Anda di halaman 1dari 24

SATUAN ACARA PERKULIAHAN

Pertemuan ke 1
Mata Kuliah : Riset Pemasaran
Kode Mata Kuliah : MBB 502 sks:3
Waktu Pertemuan : 150 menit
A. Pokok Bahasan : Pendahuluan dan tahap awal riset pemasaran
B. Sub Pokok : 1. Definisi Riset Pemasaran
Bahasan 2. Klasifikasi Riset Pemasaran
3. Proses Riset Pemasaran
4. Sifat riset pemasaran.
C. Kompetensi : Mahasiswa dapat memahami tentang Riset Pemasaran
Umum
D. Indikator : 1. Mahasiswa dapat menjelaskan definisi Riset
Keberhasilan Pemasaran
2. Mahasiswa dapat menjelaskan klasifikasi Riset
Pemasaran
3. Mahasiswa dapat menerangkan proses riset
pemasaran
4. Mahasiswa dapat menjelaskan sifat riset pemasaran

c
Definisi Riset Pemasaran
Ñ Riset Pemasaran adalah fungsi yang
menghubungkan konsumen, pelanggan, dan
masyarakat dengan pemasar melalui
informasi--informasi yang digunakan untuk :
informasi
Ñ mengidentifikasi dan mendefinisikan peluang dan
masalah pemasaran ;
Ñ membuat, memperbaiki dan mengevaluasi tindakan
pemasaran ;
Ñ memantau kinerja pemasaran ;
Ñ serta memperbaiki pengertian mengenai pemasaran
sebagai sebuah proses ( Asosiasi Pemasaran
Amerika dalam Malhotra).

i
Ñ Riset Pemasaran adalah identifikasi ,
pengumpulan , analisis , diseminasi , serta
penggunaan informasi secara sistematik dan
obyektif untuk membantu manajemen
membuat keputusan yang berhubungan
dengan identifikasi dan penyelesaian masalah
(dan peluang) dalam bidang pemasaran
(Malhotra)
Ñ Riset Pemasaran merupakan definisi dari (1)
sistematis, (2) obyektif, (3) informasi, (4)
keputusanƦ.ơmerupakan ancangan
pengambilan keputusanƦ.ơ
yang sistematis dan obyektif terhadap
pengembangan penyediaan informasi untuk
proses pengambilan keputusan dalam
manajemen pemasaranơ
pemasaranơ (Kinnear & Taylor)

—
Ñ @agian yang penting dalam riset pemasaran
adalah :
Ñ Terdiri dari beberapa tahap sehingga merupakan
suatu proses.
Ñ Hasil akhir berupa informasi, dan
Ñ Ditujukan untuk membantu pengambilan keputusan
manajemen pemasaran (istijanto)
Ñ Pendekatan dalam riset pms mudah dipahami
karena semua tahap yang dilalui dalam riset
memiliki alur yang logis untuk menjamin agar
informasi yang dihasilkan memiliki kualitas yang
tinggi (relevan, akurat,reliabel, valid dan terkini
sehingga berguna bagi manajemen) (istijanto)


Ñ Relevan : informasi yang disediakan
berhubungan dengan masalah riset.
Ñ Akurat : Menunjukkan tingkat atau derajat
ketepatan dari informasi yang diberikan
Ñ Reliabel : informasi dapat diandalkan atau
dipercaya kebenarannya,
Ñ Valid : informasi memiliki konsistensi.
Ñ Terkini : informasi masih baru, tidak basi, atau
tidak kadaluarsa sehingga masih sesuai dengan
konteks waktu saat keputusan akan dibuat.
(istijanto)

á
Ñ Riset Pemasaran adalah kegiatanan penelitian di
bidang pemasaran yang dilakukan secara
sistematis mulai dari perumusan masalah,
tujuan penelitian, pengumpulan data,
pengolahan data dan interprestasi hasil
penelitian (Rangkuti)
Ñ Riset pemasaran adalah proses sistematik dan
identifikasi tujuan riset, pengumpulan data,
analisis data, penyebarluasan informasi, untuk
memperbaiki keputusan yg berhubungan
dengan mengidentifikasi dan memberikan solusi
masalah atau peluang dalam pemasaran
(Anandya & Suprihadi).
ü
Ñ @eberapa aspek definisi ini perlu mendapatkan
catatan
Ñ riset pemasaran bersifat sistematik, berarti :
perencanaan sistematis dibutuhkan pada seluruh
tahap proses riset pemasaran .
Ñ Prosedur yang diikuti pada setiap tahap harus baik
secara metodologi , didokumentasikan dengan baik ,
serta , sedapat mungkin direncanakan terlebih
dahulu.
Ñ Riset pemasaran menggunakan metode ilmiah dalam
hal bahwa data dikumpulkan dan dianalisis untuk
menguji anggapan atau hipotesis sebelumnya.
Ñ Riset pemasaran berupaya untuk menyediakan
informasi akurat yang mencerminkan keadaan kejadian
yang sebenarnya.
Ñ Riset pemasaran dilakukan secara obyektif dan tidak
memihak, harus bebas dari bias pribadi atau politik
pelaksana maupun manajemen (temukan dan
sampaikan apa adanya) (Malhotra)

Kesimpulan :
Ñ Riset Pemasaran :
Ñ Suatu aktivitas yang dilakukan dalam sebuah
proses yang sistematis untuk memperoleh
informasi yang akurat, relevan, reliabel,valid
dan terkini.
Ñ Mengidentifikasikan dan mendefinisikan suatu
masalah atau peluang dalam pemasaran.
Ñ Hasil dari riset pemasaran (informasi) dapat
membantu pengambilan keputusan
sehubungan dengan kegiatan membuat,
mengevaluasi, memperbaiki dan memantau
kinerja pemasaran perusahaan.

*
Klasifikasi Riset Pemasaran
Ñ Definisi riset pemasaran menyatakan bahwa
organisasi perlu melakukan riset pemasaran
untuk dua alasan :
(1) untuk mengidentifikasikan masalah,
(2) untuk menyelesaikan masalah.
Ñ Perbedaan ini berfungsi sebagai dasar
pengelompokan riset pemasaran menjadi:
Ñ Riset Identifikasi Masalah dan
Ñ Riset Penyelesaian Masalah (Malhotra)

A
Ñ 2      
  Dilakukan

  Dilakukan untuk
membantu mengidentifikasikan masalah yang tidak
selalu jelas kelihatan di permukaan (tidak harus ada saat
ini) tapi ada atau mungkin muncul pada masa yang akan
datang.
Ñ oenis riset ini memberikan informasi mengenai
lingkungan pemasaran dan membantu menentukan
masalah. Misalnya, penurunan potensi pasar sebuah
perusahaan mengidentifikasikan bahwa perusahaan
kemungkinan memiliki masalah dalam mencapai
target pertumbuhannya.
Ñ @ila masalah atau peluang telah teridentifikasi, 2 
  
 dilakukan

 dilakukan untuk menghasilkan
solusi.. Temuan riset penyelesaian masalah digunakan
solusi
untuk membuat keputusan yang akan menyelesaikan
masalah pemasaran yang spesifik.
Ñ Kedua jenis riset ini sering dilakukan bersamaan.

c
Riset Riset
Identifikasi Penyelesaian
Masalah Masalah

† Riset Potensi pasar †2 


†Riset pangsa pasar †2 

†Riset citra/V  †2 

†Riset karakteristik pasar
†2 
 
†Riset analisis penjualan
†Riset peramalan
†2  
 
†Riset bisnis
†Riset kepuasan konsumen

cc
Riset Pemecahan Masalah:
Ñ Riset Segmentasi :
Ñ Menentukan dasar teori dari segmentasi
Ñ Analisis potensi pasar dan respon terhadap berbagai segmen
Ñ Pilih pasar sasaran (target markets) dan analisis profil gaya
hidup (lifestyle profiles) seperti ; demografi, media dan kesan
terhadap karakteristik suatu produk.
Ñ Riset Produk:
Ñ Konsep pengujian (test concept)
Ñ Menentukan desain produk yang optimal
Ñ Pengujian kemasan
Ñ Modifikasi produk
Ñ Posisi merek dan pengujian posisi
Ñ Pengujian pasar
Ñ Pengujian penempatan (posisi) dalam supermarket atau
departemen store.

ci
Ñ Riset Harga:
Ñ Pentingnya harga dalam pemilihan merek
Ñ Kebijakan mengenai harga
Ñ Elastisitas harga berdasarkan permintaan
Ñ Respon konsumen terhadap perubahan harga
Ñ Riset Promosi:
Ñ Anggaran promosi yang optimal
Ñ @auran promosi yang optimal
Ñ Pengujian iklan yang kreatif
Ñ Evaluasi efektifitas iklan
Ñ Keputusan media iklan.
Ñ Riset Distribusi :
Ñ Menentukan tipe distribusi
Ñ Perilaku saluran distribusi
Ñ Margin saluran distribusi
Ñ Lokasi retail dan outlet grosir


Proses Riset Pemasaran
Ñ Secara konseptual, proses riset pemasaran
terdiri dari enam langkah:
Ñ Ä      
Ñ Ä  
    

 
 
Ñ Ä  
  2   2 
Ñ Ä   ! Ä     

  
Ñ Ä  "    #   
Ñ Ä  $      
Ä  

c
Ä  
    

Ñ Dalam mendefinisikan masalah, peneliti harus


memperhatikan :
Ñ Merumuskan masalah
Ñ maksud dilaksanakannya studi/tujuan penelitian tersebut,
Ñ informasi latar belakang yang relevan,
Ñ informasi yang dibutuhkan, dan
Ñ bagaimana informasi tersebut akan digunakan dalam pembuatan
keputusan.
Ñ Definisi masalah meliputi kegiatan pembahasan dengan
pembuat keputusan, wawancara dengan pakar industri,
analisis data sekunder, dan, mungkin, beberapa riset
kualitatif semisal focus group.
group.
Ñ @ila masalah telah didefinisikan dengan tepat, riset dapat
dirancang dan dilaksanakan dengan baik.


Ä  

    

 


Ñ Pengembangan pendekatan terhadap masalah


terdiri dari
Ñ formulasi tujuan atau bingkai kerja teoritis,
Ñ model analitis,
Ñ pertanyaan riset, serta
Ñ hipotesis dan identifikasi informasi yang diperlukan.
Ñ Proses ini dilakukan dengan diskusi dengan pakar
manajemen dan pakar industri, analisis data
sekunder, riset kualitatif, dan pertimbangan
prakmatis.

=ontoh :
Y Y

Y

Y Y
Y
 

Y Y
 Y 


Y Y




Y Y
 

Y Y




c
Ä  

  2   2 
Ñ Rancangan riset adalah bingkai kerja atau cetak biru untuk
melaksanakan proyek riset.
Ñ Rancangan tersebut merinci prosedur yang penting untuk :
Ñ mendapatkan informasi yang dibutuhkan, yang tujuannya adalah untuk
merancang sebuah pengujian yang akan menguji hipotesis dari hal
yang diteliti,
Ñ menentukan jawaban yang mungkin bagi pertanyaan riset,
Ñ serta menyediakan informasi yang dibutuhkan untuk pembuatan
keputusan.
Ñ Formulasi rancangan riset terdiri dari :
Ñ Penentuan informasi yang dibutuhkan
Ñ Analisis data sekunder
Ñ riset kualitatif
Ñ metode pengumpulan data kuantitatif (survey, observasi, dan
percobaab).
Ñ prosedur pengukuran dan penetapan skala
Ñ rancangan kuesioner
Ñ proses sampling dan ukuran sampel
Ñ rencana analisis data.
c*
Ä  
! Ä     
  

Ñ Pengumpulan data melibatkan tenaga lapangan


atau staf yang beroperasi baik dilapangan
seperti dalam kasus wawancara personal ( di
rumah, di keramaian atau wawancara
berbantuan computer), dari kantor melalui
telepon, melalui surat, atau secara elektronik (e-
(e-
mail atau internet).
Ñ Seleksi yang sesuai, pelatihan, pengawasan, dan
evaluasi tenaga kerja lapangan membantu
meminimalkan kesalahan pengumpulan data.

cA
Ä  " 
   #   
Ñ Data yg telah dikumpulkan, editing, coding, dibuat
catatan atau rekaman dan diperiksa sebaik-
sebaik-baiknya /dgn
cermat.
Ñ Data diproses sgb input dalam paket program komputer
yg sudah ditetapkan lebih dahulu.
Ñ Hasil pemprosesan data yang sudah diinput dapat
ditampilkan dalam berbagai cara sesuai dgn kebutuhan
analisis data.
Ñ Data yg ditampilkan diinterprestasikan sesuai kebutuhan
penelitian dan dilakukan pembahasan sesuai dengan
pertanyaan riset.
Ñ Serta, dikonfirmasikan dengan tujuan riset dan dikaitkan
dengan konsep atau teori yang dikemukan sebagai
justifikasi riset.

i
Ä  $ 
     Ä  
Ñ Hasil riset pemasaran yang didapat perlu
didokumentasikan berupa tulisan Ơlaporan risetơ
yang ditujukan kepada orang-
orang-orang yang terkait
dengan hasil riset pemasaran.
Ñ Dalam hal ini peneliti perlu membuat abstraksi
yang memuat garis besar, yang terdiri dari :
Ñ Identifikasi pertanyaan riset yang spesifik
Ñ Menggambarkan pendekatan-
pendekatan-pendekatan
Ñ Mengemukakan rancangan riset
Ñ Menyajikan hasil temua riset serta temuan utamanya.
Ñ Hasil perlu dipresentasikan dihadapan orang-
orang-
orang yang berkepentingan thdp riset.

ic
Sifat Riset Pemasaran
Ñ Sifat dan peran riset pemasaran dapat
dimengerti dengan lebih baik dengan
menggunakan paradigma pemasaran dasar
seperti gambar.
Ñ Sifat dasar dari riset pemasaran adalah
mengidentifikasikan dan memuaskan
keinginan konsumen.
Ñ Dalam menemukan keinginan konsumen dan
untuk mengimplementasikan strategi dan
program untuk memuaskan keinginan
tersebut, manajer pemasaran memerlukan
berbagai informasi (bisa diperoleh dari
risetƦsistem informasi pemasaranƦ.)
ii
§  
 
   

Kelompok Pelanggan
†Y  
†
†
† 

6AKTOR LINGKUNGAN
VARIABEL PEMASARAN
YANGG DAPAT RISET YG TIDAK DAPAT
DIKENDALIKAN : PEMASARAN DIKENDALIKAN :
†h  
†
 †  
†
 †
 
†
 
† 
 
†    


†
    
     †
   
Y   Y 
Y  

  


h2h2
† 

†  
 

†

 

†Y 
     i—
KUIS I
oawablah dengan ringkas:
1. Dekripsikan tugas dari riset pemasaran.
2. Keputusan apa saja yang bisa dibuat
oleh manajer pemasaran ? dan
bagaimana riset pemasaran dapat
membantu dalam membuat keputusan
tersebut?
3. Apa definisI riset pemasaran?
4. Deskripsikan langkah-
langkah-langkah dalam
proses riset pemasara.
i