Anda di halaman 1dari 23

PENGANTAR BUSINESS PLAN

Sub Pokok Bahasan :


1. Pengertian business plan
2. Latar belakang penyusunan
business plan
3. Tujuan business plan
4. Manfaat business plan
5. Elemen dasar business plan
6. Aspek-aspek business plan
7. Struktur isi business plan
1. Pengertian Business Plan
Usaha atau business : semua kegiatan yang
dilakukan individu atau kelompok yang dilaksanakan
secara legal dengan menggunakan dan
mengombinasikan sumber daya atau faktor-faktor
produksi untuk menyediakan barang atau jasa bagi
masyarakat dengan tujuan untuk memperoleh
manfaat finansial, yaitu laba usaha.

Perencanaan atau plan : salah satu fungsi


manajemen yang berhubungan dengan pemilihan
visi, misi, dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur,
aturan, program, dan anggaran.
1. Pengertian Business Plan (lanjutan)

Perencanaan Usaha (business plan) adalah proses penentuan visi,


misi dan tujuan, strategi, kebijakan, prosedur, aturan, program, dan
anggaran yang diperlukan untuk menjalankan suatu usaha tertentu.
(Bogadenta, 2013)

Business Plan merupakan suatu dokumen yang menyatakan


keyakinan akan kemampuan sebuah bisnis untuk menjual barang
atau jasa dengan menghasilkan keuntungan yang memuaskan dan
menarik bagi penyandang dana (Buchari Alma, 2001 : 174 dari
Bygrave : 1994 : 114 )

Business Plan adalah suatu dokumen tertulis yang menggambarkan


secara sistematis suatu bisnis/usaha yang diusulkan
Business plan sering pula disebut sebagai Business Deal
2. Mengapa perlu menyusun Business Plan?
Menurut Joseph Hadzima dari MIT Sloan School (The
Secret of Business Plan, 2013), Alasan mendasar
mengapa kita harus membuat business plan dalam setiap
memulai atau mengembangkan usaha:

1. Pemahaman atas bisnis sendiri seorang


entrepreneur dipaksa memahami bisnisnya sendiri
sebelum membuat orang lain paham dan tertarik
dengan bisnis tsb
2. Kebutuhan untuk pendanaan bank/investor butuh
naskah tertulis untuk dicermati
3. Kemitraan strategis calon mitra membutuhkan
sesuatu untuk diteliti untuk mengambil keputusan
bermitra atau tidak
4. Penjelasan kepada pemasok/pelanggan keseriusan
dalam perencanaan
5. Upaya menarik sosok penting seperti VC, mentor,
dsb
3. Tujuan Membuat Business Plan
Business Plan dibuat untuk:
Mendeclare tentang pemilik dan pemegang
inisiatif dalam membuka usaha baru tsb.
Mengatur dan membentuk kerjasama dengan
perusahan lain yang sudah ada dan saling
menguntungkan.
Mengundang bergabungnya orang-orang tertentu
yang mempunyai keahlian untuk bekerja sama
Menjadikan merger dan akuisisi lebih dapat
direalisasikan.
Adanya fokus tujuan bagi personal perusahaan

Menurut Bygrave (1994; 115)


4. MANFAAT BUSINESS PLAN

Manfaat umum dari pembuatann Business Plan,


diantaranya:
1. Membantu dalam permodalan Dasar bagi
investor untuk menilai & memutuskan
2. Membantu keputusan setiap langkah bisnis
3. Membantu mengembangkan ide bisnis
4. Dapat mengetahui kendala-kendala bisnis yang
dijalankan
5. Memberikan gambaran tujuan yang jelas
6. Memberi gambaran terhadap calon konsumen dan
investor
Manfaat Khusus Business Plan:
1. Pegawai 2. Investor 3. Banker/kreditor

Untuk mengetahui Untuk mengetahui Untuk melihat


perkembangan apakah dana yang kelayakan pinjaman
perusahaan tempat diberikan menghasilkan dalam menentukan jml
mereka bekerja manfaat dan resiko pinjaman, jangka
yang akan dihadapi waktu, agunan, dan
tingkat pengembalian
yang sesuai

4. Supplier 5. Konsumen 6. Advisor dan Konsultan

Untuk mengetahui Untuk mengetahui Untuk melihat apakah


kegiatan operational apakah ada perubahan diperlukan perbaikan-
usaha berdasarkan kuantitas dan kualitas perbaikan dalam semua
jumlah dan jenis produk yang akan faktor, seperti
produksi, kuantitas dan mempengaruhi konsumsi pemasaran, SDM,
kualitas bahan baku yang mereka akan produk tsb keuangan, dll agar
diperlukan sehingga dan utk melihat seberapa business plan dapat
supplier dpt memenuhi besar manfaat yang dijalankan tanpa ada
kebutuhan tsb diterima jika hambatan
menggunakan produk tsb
5. ELEMEN BUSINESS PLAN
Karena setiap bisnis sifatnya berbeda-
beda, maka tidak semua business plan
bersifat serupa.
Suatu business plan bagi perusahaan
perorangan akan berbeda degan
perusahaan besar yang telah go public
dan memiliki kantor cabang di banyak
kota. Tetapi semua business plan akan
memiliki maksud yang sama, mereka
memiliki elemen dasar yang sama.
Elemen Dasar dari sebuah Business
Plan:
1. Latar belakang dari gagasan Anda
2. Tujuan dan sasaran-sasaran (visi misi)
perusahaan Anda
3. Produk atau jasa yang ingin Anda
tawarkan
4. Bentuk kepemilikan usaha Anda
5. Manajemen dan staffing
6. Pemasaran
7. Laporan Keuangan saat ini dan yang
diproyeksikan.
6. Aspek-Aspek Business Plan

1. Aspek
Pasar &
Pemasaran
5. Aspek
Hukum
2. Aspek
Teknis dan
Aspek produksi Hasil
6. Aspek
business
Sosial -
plan
Ekonomi
3. Aspek
Manajemen
7. Aspek
AMDAL
4. Aspek
Keuangan
6.1. Aspek Pasar dan Pemasaran
Diperlukan untuk menilai apakah dari segi pasar atau pemasaran
memiliki peluang pasar yang diinginkan atau tidak.
Untuk mengetahui seberapa besar potensi pasar yang ada bagi produk
yang ditawarkan.
Untuk mengetahui bagaimana market share produk tersebut yang
dikuasai pesaing di pasar pada saat ini.
Mencari strategi pemasaran yang akan dijalankan
Segmenting, Targeting, Positioning
Sikap, perilaku, dan kepuasan konsumen
Strategi, kebijakan, dan program pemasaran
Bauran Pemasaran (4 P : Product, Price, Place, Promotion)
Loyalitas Pelanggan
Analisis Persaingan
Identifikasi Pesaing
Sasaran Pesaing
Strategi Pesaing
Kekuatan dan Kelemahan Pesaing
SWOT Analysis
6.2. Aspek teknis/operasional/produksi

Pemilihan Strategi Produksi


Pemilihan dan Perencanaan Produk yang akan
diproduksi
Rencana Kualitas
Pemilihan Teknologi
Rencana Kapasitas produksi
Manajemen persediaan
Jenis teknologi
Pengawasan kualitas produk
Peralatan dan mesin
Lokasi pabrik
Layout pabrik
Perkembangan teknologi
6.3. Aspek manajemen/organisasi
Semakin profesional pengelolanya, maka
kemungkinan berhasil akan semakin besar.
Struktur organisasi disusun harus sesuai dengan
bentuk dan tujuan usaha.
Perencanaan SDM
Analisis Pekerjaan
Rekrutmen, Seleksi, dan Orientasi
Produktivitas
Pelatihan dan Pengembangan
Prestasi kerja
Keahlian yang disyaratkan
Pola gaji/ upah (kompensasi)
Perencanaan karier
Keselamatan dan Kesehatan kerja
Pemberhentian
6.4. Aspek Keuangan
Jumlah dana yang dibutuhkan
Struktur pembiayaan (sumber)
Pemilihan investasi
Beli
Sewa
Kerjasama

Meneliti seberapa besar pendapatan yang akan


diterima jika usaha tersebut dijalankan.
Memperhitungkan berapa lama investasi atau
modal yang ditanamkan akan kembali.
Diperlukan beberapa metode penilaian, seperti:
Payback period
Break event point
Dll
6.5. Aspek hukum
Sebagai dasar hukum yang dipegang untuk mencegah
masalah dan sebagai pedoman apabila dikemudian
hari terjadi masalah
Berkaitan dengan masalah kelengkapan dan
keabsahan dokumen yang diperlukan dalam sebuah
usaha:
Ijin perusahaan
Ijin kesehatan
Bentuk badan usaha
Dll
Keabsahan dan kesempurnaan dokumen dapat
diperoleh dari pihak-pihak yang menerbitkan atau
mengeluarkan dokumen.
6.6. Aspek ekonomi/sosial
Untuk melihat seberapa besar pengaruh
yang ditimbulkan jika bisnis tersebut
dijalankan
Meliputi pengaruh ekonomi dan sosial.
Pengaruh ekonomi: misalnya pendapatan
(pemilik usaha, pengelola, masyarakat sekitar,
buruh dll)
Pengaruh sosial: misalnya adanya pusat
keramaian baru, dampak penerangan dll

6.7. Aspek Analisis dampak lingkungan


Merupakan analisis yang dibutuhkan pada saat
ini, misalnya terhadap air, udara, tanaman, dll
7. STRUKTUR ISI BUSINESS PLAN
Berikut ini beberapa contoh Struktur isi business plan dari
berbagai sumber yang bisa digunakan oleh pengusaha pemula:

Struktur Isi Business Plan #1:


a. Ringkasan Eksekutif (Executive Summary)
b. Deskripsi Perusahaan
c. Produk/Jasa
d. Analisa Pasar dan Pesaing
e. Pemasaran
f. Teknologi & Operasi
g. Manajemen & Organisasi
h. Analisis Keuangan dan rencana pendanaan
i. Analisis Resiko
j. Lampiran Lampiran
Proyeksi Penjualan -Profit Analysis
Proyeksi Neraca dan Laba Rugi -Contoh Produk ( sampel )
Proyeksi Cash Flow - CV pemilik usaha
Process Flow Sheet
Struktur Isi Business Plan #2:
a. Ringkasan Eksekutif
b. Deskripsi Bisnis
c. Strategi Pemasaran
d. Analisis Persaingan
e. Rencana Desain dan Pengembangan
f. Rencana Operasi dan Manajemen
g. Analisis Rencana Keuangan
h. Lampiran

(sumber: Rumah Perubahan)


Struktur isi business plan #3:

a. Lembar judul ( + Ringkasan Eksekutif)


b. Peluang (+ dan tawaran )
c. Produk/jasa yang diberikan / direncanakan
d. (+ Latar belakang organisasi)
e. Analisa kondisi /Pasar ( internal dan
eksternal)
f. Formulasi strategi (rencana pemasaran,
organisasi, produksi)
g. Analisis finansial dan Analisa Resiko
( + Rencana Tindak , Action Plan)
h. Lampiran : Terminologi, Data Pendukung dsb
(Sumber: ekonomiunair.wordpress.com)
Struktur isi business plan #4:
a. Ringkasan Eksekutif
b. Latar Belakang Perusahaan
c. Analisis Pasar dan Pemasaran
d. Analisis Produksi
e. Analisis Sumber Daya Manusia
f. Analisis Keuangan
g. Analisis Dampak dan Resiko Usaha
h. Lampiran
Rencana Bisnis Yang Baik
Singkat dan padat
Terorganisir rapi dengan penampilan
menarik
Rencana yang menjanjikan
Hindari melebih-lebihkan proyeksi
Kemukakan risiko-risiko bisnis yang
signifikan
Tim terpercaya dan efektif
Fokus
Target pasar
Realistis
Spesifik
Any Question??

Terima Kasih