Anda di halaman 1dari 8

UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG

JURUSAN TEKNIK MESIN

MATAKULIAH: Mekanika Kekuatan Bahan SKS : 2 (2-0)

DOSEN :

Dr. RAHMAT Doni W, ST, MT.

Tujuan Instruksional Umum:

Memahami prinsip-prinsip mekanika pada konstruksi statis tak tentu

Tujuan Instruksional Khusus:

Mampu membedakan konstruksi statis tertentu dan statis tak tentu

Mampu menganalisa dan merencanakan konstruksi

mesin

Materi Pendidikan/Pembelajaran:

Pengertian Tegangan Regangan pada Bahan Perencanaan Bahan pada Pembebanan Tarik Perencanaan Bahan pada Pembebanan Tekan Perencanaan Bahan pada Pembebanaan Geser Perencanaan Bahan pada Pembebanaan Puntir/Torsi Perencanaan Bahan pada Pembebanan Lengkung Transformasi Tegangan Regangan Lingkaran Mohr Jalannya Tegangan Regangan pada Beban Kombinasi Tekuk Euler dan Penerapannya

Literatur:

Beer and Johnston Jr., 1991, Mekanika untuk Insinyur; Statika, Erlangga, Jakarta Popov, E.P., 1984, Mekanika Teknik, Erlangga, Jakarta Vazirani, V.M., Ratwani, M.M., 1978, Analysis of Structure, vol. I, Khana Publisher, New Delhi. Singer FJ., Pytel A., 1980, Ilmu Kekuatan Bahan, Terj. Darwin Sembanyang, Erlangga, Jakarta. Jamasri Ph.D, 2002, Diktat Kuliah Mekanika Teknik, Teknik Mesin , UGM dll

Salah satu Masalah dasar Insinyur

adalah:

Memilih Bahan yang sempurna,

Pemakaian dan ukuran yg tepat

sehingga suatu struktur atau Mesin mampu melakukan Fungsinya

sesuai dengan Tujuan Rancangan

Pendahuluan

Ada sedikit perbedaan antara Ilmu Mekanika

Teknik dg Ilmu Kekuatan Bahan

Ilmu Mekanika Teknik mempelajari hubungan

antara gaya yg bekerja pada benda kaku

(statika) dan dlm keadaan setimbang.

Ilmu Kekuatan Bahan/Material adalah ilmu yg

mempelajari hugungan antara gaya luar yg

bekerja dan pengaruhnya terhadap gaya dalam sebuah benda

Metode Irisan (Method of Section)

Salah satu masalah utama Mekanika Bahan adalah

menyelidiki Tahanan Dalam dari Sabuah Benda, yaitu Hakekat Gaya-gaya yg ada di dlm suatu benda yg mengimbangi gaya-gaya luar yg dikenakan pd

benda tsb.

Metode Irisan (Method of Section) Salah satu masalah utama Mekanika Bahan adalah menyelidiki Tahanan Dalam dari

Gaya-gaya luar terpakai

Pd sebuah sisi potongan

Tertentu haruslah di Imbangi oleh Gaya-gaya

Dalam yg terbentuk dlm

Potongan tsb (Gaya-gaya Luar diimbangi oleh Gaya- Gaya Dalam

Permukaan hasil Potongan

Membentuk permukaan

Datar (X) yg tegak lurus dg Sumbu x Untuk P xy berarti :Gaya Pd permukaan X yg bekerja

dlm sumbu Y.

Komponen-komponen yg merefleksikan pengaruh gaya(beban) yg dikenakan thp benda:

P xx

: Gaya Aksial, komponen ini mengukur kerja Tarikan

atau Tekanan di penampang, Suatu Tarikan menyatakan suatu Gaya Tarik yg cenderung memperpanjang batang, sedangkan Tekanan adalah Gaya Tekan yg cenderung memperpendek batang. Gaya ini Selalu disebut : P

P xy , P xz

: Gaya Geser(Shear Force). Gaya ini mrpk Gaya

Tahanan Total akibat geseran salah satu sisi penampang yg satu dg sisi penampang yg lain. Rasultan Gaya Geser disebut :

V, dan komponen V y dan V x menunjukkan arahnya

M xx

: Torsi, komponen

ini mengukur Tahanan Puntir

batang/benda dan umumnya diberi simbol : T

M xy ,M xz

: Momen Lentur

(Bending momen), komponen ini mengukur Tahanan Lentur batang terhadap sumbu Y atau Z dan disimbolkan juga dg M y atau M z

Jadi MAKSUD Mempelajari Mekanika Kekuatan Material adalah:

Agar Struktur yg digunakan di Jamin aman terhadap Pengaruh Gaya-gaya Dalam Benda karena adanya Gaya- gaya luar yg bekerja pd Benda tsb.