Anda di halaman 1dari 3

Komplikasi

Bila serangan asma sering terjadi dan telah berlangsung lama, maka akan terjadi
emfisema dan mengakibatkan perubahan bentuk toraks yaitu toraks
membungkuk ke depan dan memanjang. Pada foto rontgen toraks terlihat
diafragma letak rendah, gambaran jantung menyempit, corakan hilus kiri dan
kanan bertambah.
Bila sekret banyak dan kental, salah satu bronkus dapat tersumbat sehingga dapat
terjadi atelektasis pada lobus segmen yang sesuai. Bila atelektasis berlangsung
lama dapat berubah menjadi bronkiektasis dan bila ada infeksi terjadi
bronkopneumonia.
Asma yang tidak dikendalikan dengan baik dapat berujung pada komplikasi-komplikasi yang terjadi pada organ-
organ pada saluran pernapasan Anda, termasuk:
1. Pneumonia (infeksi pada paru-paru).
2. Lumpuhnya sebagian atau keseluruhan paru-paru Anda
3. Kegagalan pernapasan.
4. Status asthmaticus
5. Pneumothoraks
6. Pneumomediastinum dan emfisema subkutis
7. Atelektasis
8. Aspergilosis bronkopulmonar alergik
9. Bronkitis atau sering disebut juga dengan penyakit Paru-paru basah
Prognosis
Prognosis jangka panjang asma pada anak umumnya baik. Sebagian asma anak hilang atau berkurang dengan
bertambahnya umur.
50% asma episodic jarang sudah menghilang pada umur 10-14 tahun
hanya 15% yang menjadi asma kronik pada umur 21 tahun
20% asma episodic sering sudah tidak timbul pada masa akil bali
60% tetap sebagai asma episodic sering dan sisanya sebagai asma episodic jarang.
Hanya 5% dari asma kronik yang dapat menghilang pada umur 21 tahun
20% menjadi asma episodic sering
hampir 60% tetap menjadi asma kronik
sisanya menjadi asma episodic jarang.

Sumber: http://medicastore.com/penyakit/433/Aspergilosis_Bronkopulmoner_Alergika_ABPA.html