Anda di halaman 1dari 18

AUDIT BEBAN DIBAYAR

DIMUKA & PERSEDIAAN


Present By :
Nurul Utami
Wiwin Suliati
Ema Lukyta Rahayu

www.themegallery.com
LOGO
www.themegallery.com

Beban
LOGO Dibayar Dimuka

Beban yang telah terjadi, dimana


akan digunakan untuk aktivitas
Beban dibayar dimuka perusahaan dimasa mendatang
menurut standar akuntansi
keuangan

Premi asuransi (Prepaid Insurance)

Pos Pos yang


tergolong beban Sewa dibayar dimuka (Prepaid Rent)
dibayar dimuka

Beban lain-lain dibayar dimuka (Prepaid


Other)
www.themegallery.com

Tujuan
LOGO
pemeriksaan Beban Dibayar
Dimuka

Untuk memeriksa apakah terdapat Internal Control yang


cukup baik atas beban

untuk memeriksa apakah beban yang mempunyai kegunaan


untuk tahun berikutnya sudah dicatat sebagai beban dibayar
dimuka

Memeriksa apakah beban dibayar dimuka yang mempunyai


kegunaan untuk tahun berjalan telah dibebankan / dicatat
sebagai beban tahun berjalan

Memeriksa apakah penyajian beban dalam laporan keuangan


sudah sesuai dengan PABU
www.themegallery.com

Prosedur Substantif Akuntansi Dibayar


LOGO

Dimuka
Pada banyak audit, auditor dapat mengumpulkan bukti memadai dan kompeten atas asuransi dibayar
dimuka dengan melakukan :

1. Prosedur analitis substantif


Prosedur ini bertujuan untuk memverifikasi saldo akun, dimana dapat dilakukan dengan cara :
- Membandingkan saldo asuransi dibayar di muka dengan beban asuransi untuk tahun berjalan
dengan saldo tahun lalu
- Menghitung ratio beban terhadap aktiva dan membandingkannya dengan ratio tahun lalu
2. Pengujian terinci, dilakukan apabila auditor mencurigai salah saji berdasarkan audit tahun
lalu

3. Keberadaan dan kelengkapan,


Auditor dapat menguji keberadaan dan kelengkapan dari polis akuntansi yang tercakup dalam
analisis akun dengan mengirimkan informasi ke agen asuransi terkait
www.themegallery.com

LOGO

4. Hak dan Kewajiban


Pemegang polis dapat diuji dengan meminta informasi
tersebut di konfirmasikan yang dikirimkan ke agen asuransi
terkait. Apabila pemegang polis adalah orang lain diluar klien,
auditor dapat memiliki bukti atas kewajiban yang tidak
tercatat atau bukti bahwa pihak lain mewakili klaim atas
aktiva yang disuransikan

5. Penilaian (Valuation)
Auditor berkepentingan dengan apakah porsi yang belum
jatuh tempo atas asuransi dibayar dimuka dan juga beban
asuransi telah dinilai dengan tepat

6. Klasifikasi
Pertimbangan auditor mengenai klasifikasi adalah bahwa
berbagai jenis asuransi dialokasikan secara tepat keberbagai
akun beban asuransi
www.themegallery.com
Prosedur Pemeriksaan Beban
LOGO
Dibayar Dimuka

Prosedur pemeriksaan beban dibayar dimuka terbagi atas complianse test


dan prosedur substantive test

1. Compliense Test Prosedur pemeriksaan terhadap bukti


pembukuan yang mendukung transaksi yang
dicatat entitas untuk mengetahui apakah
setiap transaksi yang terjadi sudah diproses
dan dicatat sesuai dengan sistem &
prosedur yang telah ditetapkan oleh
manajemen
www.themegallery.com

LOGO

Lanjutan....

1. Melakukan evaluasi terhadap internal


control, dimana tercantum dalam
Prosedur internal control quisioners atas
pemeriksaan pengeluaran kas & bank yang
untuk kemudian dilakukan test transaksi
compliense test
2. Menarik kesimpulan mengenai internal
control dan beban
www.themegallery.com

LOGO
Lanjutan....

Sewa dibayar dimuka (Prepaid Rent)

2. Substantive Premi asuransi dibayar dimuka (Prepaid


Test Insurance)

Advertensi dibayar dimuka (Prepaid


Arvertising)
www.themegallery.com

LOGO
AUDIT PERSEDIAAN

Persediaan adalah aset lancar dalam bentuk barang atau


perlengkapan yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan
operasional pemerintah, serta barang-barang yang dimaksudkan
untuk dijual dan/atau diserahkan dalam rangka pelayanan
kepada masyarakat

Persediaan menurut PSAP No.05 2010 terdiri dari :


a. Barang konsumsi
b. Amunisi
c. Bahan baku untuk pemeliharaan
d. Suku cadang
e. Persediaan untuk tujuan strategis (berjaga-jaga)
f. Pita cukai dan leges
g. Tanah / bangunan untuk dijual atau diserahkan kepada masyarakat
www.themegallery.com

LOGO
Lanjutan....
Tujuan utama pemeriksaan terhadap
persediaan adalah untuk menentukan bahwa
:
- Persediaan secara fisik benar-benar ada
- prosedur pisah batas (cut-off) persediaan
telah dilakukan dengan memuaskan
- Persediaan yang bergerak lambat (slow
moving), usang, rusak, dapat diidentifikasi
dengan tepat dan dicadangkan dalam jumlah
yang memadai
www.themegallery.com

LOGO

Pengakuan Persediaan

Persediaan diakui :
a. Pada saat potensi manfaat ekonomi
masa depan diperoleh pemerintah dan
mempunyai nilai atau biaya yang
dapat diukur dengan andal
b. Pada saat diterima atau hak
kepemilikannya dan / atau
penguasaannya berpindah
www.themegallery.com

LOGO
Lanjutan....

Persediaan disajikan sebesar :


a. Biaya perolehan apabila diperoleh dengan
pembelian
b. Harga pokok produksi apabila diperoleh
dengan memproduksi sendiri
c. Nilai wajar, apabila diperoleh dengan cara
lainnya (donasi)
www.themegallery.com

LOGO
Tahap Tahap Audit Persediaan
terdapat 3 aspek yang menjadi perhatian
auditor, yaitu :
1. Pengendalian fisik terhadap persediaan

Dalam kaitannya dengan perhitungan fisik


persediaan klien, prosedur pengendalian yang
memadai terdiri dari instruksi instruksi
mengenai perhitungan fisik yang cermat,
pengawasan oleh petugas yang bertanggung
jawab.
www.themegallery.com

LOGO
Lanjutan...
Terdapat beberapa metode perhitungan fisik persediaan, antara lain :

a. Perhitungan fisik secara menyeluruh yang dilaksanakan setahun sekali pada


tanggal neraca atau tanggal tertentu yang dapat dihadiri auditor
b. Perhitungan yang kontinue, dimana dilakukan atas seluruh persediaan
sekurang kurangnya sekali dalam sehari

Pada proses audit, keikutsertaan auditor dalam memeriksa dan


perhitungan fisik serta observasinya akan memberikan kepuasan
dalam menilai metode perhitungan fisik yang dilakukan beserta
ketaatan atas penyajian kuantitas dan kondisi fisik persediaan.
www.themegallery.com

LOGO
Lanjutan.....
2. Pencatatan dalam dokumen terkait
Dalam hal ini, auditor harus memastikan bahwa
persediaan yang ada sudah tercatat dalam catatan
akuntansi sesuai dengan
3. Cacatan perpetual
Terdapatnya catatan persediaan perpeptual yang
memadai berpengaruh terhadap waktu dan luas
pemeriksaan fisik yang di lakukan auditor atas
persediaan. Jika catatan perpetual dapat diandalkan,
memungkinkan untuk mengujipersediaan fisik sebelum
tanggal neraca, penghematan biaya bagi auditor
maupun klien dan memungkinkan klien memperoleh
laporan keuangan yang diaudit lebuh awal
www.themegallery.com

LOGO
Tahap Tahap Audit Persediaan

Observasi fisik
Penting bagi auditor independen untuk hadir pada
saat perhitungan dan observasi, pengujian dan
tanya jawab yang sesuai dengan mengetahui
keefektifan metode perhitungan persediaan dan
ukuran keandalan yang mungkin diberikan pada
pernyataan klien mengenai kuantitas dari kondisi
fisik persediaan.
www.themegallery.com

LOGO
Tahap Tahap Audit Persediaan

Pengendalian
Dalam kaitanya dengan perhitungan fisik persediaan
klien, prosedur pengendalian yang memadai terdiri dari
instruksi instruksi mengenai perhitungan fisik yang
cermat, pengawasan oleh petugas yang bertanggung
jawa, verifikasi intern yang independen terhadap setiap
perhitungan, rekonsiliasi independen terhadap
perhitungan fisik dengan alasan perpetual, dan adanya
pengendalian yang mencakup kartu kartu atau formulir
formulir perhitungan.
www.themegallery.com

LOGO
Tahap Tahap Audit Persediaan

Keputusan audit
Keputusan ini terdiri dari:
Waktu (timing)
Besar sampel
Pemilihan jenis item