Anda di halaman 1dari 6

Pembelahan Meiosis,

Spermatogenesis,
dan Oogenesis
OLEH :
SRI ASTRI MARDINI
NPM : 173112620120017
Pembelahan Meiosis
Tujuannya untuk membentuk sel-sel
Meiosis
kelamin/sel gamet
Disebut juga pembelahan reduksi, Meiosis I Meiosis II
karena pada proses ini terjadi
pengurangan jumlah kromosom menjadi Profase I Metafase I Anafase I Telofase I Profase II
setengah dari kromosom induk
Leptoten Metafase II
Pembelahan Meiosis berlangsung melalui
2 tahapan, yaitu Meiosis I dan Meiosis II
Zigoten Anafase II

Pakiten Telofase II

Diploten

Diakinesis
Meiosis I
Interfase I : persiapan pembelahan sel dan penggandaan DNA berubah menjadi kromosom
Profase I :
1. Leptoten benang kromatin berubah menjadi kromosom
2. Zigoten kromosom homolog saling berdekatan dan berpasangan membentuk
sinapsis/bivalen
3. Pakiten replikasi kromosom
4. Diploten kromosom homolog bergerak saling menjauh
5. Diakinesis nukleous dan benang nukleus menghilang, tetrad mulai bergerak menuju
bidang ekuator

Metafase I : kromosom berikatan dengan benang spindel, mengatur diri di bidang ekuator
Anafase I : kromosom homolog berpisah dan bergerak menuju kutub berlawanan
Telofase I : nukleus dan benang inti mulai terbentuk kembali, terjadi peristiwa sitokinesis
-
Meiosis II
Profase II : membran nukleus dan nukleus mulai menghilang,
sentrosome membelah dan sepasang sentriol memisah menuju
kutub berlawanan
Metafase II : masing-masing kromosom mengatur diri di bidang
ekuator
Anafase II : kromatid-kromatid telah sampai di kutub-kutub yang
berlawanan, membran sel mulai menekuk di fase akhir anafase
Telofase II : kromatid telah sampai di kutub dan menjadi kromosom.
Nukleus mulai tampak, kromosom mulai menipis dan memanjang
menjadi benang kromatin. Terjadilah sitokinesis dan terbentuk 2 sel
anakan
Gametogenesis Pembentukkan
sel-sel gamet pada manusia
Sel Gamet ada 2 :
1. Spermatogenesis pembentukkan sel gamet jantan
(spermatozoa)
2. Oogenesis pembentukkan sel gamet betina (ovum/sel telur)
Sel gamet memperbanyak diri melalui mitosis mengalami
pembesaran untuk melakukan pembelahan meiosis
SPERMATOGENESIS :
Spermatogonium/sel induk (2n), susunan
kromosomnya 22AA + XY memperbanyak diri
melalui pembelahan mitosis Spermatosit
Primer (2n)/spermatogonium yang mengalami
pembesaran dan siap untuk pembelahan
meiosis meiosis I 2 sel anakan, Spermatosit
Sekunder (n) meiosis II 4 sel anakan,
Spermatid (n) proses
pematangan/diferensiasi Spermatozoa
OOGENESIS :
Oogonium/sel induk (2n), susunan kromosomnya
22AA + XX memperbanyak diri melalui
pembelahan mitosis Oosid Primer
(2n)/Oogonium yang mengalami pembesaran dan
siap untuk pembelahan meiosis meiosis I
membelah menjadi 2 sel, sel yang besar disebut
Oosid Sekunder, sel yang kecil disebut Sel Badan
Kutub Primer meiosis II Oosid Sekunder 2
bagian yang tidak sama besar 1 Ootid (besar)
dan 1 Sel Badan Kutub Sekunder (kecil). Ootid
Ovum. Sedangkan Sel Badan Kutub Primer 2 Sel
Badan Kutub Sekunder.
3 Sel Badan Kutub Sekunder (tidak mendapat
cukup isi sel) degenerasi/menghilang/tidak
berfungsi