Anda di halaman 1dari 28

RAPID DIAGNOSTIC TEST

(RDTs)
Methods used to diagnose

Microscopy
Immunology
Molecular biology method (PCR)
Immunology
Immunoflorescence microscopy
(Antibody detection)

Rapid Diagnostic Test


Rapid Diagnostic Test
RDTs
Mendeteksi antigen parasit malaria
dgn metode imunokromatografi.
Menggunakan; Dipstick, Test strip,
test card. Deteksi HRP-II atau pLDH
Histidine-rich protein II (HRP-II)
Protein yang dihasilkan P.falciparum
sewaktu menginfeksi sel darah merah.
Lactate dehydrogenase (pLDH),
P.falciparum-spesifik and Pan-spesifik.
RDTs
Mudah dibawa.
Cepat mendapat hasil 10 15 mnt
Sensitive at detecting P.falsiparum, penyebab malaria
berat.
Tidak membutuhkan ketrampilan teknik laboratorium.
Dpt digunakan oleh petugas kes & non kes setelah
training.
Dgn 2 org dapat memproses >200 test/hr
Sensitivity >90 %, 100 ul blood.
Metode diagnosa:
Klinis Mikroskopis Diagnosa
Cepat (dengan
RDT)
Cepat +++ + ++
(segera) (0.5-3 jam) (15-30 min)
Mudah +++ + ++

Mahal - + +/++
Sensitif (semua +++ ++/-- ++
benar neg.) (neg. palsu
tergantung skill)

Spesifik (semua - +++ +++


benar pos.) (banyak pos. palsu)
Perlu alat, bahan - +++ +
dan tenaga
Comparison of methods for diagnosing
Parameter Microscopy PCR Fluorescence Dipstick Dipstick
HRP-2 pLDH,
Sensitivity 50 5 50 >100 >100
parasites/l)
P. f P. f only P. f and P. v
Specificity All species All species good, others good
difficult
Parasite
density Yes No No Crude Crude
or estimation estimation
parasitemia
Time for 3060 min 24 h 3060 min 20 min 20 min
result
Skill level High High Moderate Low Low
Equipment Microscope PCR QBC Kit only Kit only
apparatus apparatus or
microscope
Cost/test Low High Moderate/low Moderate Moderate
RDTs yang dipasaran;
PARACHECK (HRP-II)
ACON (HRP-II)

PARASCREN (HRP-II & pLDH)

BINAX (HRP-II & pLDH)

OptiMAL Assay (HRP-II & pLDH)

NTB

Palcivax
ParaCheck Pf
JENDELA TES SUMUR BUFFER

JENDELA SUMUR CONTOH


CONTROL
(DARAH)

Foto : Shoklo Malaria Research Unit


BERSIHKAN SATU
DARI DUA JARI INI
DENGAN KERTAS
ALKOHOL

Foto : Shoklo Malaria Research Unit


Seka kembali alkohol dg kain kasa
Tekan keluar satu Tetes darah

From Shoklo Malaria Research Unit


PEGANG PIPET DI
BAGIAN TENGAH &
UJUNG ATASNYA JGN
TERTUTUP

SENTUH PERMUKAAN
DARI DARAH YANG
KELUAR
Cara benar meneteskan darah di sumur sampel

From Shoklo Malaria Research Unit


Contoh : Kuantitas diterapkan dengan sesuai,
yang baik sumur sampel tidak
sepenuhnya terisi

Foto : Shoklo Malaria Research Unit


BOTOL HARUS
DALAM POSISI
TEGAK LURUS
(VERTIKAL)

Tetesan yang baik


harus jatuh bebas
dengan jarak
sedikitnya 2 cm dari
sumur buffer
Foto : Shoklo Malaria Research Unit
SALAH

BOTOL TIDAK VERTIKAL !

Foto : Shoklo Malaria Research Unit


Biarkan Darah mengalir dg sendirinya
Anda harus
pastikan ada
PERIKSA GARIS
tidaknya satu
garis merah
PADA JENDELA KONTROL setelah 15'

Foto : Shoklo Malaria Research Unit


Parascreen kit contains;

1.Test Device:
Membrane assembly predispensed with monoclonal
anti HRP-2-coloidal gold conjugate, monoclonal anti pan
spesific pLDH-colloidal gold conjugate, rabbit globulin-
colloidal gold conjugate and monoclonal anti pf. HRP-2
antibody,
2. Desiccant Pouch.
3. Clearing buffer in dropper bottle.
4. Package insert.
THANK YOU
Soal post test rdt
1.a apa fungsi buffer
2a.zat apa yang dilabel pada jendela tes
3a.Bila pada garis pf timbul garis maka itu
kan dibaca secagai.karna garis
timbul akibat reaksidan.
4a.Apa makna garis pada jendela c
5a.utk membedakan spesies plasmodium
akan lebih baik mnggunakan cara
pemeriksaan.
1b.apa hasil yg kamu peroleh jelaskan
2b. Bila pada garis pv timbul garis maka
itu kan dibaca sebagai.karna
garis timbul akibat reaksi antara
dan
3a.Apa keburukan rdt
4b.Apa kebaikan rdt
5a.bisakah rdt dipakai untuk membedakan
spesies plsmodium