang dicerminkan oleh = -200 + 7 P .Dengan elstisitas
penawarannya pada tingkat harga P = 10 dan P = 15 ?
Jawab :

= + = d = P n = . = 14 P . +


Pada P= 10, = . + =2,8

Pada P= 15, = . + = 2,3
% /
= = = lim = .
% /

Elastisitas Produksi
CONTOH :
Fungsi produksi suatu barang ditunjukan
oleh persamaan P = 6 X - . Hitunglah
elastisita poduksi sebanyak 3 unit dan 7
unit ! Suatu koefisien yang menjelaskan
Jawab: besarnya perubahan jumlah keluaran
P = 6 X = Dp / d X = 12 X 3 (output) yang dihasilkan akibat
X adanya perubahaan jumlah masukan
(infut) yang digunakan. Jadi,
= . = (12 X 3 X). ( ) merupakan rasio antara persentase

Pada X = 3, = . ( ) = 1 perubahan jumlah keluaran
terhadap persentase perubahan
Pada X = 7, = (84 147). =9 jumlah masukan. Jika P
()
melambangkan jumlah produk yang
dihasilkan sedangkan X
melambangkan jumlah factor
produksi yang digunakan, dan fungsi
produksi dinyatakan dengan P = f(x),
maka elastisitas produksinya :
Biaya marginal adalah tingkat perubahan biaya total akibat
Biaya Marginal adanya perubahan satu unit produk yang diprodusi. Secara
matematis biaya marginal dapat ditulis rumusnya adalah:

MC = = () atau MC =

Dimana : MC = biaya marginal (marginal cost)
DT = perubahan biaya total
CONTOH : Dq =perubahan satu unit produk
jika suatu perusahaan pabrikasi ingin menghasikan suatu produk, dimana fungsi biaya total telah diketahui adalah
TC = 0,1 + + , a) carilah fungsi biaya marginal (MC),b) berapakah jumlah produk yang
dihasilkan agar biaya marginal minimum?, dan c)berapa nilai biaya marginal minimum tersebut?
Penyelesaian:
a) diketaui : TC = 0,1 + +
fungsi biaya marginal diperoleh dari deviar pertama fungsi biaya total:

MC = = , +

b) untuk memperoleh MC minimum, maka langkah pertama mengambil derivative pertama pada persamaan,
kemudin disamakan dengan nol, hasilnya adalah :

= , =

0,6Q = 36
Q =60

Untuk menguji biaya minimum diujikan dengan derivative kedua dari MC. = , > ()

c) selanjutnya , untuk dapat mendapat substitusikan nilai Q = 60 ke dalam persamaan MC yaitu :
M = , +
= +
=
jadi , biaya marginal minimum sebesar Rp 620 dapat diperoleh, jika perusahaan menghasilkan produk sebanyak 60
unit.
Laba Maksimum
contoh soal ;
CONTOH :
jika diketahui fungsi permintaan dari suatu perushaan P = 557 0,2 Q dan fungsi biaya total adalah TC = 0,053 0,2 + 17 +
7000,
berapakah jumlah output yang harus dijual agar produsen memperoleh laba yang maksimum?
berapakah lba maksimum tersebut ?
berapakah harga jual unit produk ?
berapakah penerimaan total yang diperoleh dari perusahaan?
penyelesaian:
diketahui : = 557 0,2 = 0,053 0,2 + 17 + 7000
= . = 557 0,2 = 557 0,2
= Laba maksimum adalah selisih antara
2 3 2
= 557 0,2 (0,05 0,2 + 17 + 7000) penerimaan total dengan biaya total, atau secara
= 557 0,2 0,053 + 0,2 17 7000)
= 0,053 + 540 = 0 matematika dapat dinyatakan dengan rumus :

= 0,15 + 540 = 0 = = . (. )

0,15 = 540 Dimana : =


= 3600 =
= 3600 = 60
=
= 0,3


Jika = 60,
= 0,3 60 = 18 < 0()
jadi, = 0,05(60)3 + 540 60 + 7000
= 0,05 216000 + 32400 + 7000
= 10800 + 32400 + 7000 = 14.600
karena = 60,
= 557 0,2 60 = 557 12 = 545
= 0,05(60)3 0,2 60 2 + 17 60 + 7000 = 18.100
= 557 60 0,2 60 2 = 32.700
Jadi dapat disimpulkan bahwa perusahaaan harus menjual produknya sehingga Rp545bper unit, dengan jumlah produk sebanyak 60
unit agar dapat memaksimumkan laba sebesar Rp 14.600 dengan jumlah penerimaan total perusahaan adalah Rp32.700 dan biaya tota
yang dikeluarkan adalah sebesar Rp 18.100.
PENERIMAAN MAKSIMUM DARI PERPAJAKN

Jika pemerintah mengenakan pajak atas suatu produk tertentu,


maka diasumsikan harga produk tersebut yang akan dibeli atau
dibayar oleh konsumen akan naik dan jumlah yang diminta atas
produk tersebut akan berkurang jumlahnya.
Penerima pajak total T yang akan diterima oleh pemerintah adalah :
=
Di mana =
=

Nilai t dan dapat diperoleh melalui persamaaan permintaan =


= + .
CONTOH :
Fungsi permintaan dan penawaran dari suatu produk adalah : =

= + .
Berapa besarkah pajak per unit t yang harus dikenakan oleh pemerintah supaya
penerimaan pajak maksimum ?
berapa besarkah pajak maksimum tersebut ?
penyelesaiaan :

fungsi penawaran setelah dikenakan pajak adalah = + + , sehingga
keseimbangan pasar adalah:

= + +


=

=

=

=

=
=

= < ()

jika = , = , =
jadi, penerimaan pajak maksimum oleh pemerintah sebesar =
, pajak per unit = , .
PENGARUH PAJAK DALAM PASAR PERDAGANGAN

Pengenaan pajak t per unit produk oleh pemerintah atas suatu produk yang
dihasilkan oleh seorang produsen akan menaikan biaya rata-rata sebesar t,
yaitu :
= +
dimana : = biaya rata-rata seyelah pajak sehingga biaya total akan naik
sebesar tQ yaitu :
= +
Dimana : =biaya total setelah pajak.
Dalam rangka memaksimumkan laba produsen, harga dan jumlah
keseimbangan yang baru dapat diperoleh dengan menggunakan fungsi biaya
total setelah pajak, yaitu = + . Dengan demikian , besarnya laba
yang diterima oleh seorang produsen setelah dikenakan pajak t per unit
produk rumusnya adalah :
=
= ( + )
= . [ + ]
= . .
= ( )
CONTOH :
jika diketahui fungsi permintaan adalah = , dan biaya total = ,
, + + . Kemudian, pemerintah mengenakan pajak kepada perusahaan sebesar
Rp 165 untuk setiap unit yang dijual,
Beberapa harga jual dan jumlah barang agar dapat memaksimumkan laba perusahaan ?
Beberapa nilai laba maksimum tersebut ?
Jika harga mengenakan pajak penjualan sebesar 25% dari harga jual barang, tentukanlah
harga dan jumlah barang yang dapat memaksimumkan laba perusahaan? Berapa pula laba
maksimum tersebut ?
penyelesaian:
a) = . , =
= +
= , , + + +
= , , + + +
= , , + +
=
= , (, , + + )
= , , +
= , +

= , + , + =

, =
=
=

= ,


Jika = , < ()


LANJUTAN
b) jadi = , +
= +
=
karena = , = , =

c) jika pemerintah mengenakan pajak penjualan sebesar 25% dari harga jual, maka
,
= (+) = = , = , ,
+,

= , , = , ,
(+)
=
= , , (, , +
= , + , + ,

= , + , + , =

= , = , ( )

= , + ,


Jika = , , <
= , , + , , + , ,
= , + , + ,
= ,
karena = , , = , , = ,
MODEL JUMLAH PEMESANAN EKONOMIS (EOQ)

Model jumlah pemesanan ekonomis (EOQ) merupakan salah satu model


dasar dan yang paling banyak digunakan oleh perusahaaan untuk
mengendalikan persedian barang .
Biaya persedian total tahunan secara matematis dapat dirumuskan
persamaannya adalah :


= + ()

Dimana : = biaya persedian total tahunan


= permintaan tahunan dalam unit barang
= jumlah yang dipesan (jumlah optimum yang disebut EOQ)
= biaya pemesanan untuk setiap pesanan
= biaya penyimpanan per unit tahun
CONTOH :
Toko buku Borobudur ingin memesan buku dar Jakarta guna untuk meengakapi barang
dagangannya.Pemintaan buku diperkira kan 2.000 unit per tahun. Biaya pemesanan Rp 50.000 per
pesanan dan biaya penyimpanan adalah Rp 8.000 per unit per tahun. Waktu untuk pengiriman buku
adalah 3 hari uantuk sampai ditempat tujuan.
berapakah jumlh buku yang harus dipesan agar biaya persedian minimum?
berapakah besar biaya persedian total tersebut ? . (.)
tentukan titik pemesanan kembali (reorder point)?
a) = =

berapa kali pemesanan dalam setahun (N)? = . =
berapa lama waktu di antara pemesanan (T)?
penyelesaiaan :
Diketahui : = ; = .
= ; =
b) Biaya persediaan total minimum adalah :
d) Banyaknya pemesanan dalam setahun adalah :
= + ()

() = = = kali pemesanan dalam setahun
=
+()
e) Lamanya waktu diantara pemesanan adalah :
= +
= . = = = ,

c)Titik pemesanan kembali adalah :


Asumsi jumlah hari kerja dalam setahun = i


= = =

= = () =