Anda di halaman 1dari 19

SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN

ORGANISASI JASA DAN ORGANISASI


MULTINASIONAL

DISUSUN OLEH KELOMPOK 6:


1. RINI DWI SEPTIANI
2. RATIH TRIANINGSIH
3. YOFERINA EFENDI
4. VEKA VERATAMA
5. DENI WAHYUDI
Organisasi Jasa
Organisasi Jasa Secara Umum

Karakteristiknya yaitu :
1.Ketiadaan persediaan penyangga
2.Kesulitan dalam mengendalikan kualitas.
3.Padat karya
4.Organisasi multi-unit
Organisasi Jasa Profesional

Karakteristiknya adalah :
1.Sasaran
2.Profesional
3.Pengukuran input dan output.
4.Perusahaan kecil..
5.Pemasaran.
Organisasi Jasa Keuangan

Karakteristik khususnya adalah :


1.Aktiva moneter
2.Jangka waktu transaksi
3.Imbalan dan risiko
4.Teknologi
Organisasi Perawatan Kesehatan

Karakteristik khususnya adalah :


1.Masalah sosial yang sulit
2.Perubahan dalam bauran penyedia layanan
3.Pembayar pihak ketiga
4.Profesional
5.Pentingnya pengendalian kualitas
Organisasi Nirlaba

Karakteristik khusus :
1.Ketiadaan ukuran laba
2.Modal kontribusi
3.Akuntansi dana
4.Pengelolaan
Sistem Pengendalian Manajemen

Penetapan harga produk


Perencanaan strategis dan penyusunan
anggaran
Evaluasi Dan operasi
ORGANISASI
MULTINASIONAL
Terdapat tiga masalah khusus dalam
organisasi global, yaitu :

Perbedaan kebudayaan
Harga transfer, dan
Perbedaan nilai tukar mata uang
Menurut Hofstede, budaya dapat berbeda
pada empat dimensi:

1.Jangkauan kekuasaan
2.Individualisme/ koltivisme
3.Menghindari ketidakpastian
4.Maskulinitas/feminitas
Harga Transfer

Harga transfer untuk barang, jasa, dan teknologi


merupakan salah satu dari perbedaan besar yang
terjadi antara pengendalian manajemen operasi
domestik dan luar negeri
Sebagai tambahan dari kesesuaian tujuan,
dibutuhkan pertimbangan-pertimbangan
penting lainnya termasuk perpajakan,
peraturan pemerintah, tarif pengendalian
devisa, akumulasi dana, dan joint venture.
Metode-metode harga antar perusahaan
sepengendali yang dapat diterima, disusun menurut
prioritasnya dari yang paling penting adalah sebagai
berikut :

1.Metode perbandingan dengan harga tidak


sepengendali
2.Metode harga jual kembali
3.Metode biaya-plus
Nilai Tukar untuk Berbagai Mata Uang Asing pada 19
Januari 2000
Dolar per Unit atas Unit Mata Uang Asing
Mata Uang Asing per Dolarnya
Negara Unit moneter
(penawaran (penawaran tidak
langsung) langsung)

Inggis Pound 0,6128 1,6320


Jerman Mark 0,5171 1,9337
Jepang Yen 0,0095 104,85
Swiss Franc 0,6265 1,5963
Eropa Euro 0,9886 1,0115
Nilai Tukar Mata Uang

Arus kas dari sebuah perusahaan domestik


dinominasikan dalam dolar, dan pada suatu waktu tertentu,
setiap dolar mempunyai nilai yang sama dengan nilai dolar
lainnya. Sebaliknya, arus kas perusahaan multinasional
didenominasikan dalam beberapa mata uang di mana nilai
setiap mata uang relative kepada nilai dlar akan berbeda
seiring dengan perbedaan waktu.
Berbagai Jenis Eksposur Nilai Tukar

Eksposur translasi atas nilai tukar adalah


eksposur dari neraca dan laporan laba rugi perusahaan
multinasional terhadap perubahan yang terjadi di dalam
nilai tukar nominal.
Efek Transaksi

Pendekatan mendasar dalam menangani eksposur


transaksi adalah dengan menggunakan strategi lindung
nilai mata uang asing yang tepat. Lindung nilai (hedging)
adalah transaksi-transaksi yang dapat menurunkan
kemungkinan risiko yang berhubungan dengan arus kas di
masa depan.
Kesimpulan

Pengendalian manajemen pada organisasi jasa berbeda bila dibandingkan


dengan organisasi manufaktur. Hal ini disebabkan ketiadaan persediaan
penyangga pada organisasi jasa, kesulitan mengukur kualitas, dan pada umumnya
perusahaan jasa cenderung merupakan padat karya. System pengendalian
manajemen pada organisasi jasa umumnya sama dengan system pengendalian
manajemen pada organisasi dagang.
Dari sudut pandang pengendalian manajemen, terdapat tiga topic yang
unik bagi perusahaan multinasional yaitu: perbedaan-perbedaan budaya, harga
transfer dan nilai tukar. Sebagai tambahan dari kesesuaian tujuan, dibutuhkan
pertimbangan-pertimbangan penting lainnya untuk memperoleh harga transfer
pada perusahaan multinasional, yaitu: perpajakan, peraturan pemerintah, tarif,
pengendalian nilai tukarluar negeri, akumulsi dana dan join venture.