Anda di halaman 1dari 39

FLUIDA

Fase dari materi

Padat
Benda padat mempertahankan bentuk dan ukuran yang tetap
Jika sebuah gaya yang besar dikenakan padanya, tidak langsung
berubah bentuk atau volumenya

Cair
Benda cair tidak mempertahankan bentuk yang tetap
Mengambil bentuk tempat yang ditempatinya
Tidak langsung dapat ditekan
Perubahan volume cukup signifikan jika ada gaya yang besar
Memiliki kemampuan untuk mengalir

Gas
Tidak memiliki bentuk atau volume yang tetap
Akan menyebar untuk memenuhi tempatnya
Memiliki kemampuan untuk mengalir
Definisi

Fluida ialah zat yang dapat mengalir dan memberikan


sedikit hambatan terhadap perubahan bentuk ketika
ditekan

Fluida atau zat cair meliputi zat cair dan gas, zat cair
meliputi air, darah, asam H2 SO4, air dan sebagainya.
Zat gas meliputi udara, oksigen, nitrogen, CO2 dan
sebagainya.
Hukum-hukum yang berlaku pula pada zat cair lainnya.
Walaupun zat cair dan gas tergolong dalam fluida
namun terdapat perdaan antara kedua zat alir tersebut.
ZAT CAIR ZAT GAS
Molekul-molekul terikat secara Molekul bergerak bebas dan saling
longgar namun tetap berdekatan. bertumbukan.

Tekanan yang terjadi oleh karena Tekanan gas bersumber pada perubahan
ada gaya gravitasi bumi yang momentum yang disebabkan tumbukan
molekul gas pada dinding.
bekerja terhadapnya.

Tekanan terjadi secara tegak lurus Tekanan terjadi tidak tegak lurus pada
pada bidang. bidang.
Macam Fluida

Fluida tak mengalir = Hidrostatika (mempelajari


hal-hal yang berhubungan dengan zat alir yang
berada dalam keadaan kesetimbangan)

Fluida mengalir = Hidrodinamika/Dinamika


fluida (ilmu yang mempelajari fluida keadaan
bergerak)
Konsep Tekanan
Jika seseorang menusuk lengan anda, tentu saja anda
akan dapat merasakannya.

Tetapi jika perawat menusuk anda dengan jarum


hypodermic menggunkan gaya yang sama, anda
tidak hanya sekedar merasakannya tetapi jarum
tersebut akan menyobek kulit anda.

Jadi gaya yang sama bekerja pada luasan yang lebih


kecil akan memberikan tekanan yang besar
Tekanan didefinisikan sebagai gaya normal persatuan luas
permukaan atau Pr essure P F
A

P = Tekanan (Pa)
F = gaya yang bekerja (N)
A = luas permukaan dimana gaya bekerja m2
question

Dua balok sejenis yang beratnya 24 N terletak


pada lantai seperti yang ditunjukkan pada
gambar. Hitung Tekanan balok pada lantai.
Balok a berdiri pada sisi ABCD seluas
A1 = 3 m x 2 m = 6 m2

P 1 = 24/6 = 4 Pa

Balok b berdiri pada lantau dengan ABQP seluas


A2 = 4 m x 3 m = 12 m2

P2 = 24/ 12 = 2 Pa
Coba Perhatikan !
Perhatikan beberapa peristiwa yang sering terjadi
dalam kehidupan sehari-hari
a. Tetes-tetes embun yang jatuh pada daun
b. Nyamuk yang hinggap pada permukaan air
c. Sebuah penjepit kertas dapat mengapung di
permukaan air
KONSEP FISIKA apakah yang menjelaskan
peristiwa diatas?
Tegangan Permukaan

Konsepnya adalah tegangan permukaan zat cair.

Tegangan permukaan zat cair adalah


kecenderungan permukaan zat cair untuk
meregang sehingga permukaannya seperti
ditutupi oleh suatu lapisan elastis.

Atau gaya yang diberikan sejajar dengan


permukaan untuk mengimbangai gaya ke dalam
(satuan dyne/cm)
Gaya antara dua molekul dapat bersifat tarik menarik
atau tolak menolak . Gaya bersifat tolak menolak
saat molekul berada pada jarak yang sangat dekat
dan sebaliknya akan terjadi tarik menarik.

Gaya kohesi = gaya tarik menarik antara molekul


sejenis

Gaya adhesi = gaya tarik menarik antara molekul yang


tak sejenis
Penjelasan gambar
Gambar a. Serangga dapat berjalan di permukaan air
walaupun mereka memiliki kerapatan lebih besar
dibanding air
Gaya berat serangga menyebabakan lekukan pada
permukaan. Sebaliknya tegangan permukaan
memberikan gaya ke atas untuk menahan berat
serangga.

Gambar b. Hal yang sama terjadi saat jarum jahit


diletakkan mendatar. Jika kita letakkan dengan hati-hati,
kita akan mengamati jarum seolah-olah mengapung
diatas air walaupun kerapatan jarum jauh lebih besar
dibandingkan air.
Contoh konsep tegangan permukaan
Penjelasan (Gambar a)
Proses pada pernafasan normal. Paru-paru orang
dewasa memiliki 300 juta saluran kantung disebut
sebagai gelembung paru (alveoli).
Pertukaran gas CO2 atau O2 dengan darah terjadi pada
kantung ini. Pada saat orang menghirup udara,
gelembung paru berkontraksi karena efek tegangan
permukaan pada saluran kantung. Tekanan pada
alveoli akibat tegangan permukaan penyebab utama
terjadinya pernafasan, yaitu membuat tekanan di
dalam paru-paru lebih besar dibandingkan dengan
tekanan udara luar.
Gambar b.
Alveoli terkena emphysema
Sebagian gelembung paru bergabung sehingga
jumlahya menjadi lebih sedikit dan ukuran yang
lebih besar. Efek dari membesarnya kantung
paru adalah terjadinya pengurangan tekanan
akibat jari-jari yang lebih besar.
Saat penderita menghirup udara gelembung paru
hanya menghasilkan tekanan yang lebih rendah
dan udara yang mengalir akan dibawah normal.
Paru-paru telah kehilangan kelenturan.
SURFAKTAN

Surfaktan merupakan suatu molekul yang


sekaligus memiliki gugus hidrofilik dan gugus
lipofilik sehingga dapat mempersatukan
campuran yang terdiri dari air dan minyak.
Surfaktan adalah bahan aktif permukaan.
Aktifitas surfaktan diperoleh karena sifat ganda
dari molekulnya
Hidrofilik : suatu senyawa yang dapat berikatan
dengan air
Lipofilik : suatu senyawa yang dapat berikatan
dengan minyak/ lipid
SURFAKTAN
SURFAKTAN
SUDUT KONTAK

ILUSTRASI

Tuang air ke dalam sebuah tabung kaca dan raksa


pada tabung kaca lainnya.

Bagaimana bentuknya?
Gaya kohesi antara partikel-partikel air (FA) LEBIH BESAR daripada
gaya adhesi antara partikel air dan partikel kaca (FK)
Resultan kedua gaya ini (F) mengarah keluar.

Supaya tercapai kesetimbangan maka permukaan air yang menempel


pada dinding kaca harus tegak lurus pada gaya F ini.

Akibatnya air dalam tabung kaca melengkung ke atas pada bagian


yang menempel didinding kaca.

Kelengkungan permukaan zat cair di dalam tabung disebut


MENISKUS.
Permukaan air dalam tabung sebagai meniskus cekung, karena
adanya meniskus cekung, maka air membasahi dinding kaca
Gaya kohesi antara partikel-partikel raksa (FR) lebih
kecil daripada gaya adhesi antara partikel raksa dan
partikel kaca (FK).
Resultan kedua gaya ini (F) mengarah ke dalam.
Supaya tercapai kesetimbangan maka permukaan raksa
yang menempel pada dinding kaca harus tegak lurus
pada gaya F ini
Akibatnya raksa dalam tabung kaca melengkung ke
bawah pada bagian yang menempel didinding.
Permukaan raksa disebut meniskus cembung, sehingga
tidak membasahi dinding kaca.
Hubungan antara kemampuan membasahi air dengan tegangan
permukaan

MAKIN KECIL TEGANGAN PERMUKAAN, MAKIN BESAR KEMAMPUAN AIR


UNTUK MEMBASAHI BENDA

Konsep dalam kehidupan sehari-hari


Mencuci dengan air panas lebih bersih, karena tegangan permukaan dipengaruhi oleh
suhu, makin besar suhu, makin kecil tegangan permukaan.
Detergen dapat menurunkan tegangan permukaan sehingga kotoran lebih cepat terlepas
dari pakaian
Itik dapat berenang di air karena bulu-bulunya tidak basah oleh air. Jika air diberi detergent,
maka tegangan permukaan air berkurang, dan itik yang berusaha berenang akan basah
bulu-bulunya oleh air. Akibatnya itik akan tenggelam.
Antiseptik yang dipakai untuk mengobati luka, selain memiliki daya bunuh kuman yang baik,
juga memiliki tegangan permukaan yang rendah sehingga antiseptik dapat membasahi
seluruh luka. Jadi alkohol dan hampir semua antiseptik memiliki tegangan permukaan yang
rendah
KAPILARITAS

Adalah peristiwa naik atau turunnya zat cair di


dalam pipa kapiler (pipa sempit)

Apa yang menyebabkan hal ini ?


Air di dalam pipa kapiler naik karena adhesi antara
partikel air dan kaca lebih besar daripada kohesi
antara partikel-partikel air
Air terus naik sampai tercapai keseimbangan,
yakni berat air yang diangkat seimbang dengan
gaya adhesi
Jika diameter pipa kapiler diperkecil, maka berat
air yang sama, air akan naik lebih tinggi
VISKOSITAS

Ilustrasi
Oli dan air kental mana?
Oli dan minyak ?
Viskositas adalah ukuran kekentalan fluida yang
menyatakan besar kecilnya gesekan di dalam fluida.
Semakin besar viskositas fluida, maka semakin sulit
suatu benda bergerak di dalam fluida tersebut.
Di dalam zat cair, viskositas dihasilkan oleh gaya kohesi
antara molekul zat cair. Sedangkan dalam gas,
viskositas timbul sebagai akibat tumbukan antara
molekul gas.
Viskositas : ukuran ketahanan fluida terhadap gaya geser
(shearing stress)
Dalam suatu fluida ideal (fluida tidak kental)
tidak ada viskositas (kekentalan) yang
menghambat lapisan-lapisan fluida ketika
lapisan-lapisan tersebut menggeser satu di atas
lainnya.
Untuk fluida yang sangat kental seperti madu,
diperlukan gaya yang lebih besar, sedangkan
untuk fluida yang kurang kental (viskositasnya
kecil), seperti air, diperlukan gaya yang lebih
kecil.
Tingkat kekentalan suatu fluida juga bergantung
pada suhu. Semakin tinggi suhu zat cair,
semakin kurang kental zat cair tersebut.

Misalnya ketika ibu menggoreng , minyak


goreng yang awalnya kental menjadi lebih cair
ketika dipanaskan. Sebaliknya, semakin tinggi
suhu suatu zat gas, semakin kental zat gas
tersebut.
Viskositas adalah ukuran hambatan aliran yang
ditimbulkan fluida bila fluida tersebut mengalami
tegangan geser. Biasanya diterima sebagai
"kekentalan. atau penolakan terhadap
penuangan.
Besar gaya F yang diperlukan untuk
menggerakkan suatu lapisan fluida dengan
kelajuan tetap v untuk luas A dan letaknya pada
jarak y dari suatu permukaan yang tidak
bergerak
Tingkat kekentalan fluida dinyatakan dengan koofisien
viskositas. jika fluida makin kental maka gaya tarik yang
dibutuhkan juga makin besar. Dalam hal ini, gaya tarik
berbanding lurus dengan koofisien kekentalan.

F = Av/ y
= koefisien konsentrasi
Av = besar gaya f yang diperlukan untuk menggerakkan
suatu lapisan fluida
Y =letak sesuatu dari permukaan yang tidak bergerak
VISKOMETER OSTWALD
TERIMA KASIH